Berita Terbaru
BAZNAS RI Siap Kirimkan 80 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina lewat Jalur Udara
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menyiapkan 80 ton bantuan kemanusiaan berupa bantuan pangan untuk masyarakat Palestina melalui mekanisme airdrop atau udara. Misi kemanusiaan ini ditargetkan berlangsung bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 RI pada 17 Agustus 2025.
Tidak hanya melalui jalur udara, secara keseluruhan BAZNAS menyiapkan 800 ton pengiriman bantuan pangan melalui Mesir dan Yordania dengan jalur darat.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof Dr KH Noor Achmad, MA., dalam konferensi pers Program Penyaluran Bantuan Membasuh Luka Palestina, yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Rabu (13/8/2025). Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan, Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec.
Turut hadir secara daring , Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, SE, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM dan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional H. Achmad Sudrajat, Lc., MA. yang saat ini tengah berada di Mesir untuk memantau persiapan penyaluran bantuan.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Indonesia untuk terus mendukung warga Palestina yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan.
"Pagi tadi, BAZNAS bekerja sama dengan TNI AU mengirimkan bantuan untuk Palestina, khususnya di Gaza, yang insya Allah akan dikirim melalui mekanisme airdrop atau udara dari Yordania dan Mesir. Misi ini dilakukan atas perintah Presiden RI Prabowo Subianto," kata Kiai Noor.
Secara teknis, Kiai Noor menyampaikan, pengiriman bantuan akan dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Garuda Merah Putih menggunakan dua pesawat C-130 Hercules TNI Angkatan Udara, dengan rute melalui Mesir dan Yordania.
Kiai Noor menyampaikan, pesawat pertama diberangkatkan dari Lanud Halim Jakarta menuju Pangkalan Udara King Abdullah II (KAIIAB) di Amman, Yordania, untuk mendekati wilayah Palestina dari sisi timur. Sementara itu, pesawat kedua terbang ke Bandara Cairo atau El Arish di Mesir melalui jalur barat mendekati Gaza.
Setibanya di Mesir dan Yordania, kata Kiai Noor, bantuan akan dilakukan pengemasan lanjutan terlebih dahulu untuk dipasangkan sabuk pengikat dan payung parasut sebelum bantuan diterjunkan ke Palestina.
"Terkait keamanan mekanisme airdrop, TNI telah melakukan uji coba sebelumnya. Setiap paket yang dijatuhkan menggunakan parasut dengan bobot sekitar 100 hingga 200 kg, sehingga akan turun perlahan dan aman bagi masyarakat Palestina. Durasi pelaksanaan airdrop akan menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan," jelas Kiai Noor.
Kiai Noor mengatakan, pengiriman lewat airdrop dipilih Pemerintah Indonesia untuk menjangkau wilayah yang sulit ditembus jalur darat akibat blokade yang diberlakukan Israel.
“Penggunaan mekanisme airdrop ini tidak mudah karena memerlukan koordinasi ketat dan persiapan khusus. Namun, mau bagaimana lagi, jalur darat sulit dijangkau, sementara kondisi di sana sudah sangat parah. Apalagi, kasus kelaparan meningkat tajam,” katanya.
Kiai Noor juga menegaskan, pihaknya BAZNAS akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Indonesia terkait perizinan, keamanan jalur, hingga penentuan titik jatuh yang aman agar bantuan benar-benar sampai ke warga Paletina dengan utuh dan aman, tanpa terhalang situasi di lapangan.
“Kami berharap bantuan yang dikirim melalui jalur udara pada 17–20 Agustus 2025 ini berjalan lancar, menjadi momen kebersamaan Indonesia dengan rakyat Palestina di hari kemerdekaan. Terima kasih kami sampaikan kepada masyarakat Indonesia yang terus memperhatikan nasib saudara-saudara kita yang ada di Gaza. Kami juga mengapresiasi masyarakat Indonesia yang mempercayakan penyaluran bantuan melalui BAZNAS,” ucapnya.
BERITA13/08/2025 | Humas BAZNAS
Kirim bantuan bersama Satgas Merah Putih, BAZNAS salurkan 800 Ton untuk Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menyiapkan 800 ton bantuan pangan untuk masyarakat Palestina. Sebanyak 80 ton bantuan pangan akan dikirimkan melalui jalur airdrop bekerja sama dengan Satgas Garuda Merah putih II.
Secara simbolis, pelepasan bantuan melalui airdrop dihadiri Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., bersama Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (13/08/2025).
Total 800 ton bantuan akan dikirimkan melalui berbagai jalur, yakni jalur udara (Airdrop) dan jalur darat melalui Mesir dan Yordania. Khusus untuk jalur udara, bekerja sama dengan Mabes TNI, Indonesia mengerahkan dua pesawat Hercules untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza. Bantuan ini akan dijatuhkan di atas langit Gaza dengan keberangkatan dari Yordania mulai 17 Agustus 2025.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam misi kemanusiaan ini. Menurutnya, BAZNAS siap mengelola dan mendistribusikan bantuan dalam jumlah besar untuk Gaza, baik melalui Mesir maupun Yordania.
“Kami dari BAZNAS menyampaikan terima kasih atas kerja sama ini. Kami siap. Tadi disampaikan 800 ton, bahkan jika 1.000 ton pun kami siap, baik itu dari Mesir maupun dari Yordania,” ujar Kiai Noor.
Kiai Noor menjelaskan, periode pengiriman bantuan terbuka sejak 1 hingga 24 Agustus 2025. Kesempatan ini, menurutnya, dimanfaatkan secara optimal berkat inisiatif Presiden RI yang dinilainya sangat strategis dalam mendukung rakyat Palestina.
“Nah sekarang sedang dibuka dari tanggal 1 sampai 24 Agustus ini maka dari itu kita manfaatkan, dan kejelian Bapak Presiden dalam rangka untuk membantu rakyat Palestina ini sangat luar biasa dan perlu kita dukung bersama-sama,” katanya.
Menurutnya, sebagian bantuan BAZNAS sudah berada di Mesir dan Yordania. Bantuan di Yordania akan dikirim menggunakan metode airdrop, sementara dari Mesir pihaknya berupaya memasukkan 50 truk kontainer melalui perbatasan Rafah bekerja sama dengan Bayt Zakat.
“Kami sudah punya barang di Mesir dan Yordania, tinggal bagaimana mendistribusikan yang ada di Yordania. Memang kalau dari Yordania itu harus melalui airdrop. Sementara dari Mesir kita juga terus berusaha memasukan 50 truk kontainer bekerja sama dengan Bayt Zakat melalui Rafah,” ucapnya.
"Mari kita doakan bersama, mudah-mudahan apa yang kita upayakan bersama untuk saudara-saudara di Palestina dapat berjalan dengan sukses dan lancar," ucapnya.
Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan bahwa misi kemanusiaan ini menggunakan dua pesawat Hercules 130J TNI AU dari Skadron Udara 31. Sebanyak 66 personel gabungan dari unsur TNI, kementerian/lembaga, dan media nasional akan bertugas mendistribusikan bantuan tersebut.
"Satgas Garuda Merah Putih II menggunakan dua Pesawat Hercules 130J TNI AU dari Skadron Udara 31 dengan total 66 personel, terdiri dari unsur TNI, kementerian dan lembaga, dan media nasional, yang akan mendistribusikan total 800 ton bantuan kemanusiaan dari BAZNAS, dan dukungan bahan makanan dari Kemhan," ujar Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung persiapan dan pelaksanaan misi ini, mulai dari Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, BAZNAS, perwakilan diplomatik Yordania, awak media, hingga seluruh unsur TNI yang terlibat.
"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung persiapan misi ini, termasuk Kemenhan, Kemlu, BAZNAS, perwakilan diplomatik Yordania, awak media nasional yang ikut dalam satgas, serta semua unsur TNI yang terlibat," katanya.
Bantuan akan mulai dikirim dari Yordania pada 17 Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, dan berlanjut pada 18 Agustus. Airdrop berikutnya akan dilaksanakan pada 19–20 Agustus. Misi ini menjadi bagian dari operasi kemanusiaan internasional yang diikuti oleh 10 negara dan berlangsung sepanjang 1–24 Agustus 2025.
Turut hadir dalam pelepasan bantuan, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj Saidah Sakwan MA, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) Nur Chamdani, Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, serta Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo, S.E.
Mari bersama-sama memperkuat dukungan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina dengan menyalurkan infak terbaik Anda melalui laman resmi BAZNAS di baznas.go.id/bantupalestina.
BERITA13/08/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Salurkan Kaki Bantu untuk Penyandang Disabilitas di Jakarta Timur
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan kaki prostetik kepada Ali Rozi, penyandang disabilitas di Cakung, Jakarta Timur. Bantuan ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas sehari-hari Pak Ali, sekaligus menjadi wujud kepedulian kepada masyarakat yang mengalami keterbatasan fisik.
Ali, yang kini berusia lanjut, mengalami amputasi pada kaki kirinya akibat komplikasi penyakit diabetes yang dideritanya. Sejak operasi, ia hanya bisa beraktivitas menggunakan kursi roda atau walker. Bahkan, untuk sekadar berdiri dari kursi roda, ia harus dibantu orang lain.
“Kondisi beliau semakin berat karena usia yang sudah lanjut dan fisik yang semakin renta. Maka dari itu, BAZNAS hadir memberikan kaki bantu agar beliau bisa kembali lebih mandiri,” ujar Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, dalam keterangan tertulisnya, di jakarta, Rabu (13/8/2025).
Saidah mengatakan, bantuan ini merupakan bagian dari program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang menyasar kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas. Tujuannya bukan hanya memberikan alat bantu, tetapi juga mengembalikan semangat hidup para penerima manfaat.
“Bantuan seperti ini bukan sekadar material. Ada pesan kemanusiaan di dalamnya, bahwa setiap orang, apapun keterbatasannya, berhak mendapatkan kesempatan untuk hidup lebih layak,” tambah Saidah.
Dengan bantuan kaki prostetik ini, Saidah berharap Ali bisa kembali beraktivitas tanpa terlalu bergantung pada orang lain. BAZNAS juga berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan bantuan serupa ke berbagai wilayah di Indonesia.
Sebelum sakit, Ali dikenal sebagai sosok pekerja keras. Namun, kondisi kesehatan yang terus menurun membuatnya tak lagi mampu bekerja. Saat ini, untuk memenuhi kebutuhan hidup, ia sepenuhnya mengandalkan dukungan dari anak-anaknya.
Meski begitu, Ali tetap berusaha untuk tidak menjadi beban bagi keluarga. “Kalau bisa bergerak sendiri, saya merasa senang. Terima kasih banyak kepada BAZNAS yang sudah peduli,” kata Ali sambil mencoba kaki barunya
BERITA13/08/2025 | Humas BAZNAS
Beri Pelatihan Marketing Afiliasi, BAZNAS RI Bantu Warga Rusun jadi Wirausaha Digital
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Divisi Optimasi dan Pemasaran Produk Mustahik (OPPM) menyelenggarakan Pelatihan Affiliate Marketing bagi warga Rumah Susun di Griya Tipar Cakung, Jakarta Timur.
Pelatihan digelar selama dua hari mulai 12-13 Agustus 2025 dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan ekonomi bagi warga Rumah Susun.
Plt. Direktur Pemberdayagunaan BAZNAS RI Eka Budhi Sulistyo mengatakan, pelatihan Affiliate Marketing ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kalangan, seperti ibu rumah tangga, pemuda, hingga pelaku usaha mikro.
Peserta juga dibekali keterampilan terkini cara berafiliasi dengan marketplace termasuk cara mendapatkan penghasilan secara online tanpa perlu memiliki produk sendiri.
Sebagaimana tema pelatihan “Cuma Posting Link, Cuan Masuk Rekening,” Eka menekankan, dalam pelatihan ini peserta tidak hanya matang secara teori tetapi juga diajarkan cara mendaftar dan menjadi affiliate.
“Materi pelatihan meliputi pengenalan konsep affiliate marketing, teknik promosi di marketplace, strategi pembuatan konten menarik, hingga praktik langsung membuat tautan afiliasi dan memasarkan produk. Peserta juga mendapatkan pendampingan teknis agar dapat langsung memulai usahanya setelah pelatihan,” ujar Eka.
Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA. mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam hal ini warga rumah susun agar lebih mandiri secara ekonomi. Karena itu, Saidah berharap dari pelatihan ini akan lahir para wirausaha digital baru di lingkungan rusun.
“BAZNAS RI berharap pelatihan ini menjadi langkah awal lahirnya wirausaha digital baru di lingkungan Rumah Susun, sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan warga melalui peluang ekonomi berbasis internet,” kata Saidah.
Saidah menambahkan, bahwa tren sosial media hari ini tidak hanya sebagai sarana hiburan belaka tetapi juga berpotensi besar untuk menghasilkan cuan. Karena itu, besar harapannya agar pelatihan ini bisa mendorong peningkatan skill warga rusun untuk kesejahteraan keluarga mereka.
“Dengan adanya kegiatan ini, BAZNAS berharap warga rusun dapat memaksimalkan potensi usaha mereka dan memperluas pasar, sehingga kesejahteraan keluarga meningkat secara berkelanjutan,” tutup Saidah.
BERITA13/08/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Empat Tahun Pertahankan Top Brand
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali meraih Top Brand Award kategori Lembaga Zakat & Amal tahun 2025. Penghargaan bergengsi ini berhasil dipertahankan selama empat tahun berturut-turut, menjadi bukti kepercayaan publik yang semakin meningkat terhadap tata kelola zakat, infak, dan sedekah yang dijalankan secara profesional.
Penghargaan Top Brand Award 2025 diterima secara langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM. di Jimbaran, Bali, Selasa malam (12/8/2025).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan mempertahankan predikat ini bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga dorongan kuat bagi BAZNAS untuk terus menjaga amanah masyarakat.
“BAZNAS dapat anugerah TOP BRAND 2025 sebagai lembaga zakat dan amal peringkat pertama pilihan masyarakat, tentu ini membahagiakan buat kami apalagi selama empat tahun berturut-turut, bahkan tahun ini skornya juga naik jadi 43.7 persen, ini adalah pemicu buat BAZNAS agar tetap bekerja secara amanah, profesional dan berdampak,” ujar Rizaludin.
Ia menambahkan, pencapaian ini adalah hasil kerja sama seluruh elemen BAZNAS bersama masyarakat, baik para muzaki maupun para mustahik. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan menjadi modal penting untuk memperluas manfaat zakat di masa mendatang.
“Tentunya BAZNAS ingin berterima kasih kepada Muzaki dan masyarakat yang memilih BAZNAS sebagai tempat beramal serta kepada Mustahik yang berjuang bersama BAZNAS untuk bangkit,” ujarnya.
Rizaludin juga menekankan bahwa penghargaan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam memberikan pelayanan terbaik. Ia menilai pengelolaan zakat tidak hanya soal distribusi dana, tetapi juga menghadirkan perubahan positif dan pengalaman berkesan bagi penerima manfaat maupun donatur.
“Raihan ini bagian dari pertanggungjawaban BAZNAS kepada masyarakat dan seluruh mitra BAZNAS. Ke depan tentu kami akan menjaga terus kompetensi utama kami sebagai pengelola dana amal dan zakat yang bisa memberi pelayanan, pengalaman serta perubahan positif bagi para donatur dan penerima manfaatnya,” kata dia.
Top Brand Award merupakan penghargaan bergengsi yang diberikan kepada merek-merek terbaik di Indonesia berdasarkan hasil survei konsumen yang dilakukan oleh lembaga riset independen Frontier, bekerja sama dengan Majalah Marketing. Penghargaan ini telah menjadi indeks merek terbesar di Indonesia selama 25 tahun, melibatkan ribuan merek dan ratusan kategori produk dengan tiga kriteria penilaian: mind share, market share dan comitment share
BERITA13/08/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Bersama Le Minerale Salurkan 224.000 Liter Air Bersih untuk Warga Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Le Minerale, merek air minum dalam kemasan (AMDK) asli Indonesia, menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar 224.000 liter atau setara 28 tangki air bersih untuk masyarakat Gaza, Palestina.
Bantuan tersebut didistribusikan di empat titik wilayah Distrik Syeikh Radwan, Jabaliya City, North Gaza, dengan penerima manfaat sebanyak 14.000 jiwa atau 2.800 kepala keluarga.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, bantuan ini merupakan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap warga Palestina. Apalagi, air bersih menjadi kebutuhan yang sangat mendesak bagi warga Gaza, terutama di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung.
Menurut Kiai Noor, aksi kemanusiaan ini tidak sekadar distribusi logistik, tetapi juga simbol kehadiran dan kepedulian bangsa Indonesia terhadap rakyat Palestina. Oleh karenanya, dalam rangka mewakili Indonesia untuk mendukung Palestina, BAZNAS menggaet produk yang juga telah terverifikasi sebagai produk Indonesia dan tidak memiliki afiliasi asing.
“Ini adalah murni perjuangan, oleh karenanya memilih mitra yang 100 persen tidak terafiliasi sangatlah penting. Kami memilih Le Minerale karena merupakan merek asli Indonesia yang konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina,” ujar Kiai Noor dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (12/8/2025).
Situasi yang terjadi di Gaza saat ini membuat warga semakin sulit mendapatkan air bersih.
“Air bersih ini sangat penting bagi warga Gaza, mengingat mereka kesulitan mengaksesnya akibat kerusakan jaringan pipa, terbatasnya pasokan, dan blokade yang menghambat masuknya bantuan,” ucap Kiai Noor.
Kiai Noor mengatakan, pendistribusian air bersih dilakukan tepat sasaran di tengah kondisi keamanan yang dinamis, mengingat BAZNAS bekerja sama dengan lembaga profesional di bidangnya.
“Melalui kerja sama BAZNAS dan Le Minerale, diharapkan distribusi 224.000 liter air ini dapat mengurangi penderitaan dan membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Gaza,” ucapnya.
Sementara itu, Marketing Director Le Minerale, Febri Satria Hutama menyampaikan, "Bagi Le Minerale sebagai merek air mineral asli milik Indonesia, membantu Palestina bukan sekadar aksi sesaat, tapi komitmen yang kami jalankan secara rutin sejak beberapa tahun terakhir. Bahkan, Le Minerale merupakan brand yang pertama kali secara terbuka mendukung pernyataan pemerintah untuk bersama Palestina di tahun 2023. Tahun ini, program sedekah botol bekas bersama BAZNAS berhasil menghimpun Rp250 juta untuk saudara-saudara kita di Gaza. Kami juga berterima kasih sudah dipercaya oleh BAZNAS, untuk bersama-sama meringankan sedikit penderitaan masyarakat Gaza."
BERITA12/08/2025 | Humas BAZNAS
Prof. Nadratuzzaman: Kantor Digital Jadi Ujung Tombak Humas BAZNAS Daerah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan peran penting Kantor Digital sebagai ujung tombak humas daerah dalam menyampaikan informasi dan dakwah kepada masyarakat. Keberadaan Kantor Digital dinilai penting untuk memperluas jangkauan komunikasi sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap BAZNAS.
Pesan ini disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Sc., Ph.D., dalam acara Pengajian Pagi bertema Peran Kantor Digital Sebagai Media Humas di BAZNAS Daerah yang digelar Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV, Selasa (12/8/2025).
Menurut Prof. Nadra, transparansi informasi menjadi kunci dalam mempertahankan kepercayaan muzaki dan masyarakat. “BAZNAS tentu harus menginformasikan hal-hal yang berkaitan dengan apa yang telah dikerjakan kepada muzaki, sekaligus menjelaskan kepada umat apa yang sudah dilakukan untuk 8 asnaf,” ujarnya.
Ia menambahkan, humas merupakan elemen strategis dalam membangun komunikasi publik. “Peran humas sangat penting karena humas juga kadang kala menjadi juru bicara BAZNAS. Dengan adanya Kantor Digital, tugas kita adalah memanfaatkannya sebagai media informasi yang efektif,” tegas Prof. Nadra.
Sementara itu, Kepala Bagian Humas BAZNAS RI, Yudhiarma MK, M.Si., menilai keberadaan Kantor Digital sudah menjadi kebutuhan mendesak di era industri 4.0. Ia menyebut setidaknya ada lima alasan utama Kantor Digital penting, yakni membangun kepercayaan, meningkatkan kesadaran dan pemahaman, mendorong partisipasi masyarakat, memperluas jaringan dan kerja sama, serta meningkatkan citra dan reputasi.
“Kantor Digital ini sangat penting untuk membangun kepercayaan. Kalau masyarakat sudah percaya, mereka akan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Apalagi fasilitas ini disediakan gratis oleh BAZNAS RI, tinggal dimanfaatkan untuk dakwah dan publikasi,” jelas Yudhiarma.
BAZNAS RI mengajak seluruh BAZNAS daerah untuk mengoptimalkan Kantor Digital dalam mengemas konten yang menarik, informatif, dan bermanfaat, sehingga publik dapat melihat kinerja dan dampak nyata program zakat bagi kesejahteraan umat.
Informasi lebih lanjut: Pusdiklat BAZNAS RI – 0822-2706-0666
BERITA12/08/2025 | Humas BAZNAS
Walkot Bukittinggi: BAZNAS Mitra Strategis Pemerintah Entaskan Kemiskinan dan Berdayakan Umat
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menyampaikan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) merupakan mitra penting dan strategis bagi pemerintah daerah dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan memberdayakan umat.
Hal tersebut disampaikan oleh Ramlan saat melantik lima pimpinan BAZNAS Kota Bukittinggi periode 2025–2030 di Balairung Rumah Dinas Wali Kota, Senin (11/8/2025). Turut hadir, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias berharap pimpinan yang baru dilantik dapat memperkuat tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak
“BAZNAS adalah mitra strategis Pemerintah Kota Bukittinggi dalam membantu menyelesaikan persoalan sosial, kemiskinan, dan pemberdayaan ekonomi umat,” ujar Ramlan.
Ramlan menyebut, zakat yang dikelola BAZNAS Bukittinggi mencapai Rp2,8 miliar, dengan 80 persen berasal dari zakat pegawai. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan melakukan intervensi terhadap pengelolaan zakat, namun akan terus mendorong masyarakat untuk mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS.
“Saya tidak akan pernah melakukan intervensi terhadap BAZNAS. Kami hanya mengimbau warga untuk kembali menyalurkan zakat melalui BAZNAS. Kita kembalikan kepercayaan terhadap BAZNAS Bukittinggi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengapresiasi kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam pelantikan ini. Ia menilai hal tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat di daerah.
“Alhamdulillah, pelantikan BAZNAS Bukittinggi dihadiri seluruh kekuatan di Bukittinggi. Ini modal yang sangat besar untuk menjalankan tugas,” ujar Kiai Noor.
Kiai Noor menjelaskan, amanah sebagai pengurus BAZNAS merupakan tugas besar dan berat. Tugas ini mencakup pengumpulan zakat dari masyarakat, penyucian harta muzakki, mendoakan mereka, serta mendistribusikan zakat kepada para mustahik sesuai delapan asnaf.
“Kami di pusat terus melakukan pengembangan. Zakat yang dikelola mencapai Rp4 triliun. Banyak program yang kita laksanakan dan transparansi penting kita lakukan. Selamat dan sukses kepada pengurus BAZNAS Bukittinggi yang baru. Bekerjalah dengan aman; aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI,” ucapnya.
Adapun lima pimpinan BAZNAS Kota Bukittinggi yang dilantik adalah Yasril Rahmadian sebagai Ketua, serta Masdiwar, Yandri Gusdianto Dt. Alang Batuah, Drs. Yasrul, MM., dan Donny Syahputra, SH.I., yang masing-masing menjabat sebagai wakil ketua.
BERITA11/08/2025 | Humas BAZNAS
Pulihkan Fasilitas Pendidikan Pasca Banjir, BAZNAS Lakukan Aksi Resik di Ponpes Umar bin Khattab
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) melakukan aksi resik di Pondok Pesantren Umar bin Khattab, Desa Bojong, Bogor, Jawa Barat yang terdampak bencana banjir bandang.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, kegiatan aksi resik tersebut merupakan respons cepat BAZNAS terhadap lembaga pendidikan yang mengalami kerusakan akibat bencana.
"Kami sangat prihatin melihat dampak banjir bandang ini. Banyak fasilitas pendidikan yang terdampak, membuat para santri terpaksa menghentikan kegiatan belajar. Melalui aksi resik ini, kami berupaya memastikan para santri bisa segara kembali belajar di lingkungan yang bersih, sehat, dan aman,” ujar Saidah, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Senin (11/8/2025)
Saidah menyampaikan, BAZNAS RI telah menerjunkan beberapa personel BTB dan relawan untuk mempercepat proses pembersihan pondok pesantren, serta mendistribusikan peralatan kebersihan dan kantung sampah.
Menurut Saidah, keberadaan pesantren sebagai pusat pendidikan keagamaan membuat pemulihan pascabanjir menjadi prioritas. Ia menegaskan, kegiatan belajar mengajar tidak boleh terhenti terlalu lama karena kerusakan fasilitas.
“Kami tidak ingin para santri kehilangan waktu belajar akibat kerusakan fasilitas. Oleh karena itu, langkah cepat ini penting dilakukan,” kata Saidah.
Tidak hanya itu, BAZNAS juga turut mendistribusikan alat kebersihan dan karung sampah bagi Ponpes Umar Bin Khatab guna menunjang kebersihan lingkungan pesantren pascabencana.
Aksi resik serupa juga dilakukan di PAUD Amin, Kampung Citapen, Desa Cimulang, Kecamatan Ranca Bungur, Bogor, yang mengalami kerusakan pada ruang kelas dan area bermain akibat terjangan banjir bandang. Kondisi tersebut membuat kegiatan belajar anak-anak terhenti sementara.
"Kami bergerak cepat untuk membersihkan, menata kembali, dan membantu perbaikan fasilitas agar mereka bisa kembali belajar, Semakin cepat fasilitas mereka pulih, semakin cepat pula mereka bisa melanjutkan proses belajar,” ujarnya.
Saidah menjelaskan, aksi resik menjadi bagian dari rangkaian upaya BAZNAS dalam menangani dampak bencana. Selain bantuan darurat, BAZNAS juga fokus pada tahap pemulihan untuk memastikan keberlanjutan pendidikan.
“Pemulihan pendidikan adalah investasi masa depan. Kami ingin memastikan generasi muda tetap mendapatkan akses belajar meski sempat diterpa bencana,” katanya.
Saidah juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus berpartisipasi aktif dalam membantu warga yang terdampak bencana, melalui donasi di kanal resmi BAZNAS. “Setiap Rupiah yang disalurkan, akan sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang sedang berjuang memulihkan kehidupan mereka,” kata Saidah.
BERITA11/08/2025 | Humas BAZNAS
Lewat Program ZChicken BAZNAS RI, Fitri Sukses Raih Omzet Bulanan Rp26 Juta
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus menunjukkan keberhasilan program pemberdayaan ekonomi. Salah satunya melalui ZChicken, yang membantu penerima manfaat di Dumai, Riau, mengembangkan usaha hingga mencatat omzet stabil setiap hari.
Fitri (39), akrab disapa Buk Fitri, mengelola outlet ZChicken di Jalan Muslim, Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur. Dalam sehari, ia mampu menjual antara 100 hingga 120 potong ayam goreng, menghasilkan omzet bulanan sekitar Rp26.500.000.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menilai capaian ini adalah bukti zakat produktif mampu mengubah taraf hidup mustahik. Ia menyebut, pendampingan yang berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan.
“Zakat harus menjadi pendorong lahirnya kemandirian ekonomi. Melalui program seperti ZChicken, kita tidak hanya memberi bantuan modal, tetapi juga pendampingan, pelatihan, dan ekosistem usaha yang membuat penerima manfaat siap bersaing di pasar,” ujar Saidah di Jakarta, Senin (11/8/2025).
Saidah menambahkan, kunci keberhasilan penerima manfaat terletak pada kerja keras, kedisiplinan, dan keberanian untuk berinovasi. Ketika modal sosial dan keterampilan disatukan, mustahik bisa naik kelas menjadi pelaku usaha yang tangguh dan berkelanjutan.
Selain ayam goreng, Buk Fitri juga menjual bakso krispi yang cukup digemari pelanggan. Dengan harga Rp5.000 untuk tiga tusuk, penjualannya bisa mencapai 85 tusuk per hari. Meski penjualan stabil, ia kini menghadapi tantangan karena anak-anak yang dulu membantunya berjualan sudah kembali fokus sekolah, sementara permintaan ZChicken terus meningkat.
“Saya senang sekali dengan omzet ini. Dalam sehari saya bisa menjual 100 sampai 120 potong ayam, tapi jujur, saya lelah kalau mengelola semua sendiri. Saya butuh bantuan supaya kualitas pelayanan tetap terjaga,” ucap Buk Fitri saat ditemui pendamping BAZNAS.
Guna menjawab tantangan ini, Buk Fitri kini tengah mencari karyawan yang jujur, rajin, dan memiliki semangat kerja tinggi untuk membantunya mengelola usaha, sehingga pelayanan kepada pelanggan bisa semakin optimal dan usaha ZChicken yang dijalankannya dapat berkembang lebih pesat.
BERITA11/08/2025 | Humas BAZNAS
Perkuat Dakwah, BAZNAS RI dan DDII Sepakat Kembangkan Pemberdayaan Da’i di Seluruh Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang pengembangan dan pemberdayaan da’i guna memperkuat dakwah dan kesejahteraan umat di seluruh wilayah Indonesia.
Penandatanganan dilakukan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan ZIS-DSKL Nasional, Amb. Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, S.E., M.Ec., bersama Ketua DDII, Dr. Adian Husaini, M.Si., serta disaksikan Wakil Ketua MPR RI, Dr. H.M. Hidayat Nur Wahid, Lc., M.A. Kegiatan ini berlangsung bersamaan dengan Pelepasan Da’i-Da’iyah ke Penjuru Negeri Masa Tugas 2025–2027 yang digelar di Gedung Nusantara V, Komplek DPR MPR RI, Jakarta, Jumat (8/8/2025).
Dalam sambutannya, Pimpinan BAZNAS RI, Zainulbahar Noor, menegaskan kerja sama ini memiliki peran strategis dalam memperluas jangkauan pelayanan zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kerja sama ini sangat penting karena kami perlu mengetahui lebih dalam keadaan yang memerlukan bantuan, sehingga mereka yang membutuhkan bisa memperoleh haknya dari dana zakat, infak, dan sedekah,” ujar Zainulbahar.
Zainulbahar menjelaskan, kemitraan dengan DDII dapat menjadi pintu bagi pemberdayaan umat di berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil. Ia mengaku bangga dengan semua kegiatan dakwah yang dilakukan DDII yang mengirimkan dai-dai ke pelosok negeri.
“Kami mengharapkan penandatanganan MoU ini bisa ditindaklanjuti oleh DDII daerah maupun BAZNAS daerah dengan kegiatan nyata yang bermanfaat bagi kesejahteraan umat Islam dan seluruh rakyat Indonesia,” ucap Zainulbahar.
Zainulbahar juga menyampaikan bahwa sinergi ini diharapkan mampu melahirkan model pemberdayaan berkelanjutan yang berdampak luas. Katanya, dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan misi dakwah dan kesejahteraan umat bisa berjalan beriringan.
Sementara itu, Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Adian Husaini, mengungkapkan bahwa tantangan utama dalam pengiriman da’i cukup besar, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki sebaran penduduk luas dan akses terbatas.
“Di Kepulauan Riau itu ada 2.400 pulau, sementara penduduknya 1,2 juta orang. Jadi bayangkan berapa banyak dai yang diperlukan untuk negeri kita? Nah, ini tantangan kita,” ujar Adian.
Ia mengatakan, langkah tersebut merupakan kelanjutan dari amanat tokoh pendiri DDII, Mohammad Natsir, yang menekankan pentingnya memperkuat NKRI melalui dakwah dan pembinaan akhlak masyarakat.
“Sebetulnya dengan mengirimkan dai-dai ke pelosok negeri ini melanjutkan amat dari Pak Natsir untuk memperkuat NKRI. Bangsa ini dikokohkan bukan hanya faktor sejarah, tetapi juga agama. Islam inilah yang mengikat NKRI,” katanya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung; Direktur Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi, Dr. Sigit Mustofa Nurudin; Ketua BRMP Pascapanen Pertanian Kementerian Pertanian, Dr. Zainal Abidin; Bupati Tabalong, Kalimantan Selatan, Ir. H. Muhammad Noor Rifani; serta Bupati Anambas, Kepulauan Riau, Dato' Aneng.
BERITA10/08/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS Respons Cepat Bantu Evakuasi Korban Banjir di Tangerang Selatan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bergerak cepat membantu evakuasi warga terdampak banjir di wilayah Vila Pamulang, Pondok Petir, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu malam (9/8/2025) hingga Minggu dini hari, yang membuat debit air meningkat dan merendam ratusan rumah warga dengan ketinggian air mencapai 150cm.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA, mengatakan, tim BTB segera dikerahkan ke lokasi begitu mendapatkan laporan dari masyarakat.
“Kami langsung menerjunkan personel dan peralatan evakuasi, termasuk perahu karet, untuk membantu warga yang rumahnya terendam banjir. Keselamatan warga menjadi prioritas utama,” ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (10/8/2025).
Selain melakukan evakuasi, BAZNAS juga membagikan bantuan kemanusiaan berupa 300 paket makanan siap saji kepada warga yang terdampak. Distribusi dilakukan secara langsung di titik-titik pengungsian dan lokasi yang sulit diakses akibat genangan air.
Tidak hanya makanan, BAZNAS juga memberikan pasokan air minum bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.
“Air bersih sangat penting di situasi darurat seperti ini, untuk menjaga kesehatan dan mencegah risiko penyakit. Tim juga melakukan asesmen guna mengetahui kebutuhan darurat apa saja yang dibutuhkan para korban banjir,” kata Saidah. Tidak hanya itu, BAZNAS juga menyiapkan layanan dukungan darurat bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil.
Hingga siang hari, tim BTB masih melakukan pemantauan dan menyisir area yang terisolasi. Evakuasi dilakukan secara bergantian untuk memastikan seluruh warga berada di tempat aman.
BAZNAS mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan dan menjaga keselamatan diri. “Semoga bantuan yang kami berikan dapat meringankan beban para korban banjir di Pamulang. Kami akan terus berada di lapangan hingga situasi dinyatakan aman dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing,” tambah Saidah.
Mari panjatkan doa dan berikan terbaik untuk saudara kita yang terdampak dengan sedekah via Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS:
baznas.go.id/sedekahbencana
Atau melalui:
BSI 9000055740
BCA 6860737777
a.n. Badan Amil Zakat Nasional
Layanan BAZNAS:
wa.me/6281188821818
[email protected]
BERITA09/08/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS Kirim 50 Truk Bantuan Pangan untuk Warga Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Bayt Zakat Wa As-Shadaqat Mesir mengirimkan 50 truk bantuan pangan berisi tepung senilai 1 juta dolar AS (sekitar Rp16 M) untuk masyarakat Palestina.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, penyaluran bantuan pangan berisi tepung merupakan hasil koordinasi dengan pemerintah Mesir, yang menetapkan bahwa kebutuhan utama warga Palestina saat ini adalah bahan pokok makanan, seperti tepung.
Kiai Noor menjelaskan, distribusi bantuan dilakukan sesuai prosedur yang telah ditetapkan pihak Mesir. “Pemerintah Mesir telah menyampaikan bahwa mulai bulan ini, ketika pintu Rafah bisa digunakan untuk penyeberangan atau pemasukan bantuan, prioritas utama adalah tepung dan makanan,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Sabtu (9/8/2025),
Kiai Noor menambahkan, pemilihan bantuan berupa tepung ini bukan tanpa alasan. “Kami menyesuaikan dengan ketetapan pemerintah Mesir agar bantuan yang masuk benar-benar sesuai kebutuhan warga di Palestina,” katanya.
Selain itu, Kiai Noor menilai, tepung memiliki manfaat strategis karena dapat diolah menjadi berbagai makanan pokok yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari, seperti roti dan pita bread, yang menjadi konsumsi utama warga Palestina.
“Kami ingin memastikan bantuan yang diberikan bukan hanya tepat sasaran, tetapi juga tahan lama dan dapat diolah sesuai kebiasaan konsumsi masyarakat setempat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kiai Noor mengatakan, Bayt Zakat Wa As-Shadaqat Mesir merupakan lembaga zakat resmi negara yang terpercaya, dan merupakan lembaga di bawah naungan Grand Syekh Al Azhar, sehingga pendistribusian bantuan ini dapat tepat sasaran
Kiai Noor menegaskan, seluruh proses penyaluran bantuan BAZNAS mengikuti prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. “Prinsip ini menjadi pedoman agar penyaluran bantuan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga sesuai syariat, mematuhi aturan hukum, dan menjaga kepentingan negara,” ujarnya.
Kiai Noor juga menyampaikan, apresiasi kepada masyarakat Indonesia atas kepercayaannya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan terbaik bagi warga Palestina melalui kanal donasi resmi BAZNAS.
"Dukungan ini menjadi bukti bahwa jarak tidak menghalangi rasa persaudaraan. Insya Allah, bantuan ini kami salurkan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Kiai Noor.
Kiai Noor menegaskan, pihaknya akan terus memantau situasi di Palestina dan siap menyalurkan bantuan lanjutan sesuai kebutuhan. Koordinasi dengan Pemerintah Mesir dan mitra lokal akan tetap menjadi acuan utama.
“Ini adalah amanah dari masyarakat Indonesia. Semoga bantuan ini dapat menjadi penguat bagi saudara-saudara kita di Palestina dalam menghadapi masa sulit,” ucapnya.
BERITA09/08/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS Dorong Kolaborasi Filantropi Lintas Iman
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendorong kolaborasi filantropi lintas iman sebagai instrumen inklusif untuk mendorong transformasi sosial dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Hal ini disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si, CFRM, dalam ajang Faith-Inspired Philanthropy Festival (Fifest) 2025 di Jakarta, Kamis (7/8/2025).
“Semua agama mengajarkan kedermawanan, bahkan dalam Islam jenis derma ini sangat banyak, bukan saja zakat yang bersifat wajib, ada juga derma lain yang sangat dianjurkan seperti infak, sedekah, wakaf, hadiah, wasiat, kurban, dan dana sosial agama lainnya," ucapnya.
Rizaludin mengatakan, semua kedermawanan yang diajarkan oleh agama ini tujuan utamanya adalah memberi manfaat untuk sesama.
"Ke depan perlu adanya kolaborasi filantropi lintas iman sebagai instrumen inklusif untuk transformasi sosial, dengan cara memperkuat kohesi sosial dan mengurangi prasangka, memperluas jangkauan penerima manfaat, mendorong inovasi program, serta memastikan keadilan dan kesetaraan," ujarnya.
Menurut Rizaludin, langkah-langkah kolaborasi ini bisa dimulai dengan membuat prioritas program bersama, pembentukan forum dialog, penyusunan kerangka kerja kolaboratif, peningkatan kapasitas, hingga monitoring dan evaluasi bersama.
BAZNAS sendiri telah mengimplementasikan semangat inklusivitas ini dalam berbagai program, di antaranya pemberdayaan kelompok disabilitas, bantuan pangan untuk Orang Asli Papua non-Muslim, dukungan pendidikan bagi anak-anak di wilayah 3T, hingga pengembangan energi bersih melalui Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Lubukbangkar yang berkolaborasi dengan UNDP.
“Filantropi lintas iman bukan pilihan, tapi keniscayaan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Semangat ‘Beda Keyakinan, Beragam Aksi, Satu Tujuan’ menjadi kekuatan untuk menciptakan dunia yang lebih adil, sejahtera, dan inklusif,”ucap Rizaludin
BERITA09/08/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Ajak Dai Muda Berperan dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendorong peran strategis pendakwah (dai) muda sebagai agen perubahan sosial yang tidak hanya menyampaikan pesan keagamaan, tetapi juga berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi umat sebagai upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Hal itu disampaikan Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H. M. Imdadun Rachmat, M.Si., dalam kegiatan Pembibitan Calon Dai Muda bertema “Dai Muda Visioner: Memimpin Perubahan dan Memberdayakan Ekonomi Umat”, yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (7/8/2025).
Menurut Imdadun, tantangan umat saat ini tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga ekonomi dan sosial. Karena itu, dai muda perlu memiliki visi jangka panjang dan kemampuan membaca realitas masyarakat untuk menawarkan solusi.
Sejalan dengan itu, Imdadun menyampaikan, BAZNAS telah menginisiasi berbagai program pemberdayaan ekonomi yang dapat menjadi kanal strategis bagi para dai muda untuk berkolaborasi. Program seperti Zmart, ZChicken, Zakat Community Development (ZCD), dan Santripreneur dinilai sangat relevan untuk dijalankan bersama para pendakwah muda di lapangan
“Dakwah di era sekarang tidak bisa hanya bersifat normatif. Kita butuh dai muda yang mampu memimpin perubahan dan memberdayakan umat,” ujar Imdadun.
Lebih lanjut, Imdadun mengungkapkan, pendekatan dakwah yang dikolaborasikan dengan pemberdayaan ekonomi telah menunjukkan hasil yang signifikan. Berdasarkan data internal BAZNAS, sebanyak 60 persen UMKM yang didampingi dai muda mengalami peningkatan penghasilan dalam enam bulan pertama.
“Ini bukti bahwa jika dakwah dilakukan dengan pendekatan solutif, hasilnya bisa dirasakan secara nyata oleh masyarakat,” tambahnya.
Sebagai upaya membangun kemandirian ekonomi umat, lanjut Imdadun, terdapat empat strategi utama pemberdayaan yang dapat dilakukan seorang dai muda, yakni mendorong semangat kewirausahaan syariah, mengembangkan koperasi dan BAZNAS Microfinance Masjid (BMM), memperluas edukasi keuangan dan zakat produktif, serta memperkuat kolaborasi antara dakwah dan ekonomi.
“Dakwah tidak hanya di mimbar. Dai saat ini harus mampu turun ke masyarakat, menguasai teknologi, memahami media sosial, dan menjawab keresahan generasi muda,” kata Imdadun.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengutip Surah Quran Ar-Ra’d:11 dan pemikiran Imam Al-Ghazali yang menekankan pentingnya perubahan diri dan mentalitas sebagai dasar perubahan sosial. “Agama dan dunia adalah saudara kembar. Maka, dakwah harus hadir juga dalam wajah pembangunan,” ujarnya.
Imdadun mengatakan, dengan pendekatan dakwah solutif yang disampaikan secara damai dan moderat, BAZNAS berharap para dai muda dapat menginspirasi generasi muda untuk berperan aktif dalam membangun masyarakat yang produktif, berdaya saing, dan mandiri secara ekonomi.
“Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Maka mereka harus dibekali bukan hanya dengan ilmu agama, tetapi juga keterampilan sosial dan kewirausahaan,” ujar Imdadun.
BERITA08/08/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI dan Alfamart Distribusikan Bantuan Rp18 Miliar dari Sedekah Konsumen
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Alfamart mendistribusikan bantuan Sedekah Konsumen Alfamart periode Januari hingga Desember tahun 2024 terkumpul sebesar Rp18.059.364.345.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, menyambut baik dukungan luar biasa dari seluruh Alfamart yang telah sukarela memberikan donasi bebas. Sehingga total santunan bantuan Sedekah Konsumen Alfamart sebanyak 28.970 penerima manfaat yang tersebar di 96 kabupaten dan kota.
"Seluruh dana Sedekah Konsumen Alfamart tersebut disalurkan BAZNAS melalui empat program unggulan yang membantu pemerintah mensejahterakan masyarakat yaitu Bidang Kemanusiaan, Pendidikan dan Dakwah, Kesehatan, serta Ekonomi," kata Saidah di Jakarta, Selasa (7/8/2025).
Saidah menjelaskan BAZNAS telah menyalurkan sedekah konsumen Alfamart melalui berbagai program. “Di bidang kesehatan, BAZNAS telah memberikan layanan kesehatan, program sedekah kurban paket gizi Nusantara 2024, mobil ambulance serta alat kesehatannya, dan Rumah Sehat Baznas (RSB) yang tersebar di sejumlah titik lokasi wilayah yang membutuhkan,” ujar Saidah.
Selain itu, Saidah juga menyampaikan penyaluran BAZNAS pada bidang ekonomi melalui bantuan usaha warung kecil (Zmart), bantuan usaha untuk pedagang ayam goreng (Zchicken), bantuan usaha untuk warung kopi (ZCoffee), dan bantuan usaha untuk bengkel motor.
"Sementara di bidang kemanusiaan, Baznas telah menyalurkan bantuan program layanan posko mudik, kampung tanggap bencana, madrasah tanggap bencana, dan bagi berkah dhuafa," jelas Saidah.
Saidah juga turut mengucapkan terima kasih kepada Alfamart dan seluruh konsumennya yang telah turut berpartisipasi dalam hal kebaikan. Karena dari sedekah konsumen ini, baik BAZNAS ataupun Alfamart telah melakukan suatu perubahan yang besar dalam membantu mensejahterakan masyarakat.
"Mudah-mudahan, kolaborasi dalam hal kebaikan dapat panjang umurnya dan akan terus berlanjut,” imbuh Saidah.
Sementara itu, Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), Solihin, mewakili Alfa Group menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS yang telah menyalurkan sedekah konsumen Alfamart, Alfamidi, serta Dan+Dan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Indonesia.
"Pertama, tentu kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan seluruh konsumen Alfa Group yang telah memberikan sedekahnya melalui kasir di gerai-gerai Alfamart," ujarnya.
Di samping itu, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS yang telah menyalurkan sedekah ini untuk kepentingan masyarakat banyak sehingga dapat dirasakan manfaatnya.
"Total tadi ada 28.970 lebih penerima manfaat. Ini luar biasa," imbuh Solihin.
Dia menambahkan, penyaluran sedekah konsumen Alfamart yang dikelola oleh BAZNAS sudah dilaksanakan secara transparan dan akuntabel sehingga penyalurannya tepat sasaran dan dapat membantu mereka yang benar-benar membutuhkan.
“Atas nama manajemen, mewakili Alfamart kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama ini. Laporan dari penyaluran ini pun dapat dilihat konsumen Alfa Group melalui website resmi Alfamart. Juga pada pemberitaan media nasional sehingga masyarakat juga mengetahui transparansi dari penyaluran sedekah konsumen Alfamart," imbuh Solihin.
Mari terus menebar kebaikan melalui : https://baznas.go.id/sedekahkonsumenalfamart
BERITA07/08/2025 | Humas BAZNAS
PIA BAZNAS RI Ajak Keluarga Amil Bangun Ketahanan Ekonomi dari Rumah
Persatuan Istri Amil (PIA) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghelat seminar bertajuk “Gaji Tipis Hidup Manis, Tabungan Nggak Habis”, sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi keuangan dan membangun ketahanan ekonomi di lingkungan keluarga amil.
Seminar tersebut diisi oleh Konsultan Keuangan, Octavia Reniar Putri, S.M, M.SM., CSA, CFP, CFRP, CRP, WPPE-P di Gedung BAZNAS Institute, Jakarta, pada Rabu (6/8/2025). Turut hadir, Ketua PIA BAZNAS RI, Dr. Hj. Nur Kusuma Dewi, M.Si., serta jajaran PIA BAZNAS RI.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyebut, seminar ini sangat relevan dengan kebutuhan keluarga masa kini, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks dan sejalan dengan visi besar BAZNAS dalam membangun ketahanan keluarga.
“Seminar ini sangat luar biasa karena membekali keluarga amil dengan keterampilan finansial yang sangat dibutuhkan di era sekarang,” ujar Kiai Noor.
Kiai Noor juga menekankan pentingnya kesinambungan program edukasi serupa agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh keluarga amil di seluruh Indonesia.
“Kami berharap program semacam ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak keluarga amil di berbagai daerah,” tambahnya.
Menurutnya, peran istri amil dalam mengelola keuangan rumah tangga tidak kalah penting dibanding peran suami dalam menghimpun dan menyalurkan zakat. Ia menganggap peningkatan kapasitas istri amil merupakan bagian dari penguatan ekosistem zakat secara menyeluruh.
“PIA telah menunjukkan bahwa mendampingi perjuangan para amil tidak hanya sebatas mendukung suami, tapi juga dengan meningkatkan kapasitas diri,” ucap Kiai Noor.
Sebagai pemateri dalam seminar ini, Octavia Reniar Putri menjelaskan, masalah utama dalam keuangan keluarga bukan terletak pada besar kecilnya gaji, melainkan pada bagaimana uang tersebut dikelola secara bijak dan terencana.
“Gaji kecil bukan penghalang untuk hidup berkualitas, yang dibutuhkan adalah perencanaan, disiplin, dan kebiasaan yang sehat dalam mengelola keuangan,” tuturnya.
Ia mengajak para peserta untuk memulai dari hal-hal sederhana seperti mencatat pengeluaran, membuat anggaran, serta membedakan antara kebutuhan dan keinginan demi menciptakan stabilitas keuangan keluarga.
BERITA07/08/2025 | Humas BAZNAS
Perkuat Dakwah Zakat, BAZNAS RI Tandatangani MoU dengan Imam Foundation
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Imam Foundation (Imam Training dan Development) menandatangani Momerandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman tentang penyelenggaraan program pelatihan yang berkaitan dengan pembinaan imam, pembelajaran syariah, pengelolaan masjid dan pusat keislaman.
Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Rabu (6/8/2025). Dihadiri Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., CEO of Imam Foundation for Training dan Development UK, Prof. Dr. Mohammad Ali Belaoo, Head Representatif for Asia and Indonesia, Dr. Aulia Nugraha, LC, ME, dan Direktur Pesantren Tahfidz Masjid Agung Jawa Tengah, Muhammad Syaifudin.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., mengatakan, kerja sama ini merupakan langkah penting untuk memperkuat peran BAZNAS dalam bidang dakwah dan pengelolaan masjid, termasuk penguatan sumber daya manusia melalui pelatihan.
"Dengan BAZNAS, kita akan mencoba untuk membuat rancangan bagaimana BAZNAS bisa bekerja sama dengan Imam Foundation ini untuk mengirim dai-dai Indonesia ke daerah-daerah yang membutuhkan, termasuk wilayah terpencil dan minoritas, baik di Indonesia maupun luar negeri," jelas Kiai Noor.
“Ke depan, harapan kami melalui kerja sama ini juga bisa terbangun sinergi antara BAZNAS terkait bidang pengumpulan internasional dengan Imam Foundation, kemudian bersama-sama merancang sistem pendistribusian yang efektif," tambahnya.
Sementara itu, CEO of Imam Foundation for Training & Development, Prof. Dr. Mohammad Ali Belaoo, menyampaikan apresiasi dan harapan besar atas kerja sama yang terjalin dengan BAZNAS RI, yang dinilainya sebagai lembaga penting di Indonesia.
"Setelah penandatanganan ini, insya Allah kami akan segera menjalin komunikasi lebih intensif dan mulai membahas program-program bersama," ujar Mohammad Ali.
Mohammad Ali juga optimistis, kedua pihak memiliki kapasitas keilmuan dan pelatihan yang dapat saling melengkapi. Ia meyakini kerja sama ini akan berbuah pada program nyata di masa depan.
"Imam Foundation merupakan lembaga yang bergerak di bidang pelatihan dan pengembangan, khususnya bagi imam, dai, khatib, serta para pemimpin Muslim. Kami meyakini bahwa kedua lembaga memiliki potensi besar untuk menghadirkan banyak kebaikan, dan dapat bersinergi demi kemaslahatan para imam dan khatib," jelasnya.
Turut hadir, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan M.Si., Deputi 1 Bidang Pengumpulan, Mohamad Arifin Purwakananta, Sekretaris Utama BAZNAS RI, Subhan Cholid, serta Sekretaris Bidang Sarana Masjid Agung Jawa Tengah, Istajib.
BERITA06/08/2025 | Humas BAZNAS
Cegah Kelaparan, BAZNAS Siapkan 55.000 Paket Bantuan Pangan bagi Warga Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyiapkan 55.000 paket bantuan pangan untuk masyarakat Palestina yang terdampak krisis kemanusiaan di Gaza, khususnya untuk mencegah meluasnya bencana kelaparan yang mengancam warga sipil, termasuk anak-anak dan lansia.
Paket bantuan pangan terdiri atas bahan-bahan pokok dan makanan siap saji yang dapat langsung dikonsumsi oleh warga di Gaza. Paket-paket tersebut berisi beras, tepung, mie instan, keju, ikan tuna, biskuit kurma, jus, energy bar, kurma, kacang, serta saus dan bumbu-bumbu.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas rakyat Indonesia untuk saudara-saudara di Gaza yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan akibat blokade dan serangan berkepanjangan.
"Bantuan ini adalah amanah dari masyarakat Indonesia yang dihimpun melalui BAZNAS. Kami ingin memastikan bantuan ini sampai kepada mereka yang sangat membutuhkan di Palestina," ujar Kiai Noor dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (6/8/2025).
Dalam menyalurkan bantuan lewat Mesir, jelas Kiai Noor, BAZNAS bekerja sama dengan tiga lembaga mitra, yakni Bait Zakah, Misr Kheir, dan Shunna’ul Hayah. Melalui Bait Zakah, telah disiapkan 35.000 paket bantuan yang dimuat dalam 29 kontainer, dengan total nilai sebesar 500.000 dolar AS.
“Sementara itu, masing-masing 8.500 paket disiapkan oleh Misr Kheir dan Shunna’ul Hayah, masing-masing dalam tujuh kontainer, dengan nilai bantuan sebesar 125.000 dolar AS atau sekitar Rp2 miliar per lembaga,” jelasnya.
Selain melalui jalur Mesir, BAZNAS juga menyalurkan 3.000 paket bantuan melalui Yordania bekerja sama dengan Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), dengan total nilai bantuan serupa sebesar 125.000 dolar AS.
“Bantuan ini disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi dan kondisi logistik di lapangan. Semua bahan telah dikemas dengan standar yang memungkinkan penyimpanan dan distribusi dalam waktu lama,” kata Kiai Noor.
Saat ini, seluruh kontainer tengah dikirim menuju Arish, kota perbatasan Mesir yang menjadi pintu masuk utama menuju Gaza. BAZNAS tengah berkoordinasi secara intensif untuk memastikan proses distribusi hingga bantuan benar-benar masuk ke wilayah Gaza dan diterima oleh warga terdampak.
“Kami akan terus memantau dan memastikan bahwa proses penyaluran berjalan aman, transparan, dan tepat sasaran. Mohon doa seluruh masyarakat agar bantuan ini bisa segera diterima oleh warga Palestina,” tutupnya.
BERITA06/08/2025 | Humas BAZNAS
Bersama Menag RI, BAZNAS Luncurkan Program MLB 2025 bagi 1.000 Madrasah di Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Menteri Agama RI Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA., meluncurkan program Madrasah Layak Belajar (MLB) untuk mewujudkan pendidikan berkualitas yang merata di Indonesia.
Program ini menyasar 1.000 madrasah penerima manfaat dari seluruh wilayah Indonesia, dengan bantuan masing-masing sebesar Rp25 juta untuk merenovasi ruang kelas dan/atau perpustakaan.
Peluncuran program tersebut diselenggarakan di Gedung Kementerian Agama RI, Jakarta, Selasa (5/8/2025). Hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., jajaran Pimpinan BAZNAS RI, perwakilan Bidang Pendidikan Ormas Islam, Kepala Kanwil Kemenag RI Seluruh Indonesia, Pimpinan BAZNAS Provinsi/Kab/Kota Seluruh Indonesia, dan Kepala Madrasah Ibtidaiyah Seluruh Indonesia (secara hybird).
Menteri Agama RI Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA., mengapresiasi langkah BAZNAS RI dalam memberikan perhatian khusus kepada dunia pendidikan madrasah, yang menurutnya masih mengalami banyak ketimpangan dibandingkan sekolah umum.
“Saya merasa momentum ini sangat penting, karena yang akan langsung menerima manfaat dari kegiatan ini adalah madrasah. Karena itu, saya mewakili seluruh madrasah penerima manfaat menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada BAZNAS,” kata Nasaruddin.
Menurut Nasaruddin, santri-santri madrasah merupakan kelompok yang paling layak disebut sebagai penerima zakat atau asnaf. Bahkan, jika dikiaskan, hampir seluruh kategori asnaf dalam zakat tercermin dalam diri para murid madrasah.
Ia juga menyoroti ketimpangan yang masih terjadi antara madrasah dan sekolah formal. Banyak madrasah berdiri dengan kondisi minim, sementara sekolah umum mendapatkan dukungan penuh negara.
Lebih lanjut, Nasaruddin menyampaikan, kesenjangan ini tidak boleh terus dibiarkan. Intervensi dari lembaga seperti BAZNAS, menurutnya, sangat dibutuhkan untuk menutup celah ketimpangan tersebut. Ia pun mengapresiasi keberanian dan ketepatan langkah BAZNAS dalam menyalurkan zakat kepada komunitas madrasah.
“Untung ada BAZNAS yang mengintip persoalan ini. Sekali lagi, terima kasih kepada BAZNAS yang telah peduli kepada kelompok mustadh’afin,” ujar Nasaruddin.
“Atas nama seluruh pemangku kepentingan madrasah, kami mendoakan BAZNAS dan para muzaki yang telah menunaikan zakatnya melalui BAZNAS, serta seluruh pengurus BAZNAS agar senantiasa diberi kesehatan dan keberkahan untuk terus memberi manfaat yang lebih luas ke depannya,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung pemerataan akses pendidikan yang layak, terutama bagi madrasah swasta yang kerap luput dari perhatian.
“Insya Allah tahun ini kami kembali menyalurkan bantuan untuk 1.000 madrasah. Masing-masing mendapatkan Rp25 juta. Tahun lalu jumlahnya juga 1.000 dengan nilai bantuan yang sama juga. Bahkan tadi ada usulan tambahan, satu madrasah yang baru saja terbakar, kami minta langsung dimasukkan, biar jadi seribu satu,” kata Kiai Noor.
Turut hadir, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional H. Achmad Sudrajat, Lc., MA., Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag, mewakili Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Direktur Jaminan Produk Halal, Muhammad Fuad Nasar, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Madrasah, Prof. Dr. Hj. Nyayu Khodijah, M.Si, Sekretaris Utama BAZNAS RI Subhan Cholid, Deputi 1 Bidang Pengumpulan, Mohamad Arifin Purwakananta, serta Deputi 2 BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si.
BERITA05/08/2025 | Humas BAZNAS

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tasikmalaya.
Lihat Daftar Rekening →