WhatsApp Icon
Posko Siaga Mudik BAZNAS Republik Indonesia di Jl. Kadipaten - Ciawi Kabupaten Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya - Sahabat BAZNAS, buat kamu yang sedang dalam perjalanan mudik melintasi jalur selatan, Posko Siaga Mudik BAZNAS RI juga hadir di Kabupaten Tasikmalaya, lho!

Berlokasi strategis di Jl. Kadipaten, Pamoyanan (Depan Kolam Renang Ampera) posko kami siap menjadi tempat istirahat sementara yang representatif bagi para pemudik.

Fasilitas yang tersedia sangat lengkap :

  • Layanan Kesehatan: Cek kesehatan ringan, konsultasi, dan konsultasi kesehatan untuk pastikan kondisi prima.
  • Dapur Air: Seduhan teh, kopi, dan makanan ringan gratis untuk pulihkan energi.
  • Ruang Pijat Gratis: Hilangkan lelah dengan pijatan relaksasi dari terapis terampil.
  • Ruang Ramah Anak: Area bermain yang aman dan nyaman bagi buah hati tercinta agar tak bosan.
  • Bantuan Sepeda Motor & Layanan Ambulans: Tim kami siap siaga membantu jika ada kendala darurat.


Kami juga didukung penuh oleh Relawan BAZNAS dan instansi terkait untuk berikan layanan terbaik bagi sahabat.

Yuk, mampir sejenak di Posko Mudik BAZNAS! Utamakan keselamatan dalam berkendara, semoga sampai di tujuan dengan selamat dan penuh keberkahan.

17/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Peduli Pemudik, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya Sediakan Posko Mudik BAZNAS di Jalur Salawu

KABUPATEN TASIKMALAYA - Setiap tahunnya di bulan suci Ramadhan, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya kembali hadir menemani perjalanan para pejuang mudik. Lokasi strategis kami siap menyambut Anda yang melintasi jalur Salawu, Kabupaten Tasikmalaya.

Sahabat BAZNAS, ayo mampir ke posko mudik kami di :
Halaman Mesjid At-Taqwa Warung Peuteuy
(Jl. Garut-Tasikmalaya No. 81, Kp. Warung Peuteuy, Ds. Margalaksana, Kec. Salawu)

Nikmati berbagai fasilitas GRATIS diantaranya :

  • Ifthar (Buka puasa yang segar & nikmat)
  • Dapur Air (Kopi & Teh hangat penambah semangat)
  • Layanan Pijat (Biar badan nggak kaku saat menyetir)
  • Charger HP (Biar navigasi tetep nyala sampai tujuan)
  • Gerai Zakat & Sedekah (Tunaikan kewajiban sambil beristirahat)


Mari mudik dengan aman, nyaman, dan penuh berkah. Kami tunggu kedatangannya sahabat!

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya Laksanakan Prosesi Akad Zakat Fitrah dan Maal bersama BAZNAS

KABUPATEN TASIKMALAYA - Keteladanan nyata ditunjukkan oleh pimpinan daerah kita. Bertempat di Pendopo Lama, Bupati Tasikmalaya Bapak H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.A.P. melaksanakan akad zakat maal bersama Ketua BAZNAS Bapak H. Eddy Abdul Somadi.

Di saat bersamaan, Wakil Bupati Tasikmalaya juga menunaikan zakat fitrah dan maal di Kantor BAZNAS. Keduanya kompak mengapresiasi kinerja BAZNAS yang semakin amanah dan profesional dalam mengelola dana umat.

Dalam momen ini, Bapak Bupati mengingatkan seluruh jajaran pejabat, ASN, dan masyarakat untuk segera melaksanakan kewajiban kita sebagai muslim yaitu berzakat. Beliau menekankan bahwa zakat yang dikelola dengan tepat adalah kunci kesejahteraan warga Tasikmalaya.

Mari wujudkan Tasikmalaya yang lebih religius dan sejahtera melalui zakat! ????

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Peringatan Nuzulul Quran : Sinergi PEMDA dan BAZNAS Luncurkan Progam Insentif Se-Kabupaten Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya - Memperingati malam turunnya Al-Qur'an, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya menggelar rangkaian kegiatan penuh keberkahan. Momen ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap para penggerak syiar Islam di Tasikmalaya melalui peluncuran program insentif yang signifikan.

Rangkaian acara dimulai di Pendopo Baru Tasikmalaya pada Jumat, 6 Maret 2026. Dalam kesempatan ini, Ketua BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, Ir. Eddy Abdul Somadi, M.P., mendampingi Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., dalam prosesi Launching Program Insentif. Insentif ini didistribusikan khusus untuk para garda terdepan dakwah: AMS, Guru Ngaji, Guru Madrasah, hingga Pengurus Masjid se-Kabupaten Tasikmalaya.

Setelah berbuka puasa dan Salat Magrib berjamaah, agenda berlanjut ke Masjid Agung Baiturrohman untuk melaksanakan Salat Isya dan Tarawih. Puncak peringatan Nuzulul Qur'an 1447 H diisi dengan tausyiah inspiratif dari KH. Acep Thohir Fuad serta penyerahan simbolis bantuan sebagai wujud apresiasi bagi mereka yang mendedikasikan hidupnya untuk umat.

Program insentif bagi guru ngaji dan marbot masjid ini adalah cerminan dari dana ZIS yang Anda amanahkan. Dengan berzakat di BAZNAS, Anda turut serta menyejahterakan para penjaga cahaya Islam di pelosok Kabupaten Tasikmalaya.

07/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Konsistensi PT Meta Global Triasha Salurkan Ribuan Paket Zakat Maal Lewat BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya

TASIKMALAYA – PT Meta Global Triasha (Xsha) kembali mempertegas komitmen sosialnya dengan menyalurkan Zakat Maal secara konsisten menjelang Idul Fitri. Bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, perusahaan ritel ini mendistribusikan ribuan paket bantuan untuk meringankan beban masyarakat prasejahtera dan membahagiakan anak-anak yatim.

 

Tahun ini, Xsha menyalurkan bantuan dalam dua bentuk utama yang menyasar kebutuhan krusial masyarakat:

  • 1.500 Paket Baju Lebaran yang dikhususkan bagi anak-anak yatim dan piatu agar mereka dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh sukacita.
  • 2.050 Paket Sembako yang disebar untuk keluarga yang membutuhkan di berbagai titik wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

 

Mendorong Kolaborasi CSR

Penyaluran hari pertama yang berlangsung khidmat memperlihatkan antusiasme para mustahik. Manajemen Xsha menyatakan bahwa aksi nyata ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk kesadaran bahwa dalam setiap keuntungan perusahaan terdapat hak orang lain yang wajib ditunaikan.

"Kami berharap langkah konsisten ini mampu memotivasi lebih banyak perusahaan maupun program CSR lainnya untuk semakin giat menunaikan zakat melalui BAZNAS," tulis manajemen Xsha dalam keterangannya.

 

Penyaluran Tepat Sasaran

Sinergi antara Xsha dan BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya bertujuan untuk memastikan bantuan tersalurkan secara luas dan tepat sasaran. Dengan basis data dan manajemen profesional dari BAZNAS, jangkauan manfaat dari zakat perusahaan diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih signifikan bagi para penerimanya.

Melalui momentum ini, Xsha juga mengajak masyarakat umum dan para pelaku usaha untuk turut menguatkan ekosistem zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi guna membangun kesejahteraan bersama di Kabupaten Tasikmalaya.

04/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS

Berita Terbaru

Posko Siaga Mudik BAZNAS Republik Indonesia di Jl. Kadipaten - Ciawi Kabupaten Tasikmalaya
Posko Siaga Mudik BAZNAS Republik Indonesia di Jl. Kadipaten - Ciawi Kabupaten Tasikmalaya
Kabupaten Tasikmalaya - Sahabat BAZNAS, buat kamu yang sedang dalam perjalanan mudik melintasi jalur selatan, Posko Siaga Mudik BAZNAS RI juga hadir di Kabupaten Tasikmalaya, lho!Berlokasi strategis di Jl. Kadipaten, Pamoyanan (Depan Kolam Renang Ampera) posko kami siap menjadi tempat istirahat sementara yang representatif bagi para pemudik.Fasilitas yang tersedia sangat lengkap : Layanan Kesehatan: Cek kesehatan ringan, konsultasi, dan konsultasi kesehatan untuk pastikan kondisi prima. Dapur Air: Seduhan teh, kopi, dan makanan ringan gratis untuk pulihkan energi. Ruang Pijat Gratis: Hilangkan lelah dengan pijatan relaksasi dari terapis terampil. Ruang Ramah Anak: Area bermain yang aman dan nyaman bagi buah hati tercinta agar tak bosan. Bantuan Sepeda Motor & Layanan Ambulans: Tim kami siap siaga membantu jika ada kendala darurat. Kami juga didukung penuh oleh Relawan BAZNAS dan instansi terkait untuk berikan layanan terbaik bagi sahabat.Yuk, mampir sejenak di Posko Mudik BAZNAS! Utamakan keselamatan dalam berkendara, semoga sampai di tujuan dengan selamat dan penuh keberkahan.
BERITA17/03/2026 | Humas BAZNAS
Peduli Pemudik, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya Sediakan Posko Mudik BAZNAS di Jalur Salawu
Peduli Pemudik, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya Sediakan Posko Mudik BAZNAS di Jalur Salawu
KABUPATEN TASIKMALAYA - Setiap tahunnya di bulan suci Ramadhan, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya kembali hadir menemani perjalanan para pejuang mudik. Lokasi strategis kami siap menyambut Anda yang melintasi jalur Salawu, Kabupaten Tasikmalaya.Sahabat BAZNAS, ayo mampir ke posko mudik kami di :Halaman Mesjid At-Taqwa Warung Peuteuy(Jl. Garut-Tasikmalaya No. 81, Kp. Warung Peuteuy, Ds. Margalaksana, Kec. Salawu)Nikmati berbagai fasilitas GRATIS diantaranya : Ifthar (Buka puasa yang segar & nikmat) Dapur Air (Kopi & Teh hangat penambah semangat) Layanan Pijat (Biar badan nggak kaku saat menyetir) Charger HP (Biar navigasi tetep nyala sampai tujuan) Gerai Zakat & Sedekah (Tunaikan kewajiban sambil beristirahat) Mari mudik dengan aman, nyaman, dan penuh berkah. Kami tunggu kedatangannya sahabat!
BERITA16/03/2026 | Humas BAZNAS
Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya Laksanakan Prosesi Akad Zakat Fitrah dan Maal bersama BAZNAS
Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya Laksanakan Prosesi Akad Zakat Fitrah dan Maal bersama BAZNAS
KABUPATEN TASIKMALAYA - Keteladanan nyata ditunjukkan oleh pimpinan daerah kita. Bertempat di Pendopo Lama, Bupati Tasikmalaya Bapak H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.A.P. melaksanakan akad zakat maal bersama Ketua BAZNAS Bapak H. Eddy Abdul Somadi. Di saat bersamaan, Wakil Bupati Tasikmalaya juga menunaikan zakat fitrah dan maal di Kantor BAZNAS. Keduanya kompak mengapresiasi kinerja BAZNAS yang semakin amanah dan profesional dalam mengelola dana umat.Dalam momen ini, Bapak Bupati mengingatkan seluruh jajaran pejabat, ASN, dan masyarakat untuk segera melaksanakan kewajiban kita sebagai muslim yaitu berzakat. Beliau menekankan bahwa zakat yang dikelola dengan tepat adalah kunci kesejahteraan warga Tasikmalaya.Mari wujudkan Tasikmalaya yang lebih religius dan sejahtera melalui zakat! ????
BERITA16/03/2026 | Humas BAZNAS
Peringatan Nuzulul Quran : Sinergi PEMDA dan BAZNAS Luncurkan Progam Insentif Se-Kabupaten Tasikmalaya
Peringatan Nuzulul Quran : Sinergi PEMDA dan BAZNAS Luncurkan Progam Insentif Se-Kabupaten Tasikmalaya
Kabupaten Tasikmalaya - Memperingati malam turunnya Al-Qur'an, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya menggelar rangkaian kegiatan penuh keberkahan. Momen ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap para penggerak syiar Islam di Tasikmalaya melalui peluncuran program insentif yang signifikan.Rangkaian acara dimulai di Pendopo Baru Tasikmalaya pada Jumat, 6 Maret 2026. Dalam kesempatan ini, Ketua BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, Ir. Eddy Abdul Somadi, M.P., mendampingi Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., dalam prosesi Launching Program Insentif. Insentif ini didistribusikan khusus untuk para garda terdepan dakwah: AMS, Guru Ngaji, Guru Madrasah, hingga Pengurus Masjid se-Kabupaten Tasikmalaya.Setelah berbuka puasa dan Salat Magrib berjamaah, agenda berlanjut ke Masjid Agung Baiturrohman untuk melaksanakan Salat Isya dan Tarawih. Puncak peringatan Nuzulul Qur'an 1447 H diisi dengan tausyiah inspiratif dari KH. Acep Thohir Fuad serta penyerahan simbolis bantuan sebagai wujud apresiasi bagi mereka yang mendedikasikan hidupnya untuk umat.Program insentif bagi guru ngaji dan marbot masjid ini adalah cerminan dari dana ZIS yang Anda amanahkan. Dengan berzakat di BAZNAS, Anda turut serta menyejahterakan para penjaga cahaya Islam di pelosok Kabupaten Tasikmalaya.
BERITA07/03/2026 | Humas BAZNAS
Konsistensi PT Meta Global Triasha Salurkan Ribuan Paket Zakat Maal Lewat BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya
Konsistensi PT Meta Global Triasha Salurkan Ribuan Paket Zakat Maal Lewat BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya
TASIKMALAYA – PT Meta Global Triasha (Xsha) kembali mempertegas komitmen sosialnya dengan menyalurkan Zakat Maal secara konsisten menjelang Idul Fitri. Bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, perusahaan ritel ini mendistribusikan ribuan paket bantuan untuk meringankan beban masyarakat prasejahtera dan membahagiakan anak-anak yatim. Tahun ini, Xsha menyalurkan bantuan dalam dua bentuk utama yang menyasar kebutuhan krusial masyarakat: 1.500 Paket Baju Lebaran yang dikhususkan bagi anak-anak yatim dan piatu agar mereka dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh sukacita. 2.050 Paket Sembako yang disebar untuk keluarga yang membutuhkan di berbagai titik wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Mendorong Kolaborasi CSR Penyaluran hari pertama yang berlangsung khidmat memperlihatkan antusiasme para mustahik. Manajemen Xsha menyatakan bahwa aksi nyata ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk kesadaran bahwa dalam setiap keuntungan perusahaan terdapat hak orang lain yang wajib ditunaikan. "Kami berharap langkah konsisten ini mampu memotivasi lebih banyak perusahaan maupun program CSR lainnya untuk semakin giat menunaikan zakat melalui BAZNAS," tulis manajemen Xsha dalam keterangannya. Penyaluran Tepat Sasaran Sinergi antara Xsha dan BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya bertujuan untuk memastikan bantuan tersalurkan secara luas dan tepat sasaran. Dengan basis data dan manajemen profesional dari BAZNAS, jangkauan manfaat dari zakat perusahaan diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih signifikan bagi para penerimanya. Melalui momentum ini, Xsha juga mengajak masyarakat umum dan para pelaku usaha untuk turut menguatkan ekosistem zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi guna membangun kesejahteraan bersama di Kabupaten Tasikmalaya.
BERITA04/03/2026 | Humas BAZNAS
ZAKAT TETAP UNTUK UMAT: Pengelola SPPG Kompak Titipkan Amanah Zakat melalui BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya
ZAKAT TETAP UNTUK UMAT: Pengelola SPPG Kompak Titipkan Amanah Zakat melalui BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya
KABUPATEN TASIKMALAYA – Di tengah perbincangan publik mengenai polemik wacana penggunaan dana zakat untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), fakta menarik justru muncul di Kabupaten Tasikmalaya. Alih-alih menjadi perdebatan soal alokasi anggaran, para pengelola SPPG ini justru secara proaktif mendatangi BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya untuk menitipkan zakat dan sedekah mereka. Fenomena ini mencerminkan kesadaran yang tinggi dari para pelaku sektor pemenuhan gizi dalam menjaga keberkahan aktivitas mereka. Dengan memilih BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya sebagai mitra penyaluran, para pemilik hingga karyawan SPPG memastikan bahwa setiap langkah profesional mereka juga dibarengi dengan pembersihan harta sesuai syariat. Lonjakan Kepercayaan dan Partisipasi Zakat Berdasarkan data rekapitulasi per Februari 2026, partisipasi ZIS dari sektor SPPG ini mengalami peningkatan yang sangat drastis. Jika pada tahun 2025 pengumpulan tercatat di angka Rp 10.844.120, kini jumlahnya melesat tajam mencapai Rp 58.683.441. Kenaikan yang signifikan ini menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan para pelaku program gizi terhadap profesionalisme pengelolaan dana umat di BAZNAS. Daftar Unit SPPG yang Telah Bersinergi Saat ini, terdapat 15 SPPG SPPG yang telah menandatangani kesepakatan MoU bersama BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, berikut SPPG yang sudah menunaikan zakatnya di antaranya: * SPPG Bunga Bangsa (Wilayah Bojonggambir, Taraju, dan Sodonghilir) * SPPG Cerah Indonesia Raya (Leuwisari) * SPPG Cileunyi Wetan (Kab. Bandung) * SPPG CBT Indonesia Raya (Jatinangor) * SPPG Suka Suka (Sukarame) * SPPG Mangkonjaya (Bojonggambir) Untuk SPPG NKRI Berkah Jaya Puspahiang juga telah menandatangani MOU komitmen zakat. Semangat ini diprediksi akan terus meluas seiring dengan rencana bergabungnya 6 unit SPPG dari wilayah Cirebon yang siap menyusul untuk berkomitmen menunaikan zakatnya di BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya. Realisasi Penyaluran Tepat Sasaran Zakat yang terkumpul telah disalurkan secara transparan untuk menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Tercatat dana sebesar Rp 13.000.000 dialokasikan untuk pembangunan sarana keagamaan dan bantuan kepada Pondok Pesantren, serta Rp 10.000.000 untuk program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Selain itu, bantuan sosial juga diberikan dalam bentuk alat bantu disabilitas senilai Rp 1.200.000 dan bantuan biaya berobat sebesar Rp 1.500.000. Langkah nyata para pengelola SPPG ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sektor lainnya untuk terus memperkuat kemandirian umat melalui zakat yang dikelola secara profesional dan berdampak langsung bagi kemaslahatan bersama.
BERITA24/02/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Bersama ANGKASA Malaysia Salurkan Bantuan di Masjid Al Hurriyyah IPB
BAZNAS RI Bersama ANGKASA Malaysia Salurkan Bantuan di Masjid Al Hurriyyah IPB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) kembali menyalurkan bantuan dan memperkuat pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid melalui kegiatan di Masjid Al Hurriyyah, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan ini merupakan kelanjutan kolaborasi BAZNAS dan ANGKASA dalam mendorong masjid sebagai pusat penguatan ekonomi umat Masjid Al Hurriyyah IPB menjadi lokasi implementasi penguatan ekonomi berbasis masjid setelah sebelumnya kegiatan serupa dilakukan di Masjid Jami Annimah, Ciracas, Jakarta Timur, dan Masjid At-Taqwa, Jakarta Timur. Program ini terintegrasi dengan BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) yang selama ini dijalankan BAZNAS untuk mendukung pelaku usaha mikro di lingkungan sekitar masjid. Ketua BAZNAS Kabupaten Bogor, Drs. K.H. Lesmana, M.Pd., dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya peran masjid dalam pembangunan ekonomi umat. “Masjid harus diperkuat peran ekonominya, kepercayaan umat harus terus dijaga, dan umat Islam perlu didorong untuk mengembangkan kemandirian ekonomi,” ujarnya. Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., mengatakan, kolaborasi lintas negara ini merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam memperluas dampak pendayagunaan zakat secara produktif dan berkelanjutan. Menurutnya, masjid memiliki posisi strategis sebagai simpul sosial umat yang mampu mendorong pemberdayaan ekonomi jika dikelola secara profesional dan terintegrasi. Sementara itu, Presiden ANGKASA Datuk Seri Dr. Abdul Fattah Abdullah menyampaikan, masjid memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi umat jika dikelola secara kolektif. Menurutnya, konsep koperasi berbasis masjid telah berkembang di berbagai negara dan dapat direplikasi di Indonesia. “Kami ingin mengembalikan peran masjid sebagaimana di masa Rasulullah SAW, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat sosial dan ekonomi umat. Masjid Al Hurriyyah diharapkan dapat menjadi pilot project dan mentor bagi masjid-masjid lain,” ujar Datuk Fattah.Dalam kegiatan tersebut, ANGKASA menyerahkan bantuan sebesar 3000 dolar AS yang diterima secara simbolis oleh pengurus Masjid Al Hurriyyah IPB. Rangkaian acara juga ditandai dengan penandatanganan prasasti koperasi masjid oleh Presiden ANGKASA sebagai simbol penguatan kerja sama lintas negara dalam pemberdayaan ekonomi umat. Adapun Ketua Umum Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Hurriyyah IPB yang diwakili Kepala Bidang Haji dan Umrah Masjid Al Hurriyyah IPB, Prof. Dr. Hamim, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menilai sinergi antara BAZNAS RI dan ANGKASA membuka peluang besar bagi masjid kampus untuk berperan lebih luas dalam penguatan ekonomi komunitas. “Kami ingin meningkatkan program masjid, tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga mendorong pengembangan ekonomi komunitas melalui kolaborasi yang berkelanjutan,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS RI dan ANGKASA Malaysia berharap sinergi lintas lembaga dan lintas negara dapat terus diperluas untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat, sekaligus menjadikan masjid sebagai pusat solusi sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan IPB University, antara lain Prof. Dr. Alla Asmara selaku Kepala Unit Wakaf dan Dana Sosial IPB, Dr. Pria Sembada mewakili Lembaga Kepemimpinan dan Pendidikan Eksekutif IPB, jajaran pengurus ANGKASA Malaysia, Koordinator Program BAZNAS Microfinance Masjid M. Sholeh, Kabag Koordinasi dan Kerja Sama BAZNAS dan LAZ, M. Basit Karim, Lc., MA, Kabag Humas BAZNAS RI, Yudhiarma MK, M.Si, perwakilan BAZNAS Provinsi Jawa Barat, serta jajaran BAZNAS Kabupaten Bogor.
BERITA08/02/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI dan LAZISNU PBNU Kerja Sama Dorong Pemberdayaan UMKM di Empat Provinsi
BAZNAS RI dan LAZISNU PBNU Kerja Sama Dorong Pemberdayaan UMKM di Empat Provinsi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menjalin kerja sama dengan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PBNU untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kerja sama tersebut ditandai dengan penyerahan nota kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BAZNAS RI dan LAZISNU PBNU yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (6/2/2026). Turut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional H. Achmad Sudrajat, Lc., MA., Direktur Pendistribusian BAZNAS RI Ahmad Fikri, Ketua LAZISNU PBNU Habib Ali Hasan Al Bahar LC.MA, Sekretaris LAZISNU PBNU H. Moesafa S.Fil, beserta jajaran. Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan akses permodalan, pengadaan sarana usaha, serta pelatihan dan pendampingan bagi UMKM yang menyasar wilayah kantong kemiskinan, lingkungan pesantren, serta daerah yang dinilai rentan terhadap paham radikalisme. Adapun lokasi sasaran program meliputi Serang, Banten; Indramayu, Jawa Barat; Jember, Jawa Timur; serta Pringsewu, Lampung, dengan total 200 penerima manfaat. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan apresiasi kepada LAZISNU PBNU atas terjalinnya kolaborasi dalam mengembangkan program pemberdayaan ekonomi umat. “Terima kasih kepada LAZISNU PBNU yang telah menjadi mitra BAZNAS RI. Program ini cukup unik karena pembahasannya sangat matang dan difokuskan pada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, termasuk masyarakat miskin di lingkungan pesantren dan sekitarnya,” ujar Kiai Noor. Ia menjelaskan, program UMKM tersebut dijalankan dengan skema pembiayaan bersama (sharing cost), yakni sebesar Rp2 miliar dari BAZNAS RI dan Rp600 juta dari LAZISNU PBNU. Dana itu akan digunakan untuk mendukung dan membina 200 UMKM di empat provinsi. Kiai Noor berharap, kolaborasi ini menjadi model kolaborasi antara BAZNAS dan lembaga amil zakat lainnya dalam upaya pengentasan kemiskinan. Sementara itu, Ketua LAZISNU PBNU Habib Ali Hasan Al Bahar, LC., MA., menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menilai, sinergi ini menjadi langkah penting dalam memperluas dampak program pemberdayaan ekonomi umat. “Program ini memberikan bantuan berupa modal usaha, pengadaan alat usaha, pelatihan, serta pendampingan. Kerja sama ini berlangsung selama dua tahun dan menjangkau 200 penerima manfaat,” kata Habib Ali. Habib Ali menambahkan, kerja sama program UMKM dengan BAZNAS RI merupakan yang pertama bagi LAZISNU PBNU. Ia optimistis kolaborasi tersebut akan berjalan efektif, terutama menjelang bulan Ramadan yang identik dengan penguatan solidaritas sosial. “Ke depan, kami berharap sinergi antara LAZISNU PBNU dan BAZNAS RI terus berlanjut dan menghadirkan lebih banyak program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
BERITA07/02/2026 | Humas BAZNAS
Salurkan Bantuan, BAZNAS RI dan ANGKASA Malaysia Perkuat Koperasi Masjid Raya At-Taqwa
Salurkan Bantuan, BAZNAS RI dan ANGKASA Malaysia Perkuat Koperasi Masjid Raya At-Taqwa
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) menyalurkan bantuan bagi masyarakat melalui Masjid Raya At-Taqwa, Pisangan Baru Timur, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini merupakan lanjutan kolaborasi BAZNAS dan ANGKASA dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat. Penyaluran bantuan tersebut menjadi peluncuran kedua penguatan ekonomi umat berbasis masjid, setelah sebelumnya dilaksanakan di Masjid Jami Annimah, Ciracas. Masjid Raya At-Taqwa dipilih karena dinilai aktif menjalankan program pemberdayaan ekonomi melalui BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) yang telah berjalan secara berkelanjutan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, dua masjid yang menjadi lokasi kegiatan merupakan contoh masjid yang berperan aktif dalam pembiayaan ekonomi umat berbasis keuangan syariah. Program BMM memberikan pembiayaan tanpa bunga dan tanpa jaminan kepada pelaku usaha mikro di sekitar masjid. “Masjid Raya At-Taqwa menjadi salah satu mitra BAZNAS dalam Program BAZNAS Microfinance Masjid. Pembiayaan yang diberikan tanpa bunga dan tanpa jaminan ini ditujukan untuk membantu usaha mikro di lingkungan sekitar masjid agar bisa tumbuh dan berkelanjutan,” ujar Saidah. Ia menjelaskan, sejak program BMM berjalan di Masjid Raya At-Taqwa, jumlah penerima manfaat terus bertambah. Awalnya pembiayaan diberikan kepada 35 pelaku usaha mikro, kemudian meningkat menjadi 55 orang, dan kini telah menjangkau 64 penerima manfaat. “Alhamdulillah, program ini terus berkembang dan manfaatnya semakin luas,” katanya. Saidah berharap, kolaborasi dengan ANGKASA Malaysia diharapkan dapat memperkuat ekosistem pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang solusi bagi masyarakat agar tidak terjerat pinjaman online ilegal maupun praktik keuangan informal yang merugikan. “Kami berharap masjid menjadi tempat masyarakat mencari solusi ketika menghadapi kesulitan ekonomi. Dengan dukungan dari ANGKASA, program ini diharapkan semakin kuat dan berdampak,” ucapnya. Sementara itu, Presiden ANGKASA Datuk Seri Dr. Abdul Fattah Abdullah menyampaikan, penguatan ekonomi berbasis masjid merupakan bagian dari upaya mengembalikan fungsi masjid sebagaimana pada masa Rasulullah SAW, yakni sebagai pusat ibadah, sosial, dan ekonomi umat. “Masjid bukan hanya tempat menunaikan ibadah wajib, tetapi juga pusat manfaat bagi masyarakat. Melalui koperasi dan pembiayaan berbasis masjid, kita ingin mengembalikan masjid sebagai pusat penggerak ekonomi umat,” ujar Datuk Fattah. Dalam kesempatan tersebut, ANGKASA menyerahkan bantuan sebesar 300 dolar AS yang diterima secara simbolis oleh pengurus Masjid Raya At-Taqwa. Rangkaian kegiatan juga ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden ANGKASA Datuk Seri Dr. Abdul Fattah Abdullah sebagai simbol penguatan kolaborasi dalam pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid. Manfaat program tersebut turut dirasakan langsung oleh penerima manfaat. Salah satunya, Zainal, pelaku usaha mikro penerima manfaat BMM di Masjid Raya At-Taqwa, yang mengaku pembiayaan tanpa bunga dan jaminan sangat membantu pengembangan usahanya. “Sebelum menerima bantuan, usaha kami berjalan seadanya. Setelah mendapat bantuan dari BAZNAS melalui BMM, alhamdulillah sangat tertolong untuk modal usaha. Yang paling dirasakan, bantuannya tanpa bunga dan tanpa jaminan,” ujar Zainal.
BERITA06/02/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI dan ANGKASA Malaysia Salurkan Bantuan Koperasi di Masjid Jami Annimah*
BAZNAS RI dan ANGKASA Malaysia Salurkan Bantuan Koperasi di Masjid Jami Annimah*
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) menyalurkan bantuan bagi masyarakat melalui Masjid Jami Annimah, Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (5/2/2026). Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi BAZNAS dan ANGKASA dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan dan pelayanan umat. Bantuan disalurkan bertepatan dengan kegiatan penguatan ekonomi umat berbasis masjid, yang telah dijalankan BAZNAS melalui Program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) sejak 2023. Masjid Jami Annimah menjadi salah satu mitra BAZNAS yang dinilai aktif dalam mendampingi pelaku usaha mikro di lingkungan sekitar masjid. Kepala Divisi Bank Zakat BAZNAS RI Nur Aziz menyampaikan, penyaluran bantuan ini merupakan bentuk dukungan terhadap masjid yang mampu mengelola program pemberdayaan secara konsisten dan berdampak. Sejak dimulai pada 2023, Program BMM di Masjid Jami Annimah telah menjangkau 50 pelaku usaha mikro dengan total pembiayaan Rp150 juta dan kini berkembang menjadi sekitar 100 penerima manfaat. “Program BAZNAS Microfinance Masjid di Masjid Annimah menunjukkan perkembangan yang baik. Jumlah penerima manfaat meningkat, dan perputaran usahanya berjalan. Ini menjadi alasan kami terus mendampingi dan memperkuat program di masjid ini,” ujar Nur Aziz. Ia menjelaskan, kolaborasi dengan ANGKASA Malaysia memperkuat upaya BAZNAS dalam mendorong masjid sebagai ruang solusi ekonomi umat. Selain penguatan usaha mikro, masjid juga diharapkan mampu menjadi tempat rujukan masyarakat ketika menghadapi kesulitan ekonomi, sehingga tidak terjerat praktik pinjaman online ilegal maupun lembaga keuangan informal yang merugikan. “Kami ingin masjid menjadi tempat mengadu dan mencari solusi. Bantuan yang disalurkan hari ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi umat di sekitar masjid,” kata Nur Aziz. Sementara itu, Presiden ANGKASA Datuk Seri Dr. Abdul Fattah Abdullah menyampaikan, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen ANGKASA untuk mendukung penguatan ekonomi umat berbasis masjid, termasuk di Indonesia. Menurutnya, masjid memiliki potensi besar sebagai pusat kegiatan sosial dan ekonomi umat Islam. “Kami melihat masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembangunan umat. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat peran masjid dalam membantu masyarakat dan menjadi contoh bagi masjid-masjid lain,” ujar Datuk Fattah. Dalam kesempatan tersebut, ANGKASA menyerahkan bantuan sebesar 3.000 dolar AS yang diterima secara simbolis oleh Ketua DKM Masjid Jami Annimah. Rangkaian kegiatan juga ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol penguatan kolaborasi BAZNAS dan ANGKASA dalam mendukung pemberdayaan umat berbasis masjid. Adapun Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami Annimah Emo Admawi mengapresiasi sinergi BAZNAS dan ANGKASA yang dinilai membawa dampak nyata bagi masyarakat. Selain Program BMM, Masjid Annimah juga mengembangkan Kampung Sedekah sebagai inisiatif sosial yang bersinergi dengan aktivitas masjid dalam membantu jamaah dan warga sekitar. “Masjid kami berada di lingkungan perkampungan. Alhamdulillah, bantuan dan pendampingan dari BAZNAS sangat dirasakan manfaatnya. UMKM di sekitar masjid bisa tumbuh, dan masyarakat punya tempat untuk saling menguatkan,” ujar Emo Admawi.
BERITA06/02/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI dan ANGKASA Malaysia Kerja Sama Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat
BAZNAS RI dan ANGKASA Malaysia Kerja Sama Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui pengembangan Koperasi Masjid. Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Acara ini dihadiri Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mokhamad Mahdum, Ph.D., Presiden ANGKASA Datuk Seri Dr. Abdul Fattah Abdullah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional H. Achmad Sudrajat, Lc., M.A., serta Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Mohamad Arifin Purwakananta. Turut hadir pula jajaran pengurus ANGKASA, antara lain Pengurus Besar Kanan Kumpulan Pembangunan Koperasi Tn. Hj. Nor Azmi Abd. Jalil, Pengurus Kanan Bahagian Pembangunan dan Perniagaan Koperasi Kariah Masjid Ustaz Mohd Safian Abdul Rahman, Pengurus Bahagian Antarabangsa Hjh Wan Azwati Wan Mohamed, Isteri Presiden ANGKASA Datin Seri Fauziah binti Talib, Pegawai Bahagian Antarabangsa Nur Farhana Zabha, serta Pegawai Bahagian Korporat Mohd Idzdihar Nooridzahir. Dalam sambutannya, Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mokhamad Mahdum menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini. Menurutnya, kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat yang terintegrasi dengan sistem pengelolaan zakat nasional. "Implementasi kerja sama akan dilakukan melalui program Koperasi Masjid. Untuk masjid yang belum memiliki koperasi, kami akan membantu pembentukan koperasinya,” ujarnya. Menurutnya, masjid memiliki potensi besar sebagai pusat ekonomi umat. “Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas sosial dan ekonomi. Jangan karena terlalu konservatif, kita justru meninggalkan kemaslahatan yang lebih besar,” tegas Haji Mo Mahdum. "MoU hari ini menjadi MoU pertama di tahun 2026 bagi BAZNAS, dengan dua tema besar: koperasi dan masjid. Presiden Prabowo juga menggalakkan koperasi, dan Allah berfirman bahwa yang memakmurkan masjid adalah orang-orang beriman," ujar Haji Mo Mahdum. Haji Mo Mahdum berharap, kehadiran ANGKASA dapat meningkatkan kapasitas koperasi masjid di Indonesia, baik dari sisi tata kelola maupun skala usaha. “Kalau generate income, koperasi yang semula level income-nya segini (rendah), kalau ANGKASA sentuh, income-nya akan naik levelnya,” ujarnya. Sementara itu, Presiden ANGKASA Datuk Seri Dr. Abdul Fattah Abdullah mengatakan, kerja sama ini bertujuan mempromosikan dan mengembangkan koperasi berbasis komunitas masjid sebagai instrumen penguatan ekonomi masyarakat. “Anggota koperasi adalah ahli kariah (jemaah atau masyarakat sekitar masjid), termasuk nonmuslim. Ini merupakan konsep baru yang sejalan dengan prinsip rahmatan lil ‘alamin. Nonmuslim juga memiliki hak sebagai anggota kariah, sebagaimana konsep bertetangga dalam Islam,” ujar Datuk Fattah. "Kami ingin membentuk jejaring antar-masjid di seluruh dunia melalui aktivitas ekonomi, yang ke depan diharapkan menjadi konsorsium koperasi terbesar di dunia," lanjutnya. Datuk Fattah berharap, melalui kerja sama ini masjid di Indonesia dapat berkembang dalam berbagai sektor. "Masjid harus kembali menjadi center of excellence, sebagaimana pada zaman Rasulullah SAW, di mana masjid menjadi pusat ibadah, pendidikan, ekonomi, dan penyelesaian persoalan umat. Koperasi masjid dapat menjadi instrumen penting untuk menghidupkan kembali peran tersebut," ujarnya. Program ini akan diimplementasikan di sejumlah masjid yang tersebar di tiga wilayah, yakni Jakarta, Bogor, dan Bandung, termasuk di antaranya Masjid An-Ni’mah di Ciracas, Jakarta Timur; Masjid At-Taqwa di Jatinegara, Jakarta Timur; Masjid As-Sholihin di Cisarua, Bandung Barat; Masjid Daarul Rihlah di Rancabali, Kabupaten Bandung; serta Masjid Al-Hurriyah di Kampus IPB, Bogor.
BERITA05/02/2026 | Humas BAZNAS
ANGKASA Malaysia Salurkan Bantuan untuk Koperasi Masjid Rp252 Juta melalui BAZNAS RI
ANGKASA Malaysia Salurkan Bantuan untuk Koperasi Masjid Rp252 Juta melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima bantuan untuk koperasi masjid sebesar 15.000 Dolar AS atau setara dengan Rp252 juta dari Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA). Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis di kantor BAZNAS RI, di Jakarta, pada hari ini Kamis (5/2/2026). Hadir Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Mokhamad Mahdum, H. Mo Mahdum, Ph.D., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan M.Si. CFRM., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, KH. Achmad Sudrajat, Lc. MA. CFRM, dan Deputi I BAZNAS RI, H. M. Arifin Purwakananta, S.I.Kom., M.IKom., CWC., CFRM. Kemudian dari pihak ANGKASA yakni Presiden ANGKASA Datuk Seri Dr. Abdul Fattah Abdullah, istri Presiden ANGKASA Datin Seri Fauziah binti Talib, Pengurus Besar Kanan Kumpulan Pembangunan Koperasi Nor Azmi Abdul Jalil, Pengurus Kanan Bahagian Pembangunan dan Perniagaan Koperasi Kariah Masjid, Mohd Safian Abdul Rahman, Pengurus Bahagian Antarabangsa, Wan Azwati Wan Mohamed, Pegawai Bahagian Antarabangsa Nur Farhana Zabha dan Pegawai Bahagian Korporat ANGKASA Mohd Idzdihar Nooridzahir. Dalam sambutannya, Mokhamad Mahdum menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada ANGKASA atas inisiatif kerja sama dalam upaya mensejahterakan masyarakat melalui program koperasi masjid ini. Menurut Mahdum, program yang digagas oleh ANGKASA tidak jauh berbeda dengan program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) yang sama-sama memiliki tujuan untuk mensejahterakan masyarakat di sekitar masjid. “Melalui program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM), kami ingin masjid bukan hanya menjadi tempat shalat tetapi juga menjadi pusat kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Mahdum. Dengan adanya program ini, lanjut Mahdum, masyarakat diharapkan tidak lagi mencari pinjaman melalui rentenir maupun pinjaman-pinjaman berbunga lainnya yang bisa memberatkan masyarakat. “Kami ucapkan terima kasih kepada saudara kami dari ANGKASA Malaysia atas kerja sama ini. Dana yang disalurkan akan diberikan kepada masjid-masjid di Indonesia yang memiliki koperasi melalui program BAZNAS Microfinance Masjid,” katanya. Beberapa masjid penerima bantuan ini antara lain Masjid An-Ni`mah (Ciracas, Jakarta Timur), Masjid At-Taqwa (Jatinegara, Jakarta Timur), Masjid As-Sholihin (Cisarua, Bandung Barat), Masjid Daarul Rihlah (Rancabali, Kabupaten Bandung), serta Masjid Al-Hurriyah (Kampus IPB, Bogor). Pada kesempatan tersebut, Presiden ANGKASA Datuk Seri Dr. Abdul Fattah Abdullah mengungkapkan rasa senangnya dapat berkunjung langsung ke kantor BAZNAS RI dalam rangka silaturahmi dan juga berbagi pengetahuan mengenai program-program masjid yang dapat menghidupkan ekonomi masyarakat. “Saya senang berada di sini berbagi pengalaman, pengetahuan tentang pentingnya koperasi masjid bagi kesejahteraan masyarakat di negara masing-masing. Ini juga mencerminkan persahabatan yang erat antara Indonesia dan Malaysia,” kata Datuk Fattah. Datuk Fattah menjelaskan, bantuan dana sebesar Rp252 juta untuk koperasi masjid ini nantinya akan diberikan kepada beberapa masjid di Indonesia yang memiliki koperasi. “Alhamdulillah, total dana infak yang diserahkan melalui Indonesia adalah sebesar 15.000 dolar. Dari jumlah tersebut, kami memberikan masing-masing koperasi sebesar 3.000 dolar sebagai modal awal. Itu merupakan bentuk kontribusi dan tanda kasih sayang kami, meskipun tentu saja belum mencukupi sepenuhnya,” jelas Datuk Fattah. Mengenai jenis koperasi dan aktivitasnya, Datuk Fattah menyerahkan sepenuhnya kepada potensi di masing-masing masjid di daerah. Misalnya, bisa untuk program pembiayaan mikro atau pinjaman kecil, untuk modal usaha dagang bagi pelaku UMKM, atau kegiatan ekonomi lainnya. Selain bantuan dana, tambah dia, tentu juga akan ada pembekalan dan pelatihan bagi para pengelola koperasi masjid. “Setelah koperasi terbentuk, kami akan memberikan pelatihan, karena tanpa ilmu dan pengetahuan, koperasi tidak bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya. Datuk Fattah menambahkan, kerja sama dengan BAZNAS merupakan salah satu langkah ANGKASA dalam membangun jejaring antar masjid di seluruh dunia melalui kegiatan ekonomi. Selain dengan Indonesia kata dia, ANGKASA juga telah menjalin kerja sama dengan beberapa negara ASEAN lainnya, antara lain Kamboja, Thailand, dan juga Vietnam yang akan menyusul. ANGKASA adalah badan puncak (apex) bagi gerakan koperasi nasional di Malaysia yang diakui secara resmi oleh pemerintah Malaysia. Organisasi ini didirikan dan terdaftar pada 12 Mei 1971 di bawah Ordinan Koperatif Malaysia dan sejak itu berperan sebagai motor utama pengembangan gerakan koperasi di Malaysia.
BERITA05/02/2026 | Humas BAZNAS
Perkuat Ekonomi Mustahik, BAZNAS Resmikan ZCorner di Universitas Wahid Hasyim Semarang
Perkuat Ekonomi Mustahik, BAZNAS Resmikan ZCorner di Universitas Wahid Hasyim Semarang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah meresmikan ZCorner di Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS), di Nongkosawit, Gunung Pati, Semarang sebagai pusat pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) mustahik, khususnya dari kalangan civitas akademika UNWAHAS, Rabu (4/2/2026). ZCorner UNWAHAS merupakan ZCorner BAZNAS ke-13 di Indonesia dan mengembangkan 10 tenant UMKM mahasiswa terpilih sebagai mustahik produktif. Kesepuluh tenant tersebut bergerak di berbagai bidang usaha kuliner dan produk kreatif, antara lain ZCoffee, Wahid Milk, Verdanatura, Seblak Cinta, Martepu, Bakaran, Mie Ayam & Bakso Citra Salam, Zupa Lope, Kedai Endull, dan Ngayam. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., mengatakan, peresmian ZCorner ini merupakan langkah strategis BAZNAS dalam upaya mewujudkan salah satu goals BAZNAS menjadikan mustahik menjadi muzaki. “ZCorner ini merupakan wujud nyata keberpihakan BAZNAS kepada pelaku UMKM dari kalangan mustahik. Dengan program ini kami berharap para mustahik mendapat peluang lebih besar untuk berkembang dan mencapai kemandirian ekonomi mereka,” ujar Kiai Noor. Menurut Kiai Noor, ada 10 tenant ZCorner di Universitas Wahid Hasyim Semarang yang siap melayani dan memanjakan lidah para mahasiswa. Selain itu, ZCorner juga akan dilengkapi dengan fasilitas pembayaran non-tunai seperti QRIS, seragam sebagai identitas usaha, sertifikasi halal, serta dukungan promosi dalam kanal digital BAZNAS. “BAZNAS juga akan memberikan pendampingan dan pembinaan kepada mustahik untuk meningkatkan kapasitas usahanya,” kata Kiai Noor. Kiai Noor juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam peresmian ZCorner ini, termasuk BAZNAS Semarang, pemerintah daerah, dan juga pihak Universitas Wahid Hasyim. Sementara itu, Rektor Universitas Wahid Hasyim Prof. Dr. Ir. H. Helmy Purwanto, ST., MT., IPM. menyambut baik peluncuran ZCorner tersebut. Menurutnya, program ini tidak hanya membantu meningkatkan pendapatan UMKM, tetapi juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk belajar bisnis. "Kami bangga dan berterima kasih atas perhatian BAZNAS RI. Kami berharap ZCorner ini dapat berkembang menjadi laboratorium kewirausahaan, Student Business Center, dan pusat aktivitas mahasiswa,” katanya. ZCorner merupakan program inisiatif BAZNAS RI yang mengusung konsep foodcourt kuliner halal dan sehat untuk mendukung UMKM binaan serta kelompok fakir miskin yang memiliki keterbatasan akses ke pasar strategis.
BERITA05/02/2026 | Humas BAZNAS
Bersama BAZNAS RI Pulihkan Sumatra, APPI dan iLeague Salurkan Bantuan Rp340 Juta
Bersama BAZNAS RI Pulihkan Sumatra, APPI dan iLeague Salurkan Bantuan Rp340 Juta
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima bantuan kemanusiaan dari Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) dan PT Liga Indonesia Baru (iLeague) sebesar Rp340 juta untuk membantu masyarakat terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Presiden Eksekutif Komite APPI Hanif Sjahbandi dan CEO APPI M. Hardika Aji, bersama General Manager Fans Engagement & Experience PT LIB Budiman Dalimunthe, dan diterima langsung oleh Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional BAZNAS RI Agus Siswanto di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (3/2/2026). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan M.Si., menyampaikan apresiasi kepada APPI dan iLeague yang telah mempercayakan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada BAZNAS. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar bantuan dapat menjangkau masyarakat terdampak secara lebih luas dan tepat sasaran. “Terima kasih kepada APPI dan iLeague, termasuk kepada para pemain, atas kepedulian dan kontribusinya. Semoga dengan adanya penyaluran bantuan dari APPI dan iLeague dapat memicu lebih banyak pihak untuk ikut bersama-sama membantu pulihkan Sumatra,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (3/2/2026). Sementara itu, Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI Agus Siswanto, menegaskan, bantuan dari APPI dan iLeague akan segera BAZNAS salurkan dengan berkolaborasi bersama pemerintah daerah, BAZNAS provinsi, dan BAZNAS kabupaten/kota, terutama ke wilayah-wilayah yang sebelumnya belum terjangkau. “Hingga saat ini, BAZNAS masih terus melakukan penyaluran bantuan di wilayah terdampak bencana. Bantuan yang telah dan sedang disalurkan meliputi dapur umum, paket logistik keluarga, sekolah darurat, serta berbagai bentuk bantuan lain yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan,” ujarnya. Agus menambahkan, penanganan bencana dilakukan secara bertahap. Tahap pertama adalah respons darurat yang mencakup evakuasi dan mobilisasi bantuan. Selanjutnya, BAZNAS memasuki tahap pemulihan atau recovery, seperti pembangunan hunian tetap, sekolah darurat, musala atau masjid darurat, serta penyediaan sanitasi air bersih dan sumur bor. "Tahap recovery inilah yang cukup sulit," ucapnya. Menurutnya, masyarakat di wilayah Sumatra dan Aceh masih membutuhkan dukungan dan perlindungan secara berkelanjutan. "Oleh karena itu, kolaborasi antara lembaga pengelola zakat, komunitas, serta pemangku kepentingan lainnya, termasuk APPI dan iLeague, menjadi sangat penting dalam mempercepat proses pemulihan," kata Agus. “Saya baru saja ke Tamiang, Aceh. Curah hujan yang tinggi menyebabkan banyak warga kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan tenda serta hunian yang layak. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memetakan kebutuhan agar bantuan dapat disalurkan secara efektif dan bertanggung jawab,” ucapnya. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Eksekutif Komite APPI Hanif Sjahbandi mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian seluruh elemen di APPI maupun iLeague yang tergerak oleh hati nurani bersama. “Donasi ini merupakan hasil penggalangan dari rangkaian kegiatan amal `Laga Sepak Bola untuk Sumatera yang bersumber dari penjualan tiket pertandingan, lelang jersey, donasi masyarakat, serta sumbangan dari para pemain profesional Liga 1 dan Timnas Indonesia yang menyumbangkan sebagian hartanya, salah satunya Rizky Ridho dan Jay Idzes," jelasnya. Hanif menegaskan, APPI dan iLeague mempercayakan penyaluran bantuan kepada BAZNAS karena BAZNAS memiliki pengalaman dan pemahaman kondisi lapangan. "Kami berharap ke depan semakin banyak elemen sepak bola yang turut membantu masyarakat Indonesia yang membutuhkan," ujarnya. Senada dengan itu, General Manager Fans Engagement & Experience PT LIB Budiman Dalimunthe mengatakan, bantuan tersebut mencerminkan nilai kemanusiaan dalam sepak bola. “Ini sejalan dengan nilai football for unity dan football for humanity,” ujarnya. Budiman berharap, kolaborasi ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut berkontribusi dalam aksi-aksi kemanusiaan, khususnya dalam penanganan bencana. “Kami berterima kasih kepada BAZNAS yang telah memfasilitasi penyaluran bantuan dari APPI dan iLeague. Dengan keterbatasan waktu dan kemampuan yang kami miliki, kami mempercayakan bantuan ini kepada BAZNAS. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” ujar Budiman.
BERITA04/02/2026 | Humas BAZNAS
Bantu Pemulihan Pascabencana di Sumatra, Anggota Komisi VIII DPR RI Apresiasi Kinerja BAZNAS RI
Bantu Pemulihan Pascabencana di Sumatra, Anggota Komisi VIII DPR RI Apresiasi Kinerja BAZNAS RI
Anggota Komisi VIII DPR RI lintas fraksi memberikan apresiasi atas kinerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang dinilai semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta penanganan persoalan sosial dan kebencanaan di Indonesia. Anggota Komisi VIII DPR RI M. Husni, S.E. (Fraksi Gerindra) menilai penyaluran dana BAZNAS telah tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat. “Kami melihat penyaluran dana BAZNAS, baik untuk fakir miskin maupun daerah bencana, benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Karena itu kami tidak heran jika penerimaan BAZNAS terus meningkat. Kerja keras ini mohon dijaga dan dipertahankan. Saya memberikan dua jempol untuk BAZNAS,” ujar Husni dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VIII DPR RI bersama BAZNAS RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (3/2/2026). Apresiasi serupa disampaikan Anggota Komisi VIII DPR RI Hasan Basri Agus (Fraksi Golkar). Ia menilai kinerja BAZNAS menunjukkan capaian yang sangat positif, baik dari sisi program maupun peningkatan anggaran. “Tidak bisa dipungkiri, kerja BAZNAS luar biasa. Peningkatan anggarannya juga sangat signifikan. Keberadaan BAZNAS sangat dirasakan, terutama dalam berbagai kerja sama dan program yang telah dijalankan,” kata Hasan Basri Agus. Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq (Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa) mengapresiasi sinergi lintas lembaga dalam penanganan persoalan sosial dan kemanusiaan. “Kami mengapresiasi kerja keras semua pihak, mulai dari Kementerian Sosial, BNPB, BPKH, hingga BAZNAS, dalam melayani dan melindungi masyarakat,” ujarnya. Menanggapi berbagai apresiasi tersebut, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA menegaskan pentingnya peran negara dalam memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen strategis pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat. “BAZNAS adalah amil zakat negara. Dengan demikian, negara hadir untuk memperkuat zakat, infak, dan sedekah dalam rangka pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat,” ujar Kiai Noor. Ia juga menyampaikan progres bantuan pemulihan pascabencana di Sumatera pada bidang sosial keagamaan yang telah mencapai Rp80,5 miliar. Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI H. Ansory Siregar, Lc. menekankan pentingnya peningkatan koordinasi dan kolaborasi antar lembaga dalam penanggulangan bencana di Indonesia. Ia mendorong Kementerian Sosial, BNPB, BPKH, dan BAZNAS untuk terus memperkuat sinergi agar penanganan bencana dan persoalan sosial dapat dilakukan secara lebih efektif dan terpadu. RDP Komisi VIII DPR RI tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS RI, antara lain Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan Prof. Dr. H. Zainulbahar Noor, S.E.M.Ec., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc., MA., CFRM, serta jajaran pimpinan dan deputi BAZNAS RI lainnya.
BERITA04/02/2026 | Humas BAZNAS
Ramadan 2026, BAZNAS RI Tetapkan Zakat Fitrah Rp50 Ribu
Ramadan 2026, BAZNAS RI Tetapkan Zakat Fitrah Rp50 Ribu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan besaran zakat fitrah tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi sebesar Rp50.000 per jiwa atau setara dengan 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras premium. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, penetapan tersebut dilakukan setelah melalui kajian mendalam dengan mempertimbangkan perkembangan harga beras di berbagai wilayah Indonesia. “Setelah melalui kajian mendalam serta pertimbangan yang cermat, BAZNAS RI menetapkan nilai zakat fitrah menjadi Rp50 ribu per jiwa, serta menetapkan besaran fidyah sebesar Rp65 ribu per jiwa per hari sesuai dengan Keputusan Ketua BAZNAS RI Nomor 14 Tahun 2026,” kata Kiai Noor dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (3/2/2025). Kiai Noor menegaskan, nilai zakat fitrah dan fidyah tersebut merupakan besaran yang dibayarkan melalui BAZNAS. Ketentuan ini diharapkan dapat menjadi pedoman yang seragam dalam pengelolaan zakat fitrah pada Ramadan 2026. "BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota, serta Lembaga Amil Zakat (LAZ) dapat menggunakan besaran zakat fitrah dan fidyah tersebut sebagai acuan penerimaan di wilayah masing-masing," ujar Kiai Noor. Meskipun demikian, Kiai Noor menyampaikan, terdapat ruang penyesuaian apabila terjadi perbedaan harga beras yang signifikan di suatu daerah. "Dalam kondisi tersebut, BAZNAS daerah dan LAZ diperkenankan menetapkan nilai zakat fitrah dan fidyah secara mandiri, sepanjang sesuai dengan syariat Islam dan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujarnya. Kiai Noor menyampaikan, zakat fitrah dapat ditunaikan sejak awal Ramadan dan paling lambat sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Sementara itu, penyaluran zakat fitrah kepada mustahik dilakukan paling lambat sebelum pelaksanaan salat Idulfitri, yakni sebelum khatib naik mimbar. Dengan penetapan ini, Kiai Noor berharap pengelolaan zakat fitrah dan fidyah pada Ramadan 2026 mendatang dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat penerima manfaat. “Kami memastikan pengelolaan dan penyaluran zakat fitrah dilakukan sesuai prinsip 3A, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, serta disalurkan kepada delapan golongan mustahik sebagaimana ditetapkan dalam syariat Islam,” katanya. Seiring berlakunya keputusan ini, Keputusan Ketua BAZNAS Nomor 14 Tahun 2025 tentang Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah untuk Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi Tahun 2025 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Targetkan Pengumpulan ZIS Ramadan 2026 Rp515 Miliar
BAZNAS RI Targetkan Pengumpulan ZIS Ramadan 2026 Rp515 Miliar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menargetkan pengumpulan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) selama bulan Ramadan 2026 M/1447 H sebesar Rp515 miliar. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., pada "Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026, Zakat Menguatkan Indonesia" yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, target pengumpulan tersebut bukan semata-mata angka, melainkan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam memperluas manfaat zakat bagi mustahik di seluruh Indonesia. Ia mengatakan, peningkatan target pengumpulan ZIS tersebut didorong oleh tren positif kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, khususnya pada momentum Ramadan. "Target Rp515 miliar itu hanya untuk di BAZNAS RI (pusat) saja. Terkait sumber penghimpunan, kami memproyeksikan kontribusi besar berasal dari perusahaan. Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak perusahaan yang menyatakan komitmen untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS. Dari sinilah kami berani menetapkan target Rp515 miliar. Angka ini memang terbilang berani, namun landasan dan alasannya kuat," jelas Kiai Noor. Lebih lanjut, Kiai Noor mengatakan, zakat bukan hanya ibadah individual, tetapi juga kekuatan kolektif umat untuk mengurangi kemiskinan dan kesenjangan. "Melalui momentum Ramadan, kami berharap partisipasi masyarakat dalam berzakat melalui BAZNAS semakin meningkat,” ujar Kiai Noor. Ia menegaskan, dana ZIS yang terhimpun akan dikelola secara amanah dan profesional serta diarahkan pada program-program yang berdampak langsung bagi mustahik, mulai dari bantuan sosial, layanan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga penanganan bencana. Kiai Noor juga berharap, meningkatnya kepercayaan publik terhadap BAZNAS dapat mendorong zakat untuk memperkuat Indonesia. “Kami ingin zakat hadir sebagai solusi nyata bagi persoalan umat dan bangsa, sekaligus berkontribusi dalam menguatkan Indonesia, khususnya pada penanganan dan pemulihan pascabenca,” katanya. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., menyampaikan, upaya pencapaian target Rp515 miliar akan didorong melalui peningkatan kualitas dan kemudahan layanan kepada para muzaki. “Pada Ramadan tahun ini, kami memperkuat berbagai kanal pembayaran zakat yang lebih mudah diakses masyarakat, baik melalui platform digital maupun layanan konvensional," ujar Rizaludin. Ia menjelaskan, penguatan layanan digital dilakukan melalui optimalisasi kanal pembayaran zakat di website BAZNAS, platform daring, serta kerja sama dengan perbankan dan penyedia layanan keuangan digital. "Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan, khususnya bagi masyarakat di wilayah perkotaan dan generasi muda," ujar Rizaludin. Selain itu, lanjut Rizaludin, BAZNAS juga akan memperluas layanan jemput zakat serta membuka gerai-gerai zakat di berbagai titik strategis, seperti di pusat pembelanjaan (mal) untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan pendampingan langsung. “Kami terus menjalin kerja sama dengan berbagai mitra strategis, mulai dari kementerian dan lembaga, badan usaha milik negara, sektor swasta, hingga komunitas masyarakat agar potensi zakat, infak, dan sedekah dapat tergali lebih optimal,” kata Rizaludin. Lebih lanjut, ia menegaskan, kepercayaan publik menjadi faktor kunci dalam pengelolaan dana ZIS. Oleh karena itu, BAZNAS berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses pengelolaan dana. “Kami berpegang teguh pada prinsip 3A, yakni Aman syar’i, Aman regulasi, dan Aman NKRI, dalam mengelola zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya,” tegas Rizaludin. Turut hadir dalam konferensi pers tersebut Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., Pimpinan Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) KH. Nur Chamdani, Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta, Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi BAZNAS RI sekaligus Ketua Panitia Ramadan BAZNAS 2026, H. Rulli Kurniawan, M.M., CMA., CFRM, beserta para amil dan amilat BAZNAS.
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS Tanggap Bencana Terus Lakukan Evakuasi dan Penanganan Darurat Longsor Bandung Barat
BAZNAS Tanggap Bencana Terus Lakukan Evakuasi dan Penanganan Darurat Longsor Bandung Barat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus bergerak cepat melakukan aksi kemanusiaan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Kamis, 29 Januari 2026. Longsor yang dipicu hujan deras sejak siang hingga malam hari, mengakibatkan luapan air bercampur material lumpur dan tanah menimbun permukiman warga dan menyebabkan kerusakan parah. Bukan hanya itu, bencana ini juga menyebabkan 53 orang meninggal dunia dan 27 orang masih dalam pencarian. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menyampaikan duka mendalam atas musibah yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat. Saidah menekankan, BAZNAS akan memberikan perhatian besar dan akan terus mendampingi penanganan hingga masa tanggap darurat selesai. Saidah juga menyampaikan, tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama unsur gabungan aktif terlibat dalam proses evakuasi korban, khususnya kelompok rentan seperti lansia, perempuan, dan anak-anak dan membawa mereka ke lokasi yang lebih aman. “Sampai hari ini Tim BTB masih di lapangan membantu evakuasi dan pencarian korban masih terus dilakukan dengan tetap mengedepankan keselamatan seluruh petugas dan warga,” kata Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (3/2/2026). Saidah menjelaskan, berdasarkan data sementara tercatat sekitar 48 unit rumah mengalami kerusakan berat dan 48 unit rumah lainnya terdampak langsung bencana longsor. Termasuk satu unit tempat ibadah turut terdampak akibat bencana ini. Selain membantu layanan evakuasi, kata Saidah, BAZNAS juga memberikan layanan Dapur Air guna memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak dan juga para relawan yang bertugas. Saidah mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi. “Proses penanganan darurat akan terus dilakukan secara intensif dan terkoordinasi bersama seluruh pihak terkait, seiring dengan data dan kondisi lapangan yang bersifat dinamis,” ujarnya. Saidah menambahkan, sebagai bagian dari respon darurat, BAZNAS Tanggap Bencana turut mendukung operasional posko utama yang berlokasi di Kantor Desa Pasirlangu serta titik pengungsian di Aula Desa dan GOR Desa Pasirlangu. Dukungan yang diberikan meliputi koordinasi lapangan, pendampingan evakuasi, serta pemantauan kebutuhan dasar para pengungsi selama masa tanggap darurat.
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS
Sejahterakan Mustahik, BAZNAS Siapkan 29 Program Unggulan Ramadan
Sejahterakan Mustahik, BAZNAS Siapkan 29 Program Unggulan Ramadan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menyiapkan 29 program unggulan Ramadan 1447 H guna meningkatkan kesejahteraan mustahik. Program-program tersebut nantinya akan menjangkau 34 provinsi di Indonesia. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, tujuan program-program tersebut adalah untuk menebarkan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dititipkan masyarakat Indonesia melalui BAZNAS RI. “Ini sebagai bentuk komitmen BAZNAS untuk terus memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya para mustahik yang membutuhkan bantuan selama Ramadhan,” ujar Kiai Noor dalam acara Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026, di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). “Jadi selama Ramadan nanti, BAZNAS telah menyiapkan banyak sekali program-program bagus untuk masyarakat, khususnya mustahik,” tegas Kiai Noor. Kiai Noor berharap, Ramadan 1447 H ini memberikan keberkahan dan kebahagiaan bagi seluruh umat muslim Indonesia, termasuk juga mereka yang berada di lokasi bencana agar bisa segera pulih dan bisa kembali berkumpul dengan keluarga dan menyambut Ramadan dengan suka cita. Kiai Noor Achmad juga menekankan bahwa zakat adalah sebuah keajaiban yang akan memberikan keberkahan dan kebahagiaan bagi muzaki maupun mustahik. Karenanya ia berharap pengumpulan zakat pada Ramadan kali ini bisa mencapai Rp515 miliar, sehingga sebaran penerima manfaat BAZNAS bisa lebih banyak lagi. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, M.A. menjelaskan, 29 program yang telah digagas oleh BAZNAS antara lain, program zakat fitrah, gerai Z-Iftar, santunan anak batim, buka puasa bersama, rumah layak huni, dan program musala berseri. “Masjid dan musala berseri ini memberikan alat-alat kebersihan, jadi menyiapkan masjid-masjid supaya ketika Ramadhan bisa digunakan untuk ibadah secara baik,” ujar Sadiah. Kemudian dalam rangka mudik, ujar Saidah, BAZNAS juga menyediakan program mudik bahagia bersama BAZNAS, pos siaga mudik, dan layanan kesehatan di posko mudik BAZNAS. “Di posko mudik BAZNAS nanti, akan ada tempat untuk pemudik bisa istirahat sebentar, ada tempat untuk mengisi daya ponsel, dan ada layanan kesehatan gratis untuk pemudik,” ujarnya. Selain itu, BAZNAS juga menyiapkan layanan ZAuto di posko siaga mudik BAZNAS, yaitu pelayanan untuk motor meliputi pemeriksaan kondisi kendaraan, isi angin, isi oli, dan lain sebagainya. Dengan berbagai program ini, kata Saidah, BAZNAS berharap dapat memberikan dampak luas bagi masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mensukseskan berbagai program Ramadan ini. “Kami ingin memastikan bahwa zakat yang dititipkan kepada BAZNAS bisa sampai ke yang berhak dan memberikan manfaat sebesar-besarnya,” ujar Saidah. Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan M.Si., CFRM., Pimpinan Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) KH. Nur Chamdani, Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, CFRM, serta Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. KH. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S, M.Ec, Ph.D., Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta, Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi BAZNAS RI sekaligus Ketua Panitia Ramadan BAZNAS 2026, H. Rulli Kurniawan, M.M., CMA., CFRM, beserta para amil dan amilat BAZNAS.
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS
Z-Talk jadi Ajang Kolaborasi BAZNAS dan Media Perkuat Literasi Zakat
Z-Talk jadi Ajang Kolaborasi BAZNAS dan Media Perkuat Literasi Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan pentingnya peran media dalam memperkuat literasi publik dan membangun narasi zakat sebagai arsitektur pembangunan nasional, bukan semata aktivitas filantropi. Hal tersebut mengemuka dalam acara Z-Talk: Zakat Menguatkan Indonesia yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Z-Talk merupakan salah satu kegiatan tatap muka antara pimpinan BAZNAS dengan praktisi/pimpinan media massa. Tujuan diselenggarakannya agenda ini adalah sebagai wadah untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi antara pimpinan di lingkungan BAZNAS dengan awak media massa, serta untuk motivasi dan produktivitas kerja. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., Pimpinan BAZNAS RI Saidah Sakwan, M.A., Pemimpin Redaksi Kompas.com Amir Sodikin, Pemimpin Redaksi Republika Andi Muhyiddin, publik figur Fairuz A. Rafiq, serta dihadiri wartawan media nasional dan mahasiswa. Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan M.Si., CFRM. menjelaskan terkait strategi penghimpunan BAZNAS RI. Menurutnya, penguatan strategi penghimpunan yang dilakukan BAZNAS yakni melalui komunikasi yang masif dan berkelanjutan, serta perluasan kanal pembayaran. Saat ini, BAZNAS telah bekerja sama dengan lebih dari 120 kanal digital, puluhan perbankan, serta membangun Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai komunitas, platform, dan institusi pendidikan. “Perbaikan menyeluruh dari sisi layanan dan komunikasi berdampak pada meningkatnya retensi donatur. Dalam dua tahun terakhir, tingkat retensi donatur yang sebelumnya berhenti dapat dijaga hingga sekitar 60 persen,” kata Rizaludin. Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan BAZNAS RI Saidah Sakwan, M.A., menekankan, optimalisasi penghimpunan harus diiringi dengan penyaluran ZIS yang tepat sasaran dan berdampak nyata. Menurutnya, Indonesia masih menghadapi tantangan besar dengan jumlah penduduk miskin sekitar 25,4 juta jiwa, terutama pada kelompok miskin ekstrem. Saidah menambahkan, tujuan akhir dari berbagai program yang dijalankan BAZNAS adalah mendorong mustahik keluar dari garis kemiskinan dan bertransformasi menjadi muzaki secara berkelanjutan. Sementara itu, Pemimpin Redaksi Kompas.com, Amir Sodikin, menilai zakat memiliki posisi strategis dalam sistem ekonomi modern karena berfungsi sebagai instrumen distribusi kekayaan yang mampu mencegah ketimpangan sosial dan memperkuat ekonomi keluarga. Menurutnya, zakat tidak hanya bertujuan menggugurkan kewajiban agama, tetapi menjadi mekanisme aktif untuk mengalirkan likuiditas langsung ke masyarakat bawah. “Zakat adalah arsitektur ekonomi yang sejak awal dirancang untuk menghindari ketimpangan. Dalam Islam, distribusi kekayaan tidak menunggu trickle down effect, tetapi diwajibkan mengalir langsung dari pemilik modal kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Amir. Lebih lanjut, Amir menekankan pentingnya peran media dalam menarasikan zakat sebagai solusi pembangunan. Menurutnya, BAZNAS perlu dipahami publik bukan hanya sebagai lembaga filantropi, tetapi sebagai institusi pembangunan sosial-ekonomi yang bekerja secara sistematis dan terukur. “Kepercayaan publik lahir dari narasi yang kuat dan konsisten. Program-program BAZNAS yang menyasar kemiskinan ekstrem, penguatan ekonomi, hingga mendorong mustahik naik kelas harus terus dikomunikasikan secara luas,” ujarnya. Adapun Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin, menyampaikan, media dan lembaga filantropi memiliki kesamaan peran, yakni membangun dan menjaga kepercayaan publik. Ia menilai zakat merupakan potensi sosial besar yang dapat menjadi sistem distribusi keadilan, instrumen penguatan ekonomi umat, sekaligus pilar ketahanan sosial. “Media tidak cukup hanya meliput, tetapi juga perlu bertransformasi menjadi penggerak kesadaran publik. Zakat harus diposisikan sebagai solusi nyata bagi persoalan sosial dan ekonomi,” kata Andi. Melalui forum ini, BAZNAS RI bersama insan media sepakat untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun narasi zakat yang berdampak, inklusif, dan relevan dengan tantangan pembangunan nasional, demi mewujudkan Indonesia yang lebih kuat dan berkeadilan.
BERITA02/02/2026 | Humas BAZNAS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tasikmalaya.

Lihat Daftar Rekening →