WhatsApp Icon
Posko Siaga Mudik BAZNAS Republik Indonesia di Jl. Kadipaten - Ciawi Kabupaten Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya - Sahabat BAZNAS, buat kamu yang sedang dalam perjalanan mudik melintasi jalur selatan, Posko Siaga Mudik BAZNAS RI juga hadir di Kabupaten Tasikmalaya, lho!

Berlokasi strategis di Jl. Kadipaten, Pamoyanan (Depan Kolam Renang Ampera) posko kami siap menjadi tempat istirahat sementara yang representatif bagi para pemudik.

Fasilitas yang tersedia sangat lengkap :

  • Layanan Kesehatan: Cek kesehatan ringan, konsultasi, dan konsultasi kesehatan untuk pastikan kondisi prima.
  • Dapur Air: Seduhan teh, kopi, dan makanan ringan gratis untuk pulihkan energi.
  • Ruang Pijat Gratis: Hilangkan lelah dengan pijatan relaksasi dari terapis terampil.
  • Ruang Ramah Anak: Area bermain yang aman dan nyaman bagi buah hati tercinta agar tak bosan.
  • Bantuan Sepeda Motor & Layanan Ambulans: Tim kami siap siaga membantu jika ada kendala darurat.


Kami juga didukung penuh oleh Relawan BAZNAS dan instansi terkait untuk berikan layanan terbaik bagi sahabat.

Yuk, mampir sejenak di Posko Mudik BAZNAS! Utamakan keselamatan dalam berkendara, semoga sampai di tujuan dengan selamat dan penuh keberkahan.

17/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Peduli Pemudik, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya Sediakan Posko Mudik BAZNAS di Jalur Salawu

KABUPATEN TASIKMALAYA - Setiap tahunnya di bulan suci Ramadhan, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya kembali hadir menemani perjalanan para pejuang mudik. Lokasi strategis kami siap menyambut Anda yang melintasi jalur Salawu, Kabupaten Tasikmalaya.

Sahabat BAZNAS, ayo mampir ke posko mudik kami di :
Halaman Mesjid At-Taqwa Warung Peuteuy
(Jl. Garut-Tasikmalaya No. 81, Kp. Warung Peuteuy, Ds. Margalaksana, Kec. Salawu)

Nikmati berbagai fasilitas GRATIS diantaranya :

  • Ifthar (Buka puasa yang segar & nikmat)
  • Dapur Air (Kopi & Teh hangat penambah semangat)
  • Layanan Pijat (Biar badan nggak kaku saat menyetir)
  • Charger HP (Biar navigasi tetep nyala sampai tujuan)
  • Gerai Zakat & Sedekah (Tunaikan kewajiban sambil beristirahat)


Mari mudik dengan aman, nyaman, dan penuh berkah. Kami tunggu kedatangannya sahabat!

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya Laksanakan Prosesi Akad Zakat Fitrah dan Maal bersama BAZNAS

KABUPATEN TASIKMALAYA - Keteladanan nyata ditunjukkan oleh pimpinan daerah kita. Bertempat di Pendopo Lama, Bupati Tasikmalaya Bapak H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.A.P. melaksanakan akad zakat maal bersama Ketua BAZNAS Bapak H. Eddy Abdul Somadi.

Di saat bersamaan, Wakil Bupati Tasikmalaya juga menunaikan zakat fitrah dan maal di Kantor BAZNAS. Keduanya kompak mengapresiasi kinerja BAZNAS yang semakin amanah dan profesional dalam mengelola dana umat.

Dalam momen ini, Bapak Bupati mengingatkan seluruh jajaran pejabat, ASN, dan masyarakat untuk segera melaksanakan kewajiban kita sebagai muslim yaitu berzakat. Beliau menekankan bahwa zakat yang dikelola dengan tepat adalah kunci kesejahteraan warga Tasikmalaya.

Mari wujudkan Tasikmalaya yang lebih religius dan sejahtera melalui zakat! ????

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Peringatan Nuzulul Quran : Sinergi PEMDA dan BAZNAS Luncurkan Progam Insentif Se-Kabupaten Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya - Memperingati malam turunnya Al-Qur'an, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya menggelar rangkaian kegiatan penuh keberkahan. Momen ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap para penggerak syiar Islam di Tasikmalaya melalui peluncuran program insentif yang signifikan.

Rangkaian acara dimulai di Pendopo Baru Tasikmalaya pada Jumat, 6 Maret 2026. Dalam kesempatan ini, Ketua BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, Ir. Eddy Abdul Somadi, M.P., mendampingi Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., dalam prosesi Launching Program Insentif. Insentif ini didistribusikan khusus untuk para garda terdepan dakwah: AMS, Guru Ngaji, Guru Madrasah, hingga Pengurus Masjid se-Kabupaten Tasikmalaya.

Setelah berbuka puasa dan Salat Magrib berjamaah, agenda berlanjut ke Masjid Agung Baiturrohman untuk melaksanakan Salat Isya dan Tarawih. Puncak peringatan Nuzulul Qur'an 1447 H diisi dengan tausyiah inspiratif dari KH. Acep Thohir Fuad serta penyerahan simbolis bantuan sebagai wujud apresiasi bagi mereka yang mendedikasikan hidupnya untuk umat.

Program insentif bagi guru ngaji dan marbot masjid ini adalah cerminan dari dana ZIS yang Anda amanahkan. Dengan berzakat di BAZNAS, Anda turut serta menyejahterakan para penjaga cahaya Islam di pelosok Kabupaten Tasikmalaya.

07/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Konsistensi PT Meta Global Triasha Salurkan Ribuan Paket Zakat Maal Lewat BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya

TASIKMALAYA – PT Meta Global Triasha (Xsha) kembali mempertegas komitmen sosialnya dengan menyalurkan Zakat Maal secara konsisten menjelang Idul Fitri. Bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, perusahaan ritel ini mendistribusikan ribuan paket bantuan untuk meringankan beban masyarakat prasejahtera dan membahagiakan anak-anak yatim.

 

Tahun ini, Xsha menyalurkan bantuan dalam dua bentuk utama yang menyasar kebutuhan krusial masyarakat:

  • 1.500 Paket Baju Lebaran yang dikhususkan bagi anak-anak yatim dan piatu agar mereka dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh sukacita.
  • 2.050 Paket Sembako yang disebar untuk keluarga yang membutuhkan di berbagai titik wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

 

Mendorong Kolaborasi CSR

Penyaluran hari pertama yang berlangsung khidmat memperlihatkan antusiasme para mustahik. Manajemen Xsha menyatakan bahwa aksi nyata ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk kesadaran bahwa dalam setiap keuntungan perusahaan terdapat hak orang lain yang wajib ditunaikan.

"Kami berharap langkah konsisten ini mampu memotivasi lebih banyak perusahaan maupun program CSR lainnya untuk semakin giat menunaikan zakat melalui BAZNAS," tulis manajemen Xsha dalam keterangannya.

 

Penyaluran Tepat Sasaran

Sinergi antara Xsha dan BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya bertujuan untuk memastikan bantuan tersalurkan secara luas dan tepat sasaran. Dengan basis data dan manajemen profesional dari BAZNAS, jangkauan manfaat dari zakat perusahaan diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih signifikan bagi para penerimanya.

Melalui momentum ini, Xsha juga mengajak masyarakat umum dan para pelaku usaha untuk turut menguatkan ekosistem zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi guna membangun kesejahteraan bersama di Kabupaten Tasikmalaya.

04/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS

Berita Terbaru

Dirzawa Kemenag RI: 25 Tahun BAZNAS Jadi Lembaga Relevan dan Paling Dibutuhkan Masyarakat
Dirzawa Kemenag RI: 25 Tahun BAZNAS Jadi Lembaga Relevan dan Paling Dibutuhkan Masyarakat
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Waryono, mengapresiasi kinerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI selama 25 tahun ini telah hadir menjadi lembaga yang relevan dan dibutuhkan masyarakat Indonesia, terutama dalam situasi-situasi darurat seperti ketika terjadi bencana. “Terima kasih Pak Kiai Noor Rahmat karena BAZNAS selalu yang hadir, menjadi yang terdepan dalam situasi seperti itu. Saya sangat mendukung, mudah-mudahan BAZNAS akan terus mengalami kemajuan dan terus hadir di tengah-tengah masyarakat,” ujar Prof Waryono di kantor BAZNAS RI, Selasa (20/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, Prof Waryono juga menekankan pentingnya sinergi antara BAZNAS, Kementerian, MUI, dan lembaga lainnya untuk bersama-sama bersinergi, berkontribusi pada kebermanfaatan dana umat. Karena menurutnya, dana sosial keagamaan tidak hanya terbatas pada zakat, infak, sedekah, dan wakaf, tetapi juga mencakup sumber-sumber lainnya. Hadir dalam Milad BAZNAS ke-25, Ketua MUI Bidang Fatwa, Prof. Dr. KH Asrorun Ni’am Sholeh menyebutkan bahwa zakat memiliki tiga aspek penting yakni kewajiban bagi muzaki, hak bagi mustahik, dan amanah bagi amil. “Zakat di sisi muzaki adalah kewajiban, tetapi di sisi mustahik adalah hak, sementara di sisi amil adalah amanah," ujar Asrorun Ni’am. Oleh karena itu, Asrorun Ni’am menekankan pentingnya sinergi antara muzaki, mustahik, dan amil dalam mengelola zakat. "Tugas kita adalah memastikan transformasi dari mustahik ke muzaki, sehingga mereka dapat menjadi mandiri dan tidak lagi bergantung pada zakat," katanya. Dalam kesempatan tersebut, Asrorun Niam juga mengapresiasi kinerja BAZNAS dan amil zakat yang telah bekerja keras dalam mengelola zakat. Semoga kata dia, para pimpinan BAZNAS dan juga seluruh amil yang berkumpul pada acara Milad ini diberikan keberkahan oleh Allah SWT. Terakhir, Guru Besar Ilmu Fikih UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini juga turut menyampaikan selamat ulang tahun kepada BAZNAS RI yang ke-25 tahun. “Selamat milad untuk BAZNAS RI dan semoga seluruh yang hadir di sini mendapatkan berkah,” kata Asrorun Ni’am.
BERITA21/01/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS Kota Semarang Serahkan Bantuan Rp300 Juta bagi Penyintas Banjir Sumatra melalui BAZNAS RI
BAZNAS Kota Semarang Serahkan Bantuan Rp300 Juta bagi Penyintas Banjir Sumatra melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penyaluran bantuan kemanusiaan tahap satu untuk korban banjir Sumatra dan Aceh dari BAZNAS Kota Semarang sebesar Rp300 juta. Penyerahan bantuan kemanusiaan ini dilakukan di kantor BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (20/1/2026). Turut hadir dalam acara penyerahan bantuan ini Deputi I BAZNAS Bidang Pengumpulan, M. Arifin Purwakananta, Direktur Pengumpulan BAZNAS RI, H. Faisal Qosim, Lc., Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E.,MM, Wakil Ketua I Drs. Labib, MM, Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd, Wakil Ketua III - H. Nur Fuad ,S.Ag, Wakil Ketua IV Hj. Aminah, S.Pd.I, dan Kepala Pelaksana Muhammad Asyhar, S.Sos.I. Deputi I BAZNAS Bidang Pengumpulan, M. Arifin Purwakananta menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada BAZNAS Kota Semarang dan masyarakatnya yang telah mempercayakan penyerahan infak kemanusiaan melalui BAZNAS RI. Bantuan ini digunakan untuk membantu proses recovery dan memulihkan kehidupan mereka setelah terkena banjir. “Karena sekarang merupakan musim hujan maka tentunya yang mereka butuhkan adalah tempat tinggal yang layak, sekolah yang layak, jadi insya Allah BAZNAS RI akan segera menyalurkan bantuan ini dan mudah-mudahan apa yang dilakukan BAZNAS RI berkenan dan diterima oleh publik dan akan dilaporkan kepada BAZNAS Kota Semarang,” ujar Arifin. Lebih lanjut Arifin mengatakan, BAZNAS selalu hadir dan membantu dalam setiap terjadi bencana. Yang terbaru kata dia, jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan juga tidak luput dari BAZNAS Tanggap Bencana yang langsung ke lokasi untuk membantu mencari para korban. Selain itu, setiap kali terjadi bencana akan selalu muncul mustahik-mustahik baru, sehingga Arifin berharap semakin banyak muzaki yang tergerak untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah guna memperkuat dukungan logistik, mempermudah pemulihan, dan membantu meringankan beban mereka yang terdampak bencana. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara mengatakan, penyerahan bantuan ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Kota Semarang terhadap para penyintas bencana banjir di Sumatra dan Aceh yang dititipkan melalui BAZNAS RI untuk disalurkan kepada para korban. "Alhamdulillah hari ini sesuai dengan akad para muzaki yang memberikan sumbangan kepada BAZNAS Kota Semarang untuk kita berikan kepada BAZNAS RI dan ini adalah tahap pertama Rp300 juta. Insya Allah nanti akan ada tahap kedua dan tahap berikutnya,” kata Arnaz. Arnaz berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban serta memberikan semangat bagi mereka untuk bisa bangkit dan pulih. “Harapan kami tentunya bisa sangat meringankan beban mereka, karena adanya bencana ini ada banyak masyarakat yang kemudian kehilangan lapangan kerja, menjadi miskin, sehingga bantuan ini kami serahkan untuk bisa membangkitkan lagi semangat mereka dalam bentuk mungkin alat kerja atau apapun. Kita percayakan pada BAZNAS RI,” ungkapnya.
BERITA21/01/2026 | Humas BAZNAS
HUT ke-25, BAZNAS RI Syiarkan “Zakat Menguatkan Indonesia"
HUT ke-25, BAZNAS RI Syiarkan “Zakat Menguatkan Indonesia"
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 dengan menggelar tasyakuran dan doa bersama, bertema “Zakat Menguatkan Indonesia”, sebagai momentum refleksi dan rasa syukur atas peran besar zakat dalam memperkuat kesejahteraan umat di Indonesia. Kegiatan tasyakuran tersebut digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (20/1/2026), dan dihadiri Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Ph.D., Dirjen Bimas Islam, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghafur, M.Ag., Ketua MUI Bidang Fatwa KH. Asrorun Niam, serta jajaran Pimpinan BAZNAS RI Periode 2021–2025. Turut hadir jajaran Pimpinan BAZNAS RI lintas periode, yakni Pimpinan Periode 2015–2020 Emmy Hamidiyah, Irsyadul Halim, Nana Mintarti, dan Mundzir Suparta; Pimpinan Periode 2008–2015 Ahmad Mukhlis Yusuf, Elvi Hudriah, Abdullah Hasyim, Isye Latief, dan Fuad Nasar; Pimpinan Periode 2001–2007 Aries Mufti, serta pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi, Kabupaten, dan Kota dari seluruh Indonesia mengikuti kegiatan secara daring. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, tema “Zakat Menguatkan Indonesia” merefleksikan kontribusi nyata zakat dalam menjawab persoalan besar bangsa, terutama kemiskinan, kebencanaan, kebodohan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional. “Jika yang kita kumpulkan (zakat) semakin banyak, maka yang dapat kita distribusikan juga akan semakin banyak. Dengan begitu, semakin banyak pula masyarakat yang bisa kita kuatkan,” ujar Kiai Noor. Ia menambahkan, kekuatan zakat terletak pada potensi penghimpunannya yang sangat besar. Berdasarkan perhitungan yang pernah disampaikan di hadapan Presiden bersama Menteri Agama, potensi zakat nasional diperkirakan mencapai Rp1.273 triliun. “Apabila potensi tersebut dapat terkumpul setengahnya saja, maka persoalan umat sudah bisa diselesaikan dan Indonesia akan menjadi sangat kuat,” ungkapnya. Lebih lanjut, Kiai Noor menuturkan, selama 25 tahun perjalanan BAZNAS, kinerja BAZNAS terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Berbagai prestasi berhasil diraih secara berkelanjutan dan terus berkembang dari waktu ke waktu. “Hal ini menunjukkan bahwa BAZNAS merupakan lembaga yang diberkahi dan diridai. Seluruh insan di dalamnya bekerja dengan penuh keikhlasan dalam menjalankan amanah untuk umat,” katanya. "Seiring dengan itu, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS juga terus meningkat. Meski terdapat perbedaan capaian di setiap periode kepemimpinan, seluruh prestasi tersebut saling berkesinambungan dan tidak terputus," lanjutnya. Meski demikian, Kiai Noor mengingatkan, kekuatan zakat belum sepenuhnya optimal. Dari sekitar 260 juta penduduk Muslim di Indonesia, jumlah muzaki yang terdata baru sekitar 6 juta orang. Kondisi ini menunjukkan masih besarnya ruang untuk memperluas kontribusi zakat bagi penguatan Indonesia. Di peringatan HUT ke-25, Kiai Noor, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan Zakat Menguatkan Indonesia sebagai gerakan bersama, bukan sekadar slogan. Ia menegaskan, dengan kebersamaan, kepercayaan publik, dan pengelolaan yang berkelanjutan, zakat dapat menjadi kekuatan utama dalam membangun Indonesia yang lebih adil, sejahtera, dan berdaya.
BERITA20/01/2026 | Humas BAZNAS
Penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS Raih Juara 3 International Health Essay
Penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS Raih Juara 3 International Health Essay
Mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) RI, Siti Halizah Azmi, berhasil meraih juara 3 International Health Essay kategori Best Scientific Insight dengan mengangkat isu kanker payudara sebagai permasalahan kesehatan utama di Indonesia. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi yang ditunjukkan oleh Siti Halizah Azmi. Menurut Saidah, ini membuktikan penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki komitmen sosial yang kuat. “Kami sangat bangga. Ini bukti bahwa zakat yang ditunaikan masyarakat berbuah luas melalui generasi muda yang membawa dampak nyata bagi komunitas,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (20/1/2026). Saidah juga menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus memberi akses pendidikan berkualitas kepada anak yatim dan mustahik. Karena menurutnya, pendidikan adalah salah satu jalan dalam mengentaskan kemiskinan di Indoensia. "Semoga melalui Beasiswa Cendekia ini BAZNAS mampu mengubah perekonomian keluarga mustahik melalui pendidikan tinggi yang layak," ujarnya. Saidah juga berharap bahwa penerima beasiswa Cendekia BAZNAS dapat menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. Siti Halizah Azmi tidak dapat menutupi rasa bahagianya. Siti mengaku, esai yang ditulisnya merupakan bentuk kegelisahannya selama ini tentang bagaimana penyakit kanker payudara ini menjadi penyebab kematian tertinggi pada perempuan. Padahal kata dia, kemunculan penyakit ini dapat dicegah dengan melakukan deteksi dini. Sayangnya banyak perempuan kerap abai pada kesehatannya sendiri, sehingga ketika gejala kanker sudah menunjukkan stadium lanjut baru dilakukan pengobatan di mana tingkat keberhasilannya masih rendah. Oleh karena itu, melalui esai yang dibuatnya dengan segenap hati, Siti berharap esainya dapat menjadi inovasi di masa depan untuk menekan angka kejadian kanker payudara melalui peningkatan kesadaran, edukasi, dan pencegahan sejak dini. “Esai ini saya susun dengan harapan dapat menjadi inovasi di masa depan untuk menekan angka kejadian kanker payudara melalui peningkatan kesadaran, edukasi, dan pencegahan sejak dini,” kata Siti. Dalam penulisan esainya, Siti mengintegrasikan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) sebagai media konsultasi serta kolaborasi perawat dengan organisasi keagamaan, tokoh agama, pesantren, dan remaja masjid. “Prosesnya tidak mudah karena keterbatasan waktu dan tuntutan kebaruan ide. Namun, dengan niat kuat, bimbingan dosen, serta dukungan keluarga dan teman, saya belajar terus berprogres dan menebar manfaat yang lebih luas,” ungkapnya.
BERITA20/01/2026 | Humas BAZNAS
Optimalisasi ZIS, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya kembali jalin kolaborasi strategis bersama Universitas Mayasari Bakti Tasikmalaya
Optimalisasi ZIS, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya kembali jalin kolaborasi strategis bersama Universitas Mayasari Bakti Tasikmalaya
KOTA TASIKMALAYA - BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya kembali memperkuat langkah nyata dalam pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MoU) lanjutan bersama Universitas Mayasari Bakti. Kesepakatan ini merupakan wujud komitmen kedua belah pihak untuk terus bersinergi dalam mengoptimalkan potensi zakat di lingkungan akademisi. Melalui kolaborasi ini, pengelolaan dana dari seluruh civitas akademika akan dilakukan secara lebih terstruktur, transparan, dan aman secara regulasi. Langkah konsisten dari Universitas Mayasari Bakti dalam menggandeng BAZNAS adalah teladan nyata bagi lembaga pendidikan lainnya untuk turut melegalkan pengelolaan zakat instansinya. Dengan pengelolaan yang terpusat di BAZNAS, setiap rupiah yang disalurkan akan berdampak lebih besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Mari terus dukung gerakan zakat secara berjamaah. Karena kontribusi yang dikelola secara profesional akan menjadi kekuatan besar bagi ekonomi umat.
BERITA19/01/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya Dorong Pertumbuhan Ekonomi Keluarga di Cikawungading lewat Pelatihan Manajemen
BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya Dorong Pertumbuhan Ekonomi Keluarga di Cikawungading lewat Pelatihan Manajemen
Cipatujah, 12 Januari 2026 - BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya sukses menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Keuangan Usaha dan keuangan keluarga melalui program BMM (BAZNAS Microfinance Masjid) bagi 40 Mustahik di BMM Al-Hikmah Kalaksanan, Cipatujah, kemarin.Hadir sebagai pemateri, Bapak Ari Abdul Muhyi, S.E (Pendamping Z-Mart BAZNAS), yang memberikan edukasi mengenai tata kelola usaha dan keuangan keluarga guna membekali para peserta dengan keterampilan manajerial yang mumpuni.Melalui sinergi program BMM ini, diharapkan usaha para mustahik menjadi lebih terukur dan stabil secara finansial, sehingga mampu meningkatkan taraf ekonomi keluarga menuju kemandirian yang berkelanjutan.Semoga langkah ini menjadi pembuka pintu keberkahan bagi para muzaki dan manfaat luas bagi mustahik. Aamiin.
BERITA12/01/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Tata Kelola ZIS-DSKL melalui Kemitraan Strategis bersama 3 Mitra SPPG BGN
BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Tata Kelola ZIS-DSKL melalui Kemitraan Strategis bersama 3 Mitra SPPG BGN
BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya resmi menjalin sinergi strategis melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional terkait pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL). Kesepakatan yang ditandatangani ini berfokus pada pengumpulan dana dari pegawai dan pemilik dari SPPG Bunga Bangsa Bojonggambir, Taraju, serta Gunungdemang Penandatanganan kerjasama ini bertujuan untuk memastikan setiap dana yang terkumpul tersalurkan secara transparan dan tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Langkah mulia dari SPPG ini adalah teladan nyata bagi kita semua dalam menguatkan ekonomi umat. Kami mengajak para pimpinan lembaga dan pelaku usaha lainnya untuk turut melegalkan pengelolaan zakat instansinya melalui BAZNAS agar lebih aman secara syariat maupun regulasi. Mari salurkan zakat Anda sekarang; karena sekecil apa pun kontribusi yang dikelola secara berjamaah, akan menjadi kekuatan besar bagi kesejahteraan umat.
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS
Perkuat Sinergi Kesejahteraan Umat, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya Hadiri Upacara Hari Amal Bakti Kemenag ke-80
Perkuat Sinergi Kesejahteraan Umat, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya Hadiri Upacara Hari Amal Bakti Kemenag ke-80
TASIKMALAYA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tasikmalaya menegaskan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi lintas sektoral demi kesejahteraan masyarakat. Hal ini ditunjukkan melalui kehadiran pimpinan BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya dalam Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 yang berlangsung khidmat pada Sabtu (03/01/2026). Upacara yang dipusatkan di lapangan pusat pemerintahan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, selaku Inspektur Upacara. Kehadiran BAZNAS dalam momentum bersejarah ini menjadi simbol harmonisasi antara lembaga pengelola zakat dengan pemerintah daerah dan instansi vertikal keagamaan. Pesan Kerukunan dan Transformasi Ekonomi Dalam amanatnya, Bupati H. Cecep Nurul Yakin membacakan pidato resmi Menteri Agama yang menekankan tema besar tahun ini: "Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju." Pesan tersebut menggarisbawahi bahwa peran Kementerian Agama kini telah bertransformasi secara masif. Tidak hanya berfokus pada penguatan sektor pendidikan agama, tetapi juga memperluas jangkauan pada pemberdayaan ekonomi umat. "Kementerian Agama harus hadir sebagai solusi nyata bagi persoalan di tengah masyarakat. Semangat ini sejalan dengan misi kemanusiaan dan ekonomi yang selama ini dijalankan oleh BAZNAS," ujar Bupati saat membacakan arahan tersebut. Terinspirasi Semangat 'Kemenag Berdampak' Bagi BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, peringatan HAB ke-80 ini merupakan refleksi atas kesuksesan gerakan "Kemenag Berdampak" yang telah diperkuat sepanjang tahun 2025. Semangat memberikan manfaat nyata dan langsung dirasakan oleh warga menjadi inspirasi bagi BAZNAS untuk terus mengoptimalkan pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Sinergi yang terjalin selama ini antara BAZNAS dan Kemenag Kabupaten Tasikmalaya mencakup berbagai aspek, mulai dari pengentasan kemiskinan, bantuan pendidikan, hingga bantuan kebencanaan. Ke depan, kedua belah pihak berkomitmen untuk menciptakan ekosistem kerukunan yang dibarengi dengan kemandirian ekonomi masyarakat Tasikmalaya. Menuju Indonesia Maju Melalui partisipasi aktif ini, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memupuk rasa persaudaraan. Dengan umat yang rukun dan instansi yang bersinergi, visi Indonesia yang damai dan maju bukan lagi sekadar impian, melainkan target yang dapat dicapai bersama. Peringatan Hari Amal Bakti ke-80 ini ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan Kabupaten Tasikmalaya dan bangsa Indonesia, serta penyerahan berbagai penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian para insan pejuang keagamaan di wilayah tersebut.
BERITA03/01/2026 | humasbaznaskabtsm
Kebangkitan UMKM Kabupaten Tasikmalaya Berkat Program BAZNAS Microfinance Masjid
Kebangkitan UMKM Kabupaten Tasikmalaya Berkat Program BAZNAS Microfinance Masjid
BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) adalah program unggulan BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya yang menjadikan masjid sebagai sentra pemberdayaan ekonomi umat. Melalui BMM, mustahik pelaku usaha mikro menerima fasilitasi permodalan Qardhul Hasan (pinjaman tanpa bunga), yang membantu mereka bangkit dan terhindar dari jeratan riba.Kisah sukses salah satunya terlihat pada ANI'S food!UMKM yang berdiri sejak 2015 di Sariwangi, Tasikmalaya, ini sukses memproduksi Emping Sampeu — olahan singkong pilihan yang terjamin kualitasnya. Dengan legalitas lengkap (NIB, PIRT, dan Halal), Emping Sampeu ANI'S food telah dipasarkan hingga luar daerah.Kisah ANI'S food adalah refleksi harapan BAZNAS Microfinance Masjid—bahwa dengan modal dan pendampingan yang tepat, UMKM lokal berbasis jamaah masjid dapat tumbuh pesat, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan lokal.BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya terus berkomitmen agar masjid-masjid di Tasikmalaya menjadi lebih mandiri dan sejahtera, serta mampu berperan aktif dalam meningkatkan taraf hidup jamaahnya.
BERITA17/12/2025 | humasbaznaskabtsm
Facetology Salurkan Bantuan Banjir Sumatera Rp400 Juta melalui BAZNAS RI
Facetology Salurkan Bantuan Banjir Sumatera Rp400 Juta melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penyaluran bantuan sebesar Rp400 juta dari Perusahaan skincare Facetology untuk korban terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Sumatera dan Aceh. Penyerahan donasi dilakukan secara simbolis dan diterima langsung oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., di kantor BAZNAS RI, Selasa (9/12/2025). Hadir Group Brand manager Facetology Satrio Arief, Brand Marketing Specialist Ribka Velia Santoso, beserta jajaran. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Facetology dalam menyalurkan bantuan melalui BAZNAS RI. Kiai Noor mengatakan, BAZNAS memastikan setiap rupiah yang terkumpul akan tersalurkan dengan amanah dan tepat sasaran. Karena dalam setiap penyaluran, BAZNAS RI menekankan prinsip 3A, Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI. “Transparansi dan akuntabilitas menjadi prioritas utama dalam pengelolaan dana bantuan kemanusiaan ini,” katanya. Menurut Kiai Noor, bantuan sebesar Rp400 juta tersebut akan segera disalurkan sesuai sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Termasuk makanan siap saji, obat-obatan, selimut, tenda, kebutuhan ibu hamil, balita, dan berbagai kebutuhan mendesak lainnya. “Insya Allah bantuan ini akan menjangkau wilayah-wilayah prioritas dan membawa manfaat bagi masyarakat yang terdampak," ujarnya. Sementara itu, Group Brand Manager Facetology, Satrio Arief menyampaikan terima kasihnya kepada BAZNAS RI yang telah memfasilitasi Facetology untuk ikut berbagi dan peduli atas bencana yang menimpa saudara-saudara di Provinsi Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh dan di Sumatera,” ujar Satrio. Satrio berharap, bantuan tersebut dapat digunakan untuk mendukung percepatan pemulihan dan penanganan darurat di wilayah-wilayah terdampak bencana.
BERITA09/12/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS Kota Tangsel Salurkan Bantuan Kemanusiaan Palestina Tahap Ketujuh Rp325 juta melalui BAZNAS RI
BAZNAS Kota Tangsel Salurkan Bantuan Kemanusiaan Palestina Tahap Ketujuh Rp325 juta melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penyaluran sedekah kemanusiaan untuk Palestina tahap tujuh dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebesar Rp325.000.000. Total pengumpulan donasi kemanusiaan untuk Palestina dari BAZNAS Kota Tangsel sejak tahap pertama hingga ketujuh telah mencapai Rp2.434.235.869. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangsel, Taufik Setyaudin, kepada Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (9/12/2025). Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, M.A., Wakil Ketua 4 BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Deni Nuryadin, beserta jajarannya. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat dan BAZNAS Tangsel yang terus konsisten mendukung warga Palestina. Ia menilai, capaian tersebut mencerminkan tingginya solidaritas masyarakat dan kuatnya peran BAZNAS daerah dalam menggerakkan partisipasi publik. “Saya melihat Tangerang Selatan termasuk daerah yang sangat aktif, ini sudah ketujuh kalinya memberikan dukungan dan harus kita apresiasi bersama,” ujar Kiai Noor. Ia menambahkan, capaian tersebut menunjukkan bahwa kerja kolaboratif antara BAZNAS pusat dan daerah dapat memperluas dampak bantuan. Kiai Noor menilai, BAZNAS Kota Tangsel berhasil membangun kepercayaan dan keterlibatan masyarakat dalam gerakan kemanusiaan. Menurut Noor, meningkatnya dukungan masyarakat juga didorong oleh transparansi BAZNAS dalam penyaluran dana. Ia menyebut pendistribusian yang tercatat, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi faktor penting dalam penguatan kepercayaan publik. “Ini menjadi kekuatan besar bagi BAZNAS,” katanya. Terkait penyaluran bantuan internasional, Kiai Noor memastikan program bantuan untuk Palestina tetap berjalan, meski saat ini BAZNAS juga memusatkan perhatian pada penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, seiring meningkatnya kebutuhan di wilayah tersebut. Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Taufik Setyaudin, mengatakan, penyerahan tahap ketujuh ini merupakan amanah masyarakat, khususnya di Kota Tangsel untuk Palestina. Ia menyampaikan, seluruh donasi telah dititipkan kepada BAZNAS RI untuk segara disalurkan. "Alhamdulillah, sesuai kemampuan kami, hari ini kami menyerahankan bantuan tahap ke-7, di mana total pengumpulan sejak tahap pertama hingga ketujuh telah mencapai Rp2.434.235.869. Untuk pendistribusian, kami titipkan melalui BAZNAS Republik Indonesia," kata Taufik. Ia menambahkan, BAZNAS Kota Tangsel juga kini mulai fokus menggalang bantuan untuk bencana di Sumatra. Donasi masyarakat Tangsel yang telah terkumpul per Senin (8/12/2025) lalu tercatat sebesar Rp70,7 juta, dan pengumpulan akan terus dimaksimalkan. Ia juga menyampaikan, BAZNAS Kota Tangsel tengah menjalin kerja sama dengan Pemkot Tangsel untuk memperkuat koordinasi pengumpulan bantuan. "Insya Allah, setelah terbit surat edaran, Bapak Wali Kota menginstruksikan agar donasinya dikumpulkan melalui BAZNAS Kota Tangerang Selatan," ujarnya.
BERITA09/12/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Terus Operasikan Dapur Umum di Palembayan Sumbar,  Pasok Ribuan Porsi Makanan untuk Penyintas Bencana
BAZNAS RI Terus Operasikan Dapur Umum di Palembayan Sumbar, Pasok Ribuan Porsi Makanan untuk Penyintas Bencana
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) terus mengoperasikan Dapur Umum di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, untuk memastikan kebutuhan pangan para penyintas banjir dan tanah longsor terpenuhi setiap hari selama masa darurat. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., mengatakan, sejak awal pascabencana, BAZNAS langsung mengaktifkan dapur umum di sejumlah titik terdampak, termasuk di Palembayan. Hingga kini, layanan tersebut masih beroperasi guna menjaga ketersediaan makanan bagi warga terdampak. “Dapur umum ini menjadi tumpuan bagi para penyintas yang masih berada di titik-titik pengungsian, sehingga kami memastikan produksinya tidak berhenti,” ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (7/12/2025). Ia menjelaskan, hingga saat ini, tim BAZNAS telah membagikan 1.100 porsi makanan siap saji setiap harinya, di wilayah Palembayan. “Jumlah ini akan terus bertambah karena kebutuhan masyarakat masih sangat tinggi dan distribusi terus berjalan setiap hari,” kata Saidah. Saidah menyampaikan, ribuan warga di beberapa titik pengungsian Palembayan belum dapat kembali ke rumah akibat kerusakan dan risiko longsor susulan. Kondisi ini membuat keberadaan dapur umum menjadi salah satu layanan paling mendesak dalam masa tanggap darurat. Ia menambahkan, medan sulit akibat material longsor, disertai cuaca yang buruk tidak menyurutkan langkah tim BTB dalam menyalurkan bantuan. “Akses jalan yang tertutup material longsor membuat distribusi tidak mudah. Namun dengan penuh kehati-hatian, tim BTB terus berusaha menembus lokasi-lokasi terdampak agar bantuan dapat diterima secara merata,” ujarnya. Saidah menambahkan, penanganan bencana melalui pemanfaatan dana zakat merupakan bagian dari skema pendistribusian yang ditetapkan BAZNAS RI, terutama untuk memenuhi kebutuhan paling mendesak masyarakat terdampak. "Di Palembayan, layanan dapur umum menjadi prioritas karena sebagian besar warga kehilangan akses terhadap sumber bahan pangan," ujar Saidah. Saidah mengatakan, pemantauan kebutuhan warga dilakukan setiap hari agar bantuan yang disalurkan tetap sesuai kondisi lapangan. “Tim kami mengumpulkan data terbaru dari para penyintas sehingga layanan dapur umum dapat diatur secara lebih efektif,” ujar Saidah. Lebih lanjut, Saidah menegaskan, komitmen BAZNAS untuk terus memberikan dukungan optimal kepada para korban bencana, memastikan kebutuhan pangan dapat terdistribusi secara merata. "Upaya ini bertujuan untuk meringankan penderitaan masyarakat dan mempercepat proses pemulihan di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam," katanya. Saidah menegaskan, layanan dapur umum akan terus beroperasi selama status tanggap darurat masih berlaku. "Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra kemanusiaan diperkuat untuk memastikan bantuan tersedia secara berkesinambungan," ucapnya. Sebelumnya, BAZNAS juga telah menyalurkan sejumlah bantuan kemanusiaan di Sumatera Barat, mulai dari bantuan evakuasi, dapur umum, dapur air, hingga dukungan logistik bagi para penyintas bencana.
BERITA08/12/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Terima Bantuan Bencana Sumatra Rp400 Juta dari Bank Aladin Syariah
BAZNAS RI Terima Bantuan Bencana Sumatra Rp400 Juta dari Bank Aladin Syariah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penyaluran dana bantuan bencana Sumatra dari Bank Aladin Syariah sebesar Rp400 juta untuk membantu masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Komitmen kepedulian itu bukan hanya lewat dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. Para karyawan Bank Aladin Syariah juga ikut berdonasi dan berhasil menghimpun Rp10.250.000, yang turut disalurkan melalui BAZNAS. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Tjatur Rachmadi, kepada Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (8/12/2025). Turut hadir Deputi I BAZNAS RI M. Arifin Purwakananta, Direktur Digital Banking Bank Aladin Syariah Arief Satrio Putra, Head of Corporate Business Funding Rebelia Savitri, serta jajaran terkait. Dalam sambutannya, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kepercayaan Bank Aladin Syariah yang telah menyalurkan dana kebajikan perusahaannya melalui BAZNAS. Ia menegaskan, kolaborasi lintas lembaga sangat dibutuhkan mengingat dampak bencana di Sumatra cukup besar. “Alhamdulillah, Bank Aladin Syariah ini menjadi pelopor salah satu mitra BAZNAS. Kita semua prihatin. Kita tidak pernah menginginkan bencana terjadi. Namun ketika bencana datang, kita harus bangkit dan bergotong royong, saling menguatkan sesama,” katanya. Rizaluddin mengatakan, bantuan tersebut akan memperkuat dukungan logistik yang telah dijalankan tim BAZNAS sejak hari pertama bencana. “Insyaallah tim kami tetap berada di lokasi dan segera menyalurkan bantuan ini,” katanya. Lebih lanjut, Rizaludin menyampaikan, BAZNAS juga tengah mencanangkan pembangunan hunian sementara bagi warga yang kehilangan rumah. Kebutuhan pendanaan, lanjutnya, cukup besar karena mencakup fase tanggap darurat hingga rekonstruksi. "Kami juga telah berdiskusi mengenai pembangunan hunian sementara, mengingat banyak korban kehilangan tempat tinggal dan masih berada di pengungsian dalam kondisi yang sangat tidak layak. Karena itu, BAZNAS memutuskan untuk menghimpun dana infak dan sedekah khusus untuk bencana di Sumatera," jelas Rizaludin. Dalam penanganan bencana, Rizaludin menyampaikan, BAZNAS mengacu pada prinsip maqasid al-syari‘ah yang menekankan perlindungan jiwa, harta, keturunan, lingkungan, pendidikan, akal, dan agama. Menurutnya, bencana sering menjadi titik awal masyarakat jatuh miskin karena kehilangan seluruh aset sehingga memunculkan mustahik baru. “Karena itu BAZNAS tidak hanya sekadar pemadam kebakaran, tetapi mencegah masyarakat jatuh dalam kemiskinan berkepanjangan,” katanya. Sementara itu, Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Tjatur Rachmadi, menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS yang telah memfasilitasi menyalurkan dana kebajikan perusahaan dan donasi karyawan Bank Aladin Syariah untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar. “Kami menyalurkan dana bantuan kebencanaan Sumatra sekitar Rp400 juta dari dana kebajikan Bank Aladin Syariah, ditambah Rp10.250.000 dari para karyawan. Suatu kehormatan bagi kami bisa ikut meringankan beban saudara-saudara di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” ujarnya. Ia menyampaikan, pihaknya sangat prihatin atas bencana yang menimpa masyarakat di wilayah tersebut. “Kami bersyukur memiliki kemitraan luar biasa dengan BAZNAS yang bersedia membantu kami menyalurkan kepedulian ini dalam bentuk dana kebajikan,” katanya. Ia menambahkan, banyak nasabah Bank Aladin Syariah berada di wilayah yang terdampak bencana sehingga perusahaan merasa memiliki tanggung jawab moral untuk hadir membantu. “Kami akan terus berusaha memberikan bantuan semaksimal mungkin,” ujarnya.
BERITA08/12/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Bersama Paragon Tingkatkan Kemandirian melalui Vokasi Operator Garment
BAZNAS RI Bersama Paragon Tingkatkan Kemandirian melalui Vokasi Operator Garment
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama PT Paragon Technology and Innovation kembali memperkuat komitmen pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyelenggaraan Pelatihan Vokasi Operator Garment yang menjadi bagian dari Program Paradaya Movement. Program Pelatihan Vokasi Operator Garment tahun digelar pada Sabtu (6/12/2025) dan diikuti 135 peserta dengan dukungan dana zakat PT Paragon sebesar Rp500 juta. Sebanyak 70 peserta mengikuti pelatihan di Semarang dan 65 peserta di Kendal. Dalam 18 hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi menjahit, fasilitas pendukung, serta peluang penyaluran kerja ke perusahaan garmen. Pimpinan BAZNAS RI, Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Ec., Ph.D., menyampaikan, program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS RI dan PT Paragon Technology and Innovation untuk mendorong kemandirian ekonomi umat, serta menciptakan masyarakat yang produktif, berdaya saing, dan mandiri. “Ada tiga hal tugas dari BAZNAS yang selama ini dilakukan, yaitu meningkatkan kesejahteraan, membuka lapangan pekerjaan, dan juga memutus rantai kemiskinan,” ujar Nadratuzzaman, dalam keterangannya, Minggu (7/12/2025). Nadratuzzaman menegaskan, pemberdayaan melalui vokasi menjadi instrumen penting dalam memutus rantai kemiskinan secara berkelanjutan. Katanya, pelatihan semacam ini tidak hanya memberikan kemampuan teknis, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan kesiapan mental peserta untuk memasuki dunia kerja. “Program ini dirancang untuk membantu mengurangi angka pengangguran dengan memberikan pelatihan keterampilan menjahit bagi masyarakat usia produktif yang belum memiliki pekerjaan, serta memfasilitasi penyaluran peserta ke perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja terampil di bidang garmen,” ucap Nadratuzzaman. Dalam kesempatan tersebut, Nadratuzzaman menyampaikan bahwa kerja sama sektor industri dan lembaga zakat akan semakin memperkuat dampak sosial yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di lapangan. “Program diharapkan bagi peserta dapat meningkatkan keterampilan, memperoleh pekerjaan yang layak, dan bertransformasi dari penerima manfaat menjadi pemberi manfaat bagi orang lain,” kata Nadratuzzaman. Nadratuzzaman berharap dari 26 peserta yang belum lulus pelatihan, agar dapat diserap melalui program-program lainnya, seperti magang kerja agar pengalaman pelatihan dapat menjadi manfaat.
BERITA08/12/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS Sediakan Layanan Kesehatan Gratis untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah
BAZNAS Sediakan Layanan Kesehatan Gratis untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah
BAZNAS Kabupaten Tapanuli Tengah menyediakan Pos Layanan Kesehatan BAZNAS untuk warga terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor. "Kami melayani masyarakat terdampak banjir dan longsor. mereka banyak yang sakit setelah bencana usai. Kami mendatangkan dokter, perawat dan obat-obatan dari Medan," ujar Ketua BAZNAS Tap. Teng, Syahfari Hasibuan kepada media, di Pos Layanan Kesehatan BAZNAS, Kel.Sibuluan Terpadu, Kecamatan Pandan, Tapteng, Sabtu (6/12/2025). Dia menjelaskan, layanan kesehatan BAZNAS Tapteng berdekatan dengan Dapur Umum yg di buat oleh Baznas Tapanuli Tengah, sedangkan biaya tanggulangi bekerja sama Baznas Tapanuli Tengah dan Baznas RI dan dapur air. "Ini agar pelayanan terhadap penyintas bencana lebih maksimal. Untuk melengkapi, kami membuka Pos Layanan Kesehatan BAZNAS Tapanuli Tengah di Kelurahan Sibuluan Terpadu, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapteng," kata dia. Syahfari mengapresiasi peran Lurah Sibuluan Terpadu, Ibu Sianturi, yang melakukan sosialisasi pada warga termasuk menyampailan pengumuman menggunakan pengeras suara. Sehingga banyak masyarakat korban bencana datang untuk mengecek kesehatan mereka. Dia memaparkan, empat orang tim kesehatan dikoordinasi oleh dr. Rizky Harahap. Ini merupakan bagian dari Tim Kesehatan BAZNAS Provinsi Sumut. "Pelayanan medis berlangsung dari jam.9.00 WIB.- 12.00 wib Pelaksanaan akan berlangsung lima hari," tutur Syahfari. Syahfari masih mengupayakan biaya tambahan dari Baznas Ri agar Tim pelayanan kesehatan waktu nya di tambah 13.00 wib s/d 16.00 wib, karena tim dr. Rikky Harahap hanya pagi. Sementara itu, salah satu warga terdampak bencana bernama Torang Limbong, mengaku mengalami masalah kesehatan akibat banjir. Sehingga ia merasa semua badan sakit, dan seusai pemeriksaan medis, ia dinyatakan mengalami tensi tinggi akibat stres sebagai pengaruh musibah yang menimpa. "Kaki saya merah kebiruan dan bengkak karena terjatuh ketika menyelamatkan diri saat banjir saat menerjang," ujar warga yang rumahnya yang terletak di Sibuluan, Tapteng ini. "Terima kasih kita dibantu BAZNAS untuk layanan kesehatan gratis," kata dia Syahfari menambahkan, layanan kesehatan menjadi kebutuhan mendesak setelah banjir melanda beberapa Sumut. Kondisi pascabanjir sering memicu peningkatan berbagai penyakit. “Kami berupaya warga terdampak banjir mendapatkan layanan kesehatan yang cepat dan tepat. Banyak masyarakat mengalami keluhan kesehatan pascabanjir, sehingga intervensi medis harus segera dilakukan,” ujar dia. Tim media memberikan pelayanan poli umum, edukasi diagnosis, pemberian obat, dan perawatan luka pascabanjir. Keluhan warga umumnya berupa dermatitis, hipertensi, ISPA, GERD, dan demam. Syahfari menjelaskan, wilayah sekitar lokasi banjir di Kecamatan Pandan juga mendapatkan penanganan medis dari tim BAZNAS Tapteng. Koordinasi dilakukan dengan aparat setempat untuk memastikan tidak ada kelompok warga yang terlewat, terutama di titik-titik yang aksesnya masih terganggu. “Kami terus memantau persebaran titik-titik pengungsian. Setiap lokasi yang membutuhkan layanan kesehatan akan menjadi prioritas intervensi BAZNAS,” ucap Syahfari. Sementara itu, koordinator tim medis Pos Layanan Kesehatan BAZNAS Tapteng, dr. Rizky Harahap, memaparkan, pihaknya memberikan layanan antara lain pemeriksaan umum, edukasi terkait differential diagnosis, serta menerbitkan memo rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut. Keluhan dominan di lokasi ini di antaranya demam, dermatitis, ISPA, dan cephalgia.
BERITA07/12/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS Berikan Modal Usaha Rp150 Juta untuk Pesantren Ar Rois Cendekia Semarang
BAZNAS Berikan Modal Usaha Rp150 Juta untuk Pesantren Ar Rois Cendekia Semarang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyerahkan bantuan sebesar Rp150 juta kepada Pesantren Ar Rois Cendekia di Semarang. Bantuan tersebut ditujukan sebagai modal usaha untuk membuat air minum kemasan produksi pondok pesantren Ar Rois Cendekia. Serah terima bantuan modal usaha pemberdayaan pesantren diberikan langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI, Dr. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CRFM kepada Kyai Ahmad Rofiq Mahfudz selaku Pengasuh Pondok Pesantren Ar Rois Cendekia. Turut menyaksikan juga Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional Ahmad Sudrajat, Pimpinan BAZNAS RI RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA, ?Pimpinan Pondok Pesantren Ar Rois Cendekia Nedy Sugianto, S.Psi.I, Kepala MTs Ar-Rois Cendekia Putri Rahmi Fatmawati, M.Ag, dan Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang H. Nur Fuad, S.Ag “Pemberian modal usaha ini dalam rangka kolaborasi antara BAZNAS RI dan Pesantren Ar Rois Cendikia untuk pengelolaan air minum kemasan untuk para santri dan masyarakat sekitar,” kata Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, KH. Achmad Sudrajat di Semarang pada Sabtu (6/12/2025). Menurut Kiai Ahmad, bantuan modal usaha ini diberikan BAZNAS bertujuan untuk membangun kemandirian ekonomi pesantren sekaligus menjadi sarana edukasi wirausaha bagi para santrinya. Harapannya, Pesantren Ar Rois Cendekia bukan hanya menjadi pusat pendidikan agama dan dakwah terapi juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi umat. “Semoga bantuan ini bisa menjadi motor penggerak bagi pesantren Ar Rois Cendekia untuk membangun kesejahteraan umat berbasis masyarakat,” ungkapnya. Sementara itu Pengasuh Ponpes Ar Rois Cendikia Kota Semarang Kyai Ahmad Rofiq Mahfudz menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI atas dukungan modal usaha untuk membuat pesantren Ar Rois Cendikia Kota Semarang menjadi berdaya secara ekonomi. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah membantu pondok pesantren kami sejumlah Rp150 juta. Insya Allah dana ini akan kami gunakan untuk pengembangan ekonomi di pesantren kami untuk membuat air minum kemasan untuk para santri dan warga sekitar,” ungkapnya.
BERITA06/12/2025 | Humas BAZNAS
Warga Sibolga di Pengungsian Manfaatkan Internet Starlink dari BAZNAS
Warga Sibolga di Pengungsian Manfaatkan Internet Starlink dari BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan layanan internet Starlink di lokasi pengungsian Jalan Murai, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Jumat (5/12/2025). "Alhamdulillah BAZNAS RI mengirimkan alat untuk jaringan komunikasi Starlink dengan menyediakan layanan internet gratis berbasis satelit untuk warga," ujar Ketua BAZNAS Kota Sibolga, Kamal Gulo, di posko pengungsian yang terletak di SMP Negeri 8 Sibolga. Menurut Kamal, terdapat tiga titik pengungsian di wilayah tersebut untuk menampung sekitar 700 warga terdampak banjir dan tanah longsor. Yakni SMP Negeri 8, Masjid Nurul Huda dan Masjid Al-Istiqamah. "Ada 17 rumah rusak parah tak bisa digunakan lagi, rusak ringan dan ada yang miring di punggung bukit dekat bekas longsor. Kemudian, 43 korban meninggal dunia, 42 sudah ditemukan dan satu masih dicari dengan menggunakan alat berat sebab tertimbun tanah dan lumpur cukup dalam," ucap dia. Kamal menjelaskan bahwa menurut pemetaan dan pengecekan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), wilayah perbukitan di Sibolga Selatan ini masih masuk kategori zona merah. "Artinya warga diminta tetap waspada karena hasil pengamatan udara menggunakan drone menunjukkan kondisi bukit dekat pemukiman masih berpotensi longsor," tutur dia. Sementara itu, sejumlah anggota TNI dan Polri tampak bergotong royong bersama warga dan relawan BAZNAS Kota Sibolga untuk menggali tanah guna mencari jenazah korban yang masih belum ditemukan. Turut hadir Kabag Humas BAZNAS RI, Yudhiarma MK, Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Sibolga, Karhan Tanjung, dan pelaksana BAZNAS Kota Sibolga, Ilfi. Saat tim BAZNAS RI dan relawan BAZNAS Kota Sibolga menyambung kabel dan memasang peralatan Starlink, masyarakat antusias berbondong-bondong keluar dari kelas-kelas sekolah yang disiapkan sebagai tempat mengungsi. Selanjutnya mereka mendengarkan penjelasan teknis cara mengakses jaringan Starlink oleh Kabag Humas BAZNAS RI, Yudhiarma MK. Setelah itu, para pengungsi yang rata-rata adalah ibu rumah tangga anak mereka, dengan tertib saling bergantian untuk belajar cara mengakses internet tersebut. "Kami memberikan penjelasan tentang tata cara penggunaan akses internet. Alhamdulillah sarana untuk komunikasi ini sangat bermanfaat dan antusias digunakan oleh warga yang terdampak bencana," ujar Yudhiarma. Seperti yang diketahui, banjir yang terjadi di Sumatera membuat sumber aliran listrik beserta jaringan internet di lokasi bencana terputus. Pihak BAZNAS RI berharap dengan dihadirkannya kembali layanan internet ini dapat membantu korban yang terdampak dapat berkomunikasi dengan keluarga. Di tempat yang sama, Wakil Ketua BAZNAS Kota Sibolga, Karhan Tanjung, yang ikut menjadi penyintas sehingga mengungsi di Masjid Al-Istiqamah, berkisah bahwa dirinya dan keluarga sempat dinyatakan hilang oleh saudara dan kerabatnya. "Informasi itu sampai diumumkan di media sosial seperti Facebook. Karena kami tidak punya akses internet untuk berkomunikasi. Alhamdulillah berkat bantuan jaringan internet Starlink dari BAZNAS, kini bisa menghubungi sanak saudara untuk menjelaskan bahwa kami baik-baik saja. Alhamdulillah," kata dia.
BERITA06/12/2025 | Humas BAZNAS
Berdayakan Ekonomi Mustahik, BAZNAS RI Luncurkan Balai Ternak di Semarang
Berdayakan Ekonomi Mustahik, BAZNAS RI Luncurkan Balai Ternak di Semarang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Kabupaten Semarang meluncurkan program Balai Ternak Menda Ngrembaka Kesongo, di Desa Kesongo, Kabupaten Semarang, pada Sabtu (6/12/2025). Tujuannya adalah untuk memberdayakan ekonomi mustahik dan mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Semarang. Deputi II BAZNAS RI Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si. mengatakan, program balai ternak adalah salah satu jenis program pemberdayaan ekonomi jangka panjang yang dilakukan oleh BAZNAS RI untuk membantu masyarakat miskin agar keluar dari garis kemiskinan. Program balai ternak juga menjadi salah satu program andalan BAZNAS dalam memberdayakan ekonomi mustahik karena cakupan pemasarannya yang luas. “Balai ternak yang kita resmikan hari ini adalah yang ke-55 dari 63 balai ternak yang sedang berproses, masih ada 8 lagi yang sedang menunggu,” ungkap Imdadun dalam sambutannya di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (6/12/2025). Imdadun menyampaikan terima kasih atas kerjasama pemerintah daerah, BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten, dan masyarakat yang terlibat dalam menyukseskan terwujudnya balai ternak di Kabupaten Semarang ini. Mudahan-mudahan, kata dia, keberadaan balai ternak ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar dan meningkatkan perekonomian masyarakat kabupaten Semarang. “Oleh karena itu saya mengajak semua mitra BAZNAS untuk bersama-sama menyukseskan program-program pemberdayaan ini sehingga para mustahik betul-betul akan terangkat statusnya menjadi muzaki. Paling tidak dinaikkan pendapatannya,” kata dia. “Terakhir, saya titip kepada BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten Semarang, kepada Bupati dan jajarannya, kepolisian dan TNI untuk mengawasi ini supaya sukses dan menjadi sarana kemajuan untuk kita semua,” tegasnya. Wakil Bupati Semarang Dra. Hj. Nur Arifah menyampaikan apresiasinya terhadap BAZNAS yang terus menunjukkan komitmen dalam menguatkan peran zakat sebagai instrumen penggerak ekonomi umat. Program balai ternak ini kata dia, adalah bukti nyata bahwa zakat tidak hanya membantu dalam jangka pendek tetapi mampu meningkatkan harkat mustahik agar naik tingkat menjadi mandiri dan produktif. Balai Ternak Menda Ngrembaka Kesongo mendapatkan bantuan 285 ekor domba untuk dikelola. Bukan hanya itu, BAZNAS RI juga memberikan pendampingan intensif kepada para peternak, termasuk penguatan manajemen kelompok hingga pemasaran hasil ternak. “Saya berharap balai ternak domba di dusun Randusari ini menjadi pusat pengembangan ekonomi masyarakat bukan hanya tempat beternak tetapi juga pusat belajar membangun usaha dan memperkuat kemandirian mustahik,” ujar Arifah. Sementara itu Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Drs. H. M. Zain Yusuf, M.M. menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah memberikan banyak bantuan kepada masyarakat Jawa Tengah melalui program-program pemberdayaan ekonomi umat. Di antaranya 18 Balai Ternak Ayam dan Kambing, 250 gerobak Z-Chicken BAZNAS, Z-Coffee, Z-Mart, dan Z-Auto BAZNAS. “Kami dari BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menghaturkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada BAZNAS RI yang sudah memberikan banyak bantuan kepada masyarakat Jawa Tengah. Semoga program ini berkelanjutan dan bisa mensuport desa-desa yang lainnya,” kata dia. Turut hadir, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Bapak Drs. H. M. Zain Yusuf, M.M., Ketua BAZNAS Kabupaten Semarang, Bapak Khadziq Faisol, S.Sos., Ketua DPRD Kabupaten Semarang (beserta jajaran), Pimpinan BAZNAS Kabupaten Salatiga, Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Nasional, Kakankemenag Kabupaten Semarang, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Semarang, Kepala Disnaker Kabupaten Semarang, FORKOPIMCAM Kesongo, Kepala Desa Kesongo, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ketua UPZ Tuntang, Ketua Bumdes, Ketua Koperasi Merah Putih, Ketua SPPQT, dan undangan lainnya.
BERITA06/12/2025 | Humas BAZNAS
Perkuat Ekonomi Mustahik, BAZNAS RI Resmikan Balai Ternak di Pemalang
Perkuat Ekonomi Mustahik, BAZNAS RI Resmikan Balai Ternak di Pemalang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meresmikan Balai Ternak Pemalang yang berlokasi di Desa Warungpring, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Sabtu (6/12/2025). Balai Ternak ini menjadi Balai Ternak domba/kambing ke-56 dari total 63 titik program Balai Ternak BAZNAS di seluruh Indonesia. Program ini dibangun di atas lahan seluas 1,3 hektare milik Pemerintah Desa Warungpring yang disediakan melalui skema pinjam pakai, dan dimanfaatkan untuk kebun hijauan pakan serta area kandang ternak. Peresmian Balai Ternak Pemalang merupakan hasil kolaborasi BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Pemalang, Pemerintah Kabupaten Pemalang, Dinas Pertanian dan Peternakan, serta Pemerintah Desa Warungpring. Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani menjelaskan, Balai Ternak ini dibangun sebagai sarana pemberdayaan yang dirancang BAZNAS untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik. Menurutnya, para penerima manfaat ini tidak hanya menerima bantuan modal berupa ternak, tetapi juga pendampingan intensif untuk meningkatkan kemampuan beternak, manajemen usaha, serta pengelolaan hasil produksi. "Untuk itu, kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi meujudkan Balai Ternak kelompok Lestari Makmur ini. Mudah-mudahan Balai Ternak ini menjadi sarana nyata bagi para mustahik untuk berkembang, memperoleh penghasilan, dan sehingga kelak menjadi muzaki," ucapnya. Sementara itu, Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, S.H., M.Si., turut menyampaikan apresiasinya atas hadirnya program ini di wilayahnya. Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pemalang akan terus mendukung upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis peternakan, terutama yang melibatkan kelompok mustahik agar dapat meningkatkan taraf hidup dan membuka peluang usaha baru di daerah. Program ini ditujukan untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat mustahik melalui sektor peternakan yang terukur dan berkelanjutan. Sebanyak 30 kepala keluarga mustahik terlibat sebagai peternak binaan, dengan total populasi ternak mencapai 246 ekor terdiri dari enam pejantan, 180 induk betina, dan 60 bakalan potong. Balai Ternak Pemalang mengembangkan model peternakan modern yang mencakup persilangan genetik domba dan kambing seperti dorper F1 tanduk, awassi, merino, serta cross texel dengan ternak lokal. Selain itu, balai ternak juga dilengkapi rumah kompos untuk produksi pupuk cair dan padat, serta pengembangan sistem pertanian terintegrasi dan unit penggemukan ternak yang dapat menunjang kebutuhan kurban maupun penjualan harian. Peresmian Balai Ternak Pemalang juga dihadiri oleh sejumlah tokoh daerah, di antaranya Ketua Fraksi DPRD Kabupaten Pemalang Komisi C Bidang Ekonomi dan Keuangan, Drs. Heppy Priyanto, MM; Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pemalang, Prayitno, S.Hut, MM; Forum Pimpinan Kecamatan Warungpring; serta pemerintah Desa Warungpring.
BERITA06/12/2025 | Humas BAZNAS
Berdayakan Mahasiswa, BAZNAS Resmikan ZCorner di Kampus UNS
Berdayakan Mahasiswa, BAZNAS Resmikan ZCorner di Kampus UNS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meresmikan ZCorner di Universitas Sebelas Maret (UNS), sebagai pusat pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) mustahik, khususnya dari kalangan mahasiswa, dengan konsep foodcourt modern yang berlokasi strategis di area Masjid Nurul Huda, Kampus UNS, Jawa Tengah, Sabtu (6/12/2025). Peresmian ZCorner BAZNAS di UNS melengkapi pembangunan 11 ZCorner yang telah hadir di 11 kabupaten/kota dan 8 provinsi di seluruh Indonesia sepanjang tahun ini. Acara tersebut dihadiri Deputi I Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, H. M. Arifin Purwakananta, S.I.Kom., M.I.Kom., CWC, CFRM., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Ir. Dody Ariawan, S.T., M.T., Ph.D., Direktur Direktorat Kemahasiswaan, Prof. Dr. Ir. Joko Sutrisno, M.P.; Direktur Direktorat Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa, Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., Ketua BAZNAS Kota Surakarta, Moh. Qoyim, Ketua UPZ UNS, Prof. Dr. Agr. Ir. Sigit Prastowo, S.Pt., M.Si., IPU., ASEAN Eng., beserta jajarannya. Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. M. Arifin Purwakananta, menyampaikan apresiasinya atas sinergi berbagai pihak yang mendukung pembangunan ZCorner UNS. “ZCorner ini merupakan hasil kolaborasi para muzaki, donatur, orang-orang baik, dan para konsumen Alfamart,” ujarnya. Arifin menjelaskan, ZCorner UNS berdiri melalui kerja sama BAZNAS RI, BAZNAS Kota Surakarta, Universitas Sebelas Maret, serta dukungan pemerintah setempat. Fasilitas ini menaungi 9 tenant UMKM dan 1 dapur bersama yang dikelola oleh 20 mustahik, terdiri dari mahasiswa dan marbot Masjid Nurul Huda. "Tenant-tenant ini telah melalui proses asesmen bersama UNS dan BAZNAS dengan total bantuan program usaha sebesar Rp272.450.000," kata Arifin. Lebih lanjut, Arifin berharap, ZCorner UNS dapat menjadi model kolaborasi terbaik antara BAZNAS RI dan perguruan tinggi dalam mendorong ekonomi produktif yang berkelanjutan bagi mahasiswa. Selain sebagai pusat kuliner, lokasi ini juga akan menjadi pusat pemberdayaan komprehensif bagi mahasiswa. "Model pemberdayaan seperti inilah yang terus kita kembangkan sebagai bagian dari pengelolaan zakat," ujar Arifin. Arifin menambahkan, keberadaan ZCorner di Kampus UNS bukan hanya untuk meningkatkan pendapatan mahasiswa, tetapi juga menjadi laboratorium bisnis bagi mahasiswa. “Upaya kolaborasi ini kami harapkan menjadi role model pemberdayaan ekonomi umat yang mengusung semangat ekonomi berjamaah. Ke depan, semoga ZCorner tumbuh menjadi Business Corner atau Student Business Center yang melahirkan mahasiswa berjiwa entrepreneur,” tutur Arifin Arifin juga mengapresiasi dukungan penuh Universitas Sebelas Maret terhadap hadirnya ZCorner di lingkungan kampus. Menurutnya, program ini memiliki fungsi ganda sebagai fasilitas pemberdayaan sekaligus sarana dakwah zakat bagi civitas akademika “Kami memang sengaja menempelkan huruf ‘Z’, yang berarti zakat, pada nama ZCorner. Bukan untuk mengganggu proses jual-beli, tetapi untuk mengingatkan bahwa ada sebagian harta yang perlu dialokasikan untuk membantu sesama. Mudah-mudahan setiap kali kita memasuki ZCorner, kita teringat bahwa pada sebagian harta kita terdapat hak orang lain," ucap Arifin. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Prof. Ir. Dody Ariawan, turut mengapresiasi kontribusi BAZNAS. Ia mengatakan, BAZNAS tidak hanya mendukung melalui ZCorner, tetapi juga melalui UPZ BAZNAS di UNS yang selama ini menyalurkan berbagai bantuan, mulai dari beasiswa, pelatihan kewirausahaan, hingga mentoring pengelolaan zakat. “Kami berharap Z-Corner dapat berkembang menjadi laboratorium kewirausahaan, Student Business Center, dan pusat aktivitas mahasiswa,” katanya. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Direktorat Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa UNS, Dr. Dwi Prasetyani, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS atas berbagai dukungan, termasuk pendirian ZCorner di kawasan kampus UNS. “Semua bergerak dengan semangat berbagi dan ibadah. Kami berterima kasih kepada BAZNAS atas fasilitas yang diberikan, mulai dari ZCoffee hingga ZCorner, yang telah memberi dampak besar bagi ekosistem kewirausahaan UNS,” ucapnya Ia menjelaskan, program ZCorner merupakan lanjutan dari ZCoffee yang diresmikan pada Mei lalu dan kini telah berkembang pesat. “Alhamdulillah, dengan hadirnya ZCorner, jumlah penerima manfaat meningkat dari dua mahasiswa menjadi 20 mahasiswa,” ujarnya. Dwi berharapkan, ZCorner di Kampus UNS dapat menjadi ruang tumbuh bagi mahasiswa yang ingin memulai dan mengembangkan usaha, sekaligus mengasah keterampilan kewirausahaan mereka. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berlangsung selama kuliah, tetapi menjadi inspirasi pilihan karier setelah lulus. Fasilitas seperti ini akan mendukung passion mahasiswa di bidang kewirausahaan,” ucapnya. ZCorner merupakan program inisiatif BAZNAS RI yang mengusung konsep foodcourt kuliner halal dan sehat untuk mendukung UMKM binaan serta kelompok fakir miskin yang memiliki keterbatasan akses ke pasar strategis.
BERITA06/12/2025 | Humas BAZNAS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tasikmalaya.

Lihat Daftar Rekening →