WhatsApp Icon
Posko Siaga Mudik BAZNAS Republik Indonesia di Jl. Kadipaten - Ciawi Kabupaten Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya - Sahabat BAZNAS, buat kamu yang sedang dalam perjalanan mudik melintasi jalur selatan, Posko Siaga Mudik BAZNAS RI juga hadir di Kabupaten Tasikmalaya, lho!

Berlokasi strategis di Jl. Kadipaten, Pamoyanan (Depan Kolam Renang Ampera) posko kami siap menjadi tempat istirahat sementara yang representatif bagi para pemudik.

Fasilitas yang tersedia sangat lengkap :

  • Layanan Kesehatan: Cek kesehatan ringan, konsultasi, dan konsultasi kesehatan untuk pastikan kondisi prima.
  • Dapur Air: Seduhan teh, kopi, dan makanan ringan gratis untuk pulihkan energi.
  • Ruang Pijat Gratis: Hilangkan lelah dengan pijatan relaksasi dari terapis terampil.
  • Ruang Ramah Anak: Area bermain yang aman dan nyaman bagi buah hati tercinta agar tak bosan.
  • Bantuan Sepeda Motor & Layanan Ambulans: Tim kami siap siaga membantu jika ada kendala darurat.


Kami juga didukung penuh oleh Relawan BAZNAS dan instansi terkait untuk berikan layanan terbaik bagi sahabat.

Yuk, mampir sejenak di Posko Mudik BAZNAS! Utamakan keselamatan dalam berkendara, semoga sampai di tujuan dengan selamat dan penuh keberkahan.

17/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Peduli Pemudik, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya Sediakan Posko Mudik BAZNAS di Jalur Salawu

KABUPATEN TASIKMALAYA - Setiap tahunnya di bulan suci Ramadhan, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya kembali hadir menemani perjalanan para pejuang mudik. Lokasi strategis kami siap menyambut Anda yang melintasi jalur Salawu, Kabupaten Tasikmalaya.

Sahabat BAZNAS, ayo mampir ke posko mudik kami di :
Halaman Mesjid At-Taqwa Warung Peuteuy
(Jl. Garut-Tasikmalaya No. 81, Kp. Warung Peuteuy, Ds. Margalaksana, Kec. Salawu)

Nikmati berbagai fasilitas GRATIS diantaranya :

  • Ifthar (Buka puasa yang segar & nikmat)
  • Dapur Air (Kopi & Teh hangat penambah semangat)
  • Layanan Pijat (Biar badan nggak kaku saat menyetir)
  • Charger HP (Biar navigasi tetep nyala sampai tujuan)
  • Gerai Zakat & Sedekah (Tunaikan kewajiban sambil beristirahat)


Mari mudik dengan aman, nyaman, dan penuh berkah. Kami tunggu kedatangannya sahabat!

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya Laksanakan Prosesi Akad Zakat Fitrah dan Maal bersama BAZNAS

KABUPATEN TASIKMALAYA - Keteladanan nyata ditunjukkan oleh pimpinan daerah kita. Bertempat di Pendopo Lama, Bupati Tasikmalaya Bapak H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.A.P. melaksanakan akad zakat maal bersama Ketua BAZNAS Bapak H. Eddy Abdul Somadi.

Di saat bersamaan, Wakil Bupati Tasikmalaya juga menunaikan zakat fitrah dan maal di Kantor BAZNAS. Keduanya kompak mengapresiasi kinerja BAZNAS yang semakin amanah dan profesional dalam mengelola dana umat.

Dalam momen ini, Bapak Bupati mengingatkan seluruh jajaran pejabat, ASN, dan masyarakat untuk segera melaksanakan kewajiban kita sebagai muslim yaitu berzakat. Beliau menekankan bahwa zakat yang dikelola dengan tepat adalah kunci kesejahteraan warga Tasikmalaya.

Mari wujudkan Tasikmalaya yang lebih religius dan sejahtera melalui zakat! ????

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Peringatan Nuzulul Quran : Sinergi PEMDA dan BAZNAS Luncurkan Progam Insentif Se-Kabupaten Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya - Memperingati malam turunnya Al-Qur'an, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya menggelar rangkaian kegiatan penuh keberkahan. Momen ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap para penggerak syiar Islam di Tasikmalaya melalui peluncuran program insentif yang signifikan.

Rangkaian acara dimulai di Pendopo Baru Tasikmalaya pada Jumat, 6 Maret 2026. Dalam kesempatan ini, Ketua BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, Ir. Eddy Abdul Somadi, M.P., mendampingi Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., dalam prosesi Launching Program Insentif. Insentif ini didistribusikan khusus untuk para garda terdepan dakwah: AMS, Guru Ngaji, Guru Madrasah, hingga Pengurus Masjid se-Kabupaten Tasikmalaya.

Setelah berbuka puasa dan Salat Magrib berjamaah, agenda berlanjut ke Masjid Agung Baiturrohman untuk melaksanakan Salat Isya dan Tarawih. Puncak peringatan Nuzulul Qur'an 1447 H diisi dengan tausyiah inspiratif dari KH. Acep Thohir Fuad serta penyerahan simbolis bantuan sebagai wujud apresiasi bagi mereka yang mendedikasikan hidupnya untuk umat.

Program insentif bagi guru ngaji dan marbot masjid ini adalah cerminan dari dana ZIS yang Anda amanahkan. Dengan berzakat di BAZNAS, Anda turut serta menyejahterakan para penjaga cahaya Islam di pelosok Kabupaten Tasikmalaya.

07/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Konsistensi PT Meta Global Triasha Salurkan Ribuan Paket Zakat Maal Lewat BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya

TASIKMALAYA – PT Meta Global Triasha (Xsha) kembali mempertegas komitmen sosialnya dengan menyalurkan Zakat Maal secara konsisten menjelang Idul Fitri. Bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, perusahaan ritel ini mendistribusikan ribuan paket bantuan untuk meringankan beban masyarakat prasejahtera dan membahagiakan anak-anak yatim.

 

Tahun ini, Xsha menyalurkan bantuan dalam dua bentuk utama yang menyasar kebutuhan krusial masyarakat:

  • 1.500 Paket Baju Lebaran yang dikhususkan bagi anak-anak yatim dan piatu agar mereka dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh sukacita.
  • 2.050 Paket Sembako yang disebar untuk keluarga yang membutuhkan di berbagai titik wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

 

Mendorong Kolaborasi CSR

Penyaluran hari pertama yang berlangsung khidmat memperlihatkan antusiasme para mustahik. Manajemen Xsha menyatakan bahwa aksi nyata ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk kesadaran bahwa dalam setiap keuntungan perusahaan terdapat hak orang lain yang wajib ditunaikan.

"Kami berharap langkah konsisten ini mampu memotivasi lebih banyak perusahaan maupun program CSR lainnya untuk semakin giat menunaikan zakat melalui BAZNAS," tulis manajemen Xsha dalam keterangannya.

 

Penyaluran Tepat Sasaran

Sinergi antara Xsha dan BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya bertujuan untuk memastikan bantuan tersalurkan secara luas dan tepat sasaran. Dengan basis data dan manajemen profesional dari BAZNAS, jangkauan manfaat dari zakat perusahaan diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih signifikan bagi para penerimanya.

Melalui momentum ini, Xsha juga mengajak masyarakat umum dan para pelaku usaha untuk turut menguatkan ekosistem zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi guna membangun kesejahteraan bersama di Kabupaten Tasikmalaya.

04/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS

Berita Terbaru

BAZNAS RI Hadirkan Program ZCoffee, BMM, dan 1.300 Zmart di Jawa Tengah
BAZNAS RI Hadirkan Program ZCoffee, BMM, dan 1.300 Zmart di Jawa Tengah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi meluncurkan Program ZCoffee, BAZNAS Microfinance Masjid (BMM), serta pencanangan 1.300 Zmart wilayah Provinsi Jawa Tengah di lingkungan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Kota Semarang, Sabtu (6/12/2025). Tiga program tersebut diresmikan oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., sebagai bentuk komitmen memperkuat pemberdayaan ekonomi umat dan transformasi mustahik menuju kemandirian. Turut hadir Ketua BAZNAS Povinsi Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si, Sekretaris MAJT Drs. KH. Muhyiddin, M.Ag, beserta jajaran. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. mengatakan, BAZNAS merupakan lembaga resmi pemerintah yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011. Dengan mandat pengelolaan zakat, infak, sedekah (ZIS), dan dana sosial keagamaan lainnya secara profesional, transparan, dan akuntabel, BAZNAS terus berinovasi menghadirkan program-program yang efektif untuk pengentasan kemiskinan. “Program-program yang kita hadirkan saat ini merupakan sebuah bukti bahwa zakat mampu menggerakkan ekonomi umat secara berkelanjutan dan membawa mustahik menuju kemandirian hingga menjadi muzaki,” ujarnya. Menurut Kiai Noor, tiga program tersebut memiliki satu tujuan besar yakni mewujudkan pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi berkelanjutan. Kolaborasi masjid, pemerintah, kampus, mitra usaha, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program-program tersebut. Kiai Noor berharap, “Semoga Allah Swt meridai setiap ikhtiar kita dan menjadikan program ini jalan terwujudnya kesejahteraan umat yang berkeadilan,” tutupnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Povinsi Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si. menambahkan, BAZNAS Jateng bersama BAZNAS kabupaten/kota akan terus memperkuat sinergi, pendampingan, serta pengawasan agar setiap program berjalan tepat sasaran. “Kami berkomitmen memastikan bahwa setiap rupiah dana ZIS yang dititipkan umat dikelola secara amanah dan memberikan hasil terbaik bagi masyarakat. Semoga tiga program ini menjadi energi baru dalam mempercepat penurunan kemiskinan di Jawa Tengah, khususnya melalui pemberdayaan ekonomi yang berkeadilan,” tegasnya. Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Umum Masjid Agung Jawa Tengah Drs. KH. Muhyiddin, M.Ag. menyampaikan apresiasi atas dipilihnya MAJT sebagai salah satu pusat pelaksanaan dan pengembangan program pemberdayaan ekonomi BAZNAS. “Kami sangat menyambut baik hadirnya ZCoffee, BMM, dan Zmart di kawasan MAJT. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pelayanan umat. Kehadiran program ini semakin menguatkan peran masjid dalam memberdayakan masyarakat, khususnya generasi muda dan para pelaku usaha mikro. Kami siap bersinergi penuh untuk memastikan program ini berjalan sukses dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi jamaah maupun masyarakat Jawa Tengah,” ujar Muhyiddin. Sejak diluncurkan pada 2022, Program ZCoffee telah hadir di 12 provinsi dan 30 kabupaten/kota, memberdayakan 130 mustahik. Di Jawa Tengah, terdapat 22 outlet ZCoffee, termasuk outlet strategis di kawasan MAJT. Program ini meningkatkan pendapatan mustahik hingga 113,79%, dengan 67 orang berhasil melewati garis kemiskinan. Program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) telah bermitra dengan 183 masjid, menyalurkan Rp26,3 miliar, dan memberdayakan 9.090 mustahik. Di Semarang, program ini telah mendampingi 70 mustahik melalui skema qardhul hasan tanpa bunga, dan menjadi solusi bagi jamaah agar terhindar dari pinjaman tidak sehat. BAZNAS RI menargetkan 1.300 Zmart melalui kolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah serta 26 BAZNAS Kabupaten/Kota. Sebanyak 780 unit didukung langsung oleh BAZNAS RI dengan total anggaran Rp6,24 miliar. Program ini telah melahirkan 459 muzaki baru di seluruh Indonesia, memperkuat jaringan Saudagar Zmart untuk naik kelas.
BERITA06/12/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Resmikan Microfinance Masjid di Lampung Tengah, Perkuat Ekonomi Umat
BAZNAS RI Resmikan Microfinance Masjid di Lampung Tengah, Perkuat Ekonomi Umat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meresmikan Program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) At-Taqwa Lampung Tengah, di Masjid At-Taqwa, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah, Provinsi Lampung, Jumat (5/12/2025). Peresmian dilakukan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional sekaligus Pembina Wilayah Lampung Tengah, Prof. Ir. H. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, MS., MEc, Ph.D. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Nadra menegaskan, program BMM At-Taqwa merupakan salah satu inovasi strategis BAZNAS dalam mendorong kemandirian ekonomi umat melalui penguatan peran masjid. “Program BMM ini adalah komitmen BAZNAS RI untuk menghadirkan pembiayaan syariah yang adil, tanpa bunga, dan berpihak kepada usaha mikro umat. Kami ingin memastikan bahwa masjid memiliki peran nyata dalam memajukan kesejahteraan jamaahnya,” ujarnya. Prof. Nadra menambahkan, BAZNAS RI terus mendorong transformasi pengelolaan zakat agar semakin berdampak. “Kami ingin masjid menjadi pusat pemberdayaan, bukan hanya tempat beribadah, tetapi juga tempat umat mendapatkan solusi ekonomi yang menyejahterakan dan membebaskan mereka dari jeratan pinjaman berbunga tinggi,” ujarnya. Pada tahap awal, BMM At-Taqwa memberikan pembiayaan kepada 50 penerima manfaat dengan total nilai sebesar Rp150 juta. Program ini merupakan penyaluran dana zakat dari BAZNAS RI yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Lampung Tengah, untuk mendukung usaha mikro dan ultra mikro jamaah masjid melalui skema Qardhul Hasan atau pinjaman lunak tanpa bunga. Selain pembiayaan, kata Prof Nadra, BAZNAS juga memberikan pendampingan usaha, pelatihan, dan monitoring guna meningkatkan kapasitas para pelaku usaha agar lebih mandiri dan terhindar dari pinjaman berbunga tinggi, termasuk pinjaman online yang merugikan masyarakat kecil. Peluncuran BMM At-Taqwa Lampung Tengah mempertegas komitmen BAZNAS RI dalam menjadikan masjid sebagai episentrum kemaslahatan ekonomi umat. BAZNAS berharap program ini dapat diperluas ke masjid-masjid lainnya, sehingga lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat zakat secara produktif dan berkelanjutan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan masyarakat, di antaranya mewakili Bupati Lampung Tengah, Kabag Kesra Lampung Tengah; Camat Punggur H. Hasan Basri, S.E.; Kepala Kampung Tanggulangin Hj. Rumiyati, S.E.; Ketua Takmir Masjid At-Taqwa H. Abdul Aziz; Kepala KUA Punggur H. Zainal; jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Lampung Tengah; serta jamaah Masjid At-Taqwa dan para penerima manfaat BMM At-Taqwa Lampung Tengah.
BERITA06/12/2025 | Humas BAZNAS
Dua Hari Menembus Medan Berat, BAZNAS Salurkan Bantuan di Sumut
Dua Hari Menembus Medan Berat, BAZNAS Salurkan Bantuan di Sumut
Di balik setiap paket bantuan yang sampai ke tangan penyintas, terdapat perjuangan panjang tim respons dan relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Mereka bekerja tanpa mengenal lelah, menembus hujan deras, melintasi jalan licin berlumpur, dan menyusuri lokasi terisolasi untuk memastikan pertolongan segera tiba. Perjalanan dari Bandara Silangit, Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara ke lokasi bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Sumatera Utara, bahkan memakan waktu dua hari akibat akses jalan dan jembatan yang putus. Tim yang dipimpin Komandan Respon Penyelamatan dan Kedaruratan BTB, Taufiq Hidayat, bersama Sukamto, Septo P, serta personel dari BTB Provinsi Sumatera Utara, Tapanuli Tengah, dan BAZNAS Kabupaten Tapanuli Selatan, akhirnya tiba sejak pekan lalu dan bergerak membantu para penyintas. Bersama enam relawan, mereka berbelanja ke pasar dan memasak di dapur umum. Pendirian pusat bantuan logistik ini terlambat karena kondisi arus barang dan jasa terimbas akses yang terputus. “Dalam kondisi gelap karena listrik padam dan tanpa jaringan internet untuk komunikasi, kami tetap bekerja menggunakan peralatan darurat. Semua demi memastikan warga yang terdampak segera mendapat dukungan,” ujar Taufiq, di Dapur Umum BAZNAS RI di Tapanuli Tengah, menggambarkan kondisi di lapangan. Berdasarkan laporan Divisi Kebencanaan BAZNAS RI per Selasa (2/12/2025), tim telah menjalankan serangkaian kegiatan kemanusiaan sejak tiba. Setelah melakukan assessment, mereka segera mendirikan dan mengoperasikan dapur umum serta dapur air di beberapa titik lokasi terdampak berat. Di Desa Tandihat, Tapanuli Selatan, dapur umum di PTPN 5 Simarpinggan mampu memproduksi 1.950 bungkus makanan per hari untuk 630 jiwa pengungsi, dengan dapur air di dua titik. Sementara di Masjid An-Nursina, Kelurahan Sarudik, Tapanuli Tengah, dapur umum menyiapkan 600 bungkus makanan setiap kali produksi untuk 568 jiwa. Pada Selasa (2/12), cakupan bantuan diperluas ke Desa Tolang Julu, Tapanuli Selatan, dengan mendirikan dapur umum dan dapur air baru. Perjuangan para relawan ini menjadi cerminan semangat kemanusiaan yang kuat. Meski dihadapkan pada medan berat dan risiko tinggi, mereka memilih tetap berada di garis depan, membagikan logistik secara manual saat kendaraan tak bisa masuk, memasak, dan mendistribusikan air bersih ke rumah-rumah warga yang masih bertahan. Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera telah menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang sangat besar. Menurut data terbaru BNPB per Rabu (3/12/2025) pukul 15.05 WIB, korban meninggal dunia tercatat 770 jiwa, dengan 463 jiwa masih hilang. Sebanyak 582.500 orang terpaksa mengungsi. Kerusakan infrastruktur juga parah, dengan ratusan jembatan, rumah, dan fasilitas umum rusak. Di tengah kepiluan dan kehancuran tersebut, kehadiran dan ketekunan tim BTB BAZNAS bersama para relawan BAZNAS RI menjadi lentera harapan, membuktikan bahwa bantuan dan solidaritas terus mengalir untuk saudara-saudara yang terdampak.
BERITA05/12/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS Perluas Respons Medis, Tangani Warga di Berbagai Zona Terdampak Banjir Aceh
BAZNAS Perluas Respons Medis, Tangani Warga di Berbagai Zona Terdampak Banjir Aceh
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan layanan kesehatan di sejumlah titik terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh pada Kamis (4/12/2025), sebagai bagian dari respon cepat masa tanggap darurat. Layanan medis dilakukan melalui tim Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Batam yang diterjunkan ke beberapa lokasi, yakni Panteraja, Kabupaten Pidie Jaya; Desa Ara Bungong, Kabupaten Bireuen; serta Desa Blang Kubu, Kecamatan Peudada. Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan bantuan cepat selama masa darurat. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., mengatakan layanan kesehatan menjadi kebutuhan mendesak setelah banjir melanda beberapa kabupaten di Aceh. Kondisi pascabanjir sering memicu peningkatan berbagai penyakit. “BAZNAS memastikan warga terdampak banjir mendapatkan layanan kesehatan yang cepat dan tepat. Banyak masyarakat mengalami keluhan kesehatan pascabanjir, sehingga intervensi medis harus segera dilakukan,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis, Jumat (5/12/2025). Di Panteraja, Kabupaten Pidie Jaya, tim RSB Batam memberikan pelayanan poli umum, edukasi diagnosis, pemberian obat, dan perawatan luka pascabanjir. Keluhan warga umumnya berupa dermatitis, hipertensi, ISPA, GERD, dan demam. Saidah menjelaskan, wilayah Bireuen juga mendapatkan penanganan medis dari tim RSB Batam yang bergerak ke sejumlah titik. Koordinasi dilakukan dengan aparat setempat untuk memastikan tidak ada kelompok warga yang terlewat, terutama di desa-desa yang aksesnya masih terganggu. “Kami terus memantau persebaran titik-titik pengungsian. Setiap lokasi yang membutuhkan layanan kesehatan akan menjadi prioritas intervensi BAZNAS,” ucap Saidah. Di Desa Ara Bungong, Kecamatan Peudada, Bireuen, tim memberikan pelayanan poli umum serta promosi kesehatan mengenai potensi penyakit pascabanjir. Keluhan terbanyak meliputi dermatitis, cephalgia, dan ISPA. Sementara itu, di Desa Blang Kubu, Kecamatan Peudada, tim RSB Batam memberikan pemeriksaan umum, edukasi terkait differential diagnosis, serta menerbitkan memo rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut. Keluhan dominan di lokasi ini di antaranya dermatitis, ISPA, dan cephalgia. Saidah menambahkan, BAZNAS RI akan terus memastikan pendampingan medis selama masa pemulihan. Ia menegaskan bahwa keberadaan tenaga kesehatan di lapangan sangat penting untuk mencegah lonjakan penyakit yang biasa muncul setelah bencana. “Kami akan menjaga agar layanan kesehatan tetap tersedia selama warga masih membutuhkannya. Respon kemanusiaan BAZNAS akan terus berlanjut dengan mengutamakan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak,” katanya. Selain layanan medis, BAZNAS juga melakukan asesmen terhadap kebutuhan tambahan masyarakat di titik pengungsian. Upaya ini untuk menentukan intervensi lanjutan, termasuk dukungan logistik dan program pemulihan lainnya. Ayo Bantu Korban Banjir Aceh. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana dengan bersedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS, melalui: BSI 900.0055.740 BCA 686.073.7777 a.n. Badan Amil Zakat Nasional atau melalui: baznas.go.id/sedekahbencana Layanan BAZNAS wa.me/6281188821818 [email protected]
BERITA05/12/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Sediakan Starlink Bantu Komunikasi Warga dan Relawan Bencana di Sumut
BAZNAS RI Sediakan Starlink Bantu Komunikasi Warga dan Relawan Bencana di Sumut
Sebagai solusi akses komunikasi yang terputus di wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara, BAZNAS RI mengerahkan teknologi tinggi dengan mengirimkan perangkat internet satelit Starlink. Fasilitas ini menjadi penopang vital bagi tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), relawan dan warga terdampak untuk memulihkan koneksi di tengah kelumpuhan jaringan seluler konvensional. Komandan Respon Penyelamatan dan Kedaruratan BTB, Taufiq Hidayat, di Dapur Umum BAZNAS RI, Desa Sarudik, Tapanuli Tengah, Sumut, Kamis (4/12/2025), menjelaskan, distribusi Starlink ini adalah langkah krusial untuk memastikan kelancaran komunikasi operasional. "Bencana ini menyebabkan sumber listrik terputus, yang berdampak pada jaringan transportasi data, fiber optik, BTS, hingga data center milik provider telekomunikasi terganggu. Sehingga kita perlu solusi," ujar Taufiq. Peralatan Starlink yang dibawa langsung dari Jakarta oleh Humas BAZNAS RI bersama tim media telah ditempatkan di sekitar titik layanan Dapur Umum BAZNAS RI di Tapanuli Tengah. Kehadiran sarana ini menjadi solusi alternatif penyediaan internet gratis bagi relawan dalam mengkoordinasikan penanganan darurat, serta bagi warga untuk berkomunikasi dengan keluarga. Taufiq menambahkan, Starlink dipilih karena kemampuannya memancarkan sinyal langsung dari satelit, sehingga tidak bergantung pada infrastruktur darat yang rusak. "Starlink sangat berguna selama tidak ada penghalang fisik langsung di area penerima sinyalnya," ucap dia. Namun, tantangan operasional di lapangan tidak berhenti di situ. Taufiq mengungkapkan kendala dalam penyediaan daya listrik untuk menyalakan perangkat. Penggunaan genset sebagai pembangkit listrik darurat—untuk mengisi daya telepon seluler dan router Starlink—menghadapi kendala logistik yang serius. "Problemnya ada pada ketersediaan solar. Untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) di SPBU harus mengantri sangat panjang dan lama. Selain itu, banyak titik lokasi bencana yang akses jalannya masih sangat sulit dijangkau. Jadi, sekalipun ada genset dan memulihkan jaringan, perjalanan untuk mengirimkan solar secara rutin ke lokasi sangat sulit," papar Taufiq mendetailkan kompleksitas situasi di lapangan. Kehadiran Starlink di Sumatera Utara ini menjadi bagian dari respons komprehensif BAZNAS RI dalam menangani bencana yang telah menewaskan ratusan jiwa dan mengungsi ratusan ribu orang. Dengan pulihnya akses komunikasi, lanjut Taufiq, diharapkan koordinasi distribusi bantuan, pendataan korban, dan pelayanan dapur umum dapat berjalan lebih efektif, serta memberikan sedikit kenyamanan bagi warga untuk terhubung kembali dengan dunia luar. Sementara itu, Aini, ibu rumah tangga, warga Gang Hutajulu bercerita, sampai ini terkendala menghubungi keluarga yang terdampak banjir. Pada hari ketiga baru bisa berkomunikasi. "Kami berterima kasih pada BAZNAS yang menyediakan layanan internet gratis melalui Starlink," ujar dia. Aini menyebutkan, melalui akses internet tersebut ia bisa mengabarkan pada keluarganya di luar daerah seperti di Palembang, Sumatera Selatan bahwa sanak saudara mereka baik-baik saja. Di tempat yang sama, Anggun kelas I SMA negeri I Desa Sarudik, Tapanuli Tengah. "Terima kasih BAZNAS, dengan Starlink saya bisa mengerjakan PR dari sekolah dan menghubungi teman dan sanak saudara bahwa desa kami selamat dari musibah banjir karena jauh dari sungai dan titik utama lokasi bencana," ucap dia. Anggun menyebut, karena listrik mati dan internet terputus, saudara dan kerabat mengkhawatirkan nasib mereka. "Alhamdulillah kami selamat dan bisa berkabar lewat ponsel karena ada internet dari Starlink yang disiapkan BAZNAS," kata dia.
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS Hadirkan Layanan Psikososial Anak bagi Penyintas Banjir Bandang di Kota Padang
BAZNAS Hadirkan Layanan Psikososial Anak bagi Penyintas Banjir Bandang di Kota Padang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) yang difokuskan untuk membantu pemulihan mental anak-anak dan kelompok rentan yang mengalami dampak langsung dari bencana banjir dan longsor di Kota Padang. Sebanyak 25 anak mengikuti sesi layanan dukungan psikososial ini. Di akhir kegiatan, anak-anak menerima susu dan makanan ringan sebagai bentuk dukungan pemenuhan gizi serta penutup kegiatan yang menyenangkan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, pendampingan psikososial merupakan bagian penting dalam pemulihan pascabencana, sehingga BAZNAS sejak awal berkomitmen menghadirkannya bagi masyarakat yang membutuhkan. “BAZNAS RI memastikan bahwa layanan psikososial menjadi bagian dari respon kemanusiaan, agar anak-anak terdampak bencana dapat kembali pulih secara mental dan emosional,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis, Kamis (4/12/2025). Dalam sesi layanan psikososial ini, anak-anak mengikuti berbagai permainan, aktivitas edukatif, dan dongeng interaktif yang dipandu langsung oleh Awam Prakoso, Founder Kampung Dongeng Indonesia. Sebagai pendongeng sekaligus fasilitator psikososial, kehadiran Awam Prakoso berhasil menghidupkan suasana, menghadirkan tawa, dan menciptakan rasa aman bagi anak-anak. “Layanan tersebut dirancang untuk memberikan ruang aman bagi anak-anak agar dapat kembali merasakan keceriaan setelah menghadapi situasi darurat. Melalui LDP ini, BAZNAS RI berupaya memastikan kebutuhan emosional dan psikologis penyintas mendapat perhatian yang sama pentingnya dengan kebutuhan fisik,” ucap Saidah. Saidah mengatakan bahwa kehadiran fasilitator profesional dan kegiatan yang menyenangkan membantu menciptakan lingkungan yang nyaman bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri tanpa tekanan. “Kegiatan ini memberi ruang bagi anak-anak untuk melepas ketegangan dan memulihkan diri setelah mengalami situasi yang traumatis,” ucap Saidah. Menurut Saidah, antusiasme anak-anak dan respons positif dari para orang tua menunjukkan bahwa layanan psikososial ini sangat dibutuhkan di tengah proses pemulihan. Banyak dari mereka merasa terbantu karena BAZNAS menyediakan ruang yang aman dan menghibur bagi anak-anak. “Para orang tua merasa sangat terbantu karena anak-anak mereka dapat bermain, belajar, dan tertawa kembali dalam suasana yang mendukung,” kata Saidah. Saidah menegaskan bahwa BAZNAS RI akan terus memperkuat layanan kemanusiaan di wilayah terdampak banjir bandang, termasuk dengan menghadirkan pendampingan lanjutan sesuai kebutuhan. “BAZNAS RI berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat dalam setiap fase pemulihan, baik melalui layanan pangan, kesehatan, maupun dukungan psikososial,” tambahnya. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana dengan bersedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS, dengan transfer melalui: BSI 900.0055.740 BCA 686.073.7777 a.n. Badan Amil Zakat Nasional atau melalui: baznas.go.id/sedekahbencana Layanan BAZNAS wa.me/6281188821818 [email protected]
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS Siapkan Dapur Air untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
BAZNAS Siapkan Dapur Air untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui unit BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) tidak hanya fokus pada penyediaan makanan siap santap, tetapi juga memperkuat dukungan logistik vital dengan menyiapkan dan melanjutkan operasi dapur air di sejumlah lokasi bencana di Tapanuli Selatan (Tapsel). Inisiatif ini menjadi pelengkap krusial dari jaringan dapur umum yang telah menjangkau ribuan pengungsi. Koordinator BTB untuk respon bencana wilayah Tapsel, Sukamto, menyatakan bahwa setelah asesmen, tim bergerak cepat mendirikan dapur umum dan memastikan akses air bersih. "Fokus kami adalah memastikan tidak ada penyintas yang kelaparan dan kekurangan air minum. Kami mendirikan di titik-titik dengan konsentrasi pengungsi tinggi dan di daerah yang sulit dijangkau," ujar dia saat mengawasi produksi di Dapur Umum BAZNAS RI di Tapsel, Sumatera Utara, Kamis (4/12/2025). Untuk mendukung keberlanjutan pasokan air bersih, BAZNAS menyiapkan dan melanjutkan operasi dapur air di dua lokasi strategis: Pertama, jelas dia, di Desa Tandihat, kompleks PTPN 5 Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan. Kedua, di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayurmatua, Kabupaten Tapanuli Selatan. Keberadaan dapur air ini terintegrasi dengan operasi dapur umum yang telah berkembang pesat. Sementara itu, berdasarkan laporan operasional per Rabu (3/12/2025), titik utama di Desa Tandihat secara konsisten memproduksi 1.950 bungkus makanan per hari untuk 630 jiwa pengungsi, dan telah dilengkapi dengan dapur air di dua titik. Ekspansi layanan terus dilakukan. Tim gabungan yang terdiri dari personel BTB Pusat, BTB Provinsi Sumatera Utara, BAZNAS Kabupaten/Kota Tapsel, serta 12 relawan masak, telah mendirikan dapur umum baru di Desa Tolang Julu dengan kapasitas 600 bungkus per hari. Dukungan logistik juga mengalir ke dapur umum komunitas, seperti di Masjid Nurul, Kelurahan Sibolga Selatan, dengan pasokan beras, lauk, dan bumbu untuk 300 porsi per hari selama tiga hari. Terjadi pula peningkatan kapasitas signifikan di beberapa titik. Dapur umum di Masjid An-Nursina, Tapanuli Tengah, ditingkatkan dari 600 menjadi 1.000 bungkus per hari untuk menjangkau 568 jiwa. Begitu pula dengan dapur di Jalan Kamboja, Kelurahan Simare Mare, yang langsung beroperasi dengan produksi 1.000 bungkus per hari untuk 450 jiwa. "Ini adalah kerja kolektif. Personil pusat, daerah, dan relawan lokal bersinergi. Setiap hari tim kami bergerak dengan satu unit mobil dan dua motor, membeli bahan baku, memasak, dan mendistribusikan, seringkali melalui jalur yang masih sulit," ucap Sukamto, yang baru saja menyelesaikan studi magisternya dan langsung bertugas ke lokasi bencana. Operasi dapur umum dan dapur air BAZNAS ini menjadi penopang hidup utama bagi ribuan pengungsi. Kehadirannya tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi dan air bersih, tetapi juga memberikan kepastian serta harapan di tengah ketidakpastian. Komitmen untuk melanjutkan dan memperluas operasi ini menunjukkan dedikasi BAZNAS RI dalam menjalankan amanah kemanusiaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan hingga pemulihan penuh tercapai.
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS Siapkan Dapur Umum untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
BAZNAS Siapkan Dapur Umum untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
Memastikan ribuan penyintas bencana banjir dan tanah longsor di Tapanuli Selatan (Tapsel) mendapat pasokan makanan yang layak, BAZNAS RI melalui unit BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) telah mendirikan dan mengoperasikan sejumlah dapur umum di titik-titik terdampak berat. Operasi yang dipimpin langsung oleh Koordinator BTB untuk wilayah Tapsel, Sukamto, ini telah menghasilkan ribuan bungkus makanan siap santap bagi pengungsi. Di tengah kesibukan mengawasi produksi di Dapur Umum BAZNAS RI di Tapsel, Sumut, Kamis (4/12/2025), Sukamto memaparkan upaya logistik yang terus diperluas cakupannya. “Fokus kami adalah memastikan tidak ada penyintas yang kelaparan. Setelah assessment, kami segera mendirikan dapur umum di titik-titik dengan konsentrasi pengungsi tinggi dan di daerah yang sulit dijangkau,” ujarnya. Berdasarkan laporan operasional per Rabu (3/12/2025), jaringan dapur umum BAZNAS telah berkembang pesat. Titik utama berada di Desa Tandihat, di kompleks PTPN 5 Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan. Dapur ini secara konsisten memproduksi 1.950 bungkus makanan per hari untuk mendukung 630 jiwa pengungsi, dilengkapi dengan dapur air di dua titik. Tidak berhenti di situ, tim yang terdiri dari Sukamto, Septo P, personil BTB Provinsi Sumut, Baznas Kabupaten dan Kota Tapsel, serta 12 relawan masak, terus memperluas jangkauan. Dapur umum baru berhasil didirikan di Desa Tolang Julu, memproduksi 600 bungkus makanan per hari. Selain itu, dukungan logistik juga diberikan kepada dapur umum komunitas, seperti di Masjid Nurul, Jl. Murai Aekmanis, Kelurahan Sibolga Selatan, dengan menyuplai beras, lauk, dan bumbu untuk produksi 300 porsi per hari selama tiga hari. Yang patut dicatat adalah peningkatan kapasitas di beberapa titik. Dapur umum di Masjid An-Nursina, Kelurahan Sarudik, Tapanuli Tengah, yang awalnya memproduksi 600 bungkus, kini ditingkatkan menjadi 1.000 bungkus per hari (2x produksi) untuk menjangkau 568 jiwa. Begitu pula dengan dapur umum di Jalan Kamboja, Kelurahan Simare Mare, Kecamatan Sibolga Utara, yang langsung beroperasi dengan produksi 1.000 bungkus per hari untuk 450 jiwa. “Ini adalah kerja kolektif. Personil pusat, daerah, dan relawan lokal bersinergi. Setiap hari tim kami bergerak dengan 1 unit mobil dan 2 motor, membeli bahan baku, memasak, dan mendistribusikan, seringkali melalui jalur yang masih sulit,” jelas Sukamto yang baru saja menyelesaikan studi magister di UIN Yogyakarta dan langsung bertugas ke lokasi bencana. Operasi dapur umum ini menjadi penopang hidup utama bagi ribuan pengungsi yang kehilangan tempat tinggal dan akses terhadap kebutuhan pokok. Kehadiran BAZNAS tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi juga memberikan kepastian dan harapan bagi warga di tengah situasi yang serba tidak menentu. Komitmen untuk melanjutkan operasi ini menunjukkan dedikasi BAZNAS RI dalam menjalankan amanah kemanusiaan, memastikan bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan hingga kondisi darurat pulih.
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS
PT Star Sparta Indonesia & PT Mitra Kencana Nusantara Salurkan Donasi Bencana Alam Sumatra Melalui BAZNAS
PT Star Sparta Indonesia & PT Mitra Kencana Nusantara Salurkan Donasi Bencana Alam Sumatra Melalui BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penyaluran donasi bantuan bencana alam dari PT Star Sparta Indonesia (SSI) dan PT Mitra Kencana Nusantara (MKN) dengan total sebesar Rp50.000.000. Penyerahan dana dilakukan dalam acara seremonial yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta. Donasi ini merupakan bagian dari komitmen kedua perusahaan dalam menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebagai bentuk tanggung jawab sosial serta kontribusi nyata bagi kemaslahatan masyarakat. Pada periode tahun 2025, masing-masing perusahaan menyalurkan Donasi Bencana Alam sebesar Rp25.000.000, yang secara total berjumlah Rp50.000.000. Dana tersebut diprioritaskan untuk bantuan kebencanaan di wilayah Sumatra, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak serta dukungan terhadap proses pemulihan pascabencana. Melalui kegiatan seremonial ini, perusahaan dan BAZNAS menegaskan komitmen bersama untuk menjunjung tinggi transparansi, memperkuat sinergi, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya ZIS perusahaan sebagai instrumen pembangunan sosial. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi kedua perusahaan melalui BAZNAS RI. “Kami menyambut baik donasi yang disalurkan PT Star Sparta Indonesia dan PT Mitra Kencana Nusantara. Bantuan ini akan sangat berguna untuk membantu para penyintas bencana di Sumatra. Semoga langkah baik ini menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk turut berperan serta dalam meringankan beban masyarakat,” ujarnya. CEO PT Star Sparta Indonesia, Sutjipto Kalam, menegaskan bahwa penyaluran infak perusahaan merupakan bentuk komitmen dalam mendukung penanganan kebencanaan di Indonesia. “Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak. Kerja sama dengan BAZNAS menjadi bagian penting dari upaya kami dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan,” ungkapnya. Sementara Direktur PT Mitra Kencana Nusantara, Yunus Setiawan, menambahkan bahwa kontribusi ini adalah bagian dari nilai perusahaan untuk selalu hadir bagi masyarakat. “Kami percaya bahwa bantuan yang disalurkan melalui BAZNAS RI dapat menjangkau penerima manfaat dengan tepat dan amanah. Semoga bantuan ini membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatra,” ujarnya. Melalui penyerahan donasi ini, BAZNAS RI dan kedua perusahaan berharap kolaborasi yang terjalin dapat terus diperkuat, terutama dalam upaya memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA03/12/2025 | Humas BAZNAS
Beri Akses Layanan Kesehatan Gratis, BAZNAS RI Resmikan RSB Sarolangun
Beri Akses Layanan Kesehatan Gratis, BAZNAS RI Resmikan RSB Sarolangun
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meresmikan gedung Rumah Sehat BAZNAS (RSB) di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, Rabu (3/12/2025). Kehadiran RSB merupakan upaya BAZNAS dalam mewujudkan Indonesia sehat dengan memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu. Peresmian RSB Saroluangun ditandai dengan pengguntingan pita yang dilakukan oleh Bupati Sarolangun Hurmin, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendiatribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Saidah Sakwan MA., serta Ketua BAZNAS Kabupaten Sarolangun Ahmad Zaidan. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. mengatakan, pembangunan RSB ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan umat khususnya di bidang kesehatan. Termasuk masyarakat kurang mampu. Selama ini, kata Kiai Noor, masyarakat khususnya mustahik ketakutan jika harus berobat ke rumah sakit dengan tagihan biayanya. Karena itu, BAZNAS ingin hadir bersama mereka, membantu mereka untuk juga mendapatkan layanan kesehatan gratis, tanpa harus khawatir akan biaya dan obat-obatnya. “Jadi RSB ini tanpa kasir, petugas tidak akan meminta biaya apapun. Mereka yang datang akan dilayani sebaik-baiknya di RSB,” kata kiai Noor di Jambi, Rabu (3/12/2025). “Saya meyakini bahwa apa yang kita lakukan hari ini menjadi bagian penting dan tak terpisahkan dalam membantu masyarakat, karena ini juga selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo,” ujar Kiai Noor. Ia menambahkan, dengan berdirinya RSB Kabupaten Sarolangun menambah panjang deretan Rumah Sehat BAZNAS yang telah berdiri sebelumnya. Hingga kini, terdapat 38 Rumah Sehat BAZNAS di Indonesia yang telah berdiri dan sedang proses pembangunan. Dua diantaranya merupakan layanan kesehatan bergerak berupa kapal di Kabupaten Talaud dan Sangihe. “Ke depan kami titipkan kepada Dinas Kesehatan dan Bupati agar RSB ini dirawat dengan sebaik-baiknya karena ini semata-mata untuk membantu pemerintah dalam rangka memberikan layanan kesehatan gratis,” ungkap Kiai Noor. Hal ini pun disambut baik oleh Bupati Sarolangun Hurmin, yang mengapresiasi kontribusi besar BAZNAS dalam perluasan layanan kesehatan. “Oleh karena itu kami menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BAZNAS karena kehadiran RSB ini merupakan wujud nyata kolaborasi dan sinergi yang kuat antara pemerintah dan lembaga filantropi Islam dalam upaya mendekatkan fasilitas kesehatan kepada masyarakat, khususnya para mustahik,” ucap Hurmin. Pada kesempatan yang sama, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA. menyampaikan rasa syukur atas kolaborasi bersama dalam pembangunan dan peresmian RSB ini. Menurutnya, berdirinya RSB ini tidak lepas dari peran dan kontribusi pemerintah daerah dan masyarakat setempat yang selama ini bersedekah melalui BAZNAS. “Terima kasih atas kolaborasi yang baik dari pemerintah Sarolangun dan Bapak M. Hasbi yang telah menghibahkan tanahnya. Semoga keberadaan RSB ini tidak hanya memberikan manfaat sebagai tempat berobat tetapi juga menjadi simbol gotong royong dalam membangun kesejahteraan,” kata Saidah. RSB kota Sarolangun ini dibangun di atas lahan seluas 2500 meter persegi yang akan memberikan layanan level klinik pratama dengan fasilitas Poli Umum, Poli kesehatan ibu dan anak (KIA), IGD, Poli Gigi, Laboratorium, farmasi dan layanan antar jemput pasien tanpa dipungut biaya. Turut hadir dalam peresmian antara lain Ketua BAZNAS Provinsi Jambi Muhammad Amin, Wakil Ketua I DPRD Kab. Sarolangun Cik Marlen, Rektor Universitas Islam Sarolangun Mawardim, Rektor Institut Agama Islam Abuya Salek Dr. Kauzani, Tenaga Ahli Bupati DRS. H. Fahrul Rozi, dan Ketua PKK Sarolangun Ibu Risha Fitria.
BERITA03/12/2025 | Humas BAZNAS
PT Nusantara Card Semesta (NCS) Salurkan Zakat Rp400 Juta Melalui BAZNAS RI
PT Nusantara Card Semesta (NCS) Salurkan Zakat Rp400 Juta Melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penyaluran zakat dari PT Nusantara Card Semesta (NCS) berupa zakat perusahaan dan zakat mal pemilik perusahaan sebesar Rp400.000.000. Dalam acara yang berlangsung Rabu (3/12/2025) di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, penyaluran dana zakat dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM, serta CEO PT Nusantara Card Semesta (NCS), Renny Sitawati Siregar. Dalam sambutannya, Rizaludin menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan PT NCS kepada BAZNAS sebagai lembaga resmi negara dalam pengelolaan zakat. Menurut Rizal, kolaborasi ini akan sangat berdampak bagi sejumlah program kemanusiaan yang sedang dijalankan BAZNAS. “BAZNAS RI menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran PT Nusantara Card Semesta yang kembali menunaikan zakat melalui BAZNAS RI. Amanah ini akan kami kelola secara profesional, transparan, dan akuntabel untuk program-program pemberdayaan yang membawa kebermanfaatan luas bagi mustahik di seluruh Indonesia,” ujar Rizaludin. Ia menambahkan bahwa dana tersebut akan disalurkan ke berbagai program prioritas BAZNAS, termasuk pendidikan melalui beasiswa, pemberdayaan ekonomi mustahik, serta bantuan sosial untuk masyarakat prasejahtera. Apalagi, saat ini sedang ada bencana kemanusiaan di sejumlah wilayah di Sumatra. Sementara itu, CEO PT NCS, Reni Sitawati Siregar, menyampaikan bahwa penyaluran zakat ini merupakan bagian dari komitmen spiritual dan sosial perusahaan. “Sebagai perusahaan yang telah berdiri sejak 1994 dan melayani masyarakat di seluruh Indonesia, NCS merasakan pentingnya menyucikan harta sekaligus berbagi manfaat. Kami melihat BAZNAS RI sebagai mitra tepercaya yang mampu menyalurkan zakat secara amanah, tepat sasaran, dan berdampak nyata,” kata Reni. Selain itu, penyaluran zakat mal pemillik perusahan sebagai upaya membersihkan harta dan jiwa, menambah keberkahan, serta membantu kaum duafa, dan masyarakat yang membutuhkan. Reni juga menegaskan bahwa NCS tidak hanya fokus pada inovasi dan kualitas layanan, tetapi juga pada tanggung jawab moral terhadap masyarakat. Sejak 2019, NCS secara konsisten menunaikan zakat perusahaan sebagai bentuk kepedulian sosial dan spiritual. Dan dalam rangkaian HUT NCS ke 31, NCS berinisiatif utk menyalurkan dlm bentuk Beasiswa Pendidikan kepada hampir 80 penerima manfaat yg terdiri dari mahasiswa dan siswa SMA.
BERITA03/12/2025 | Humas BAZNAS
Akses Terputus, BAZNAS Gunakan Perahu Karet untuk Salurkan Logistik di Aceh Utara
Akses Terputus, BAZNAS Gunakan Perahu Karet untuk Salurkan Logistik di Aceh Utara
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus bergerak membantu masyarakat terdampak banjir di Aceh Utara meski akses untuk menuju lokasi terdampak, terputus akibat banjir dan longsor. Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menyalurkan logistik berupa beras untuk kebutuhan Dapur Umum menggunakan perahu karet milik Polairud, setelah jembatan utama Kutablang dan dua jembatan lainnya yang menghubungkan Bireuen–Aceh Utara tidak dapat dilalui. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, menegaskan bahwa keterbatasan akses tidak boleh menghambat penyaluran bantuan kepada warga yang sedang membutuhkan. “Meskipun akses jalan terputus akibat banjir, BAZNAS harus tetap hadir untuk masyarakat. Kami memastikan bantuan logistik tetap sampai ke lokasi, sekalipun harus menggunakan perahu karet,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis, Rabu (3/12/2025). Saidah menjelaskan, pengiriman beras tersebut diprioritaskan untuk mendukung operasional Dapur Umum yang menyediakan makanan bagi warga terdampak. “Dapur Umum menjadi tumpuan kebutuhan pangan masyarakat saat aktivitas mereka terganggu. Karena itu, kami memastikan pasokan beras tersedia agar pelayanan kepada warga tidak terhenti,” ucap Saidah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Polairud dan seluruh pihak yang turut membantu proses penyaluran bantuan. “Sinergi ini sangat membantu percepatan distribusi di tengah medan yang sulit. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung upaya kemanusiaan ini,” kata Saidah. Menurut Saidah, BAZNAS RI terus memantau kondisi banjir di Aceh Utara dan menyiapkan langkah-langkah lanjutan apabila situasi belum membaik. “Kami akan terus berada di sisi masyarakat hingga kondisi pulih. Bantuan tambahan sudah kami siapkan dan akan disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Saidah. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana dengan bersedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS, dengan transfer melalui: BSI 900.0055.740 BCA 686.073.7777 a.n. Badan Amil Zakat Nasional atau melalui: baznas.go.id/sedekahbencana Layanan BAZNAS wa.me/6281188821818 [email protected]
BERITA03/12/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Dirikan Layanan Dapur Umum di Padang Pariaman
BAZNAS RI Dirikan Layanan Dapur Umum di Padang Pariaman
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) mendirikan layanan dapur umum di Kecamatan 2x11 Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman, sebagai langkah cepat membantu warga terdampak banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut. BAZNAS RI bersama BAZNAS Kabupaten Padang Pariaman segera mengoperasikan dapur umum dan mendistribusikan makanan siap saji. Sebanyak 1.500 bungkus nasi telah dibagikan kepada para pengungsi dan warga terdampak di sekitar Kecamatan 2x11 Kayutanam. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, menegaskan bahwa pendirian dapur umum ini merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan yang terus dijalankan BAZNAS dalam situasi darurat. “Kami menyiapkan dapur umum untuk memastikan para penyintas mendapatkan akses makanan yang layak di tengah kondisi yang sangat terbatas. Dalam situasi bencana seperti ini, kebutuhan dasar seperti pangan harus segera dipenuhi agar masyarakat tetap kuat dan aman,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (3/12/2025). Saidah menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan kebutuhan warga terdampak dan menyesuaikan layanan sesuai kondisi lapangan. “Tim BAZNAS Tanggap Bencana tidak hanya mendistribusikan makanan siap saji, tetapi juga melakukan asesmen lanjutan untuk melihat kebutuhan mendesak lainnya, seperti layanan kesehatan, logistik, dan perlindungan bagi kelompok rentan. Kami ingin memastikan setiap bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ucap Saidah. Ia menambahkan bahwa kondisi cuaca yang masih ekstrem tidak menyurutkan semangat para relawan. “Hujan deras disertai angin kencang masih terjadi, sehingga seluruh proses distribusi dilakukan dengan kewaspadaan tinggi. Namun, kami memastikan bahwa para relawan tetap sigap dan terkoordinasi dengan baik bersama pemerintah daerah dan mitra kemanusiaan lainnya,” tutur Saidah. Saidah menegaskan akan terus mendukung upaya percepatan pemulihan di Kabupaten Padang Pariaman, termasuk dalam penyediaan layanan makanan, kesehatan, dan logistik bagi warga terdampak. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana dengan bersedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS, dengan transfer melalui: BSI 900.0055.740 BCA 686.073.7777 a.n. Badan Amil Zakat Nasional atau melalui: baznas.go.id/sedekahbencana Layanan BAZNAS wa.me/6281188821818 [email protected]
BERITA03/12/2025 | Humas BAZNAS
Permudah Akses Kesehatan Mustahik, BAZNAS RI Bangun RSB di Palembang
Permudah Akses Kesehatan Mustahik, BAZNAS RI Bangun RSB di Palembang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan rumah sehat BAZNAS (RSB) Palembang, Selasa (2/12/2025). Ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam menghadirkan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat miskin, agar terpenuhi hak mereka atas kesehatan. RSB Kota Palembang ini merupakan RSB pertama yang berada di Provinsi Sumatera Selatan. Hingga kini, terdapat 38 Rumah Sehat BAZNAS yang telah berdiri dan sedang proses pembangunan, dua diantaranya merupakan layanan kesehatan bergerak berupa kapal di daerah kepulauan Talaud dan Sangihe Sulawesi Utara. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Dr. Ir. Nadratuzzaman Hosen mengatakan, RSB Kota Palembang ini akan dibangun di atas tanah seluas 2378 meter² yang mana di dalamnya akan melayani poli umum, poli gigi, poli ibu dan anak (KIA), IGD laboratorium, farmasi serta layanan antar jemput pasien. “Dengan lahan yang luas ini, kami juga berharap RSB di Palembang ini bisa memberikan layanan rawat inap juga, karena kan banyak masyarakat kita juga yang berobat ini adalah lansia,” kata Prof Nadra di Palembang. Selain memberikan pelayanan kesehatan, Prof Nadra juga berharap bekerja sama dengan BAZNAS Kota dan pemerintah daerah untuk terus aktif dalam menggalakkan program pemerintah terutama masalah stunting dan pencegahan penyakit menular TBC. “Jadi nanti para nakes di sini bisa melakukan penyuluhan kesehatan tentang pencegahan stunting, penyuluhan gizi seimbang, dan pencegahan TBC,” kata dia. Menurutnya langkah ini penting sebagai ikhtiar bersama antara BAZNAS, masyarakat dan tenaga kesehatan untuk mewujudkan indonesia sehat, Indonesia emas. Karena itu penting melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang stunting dan langkah-langkah pencegahan penularan TBC. Dalam kesempatan tersebut, Walikota Palembang yang diwakili oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M. Ichsanul Akmal, menyampaikan rasa syukur dan termin kasih kepada BAZNAS yang selama ini selalu berada di tengah-tengah masyarakat untuk membantu dan melayani mereka. “Kami atas nama pemerintah Kota Palembang mengucapkan terima kasih. Kami harap pembangunan RSB ini bukan yang pertama dan terakhir tapi justru yang akan mencetak RSB-RSB lainnya di seluruh kecamatan di Palembang, sehingga bisa lebih menjangkau masyarakat yang rumahnya jauh dari fasilitas kesehatan milik pemerintah kota Palembang,” kata dia. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Palembang Kiagus M. Ridwan Nawawi mengatakan, pembangunan RSB ini merupakan hasil kerja sama BAZNAS RI, BAZNAS Kota Palembang dan Pemerintah Kota Palembang serta H. Junaidi Sofa yang telah penghibah lahannya untuk kepentingan umat. Karenanya, ia juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan mendukung pembangunan RSB Kota Palembang ini. “Kami ucapkan terima kasih atas kontribusi positifnya untuk pembangunan Rumah Sehat BAZNAS Kota Palembang ini,” kata Ridwan. Menurutnya, pembangunan RSB ini tidak lepas dari peran ZIS (zakat, infak, dan sodakoh) yang telah dipercayakan oleh masyarakat kota Palembang kepada BAZNAS, sehingga pada hari ini dapat dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan RSB. “RSB Kota Palembang ini juga RSB pertama yang berada di Provinsi Sumatera Selatan, semoga kedepan akan semakin bertambah sebaran RSB di Provinsi Sumatera Selatan,” tambah dia. Kegiatan peletakan batu pertama ini dihadiri oleh Kepala Kemenag Kota Palembang H. Muflikhul Hasan, Kepala Dinkes Kota Palembang dr. Fenty Aprina. Kemudian Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Sumsel Kiagus Aminudin Fauzie, Ketua BAZNAS Kota Palembang Kiagus M. Ridwan Nawawi, Wakil Ketua I M Syukri, Wakil Ketua II Syaefudin, Wakil Ketua III Widartini, dan Wakil Ketua IV Drs. H.M. Teguh Shobri.
BERITA02/12/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Berikan Layanan Kesehatan dan Dapur Umum untuk Korban Banjir di Kota Padang
BAZNAS RI Berikan Layanan Kesehatan dan Dapur Umum untuk Korban Banjir di Kota Padang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan layanan kesehatan gratis dan dapur umum bagi para pengungsi korban bencana banjir di wilayah Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat. Bantuan tersebut untuk memastikan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi dengan baik. Layanan kesehatan dan dapur umum ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam memberikan pertolongan cepat, tepat, dan menyeluruh kepada masyarakat yang membutuhkan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan kehadiran layanan kesehatan dan dapur umum tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS RI dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi darurat. “BAZNAS RI berupaya memastikan kebutuhan kesehatan dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir dapat terpenuhi dengan baik, terutama bagi warga yang sulit mengakses layanan selama masa pemulihan,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (2/12/2025). Saidah mengatakan bahwa pelayanan kesehatan yang dibuka di lokasi pengungsian tidak hanya berfungsi sebagai penanganan medis dasar, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan agar warga tetap mampu menjaga kondisi tubuh di tengah situasi darurat. “Lewat layanan kesehatan RSB, kami ingin masyarakat di berbagai wilayah, termasuk pelosok, bisa menikmati layanan kesehatan yang layak dan mudah diakses,” ucap Saidah. Menurut Saidah, selain layanan kesehatan, pendirian dapur umum oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana menjadi elemen penting dalam memastikan kebutuhan pangan para penyintas tetap terpenuhi. Dapur umum tersebut beroperasi di Cupak Tangah untuk melayani 312 jiwa yang mengungsi. “Tim BTB mendirikan dapur umum untuk memastikan para penyintas mendapatkan makanan yang layak setiap hari selama masa tanggap darurat,” kata Saidah. Ia mengungkapkan, dapur umum BAZNAS berhasil menyiapkan 325 porsi nasi lengkap dengan lauk pauk dan kebutuhan gizi dasar lainnya. Makanan siap saji tersebut dibagikan langsung kepada pengungsi yang kesulitan mengakses bahan makanan akibat rumah dan lingkungan sekitar yang masih terdampak banjir. “BAZNAS RI memastikan seluruh layanan akan berlanjut selama masa tanggap darurat, sebagai bentuk komitmen agar manfaat zakat benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan di seluruh Indonesia,” katanya. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana dengan bersedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS, dengan transfer melalui: BSI 900.0055.740 BCA 686.073.7777 a.n. Badan Amil Zakat Nasional atau melalui: baznas.go.id/sedekahbencana Layanan BAZNAS wa.me/6281188821818 [email protected]
BERITA02/12/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS Distribusikan Air Bersih bagi Warga Terdampak Banjir di Kota Padang
BAZNAS Distribusikan Air Bersih bagi Warga Terdampak Banjir di Kota Padang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) mendistribusikan air bersih bagi warga yang terdampak banjir di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatra Barat. Penyaluran air bersih ini sebagai upaya respons cepat terhadap bencana yang melanda wilayah tersebut. Dalam aksi ini, BAZNAS menyalurkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar 150 kepala keluarga yang terdampak dan mengalami keterbatasan akses air layak konsumsi. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., mengatakan banjir membuat sumber air tercemar lumpur, limbah, bakteri E.coli, hingga virus penyebab diare dan leptospirosis. Dengan distribusi air bersih, para warga terdampak tidak perlu menggunakan air banjir yang tidak layak konsumsi sehingga risiko penyakit menurun drastis. "Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia. Maka, BAZNAS memandang penting adanya air untuk membantu para warga memenuhi kebutuhan dasarnya," kata Saidah, dalam keterangan tertulis, Senin (1/12/2025). Saidah menambahkan, tak mudah bagi tim kemanusiaan BAZNAS dalam menyalurkan bantuan. Akses menuju lokasi terdampak saat ini masih sangat terbatas. "Jalan utama dipenuhi lumpur, material kayu, serta minimnya penerangan, sehingga tim BTB harus menempuh perjalanan yang cukup jauh dan menantang untuk mencapai titik pendistribusian. Alhamdulillah, dengan keyakinan kuat, kami berhasil mengatasi setiap kendala yang ada," lanjutnya. BAZNAS RI, menurut Saidah, akan terus hadir mendampingi warga terdampak hingga pulih seperti semua, melalui bantuan logistik maupun layanan kemanusiaan lain yang dibutuhkan. Saat ini, telah tersebar 32 titik pos bantuan BAZNAS di Aceh, Sumut, dan Sumbar yang siap melayani masyarakat. “Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat, BAZNAS terus berupaya hadir untuk membantu pemulihan penyintas bencana," katanya. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana dengan bersedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS, dengan transfer melalui: BSI 900.0055.740 BCA 686.073.7777 a.n. Badan Amil Zakat Nasional atau melalui: baznas.go.id/sedekahbencana Layanan BAZNAS wa.me/6281188821818 [email protected]
BERITA01/12/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS Salurkan Bahan Makanan bagi Korban Terdampak Banjir di Kota Padang
BAZNAS Salurkan Bahan Makanan bagi Korban Terdampak Banjir di Kota Padang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menyalurkan bantuan bahan makanan untuk warga yang terdampak banjir di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang sebagai respons cepat terhadap bencana yang melanda wilayah tersebut. Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi BAZNAS RI bersama BAZNAS Kota Padang dalam memberikan layanan kemanusiaan bagi masyarakat yang sedang mengalami musibah. Sebanyak 380 jiwa dari 276 kepala keluarga menerima bantuan yang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS RI dalam memastikan warga terdampak mendapat dukungan yang layak dan tepat waktu. “BAZNAS RI terus berusaha untuk hadir memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang tertimpa musibah, termasuk para penyintas banjir di Kota Padang yang saat ini benar-benar membutuhkan,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (30/11/25). Saidah mengatakan, kebutuhan bahan makanan menjadi prioritas utama mengingat banyak warga yang tidak dapat beraktivitas normal dan belum bisa kembali memasak akibat kondisi rumah yang masih terdampak banjir. “Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga serta memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi selama masa pemulihan,” ucap Saidah. Menurut Saidah, kolaborasi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kota Padang akan terus diperkuat untuk memastikan pendistribusian bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran, termasuk melalui monitoring langsung ke lapangan. “Kami terus memantau kondisi para penyintas dan memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan mereka,” kata Saidah. Saidah menegaskan, BAZNAS RI akan terus hadir mendampingi masyarakat sampai kondisi benar-benar pulih, baik melalui bantuan logistik maupun layanan kemanusiaan lain yang dibutuhkan. “BAZNAS RI tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan awal, tetapi juga akan terus mendukung proses pemulihan masyarakat secara menyeluruh,” tambahnya. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana dengan bersedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS, dengan transfer melalui: BSI 900.0055.740 BCA 686.073.7777 a.n. Badan Amil Zakat Nasional atau melalui: baznas.go.id/sedekahbencana Layanan BAZNAS wa.me/6281188821818 [email protected]
BERITA01/12/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Penyintas Bencana di Sumbar
BAZNAS RI Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Penyintas Bencana di Sumbar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Sarolangun menyediakan layanan kesehatan gratis bagi penyintas banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Pos Layanan Kesehatan BAZNAS ini juga berdampingan dengan Dapur Umum BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Tidak hanya itu, BAZNAS juga telah menurunkan sejumlah layanan kemanusiaan untuk menangani banjir dan longsor di Sumatra Barat, mulai dari bantuan evakuasi, dapur umum dan dapur air, hingga distribusi berbagai logistik bagi warga terdampak. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., mengatakan, layanan kesehatan tersebut menjadi bagian dari respons cepat BAZNAS atas meningkatnya kebutuhan medis masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatra Barat (Sumbar). “Dengan hadirnya layanan kesehatan ini, BAZNAS ingin memastikan kebutuhan medis masyarakat terdampak tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat. Karena itu kami bergerak cepat menghadirkan layanan kesehatan gratis yang dapat diakses langsung oleh masyarakat,” ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (1/12/2025). Saidah menjelaskan, layanan medis yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan oleh dokter, konsultasi medis, hingga pemberian obat-obatan secara gratis. Kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan warga lanjut usia menjadi prioritas karena memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi penyakit. “Dengan langkah ini, BAZNAS berharap dapat membantu menjaga kesehatan para penyintas dan meminimalkan risiko penyakit yang sering muncul setelah bencana. Kondisi pengungsian dan perubahan lingkungan fisik pascabencana kerap memicu gangguan kesehatan yang perlu ditangani segera,” kata Saidah. Saidah mengatakan, untuk memperluas jangkauan layanan, BAZNAS juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, serta tim relawan lain agar layanan kesehatan dapat menjangkau lebih banyak wilayah, khususnya pada lokasi-lokasi yang sebelumnya sulit diakses. Ia memastikan koordinasi terus diperkuat untuk menjaga keberlanjutan layanan. "Seluruh rangkaian bantuan hingga layanan kesehatan ini merupakan operasi kemanusiaan lintas wilayah gabungan yang melibatkan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Sumbar, serta BAZNAS kabupaten/kota," ujar Saidah. Ke depan, kata Saidah, BAZNAS juga menyiapkan langkah lanjutan berupa pendampingan kesehatan berkelanjutan dan distribusi paket kebersihan bagi warga terdampak. "Upaya ini dilakukan guna mempercepat pemulihan kondisi masyarakat," ujarnya. Hingga kini, lanjut Saidah, tim BAZNAS masih melakukan monitoring kebutuhan warga di pengungsian dan memetakan kemungkinan penambahan titik layanan kesehatan jika situasi lapangan mengharuskan. BAZNAS juga membuka kanal donasi untuk masyarakat yang ingin berkontribusi dalam penanganan bencana Indonesia, termasuk di Sumatra Barat.
BERITA01/12/2025 | Humas BAZNAS
MANDJHA IVAN GUNAWAN SALURKAN DONASI UNTUK BENCANA SUMATERA MELALUI BAZNAS
MANDJHA IVAN GUNAWAN SALURKAN DONASI UNTUK BENCANA SUMATERA MELALUI BAZNAS
Brand modest fashion terkemuka Mandjha Hijab Ivan Gunawan kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan. Dalam acara peluncuran koleksi hijab eksklusif “My First Love in Yokohama” yang digelar di Margocity Depok pada 30 November 2025, Mandjha Hijab secara resmi menyerahkan bantuan sebesar Rp150.000.000 untuk membantu korban bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera telah menyebabkan ribuan warga mengungsi, rumah dan fasilitas umum rusak, serta aktivitas masyarakat terhenti. Curah hujan ekstrim dan meluapnya sungai di beberapa daerah membuat banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan segera. Situasi inilah yang menggugah kepedulian Ivan Gunawan dan Mandjha Hijab untuk kembali hadir melalui aksi nyata. Donasi diserahkan langsung oleh Ivan Gunawan kepada H H. M. Arifin Purwakananta, S.IKom., M.I.Kom., CWC., CFRM. selaku Deputi BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, dalam sebuah seremoni simbolis yang berlangsung penuh makna. Aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari program CSR Mandjha Ivan Gunawan di bawah payung besar “Hand Over Mandjha.” Menurut Arifin, musibah kali ini bukan saja menghilangkan nyawa sebagian besar masyarakat setempat tetapi juga merenggut sumber kehidupan, akses jalan yang tertutup, alat komunikasi yang terputus, tidak ada pangan, tidak ada air bersih, dan masih banyak kerugian dan penderitaan yang ditimbulkan akibat banjir bandang tersebut. “Kita berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi mereka dan meringankan beban mereka serta membuat mereka terlayani selama menjadi pengungsi sampai nanti masa recovery,” ungkap Arifin. Karenanya, Arifin juga mengucapkan terima kasih kepada Ivan yang bertindak cepat dalam merespon bencana ini dengan memberikan bantuan untuk meringankan beban para korban. “BAZNAS mengucapkan kasih kepada H. Ivan Gunawan yang telah memberikan donasi untuk saudara-saudara kita di Sumatera dan Aceh yang sekarang ini terkena banjir bandang,” kata Arifin.
BERITA01/12/2025 | Humas BAZNAS
Bantu Sesama, BAZNAS RI dan Masjid Wisma Bakrie Hadirkan Program Sedekah Barang
Bantu Sesama, BAZNAS RI dan Masjid Wisma Bakrie Hadirkan Program Sedekah Barang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Manajemen Wisma Bakrie meresmikan Program Kolaborasi “Sedekah Barang, Kini Hadir Lebih Dekat”, Jumat (28/11/2025), di Jakarta. Program ini dihadirkan untuk memudahkan karyawan, jamaah, dan masyarakat sekitar dalam menunaikan sedekah barang melalui fasilitas yang telah tersedia di Masjid Wisma Bakrie. Kehadiran layanan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat untuk berbuat kebaikan serta memberikan manfaat sosial yang lebih luas. Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., menegaskan, program tersebut merupakan upaya BAZNAS dalam memudahkan masyarakat untuk menunaikan sedekah. “BAZNAS terus berusaha menghadirkan layanan yang mudah diakses dan memberi kemanfaatan luas. Fasilitas sedekah barang di Masjid Wisma Bakrie adalah langkah strategis untuk menghadirkan kemudahan bagi para muzakki dan masyarakat sekitar,” ujarnya. Lebih lanjut, ia berharap kolaborasi ini dapat menjadi teladan bagi berbagai lembaga dan lingkungan kerja lainnya. “Kami berharap inisiatif ini menjadi model kolaborasi yang dapat direplikasi di berbagai lingkungan perkantoran lainnya, sehingga syiar zakat dan sedekah dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat,” tambahnya. Dukungan positif juga datang dari perwakilan DKM Masjid Wisma Bakrie, H. Giyono, yang menilai fasilitas sedekah barang ini sebagai sarana yang mendorong budaya berbagi di kalangan jamaah maupun karyawan. Kehadiran drop box ini diharapkan dapat menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan sosial yang aktif dan berkelanjutan. “Insya Allah Drop Box ini sangat bermanfaat untuk kita menyedekahkan barang-barang yang tidak terpakai tapi masih layak. Hasilnya nanti akan kita konversikan ke uang dan bisa didonasikan kepada saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan.” jelasnya. Hal senada juga disampaikan Chief Corporate Affairs PT Bakrieland Development Tbk, Bpk. Nuzirman Nurdin, yang menilai program ini sejalan dengan nilai perusahaan dalam mendukung inisiatif sosial yang memberikan dampak nyata. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga seperti ini dapat memperkuat sinergi antara sektor korporasi dan lembaga sosial dalam menciptakan manfaat bagi masyarakat. “Idenya luar biasa. Idenya sederhana tapi dampaknya luar biasa. Harapan ke depannya tentu dapat bermanfaat bagi semua orang,” ujarnya. Dengan hadirnya fasilitas sedekah barang di Masjid Wisma Bakrie, BAZNAS berharap layanan ini mampu menjangkau lebih banyak masyarakat, memudahkan proses berbagi, serta memperluas syiar kebaikan di lingkungan Wisma Bakrie. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat solidaritas sosial dan memberikan manfaat nyata bagi para mustahik.
BERITA30/11/2025 | Humas BAZNAS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tasikmalaya.

Lihat Daftar Rekening →