WhatsApp Icon
Posko Siaga Mudik BAZNAS Republik Indonesia di Jl. Kadipaten - Ciawi Kabupaten Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya - Sahabat BAZNAS, buat kamu yang sedang dalam perjalanan mudik melintasi jalur selatan, Posko Siaga Mudik BAZNAS RI juga hadir di Kabupaten Tasikmalaya, lho!

Berlokasi strategis di Jl. Kadipaten, Pamoyanan (Depan Kolam Renang Ampera) posko kami siap menjadi tempat istirahat sementara yang representatif bagi para pemudik.

Fasilitas yang tersedia sangat lengkap :

  • Layanan Kesehatan: Cek kesehatan ringan, konsultasi, dan konsultasi kesehatan untuk pastikan kondisi prima.
  • Dapur Air: Seduhan teh, kopi, dan makanan ringan gratis untuk pulihkan energi.
  • Ruang Pijat Gratis: Hilangkan lelah dengan pijatan relaksasi dari terapis terampil.
  • Ruang Ramah Anak: Area bermain yang aman dan nyaman bagi buah hati tercinta agar tak bosan.
  • Bantuan Sepeda Motor & Layanan Ambulans: Tim kami siap siaga membantu jika ada kendala darurat.


Kami juga didukung penuh oleh Relawan BAZNAS dan instansi terkait untuk berikan layanan terbaik bagi sahabat.

Yuk, mampir sejenak di Posko Mudik BAZNAS! Utamakan keselamatan dalam berkendara, semoga sampai di tujuan dengan selamat dan penuh keberkahan.

17/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Peduli Pemudik, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya Sediakan Posko Mudik BAZNAS di Jalur Salawu

KABUPATEN TASIKMALAYA - Setiap tahunnya di bulan suci Ramadhan, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya kembali hadir menemani perjalanan para pejuang mudik. Lokasi strategis kami siap menyambut Anda yang melintasi jalur Salawu, Kabupaten Tasikmalaya.

Sahabat BAZNAS, ayo mampir ke posko mudik kami di :
Halaman Mesjid At-Taqwa Warung Peuteuy
(Jl. Garut-Tasikmalaya No. 81, Kp. Warung Peuteuy, Ds. Margalaksana, Kec. Salawu)

Nikmati berbagai fasilitas GRATIS diantaranya :

  • Ifthar (Buka puasa yang segar & nikmat)
  • Dapur Air (Kopi & Teh hangat penambah semangat)
  • Layanan Pijat (Biar badan nggak kaku saat menyetir)
  • Charger HP (Biar navigasi tetep nyala sampai tujuan)
  • Gerai Zakat & Sedekah (Tunaikan kewajiban sambil beristirahat)


Mari mudik dengan aman, nyaman, dan penuh berkah. Kami tunggu kedatangannya sahabat!

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya Laksanakan Prosesi Akad Zakat Fitrah dan Maal bersama BAZNAS

KABUPATEN TASIKMALAYA - Keteladanan nyata ditunjukkan oleh pimpinan daerah kita. Bertempat di Pendopo Lama, Bupati Tasikmalaya Bapak H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.A.P. melaksanakan akad zakat maal bersama Ketua BAZNAS Bapak H. Eddy Abdul Somadi.

Di saat bersamaan, Wakil Bupati Tasikmalaya juga menunaikan zakat fitrah dan maal di Kantor BAZNAS. Keduanya kompak mengapresiasi kinerja BAZNAS yang semakin amanah dan profesional dalam mengelola dana umat.

Dalam momen ini, Bapak Bupati mengingatkan seluruh jajaran pejabat, ASN, dan masyarakat untuk segera melaksanakan kewajiban kita sebagai muslim yaitu berzakat. Beliau menekankan bahwa zakat yang dikelola dengan tepat adalah kunci kesejahteraan warga Tasikmalaya.

Mari wujudkan Tasikmalaya yang lebih religius dan sejahtera melalui zakat! ????

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Peringatan Nuzulul Quran : Sinergi PEMDA dan BAZNAS Luncurkan Progam Insentif Se-Kabupaten Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya - Memperingati malam turunnya Al-Qur'an, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya menggelar rangkaian kegiatan penuh keberkahan. Momen ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap para penggerak syiar Islam di Tasikmalaya melalui peluncuran program insentif yang signifikan.

Rangkaian acara dimulai di Pendopo Baru Tasikmalaya pada Jumat, 6 Maret 2026. Dalam kesempatan ini, Ketua BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, Ir. Eddy Abdul Somadi, M.P., mendampingi Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., dalam prosesi Launching Program Insentif. Insentif ini didistribusikan khusus untuk para garda terdepan dakwah: AMS, Guru Ngaji, Guru Madrasah, hingga Pengurus Masjid se-Kabupaten Tasikmalaya.

Setelah berbuka puasa dan Salat Magrib berjamaah, agenda berlanjut ke Masjid Agung Baiturrohman untuk melaksanakan Salat Isya dan Tarawih. Puncak peringatan Nuzulul Qur'an 1447 H diisi dengan tausyiah inspiratif dari KH. Acep Thohir Fuad serta penyerahan simbolis bantuan sebagai wujud apresiasi bagi mereka yang mendedikasikan hidupnya untuk umat.

Program insentif bagi guru ngaji dan marbot masjid ini adalah cerminan dari dana ZIS yang Anda amanahkan. Dengan berzakat di BAZNAS, Anda turut serta menyejahterakan para penjaga cahaya Islam di pelosok Kabupaten Tasikmalaya.

07/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Konsistensi PT Meta Global Triasha Salurkan Ribuan Paket Zakat Maal Lewat BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya

TASIKMALAYA – PT Meta Global Triasha (Xsha) kembali mempertegas komitmen sosialnya dengan menyalurkan Zakat Maal secara konsisten menjelang Idul Fitri. Bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, perusahaan ritel ini mendistribusikan ribuan paket bantuan untuk meringankan beban masyarakat prasejahtera dan membahagiakan anak-anak yatim.

 

Tahun ini, Xsha menyalurkan bantuan dalam dua bentuk utama yang menyasar kebutuhan krusial masyarakat:

  • 1.500 Paket Baju Lebaran yang dikhususkan bagi anak-anak yatim dan piatu agar mereka dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh sukacita.
  • 2.050 Paket Sembako yang disebar untuk keluarga yang membutuhkan di berbagai titik wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

 

Mendorong Kolaborasi CSR

Penyaluran hari pertama yang berlangsung khidmat memperlihatkan antusiasme para mustahik. Manajemen Xsha menyatakan bahwa aksi nyata ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk kesadaran bahwa dalam setiap keuntungan perusahaan terdapat hak orang lain yang wajib ditunaikan.

"Kami berharap langkah konsisten ini mampu memotivasi lebih banyak perusahaan maupun program CSR lainnya untuk semakin giat menunaikan zakat melalui BAZNAS," tulis manajemen Xsha dalam keterangannya.

 

Penyaluran Tepat Sasaran

Sinergi antara Xsha dan BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya bertujuan untuk memastikan bantuan tersalurkan secara luas dan tepat sasaran. Dengan basis data dan manajemen profesional dari BAZNAS, jangkauan manfaat dari zakat perusahaan diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih signifikan bagi para penerimanya.

Melalui momentum ini, Xsha juga mengajak masyarakat umum dan para pelaku usaha untuk turut menguatkan ekosistem zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi guna membangun kesejahteraan bersama di Kabupaten Tasikmalaya.

04/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS

Berita Terbaru

Ramadan 2026, BAZNAS RI Kampanyekan Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia"
Ramadan 2026, BAZNAS RI Kampanyekan Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia"
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengangkat tagline Zakat Menguatkan Indonesia untuk tahun 2026, termasuk di bulan Ramadan ini. Tagline tersebut menegaskan peran zakat sebagai kekuatan sosial nasional dalam menjawab berbagai tantangan di Indonesia, mulai dari kemiskinan hingga penanganan bencana. Hal tersebut mengemuka pada "Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026, Zakat Menguatkan Indonesia" yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” mencerminkan semangat kolektif bangsa dalam menjadikan zakat sebagai instrumen strategis untuk memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi nasional. “Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor. Sebagai contoh, Kiai Noor menyoroti peran zakat dalam penanganan bencana banjir yang terjadi di sejumlah wilayah, seperti Provinsi Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. “Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya. “Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” ucap Kiai Noor. Sejalan dengan itu, Kiai Noor menilai, semangat kedermawanan masyarakat Indonesia cenderung meningkat menjelang dan selama bulan suci Ramadan. Pada momentum tersebut, zakat, infak, dan sedekah menjadi mesin penggerak kesejahteraan bagi berbagai lapisan masyarakat. Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan, arah kebijakan BAZNAS pada 2026 akan difokuskan pada penguatan respons kebencanaan, mulai dari tahap tanggap darurat, pemulihan, hingga rekonstruksi berbasis pemberdayaan masyarakat. “Sejumlah program pemulihan pascabencana sudah kami siapkan dan sebagian telah berjalan, di antaranya Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, serta Kembali ke Masjid,” jelasnya. Ia juga menyoroti sejumlah wilayah yang masih menghadapi risiko bencana tinggi, seperti di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, yang menjadi perhatian utama dalam penyaluran bantuan kemanusiaan berbasis zakat. “Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” kata Kiai Noor. Selain kebencanaan, jelas Kiai Noor, BAZNAS juga akan memperkuat program pemberdayaan ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan sebagai bagian dari upaya menguatkan Indonesia dari akar rumput. Kiai Noor berharap, tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” dapat menjadi seruan bersama bagi seluruh elemen bangsa untuk bersatu memperkuat Indonesia melalui zakat, infak, dan sedekah. “Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” ucapnya. Turut hadir dalam konferensi pers tersebut Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan M.Si., CFRM., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., Pimpinan Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) KH. Nur Chamdani, Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, CFRM, serta Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. KH. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S, M.Ec, Ph.D., Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta, Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi BAZNAS RI sekaligus Ketua Panitia Ramadan BAZNAS 2026, H. Rulli Kurniawan, M.M., CMA., CFRM, beserta para amil dan amilat BAZNAS.
BERITA02/02/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Raih 7 Penghargaan Bergengsi di Ajang Indonesia Fundraising Award
BAZNAS RI Raih 7 Penghargaan Bergengsi di Ajang Indonesia Fundraising Award
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menorehkan prestasinya di tingkat nasional dengan memborong sejumlah penghargaan pada ajang bergengsi Indonesia Fundraising Award (IFA) 2026. Penghargaan disabet oleh BAZNAS RI dalam berbagai kategori antara lain; Fundraising Relationship Management Terbaik, Lembaga Pendukung Gerakan Fundraising, Event Fundraising Terbaik, Kampanye Fundraising Terbaik, Fundraiser Terbaik Fahrudin, S.Sos., M.M., CDM, Fundraiser Profesional H. Rulli Kurniawan, M.M., CMA, CFRM, dan Lembaga Fundraising Terbaik (Grand Award). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan M.Si., mengucapkan terima kasih dan rasa syukur atas berbagai penghargaan yang telah diberikan kepada BAZNAS RI. “Alhamdulillah, bertepatan dengan penerimaan penghargaan dari SWA dan Business Digest, BAZNAS juga kembali meraih penghargaan pada ajang Indonesia Fundraising Award (IFA),” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (29/1/2026). Menurutnya, penghargaan ini merupakan bukti nyata bagaimana masyarakat melihat kiprah BAZNAS RI selama ini, yang terus bertumbuh, yang terus hadir membersamai masyarakat Indonesia dalam suka dan duka melalui pengumpulan dan penyaluran zakat, infak dan sedekah (ZIS). “Penghargaan ini merupakan pengakuan publik kepada BAZNAS dan ini menjadi motivasi kami di BAZNAS untuk terus menjaga amanah publik menjadi lembaga yang kredibel dan terpercaya,” ujarnya. Menurut Rizaludin, penghargaan ini juga menjadi pengingat bahwa BAZNAS sebagai lembaga filantropi tidak hanya menghimpun, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat melalui penyaluran dan transparansinya. Sehingga dana-dana yang selama ini dititipkan masyarakat benar-benar berdampak dan menyasar mereka yang membutuhkan. Bukan hanya itu, dengan segala program-program pemberdayaan ekonomi yang ada di BAZNAS, Rizaludin berharap BAZNAS RI tidak hanya membantu masyarakat miskin agar keluar dari garis kemiskinan mereka, tetapi benar-benar mengubahnya menjadi seorang muzaki. “Semoga penghargaan yang kami terima hari ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan profesionalisme, kolaborasi, dan dampak pengelolaan zakat bagi kemaslahatan umat dan bangsa,” ujarnya. Terakhir Rizaludin menambahkan, bahwa penghargaan ini ia dedikasikan untuk seluruh Pimpinan BAZNAS, rekan-rekan Pengumpulan, seluruh direktorat dan biro di BAZNAS, para mitra pengumpulan, serta seluruh mustahik dan muzaki yang telah mempercayakan amanah zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS.
BERITA29/01/2026 | Humas BAZNAS
Perkuat Digitalisasi Zakat, BAZNAS RI Sukses Raih Dua Penghargaan SWA 2026
Perkuat Digitalisasi Zakat, BAZNAS RI Sukses Raih Dua Penghargaan SWA 2026
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Conference & Awarding SWA 2026: Leveraging Digital Innovation and Customer Experience Approach to Achieve Business Excellence yang diselenggarakan oleh Majalah SWA bekerja sama dengan Business Digest. Adapun kategori penghargaan yang diraih BAZNAS, di antaranya Indonesia Digital Marketing Champion 2026 dengan predikat Excellent serta Indonesia Customer Experience Champion 2026 dengan predikat Very Good. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Divisi Promosi BAZNAS RI, Budi Margono, yang didampingi tim Divisi Pengumpulan Digital, Halimah Diah, dalam seremoni penyerahan penghargaan di Jakarta. Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, M.Si., menyampaikan, apresiasi dan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Ia mengatakan, capaian tersebut menjadi bukti komitmen BAZNAS dalam menghadirkan inovasi digital guna memperkuat strategi pemasaran sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya muzaki dan mustahik. Menurut Rizaludin, transformasi digital merupakan bagian penting dalam pengelolaan zakat nasional, seiring meningkatnya ekspektasi publik terhadap layanan yang mudah diakses, cepat, dan transparan, baik bagi muzaki maupun mustahik “Digitalisasi bukan hanya soal mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga upaya memperkuat tata kelola agar pengelolaan zakat berjalan lebih efektif, efisien, dan akuntabel,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (29/1/2026). Rizaludin menekankan, kepercayaan publik merupakan fondasi utama keberlangsungan pengelolaan zakat. “Pengalaman pengguna (customer experience) menjadi perhatian utama kami. Kami (BAZNAS) terus melakukan penyempurnaan sistem dan layanan berbasis teknologi agar masyarakat merasakan kemudahan, kenyamanan, dan keamanan dalam berzakat,” jelasnya. Rizaludin menambahkan, penghargaan ini juga menjadi apresiasi atas kerja kolaboratif seluruh unit kerja BAZNAS yang secara konsisten menjaga standar profesionalisme dalam pengelolaan dana umat, termasuk dalam aspek pelayanan publik. Rizaludin menegaskan, komitmen BAZNAS untuk terus memperluas jangkauan layanan zakat, infak, sedekah (ZIS) dan dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) melalui penguatan kanal digital, sekaligus memastikan dana yang dihimpun dapat dikelola secara amanah dan tepat sasaran. “Semoga apresiasi ini dapat semakin memacu peningkatan kinerja pengelolaan zakat, khususnya dalam menghadirkan pelayanan kepada masyarakat yang semakin profesional dan terpercaya,” ujar Rizaludin.
BERITA29/01/2026 | Humas BAZNAS
Bantu Pulihkan Sumatra, BAZNAS Demak Salurkan Sedekah Rp342 Juta melalui BAZNAS RI
Bantu Pulihkan Sumatra, BAZNAS Demak Salurkan Sedekah Rp342 Juta melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima sedekah kemanusiaan dari BAZNAS Kabupaten Demak sebesar Rp342.000.000 untuk membantu meringankan beban para penyintas banjir di Aceh dan Sumatra sehingga dapat kembali pulih. Penyerahan bantuan kemanusiaan tersebut diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Rabu (28/1/2026). Hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan M.Si. yang diwakili oleh oleh Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI, Fitriansyah Agus Setiawan, Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, SIP, beserta jajaran. Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI, Fitriansyah Agus Setiawan menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Demak dan ibu-ibu PKK Kabupaten Demak atas amanah yang dipercayakan melalui BAZNAS RI dalam membantu masyarakat Sumatra. “Alhamdulillah pada hari ini BAZNAS RI mendapatkan amanah dari masyarakat Kabupaten Demak dan juga dari ibu-ibu PKK Kabupaten Demak untuk membantu saudara kita di Sumatra,” ujar Fitriansyah. Bantuan ini, kata dia, akan sangat bermanfaat bagi para korban penyintas banjir yang bahkan sampai hari ini pun masih belum bisa kembali ke rumah masing-masing. Sebagian masih tinggal di lokasi pengungsian, sebagian yang lain menumpang di rumah saudaranya yang tidak terdampak longsor. “Insya Allah dana ini sangat bermanfaat untuk membantu mereka kembali beraktivitas seperti sebelum kejadian musibah, karena sampai saat ini sebagian masih bertempat tinggal di pengungsian dan berharap sebelum Ramadhan ini mereka bisa kembali bertempat tinggal di rumah, meskipun di rumah sementara (huntara),” jelas Fitriansyah. Ia memastikan bantuan ini akan segera tersalurkan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran. Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan M.Si. CFRM., menegaskan komitmen BAZNAS dalam memperkuat agenda kemanusiaan, terutama melalui respons cepat terhadap bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Sumatra dan Aceh. “Melalui komitmen ini, BAZNAS berusaha memastikan kehadiran zakat infak dan sedekah (ZIS) benar-benar bermanfaat untuk membantu mereka di saat-saat kritis tersebut,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, mengatakan sedekah kemanusiaan ini merupakan hasil gotong-royong masyarakat Kabupaten Demak dan juga ASN Demak yang ikut berpartisipasi membantu menyisihkan sebagian pendapatannya untuk membantu para korban banjir Sumatra. “Ketika terjadi bencana banjir Sumatra beberapa waktu yang lalu, kami berinisiatif bekerja sama dengan Bupati Demak untuk mengumpulkan beberapa dana khusus yang dari ASN dan terkumpul Rp239 juta. Kemudian yang kedua digerakkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK terkumpul Rp103 juta, jadi totalnya Rp342 juta,” ujar Bambang. Menurut Bambang, penyaluran ini merupakan bukti semangat gotong-royong masyarakat Demak yang turut peduli atas musibah yang menimpa korban di Sumatra dan Aceh. Selain itu, penyaluran sedekah melalui BAZNAS RI juga membuktikan bahwa masyarakat Indonesia di mana pun berada bisa saling bahu-membahu untuk meringankan derita para korban. Terakhir Bambang berharap, sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS ini dapat bermanfaat dan meringankan penderitaan para korban.
BERITA29/01/2026 | Humas BAZNAS
Pemulihan Pascabencana, BAZNAS RI Bangun Kembali Meunasah di Pidie Jaya Aceh
Pemulihan Pascabencana, BAZNAS RI Bangun Kembali Meunasah di Pidie Jaya Aceh
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI membangun kembali meunasah yang rusak akibat banjir dan longsor di Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, sebagai upaya memulihkan aktivitas keagamaan masyarakat terdampak bencana. Meunasah adalah lembaga pendidikan Islam tradisional tingkat dasar sekaligus pusat kegiatan kemasyarakatan dan ibadah (seperti salat berjamaah, pengajian) di tingkat gampong (desa) di Aceh. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., mengatakan, pembangunan meunasah darurat dilakukan untuk memastikan warga tetap memiliki ruang ibadah serta tempat berkegiatan keagamaan di tengah kondisi pascabencana yang masih membutuhkan pemulihan. “Meunasah ini sangat penting bagi warga Aceh. Karena itu, kami (BAZNAS) berupaya menghadirkan kembali fungsi tersebut melalui meunasah darurat,” ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (28/1/2026). Saidah menjelaskan, pembangunan meunasah darurat merupakan bagian dari respons cepat BAZNAS dalam membantu masyarakat terdampak bencana, tidak hanya dari sisi kebutuhan fisik, tetapi juga kebutuhan spiritual dan sosial. Saidah menyampaikan, pembangunan meunasah darurat tersebut dilakukan oleh BAZNAS RI bekerja sama dengan BAZNAS daerah serta melibatkan masyarakat setempat agar prosesnya berjalan cepat dan sesuai kebutuhan warga. Ia mengatakan, BAZNAS memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi masyarakat terdampak serta menyiapkan program lanjutan untuk mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, termasuk di Pidie Jaya. Saidah menegaskan, komitmen BAZNAS RI untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap kondisi darurat, sebagai wujud amanah muzaki dan solidaritas umat. “BAZNAS akan terus berupaya memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, terutama mereka yang sedang tertimpa musibah, agar dapat bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik,” ujar Saidah. Saidah berharap, pembangunan meunasah tersebut dapat membantu warga tetap tenang, saling menguatkan, serta menjaga semangat kebersamaan di tengah situasi pascabencana. Selain pembangunan meunasah, Saidah mengatakan, BAZNAS RI juga telah menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan lainnya bagi korban banjir dan longsor di Pidie Jaya, mulai dari bantuan pangan, layanan kesehatan, hingga dukungan psikososial bagi para penyintas. “Layanan dapur umum, penyediaan sumur bor dan mesin air, dukungan psikososial, paket kebersihan (hygiene kit), MCK darurat, perlengkapan ibadah, hingga bantuan perlengkapan sekolah turut diberikan untuk membantu meringankan beban warga terdampak,” jelasnya.
BERITA28/01/2026 | Humas BAZNAS
Melalui BAZNAS, PT Beiersdorf Indonesia Salurkan Bantuan Kemanusiaan Sumatra Rp343 Juta
Melalui BAZNAS, PT Beiersdorf Indonesia Salurkan Bantuan Kemanusiaan Sumatra Rp343 Juta
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penyaluran bantuan kemanusiaan sebesar Rp343.268.000 dari PT Beiersdorf Indonesia. Bantuan ini ditujukan secara khusus untuk membantu penanganan korban bencana banjir di Aceh dan Sumatra. Secara simbolis bantuan tersebut diterima oleh Kepala Divisi Pengumpulan CSR BAZNAS RI, Budi Setiawan, S.Pd., M.M. didampingi Kepala Divisi Pengumpulan Zakat Karyawan Langsung, Dr. Mohan, S.E., M.E.I. dan Kepala Divisi Zakat Badan, Argo Sayoto, S.T. di Aula Achmad Subianto, Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (27/1/2026). Kepala Divisi Pengumpulan CSR BAZNAS RI, Budi Setiawan, S.Pd., M.M. menyampaikan terima kasih atas kepercayaan PT Beiersdorf Indonesia terhadap BAZNAS RI dalam penyaluran bantuan kemanusiaan untuk penyintas banjir di Sumatra dan Aceh. "Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas bantuan kemanusiaan yang diberikan oleh PT Beiersdorf Indonesia melalui BAZNAS RI, semoga bantuan ini akan memberikan manfaat bagi para korban baik di Aceh maupun di Sumatra,” kata Budi. Saat ini kata dia, BAZNAS RI telah memasuki masa pemulihan dan rekonstruksi. Karena itu bantuan-bantuan kemanusiaan yang datang melalui BAZNAS akan diperuntukkan untuk proses pembangunan kembali rumah-rumah warga terdampak banjir, perbaikan musala, dan penyediaan perlengkapan sekolah, seragam, termasuk penyediaan lapangan kerja. “Semoga bantuan ini dapat memberikan harapan dan keyakinan bahwa mereka dapat hidup normal kembali pascabencana, jadi nanti kami akan fokus pada tahap rekonstruksi dan recovery dan kami mendoakan juga PT Beiersdorf Indonesia dapat diberikan kemajuan dan kesuksesan, serta kemudahan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia,” ujar Budi. Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., menyambut baik penyaluran donasi dari PT Beiersdorf Indonesia tersebut. Rizaludin memastikan bantuan ini akan disampaikan secara amanah dan tepat sasaran sebagaimana prinsip BAZNAS, aman syar'i, aman regulasi dan aman NKRI. “Transparansi dan akuntabilitas menjadi prioritas utama dalam pengelolaan dana bantuan kemanusiaan ini. Jadi Insya Allah bantuan ini kami sampaikan sesuai dengan para penerimanya yang berhak di wilayah terdampak bencana,” kata Rizaludin. Sementara itu, HR Director PT Beiersdorf Indonesia, Cicillia Salim menyampaikan rasa keprihatinan yang sangat mendalam atas bencana alam yang telah menimpa masyarakat Indonesia yang berada di wilayah Sumatra dan Aceh. Ia juga menyampaikan, bantuan ini sebagai wujud nyata dari kepedulian sosial dan tanggung jawab perusahaan terhadap isu kemanusiaan. “Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas kami terhadap saudara-saudari kita yang tengah menghadapi masa sulit. Kami berharap bahwa donasi ini dapat memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat terdampak dan membantu mendukung proses pemulihan dan pemberdayaan kehidupan saudara-saudari kita,” kata Cicillia. Cicillia juga menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah memfasilitasi penyaluran bantuan kemanusian tersebut. Ia berharap kerja sama dengan BAZNAS dapat berlanjut khususnya terhadap isu-isu kemanusiaan yang sejalan dengan visi dan misi perusahaan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS yang telah menjadi mitra terpercaya kami dalam menyalurkan bantuan ini, ternyata ada banyak program yang dimiliki BAZNAS yang bisa kita eksplore bersama untuk kebaikan. Semoga kerjasama dan kepedulian seperti ini dapat terus terjalin kedepannya,” ujarnya.
BERITA27/01/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS Terjunkan Tim BTB Evakuasi Warga Tertimbun Longsor di Bandung Barat
BAZNAS Terjunkan Tim BTB Evakuasi Warga Tertimbun Longsor di Bandung Barat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) merespons cepat bencana tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, dengan melakukan evakuasi terhadap warga yang tertimbun, serta mendukung penanganan darurat di wilayah terdampak. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, M.A., menyampaikan, langkah cepat dilakukan segera setelah BAZNAS menerima laporan kejadian dari lapangan. Tim BTB langsung diterjunkan ke titik longsor untuk melakukan asesmen awal, membuka akses evakuasi, serta berkoordinasi dengan unsur terkait dalam operasi pencarian dan pertolongan awal. “BAZNAS turut berduka atas bencana tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat. Hingga saat ini, Tim BTB telah berhasil mengevakuasi tiga jenazah di Area A2,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (27/1/2026). Ia menjelaskan, fokus operasi pencarian saat ini diarahkan ke area rumah-rumah warga yang tertimbun material longsor. Selain korban jiwa, bencana tersebut juga berdampak pada puluhan warga di sekitar lokasi kejadian. “Berdasarkan informasi tim di lapangan, sebanyak 33 kepala keluarga atau 113 jiwa dilaporkan terdampak dan saat ini telah dievakuasi serta mengungsi di Kantor Desa Pasir Langu, Kabupaten Bandung Barat,” jelas Saidah. Saidah menjelaskan, seluruh personel BTB yang diterjunkan ke lokasi bekerja secara intensif dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan proses evakuasi dan pencarian korban berjalan optimal. “Kami terus melakukan koordinasi, termasuk dengan BNPB dan pemerintah daerah, agar penanganan bencana ini dapat berjalan secara efektif, efisien, dan seluruh unsur bisa bekerja secara optimal,” jelas Saidah. Saidah mengatakan, tidak hanya fokus pada pencarian dan evakuasi korban, BAZNAS juga memberikan layanan Dapur Air di lokasi evakuasi untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak. "Layanan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih dan konsumsi bagi para pengungsi maupun relawan yang bertugas di lapangan," ujar Saidah. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan dukungan kemanusiaan bagi para korban longsor, baik melalui doa, bantuan, maupun kolaborasi dalam penanganan bencana. “BAZNAS berharap proses pencarian korban dapat berjalan lancar dan tidak ada dampak yang serius akibat longsor,” ujar Saidah. Mari panjatkan doa dan berikan terbaik untuk saudara kita yang terdampak dengan sedekah via Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS: BSI 9000055740 BCA 6860737777 a.n. Badan Amil Zakat Nasional Atau melalui: baznas.go.id/sedekahbencana Layanan BAZNAS: wa.me/6281188821818 [email protected]
BERITA27/01/2026 | Humas BAZNAS
Percayakan BAZNAS RI, PT Sinar Mas Asuransi Syariah Salurkan Zakat Perusahaan Rp1 Miliar
Percayakan BAZNAS RI, PT Sinar Mas Asuransi Syariah Salurkan Zakat Perusahaan Rp1 Miliar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penyaluran zakat perusahaan dari PT Sinar Mas Asuransi Syariah sebesar Rp1 miliar. Dana zakat tersebut akan dioptimalkan untuk mendukung berbagai program BAZNAS guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk upaya pemulihan kebencanaan di Indonesia. Penyerahan zakat perusahaan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama PT Sinar Mas Asuransi Syariah, Daniel B. Armagatlie, dan diterima langsung oleh Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Ph.D., di Gedung PT Sinar Mas, Jakarta, Senin (26/1/2026). Turut hadir Direktur Utama Asuransi Sinar Mas, Howen Wijaja, Ketua Umum Asosiasi Asuransi Syariah, Rudy Kamdani, beserta jajarannya. Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Ph.D., menyampaikan, apresiasi atas kepercayaan PT Sinar Mas Asuransi Syariah yang menyalurkan zakat perusahaannya melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi negara dalam pengelolaan zakat nasional.“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Sinar Mas Asuransi Syariah yang hari ini telah berkontribusi. Tahun ini zakat perusahaan yang disalurkan mencapai Rp1 miliar. Mudah-mudahan pada tahun-tahun berikutnya kontribusi ini dapat terus meningkat, bahkan kami berharap ke depan bisa mencapai Rp20 miliar,” ujar Haji Mo Mahdum. Ia menegaskan, dana zakat perusahaan tersebut akan disalurkan ke berbagai program strategis BAZNAS, terutama untuk membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Menurutnya, kondisi di sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat hingga kini masih membutuhkan perhatian serius. “Kami sendiri baru pulang dari Pidie Jaya dan menyaksikan secara langsung masih adanya masyarakat yang belum bisa kembali ke rumahnya. Banyak sekolah yang juga belum dapat digunakan kembali,” katanya. Lebih lanjut, Haji Mo Mahdum menuturkan, BAZNAS RI menargetkan penghimpunan zakat sebesar Rp1,1 triliun pada tahun 2026. Dari target tersebut, sekitar Rp515 miliar diharapkan dapat dihimpun dalam tiga bulan pertama, khususnya selama bulan Ramadhan, termasuk zakat perusahaan dari PT Sinar Mas Asuransi Syariah yang diterima pada kesempatan ini. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan dunia usaha untuk terus menunjukkan kepedulian terhadap kebencanaan yang terjadi di Indonesia, termasuk di wilayah Sumatra, salah satunya dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. “Kami percaya, ketika zakat dikelola secara terorganisasi dan profesional, maka dampaknya akan jauh lebih besar bagi pengentasan kemiskinan dan penguatan ketahanan sosial,” kata Haji Mo Mahdum. Haji Mo Mahdum juga mendoakan agar PT Sinar Mas Asuransi Syariah dan seluruh unit usaha Sinar Mas terus tumbuh secara berkelanjutan, serta seluruh karyawan dan keluarganya senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan keberkahan. “Jika terus bertumbuh, maka semakin besar pula kontribusi dan kemanfaatan yang dapat diberikan kepada umat dan masyarakat luas melalui zakat,” ujarnya. Sementara itu, Direktur Utama PT Sinar Mas Asuransi Syariah, mengatakan, penunaian zakat perusahaan merupakan bagian dari tanggung jawab spiritual dan sosial perusahaan dalam menjalankan prinsip-prinsip syariah secara konsisten. "Zakat tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga bagian penting untuk menghadirkan kebermanfaatan yang nyata bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang terdampak musibah dan berada dalam kondisi rentan," ujarnya. Ia menegaskan, PT Sinar Mas Asuransi Syariah mempercayakan pengelolaan zakat perusahaannya sepenuhnya kepada BAZNAS RI. “BAZNAS memiliki jaringan program yang luas, tata kelola yang jelas, serta komitmen kuat dalam memastikan zakat disalurkan tepat sasaran. Karena itu, kami yakin zakat perusahaan yang kami titipkan dapat memberikan dampak yang optimal bagi masyarakat,” ucapnya. Pihak PT Sinar Mas Asuransi Syariah dan BAZNAS RI dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga kontribusi ke depan dapat semakin besar dan berperan aktif dalam mendukung pembangunan sosial, pengentasan kemiskinan, serta pemulihan pascabencana di berbagai daerah.
BERITA27/01/2026 | Humas BAZNAS
Terjebak Banjir, BAZNAS RI Berhasil Evakuasi Ibu Hamil yang Hendak Melahirkan di Karawang
Terjebak Banjir, BAZNAS RI Berhasil Evakuasi Ibu Hamil yang Hendak Melahirkan di Karawang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) membantu mengevakuasi ibu hamil yang hendak melahirkan dari lokasi banjir di Dusun Tegal Luhur, Desa Sukamakmur, Kec. Telukjambe Timur, Kab. Karawang. Tim BTB segera melakukan evakuasi seorang ibu hamil, Siti Nurjanah (22) menggunakan perahu karet kemudian dilanjutkan dengan membawanya ke rumah sakit Mandaya Hospital Karawang untuk segera mendapatkan pertolongan medis dan proses persalinan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan M.A., mengatakan, ibu hamil, lansia, dan anak-anak merupakan kelompok rentan yang harus didahulukan saat terjadi bencana seperti banjir. “Apalagi ibu hamil dan akan melahirkan itu risikonya sangat besar jika tidak segera mendapatkan pertolongan,” kata Saidah dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/1/2026). Karenanya kata Saidah, ketika tim BTB mendapatkan informasi dari warga bahwa ada seorang wanita hamil yang hendak melahirkan dan terjebak banjir di rumahnya, tim segera menuju lokasi tersebut untuk mengevakuasi. “Semoga persalinannya lancar, ibu dan anaknya selamat dan semoga bencana banjir ini juga segera surut sehingga masyarakat Karawang bisa kembali ke rumah dan melanjutkan aktivitasnya,” ujar Saidah. Saidah menambahkan, kehadiran BTB di lokasi bencana merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS untuk selalu cepat tanggap, menjadi tangan pertama yang menjangkau mereka yang terkena musibah. "BAZNAS hadir untuk memastikan evakuasi berjalan aman dan warga terdampak segera mendapat bantuan dasar," tegas Saidah. Mari panjatkan doa dan berikan terbaik untuk saudara kita yang terdampak dengan sedekah via Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS: BSI 9000055740 BCA 6860737777 a.n. Badan Amil Zakat Nasional Atau melalui: baznas.go.id/sedekahbencana Layanan BAZNAS: wa.me/6281188821818 [email protected]
BERITA26/01/2026 | Humas BAZNAS
Keluarga Besar Kementerian Sekretariat Negara Salurkan Bantuan Kemanusiaan Sumatra Rp227 Juta melalui BAZNAS RI
Keluarga Besar Kementerian Sekretariat Negara Salurkan Bantuan Kemanusiaan Sumatra Rp227 Juta melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima bantuan kemanusiaan dari Keluarga Besar Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) RI sebesar Rp227.200.000 yang diserahkan oleh Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Bapak Setya Utama. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sosial Keluarga Besar Kementerian Sekretariat Negara untuk ikut membantu meringankan beban para penyintas banjir di Sumatra. Penyerahan bantuan kemanusiaan tersebut dilaksanakan di Kemensetneg, Jakarta Pusat, Jumat (23/1/12026). Hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, didampingi oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA, Wakil Menteri Sekretariat Negara (Wamensetneg) RI Juri Ardiantoro, Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, beserta jajaran. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga besar Kementerian Sekretariat Negara atas kepercayaan dan sinergi yang terjalin bersama BAZNAS RI. Ia menegaskan, BAZNAS siap menyalurkan bantuan tersebut secara amanah, transparan, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kami mengucapkan banyak terima kasih, mudah-mudahan apa yang Bapak/Ibu berikan bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang ada di Sumut, Sumbar dan Aceh, dan bantuan ini akan kami berikan sesuai dengan peruntukannya, kata Kiai Noor. Kiai Noor menjelaskan, BAZNAS sejak hari pertama telah menginjakkan kakinya di lokasi bencana, membatu masyarakat terdampak banjir dengan mendirikan 117 pos pengungsian yang dilengkapi dengan layanan kesehatan gratis, dapur umum, dan dapur air bersih. “Lebih dari tiga juta porsi yang kita salurkan selama masa tanggap darurat, sejak hari pertama sampai dengan pada saat tanggap darurat itu dianggap selesai,” ungkap Kiai Noor. Dan saat ini, kata dia, telah memasuki masa pemulihan sehingga bantuan-bantuan kemanusiaan yang masuk di BAZNAS akan diperuntukkan bagi pembangunan hunian tetap bagi korban terdampak, alat dan perlengkapan sekolah, masjid dan musala, serta untuk membuka lapangan kerja bagi para korban. “Hunian tetap (huntap) pertama yang akan kita bangun di Tapanuli Selatan, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa dibangun hunian tetap yang kami namakan Kampung Cahaya Zakat, juga nanti akan ada masjid dan sekolah juga,” ujarnya. Sedangkan untuk membantu perekonomian masyarakat terdampak, BAZNAS akan menggandeng UMKM melalui program ZMart dan ZChicken. Harapannya, dengan adanya program ini, perekonomian mereka dapat kembali hidup dan mereka dapat memiliki lapangan kerja yang stabil. “Dan untuk UMKM kami juga akan ada ZChicken dan ZMart. Ini juga merupakan program kami di BAZNAS untuk menyiapkan lapangan kerja bagi mereka. Kami tidak hanya memberikan modal tetapi juga ada pendampingan sampai mereka benar-benar mandiri,” jelas Kiai Noor. Sementara itu, Wakil Menteri Sekretariat Negara (Wamensetneg) RI Juri Ardiantoro, menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI yang selama ini bergerak terdepan dalam merespon setiap bencana yang terjadi di Indonesia. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran pegawai dan pejabat di kementerian dan para pihak yang turut berdonasi untuk membantu memulihkan Aceh dan Sumatra agar dapat kembali pulih seperti semula, termasuk juga kehidupan ekonomi masyarakatnya. “Terima kasih kepada BAZNAS yang bersedia menyalurkan ini kepada para korban dan juga terima kasih untuk keluarga besar Kementerian Sekretariat negara, para pegawai dan pejabat yang telah menyalurkan dana pedulinya, ini merupakan bentuk kepedulian kepada para korban,” kata Juri. Juri berharap, bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir serta mempercepat proses pemulihan pascabencana di wilayah Aceh dan Sumatra. “Angka ini memang tidak besar jika untuk memulihkan seperti sebelum terjadi bencana, mungkin akan butuhy triliunan rupiah. Agkan tetapi, dengan niat tulus kami mudah-mudahan cukup membantu memulihkan kondisi korban bencana,” tutupnya.
BERITA26/01/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS Gerak Cepat Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Karawang dan Kota Tangerang
BAZNAS Gerak Cepat Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Karawang dan Kota Tangerang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bergerak cepat melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir di sejumlah wilayah di Kota Tangerang dan Kabupaten Karawang, menyusul kondisi banjir yang semakin parah akibat intensitas hujan yang tinggi. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, M.A., mengatakan, respons cepat tersebut merupakan bentuk tanggung jawab dan ikhtiar kemanusiaan BAZNAS dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat saat terjadi bencana "Merespons kondisi darurat tersebut, kami (BAZNAS) segera menerjunkan Tim BTB ke lokasi terdampak, di antaranya di Kota Tangerang, Banten, serta Desa Sukamakmur, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. Tim dilengkapi dengan peralatan evakuasi untuk mengevakuasi warga yang terjebak di dalam rumah, khususnya kelompok rentan seperti lansia, perempuan, dan anak-anak," ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (25/1/2026). “Evakuasi menjadi prioritas utama, khususnya bagi kelompok rentan yang membutuhkan penanganan segera guna menghindari risiko kesehatan dan keselamatan akibat banjir yang terus menggenang,” ujarnya. Selain melakukan evakuasi, Saidah menyampaikan, BAZNAS juga melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan situasi di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi banjir susulan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. “Tim masih bersiaga di lokasi untuk memantau perkembangan cuaca dan kondisi banjir. Jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi, tim siap melakukan tindakan lanjutan,” ujar Saidah. "Langkah ini dilakukan sebagai dasar penyaluran bantuan lanjutan, termasuk layanan kesehatan, logistik darurat, dan kebutuhan dasar lainnya bagi masyarakat terdampak banjir," jelasnya. Saidah mengatakan, BAZNAS juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam upaya penanganan banjir agar berjalan efektif dan terintegrasi. Melalui langkah cepat tersebut, Saidah berharap kehadiran BAZNAS dapat membantu masyarakat terdampak banjir di Tangerang dan Karawang, sekaligus meminimalkan risiko yang ditimbulkan akibat bencana hidrometeorologi ini. “Kami berkomitmen untuk terus memperkuat respons cepat dan kesiapsiagaan kebencanaan melalui BAZNAS Tanggap Bencana sebagai bagian dari pemanfaatan zakat untuk misi kemanusiaan dan perlindungan masyarakat. Kami berharap musibah banjir ini tidak berdampak luas atau bahkan memunculkan mustahik-mustahik baru,” tegasnya. "Kami juga mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama," ucapnya. Banjir di Kota Tangerang dan Kabupaten Karawang terjadi setelah curah hujan ekstrem menyebabkan luapan air merendam permukiman warga. Di sejumlah titik, ketinggian air dilaporkan mencapai dada orang dewasa sehingga aktivitas masyarakat lumpuh total.
BERITA25/01/2026 | Humas BAZNAS
Melalui BAZNAS RI, Mitsui Leasing Capital Indonesia Salurkan Dana CSR untuk Perkuat Respon Kebencanaan Nasional
Melalui BAZNAS RI, Mitsui Leasing Capital Indonesia Salurkan Dana CSR untuk Perkuat Respon Kebencanaan Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima bantuan kemanusiaan dari Mitsui Leasing Capital Indonesia (Mitsui Leasing) untuk mendukung upaya penanggulangan dan pemulihan bencana alam di Indonesia, khususnya di area Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Dalam keterangan tertulisnya, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, M.Si., menyampaikan, apresiasi atas kepercayaan dan komitmen Mitsui Leasing dalam mendukung misi kemanusiaan bersama BAZNAS RI. "Terima kasih kepada Mitsui Leasing atas kepedulian dan kepercayaan yang diberikan. Bantuan ini akan BAZNAS manfaatkan secara optimal untuk membantu masyarakat terdampak bencana,” ujar Rizaludin di Jakarta, Selasa (20/1/2026). Rizaludin menjelaskan, Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi, sehingga dibutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan dunia usaha, agar respons kebencanaan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan. Terutama atas masyarakat terdampak bencana alam di Pulau Sumatra yaitu Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat yang telah terjadi beberapa bulan lalu. "Bantuan dari Mitsui Leasing sangat berarti. BAZNAS RI berkomitmen memastikan setiap amanah dari para mitra memberikan manfaat nyata bagi para penyintas bencana,” tegasnya. Lebih lanjut, Rizaludin mengatkan, kolaborasi dengan sektor swasta, seperti dengan Mitsui Leasing menjadi bagian penting dari upaya BAZNAS dalam memperluas dampak bantuan kemanusiaan, khususnya dalam penanganan bencana alam di berbagai wilayah. Ia berharap, kolaborasi dengan Mitsui Leasing dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk turut berkontribusi dalam aksi-aksi kemanusiaan bersama BAZNAS. "BAZNAS tidak bisa berdiri sendiri untuk menghadapi berbagai tantangan kebencanaan di Indonesia. Karena itu, kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai pihak, agar upaya penanggulangan bencana di Indonesia ini dapat berjalan lebih kuat dan berkelanjutan," ucap Rizaludin. Sebelumnya, penyaluran dana tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) secara simbolis dari Mitsui Leasing telah diterima langsung BAZNAS, di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Kamis (15/1/2026). Sementara itu, Corporate Secretary Mitsui Leasing Capital Indonesia, Wasistyo Adi Saras Putro, mengatakan penyaluran bantuan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial kepada masyarakat luas Menurut Wasistyo Adi, keberlangsungan bisnis perlu diiringi dengan kepedulian terhadap kondisi sosial, terutama ketika terjadi bencana alam yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. “Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, kami berupaya hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Melalui bantuan ini, kami berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat terutama atas kebutuhan dasar yaitu makanan dan air bersih” kata Wasistyo Adi. Ia berharap, bantuan yang disalurkan melalui BAZNAS RI dapat membantu mempercepat proses pemulihan pascabencana di Indonesia. “Terima kasih kepada BAZNAS yang telah memfasilitasi penyaluran bantuan ini. Semoga ke depan kami dapat terus berkolaborasi dengan jangkauan yang lebih luas,” ucapnya.
BERITA23/01/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Sejumlah Wilayah Jakarta
BAZNAS RI Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Sejumlah Wilayah Jakarta
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerjunkan tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk membantu mengevakuasi warga terdampak banjir di Jakarta dan Bekasi, Jumat (23/1/2026). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., mengatakan tim BTB melakukan evakuasi warga di sejumlah titik, antara lain kawasan Cipinang Melayu Jakarta Timur, Petogogan Jakarta Selatan, Kedaung Angke Jakarta Barat, Karet Tengsin Jakarta Pusat, dan Pondok Hijau Permai Kota Bekasi. “Tim tanggap bencana segera kami kirim ke lokasi-lokasi banjir sebagai respon cepat BAZNAS untuk membantu mereka yang tengah mengalami kesulitan akibat banjir,” kata Saidah, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (23/1/2026). Saidah menuturkan, proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet untuk membawa warga yang terjebak banjir menuju lokasi pengungsian yang lebih aman. Selain melakukan proses evakuasi, kata Saidah, tim BTB juga menyalurkan bantuan logistik berupa makanan siap saji, air minum, serta kebutuhan pokok lainnya. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen BAZNAS untuk selalu hadir bersama masyarakat yang membutuhkan bantuan. “BAZNAS berkomitmen untuk terus berupaya memberikan bantuan terbaiknya. Respons ini juga merupakan bentuk kepedulian BAZNAS RI dalam menanggapi isu-isu kebencanaan, termasuk musibah banjir,” ungkapnya. Semoga kata dia, bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir. Terakhir, Saidah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana banjir. Ia juga meminta masyarakat untuk terus memantau sumber informasi terpercaya dan mengikuti arahan petugas dalam menghadapi situasi darurat. Mari panjatkan doa dan berikan terbaik untuk saudara kita yang terdampak dengan sedekah via Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS: BSI 9000055740 BCA 6860737777 a.n. Badan Amil Zakat Nasional Atau melalui: baznas.go.id/sedekahbencana Layanan BAZNAS: wa.me/6281188821818 [email protected]
BERITA23/01/2026 | Humas BAZNAS
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI: Perkuat Regulasi BAZNAS dan Jadikan Zakat Pengurang Pajak
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI: Perkuat Regulasi BAZNAS dan Jadikan Zakat Pengurang Pajak
Wakil Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Abdul Wachid mendorong penguatan regulasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), terutama terkait kewenangan pengelolaan zakat yang terintegrasi dengan kebijakan keringanan pajak bagi wajib pajak yang menunaikan zakat melalui BAZNAS. Abdul Wachid menilai, penguatan regulasi tersebut penting untuk mengoptimalkan peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial nasional. “Jika hal tersebut bisa terwujud, tentu nantinya akan ada kerja sama dengan Kementerian Keuangan, misalnya dalam bentuk keringanan pajak. Apabila mereka yang wajib pajak sudah menunaikan pembayaran zakat melalui BAZNAS, maka hal itu bisa ditarik dan diakomodasi. Hal ini nantinya juga akan saya masukkan ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas),” ujar Abdul Wachid saat hadiri kegiatan Penyaluran Paket Bantuan King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre, di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (22/1/2026). Menurut Abdul Wachid, penguatan kewenangan BAZNAS tersebut akan membuka peluang optimalisasi potensi zakat dari berbagai sumber, mulai dari TNI, Polri, aparatur sipil negara (ASN), DPR, kementerian, hingga sektor korporasi. “Potensi zakat secara nasional bisa mencapai Rp 300 triliun. Untuk Jawa Tengah sendiri, potensinya bisa jauh lebih besar dibandingkan pendapatan yang dihimpun saat ini,” kata Abdul Wachid. Dalam kesempatan yang sama, Abdul Wachid turut mengapresiasi kinerja dan peran strategis BAZNAS dalam pengentasan kemiskinan, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penyaluran bantuan kebencanaan. Menurut Abdul Wachid, kontribusi BAZNAS telah dirasakan secara luas oleh masyarakat di berbagai daerah. Ia menilai pemanfaatan dana zakat melalui program-program BAZNAS mampu menjawab kebutuhan masyarakat, baik dalam aspek sosial maupun ekonomi. “BAZNAS ini sudah sangat bermanfaat bagi masyarakat, tidak hanya dalam pengentasan kemiskinan dan penguatan UMKM, tetapi juga menyangkut bantuan bencana. Tadi disampaikan kepada saya bahwa bantuan sudah sampai ke Sumatra dan Aceh. Ini sangat luar biasa. Artinya, BAZNAS ini sangat bermanfaat untuk masyarakat,” ucapnya. Selain kinerja secara nasional, Abdul Wachid secara khusus memberikan apresiasi kepada BAZNAS Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin oleh Dr. drs. KH. Ahmad Darodji, M.Si. Berdasarkan laporan BAZNAS RI, BAZNAS Jawa Tengah dinilai sebagai salah satu BAZNAS daerah dengan peran dan capaian tertinggi di tingkat nasional. Lebih lanjut, Abdul Wachid menegaskan, BAZNAS memiliki posisi penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam membantu masyarakat, terutama kelompok rentan dan masyarakat kecil, di luar skema Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). “Dana zakat, infak, dan sedekah serta dana sosial keagamaan lainnya yang dikelola BAZNAS berasal dari masyarakat dan dapat dimanfaatkan untuk pengentasan kemiskinan, pemberdayaan UMKM, perbaikan rumah tidak layak huni, hingga penanganan kebencanaan,” ujar Abdul Wachid.
BERITA23/01/2026 | Humas BAZNAS
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI: BAZNAS Mitra Strategis Pemerintah Atasi Kemiskinan hingga Kebencanaan di Indonesia
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI: BAZNAS Mitra Strategis Pemerintah Atasi Kemiskinan hingga Kebencanaan di Indonesia
Wakil Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Abdul Wachid, mengapresiasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) atas kinerja dan peran strategisnya dalam pengentasan kemiskinan, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penyaluran bantuan kebencanaan kepada masyarakat. Menurut Abdul Wachid, kontribusi BAZNAS telah dirasakan secara luas oleh masyarakat di berbagai daerah. Ia menilai pemanfaatan dana zakat melalui program-program BAZNAS mampu menjawab kebutuhan masyarakat, baik dalam aspek sosial maupun ekonomi. “BAZNAS ini sudah sangat bermanfaat bagi masyarakat, tidak hanya dalam pengentasan kemiskinan dan penguatan UMKM, tetapi juga menyangkut bantuan bencana. Tadi disampaikan kepada saya bahwa bantuan sudah sampai ke Sumatra dan Aceh. Ini sangat luar biasa. Artinya, BAZNAS ini sangat bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Abdul Wachid saat menghadiri kegiatan Penyaluran Paket Bantuan King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre, di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (22/1/2026). Selain kinerja secara nasional, Abdul Wachid secara khusus memberikan apresiasi kepada BAZNAS Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin oleh Dr. drs. KH. Ahmad Darodji, M.Si. Berdasarkan laporan BAZNAS RI, BAZNAS Jawa Tengah dinilai sebagai salah satu BAZNAS daerah dengan peran dan capaian tertinggi di tingkat nasional. Abdul Wachid menegaskan, BAZNAS memiliki posisi penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam membantu masyarakat, terutama kelompok rentan dan masyarakat kecil, di luar skema Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Abdul Wachid mengatakan, dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dan dana sosial keagamaan lainnya yang dikelola BAZNAS merupakan dana yang berasal masyarakat dengan potensi besar untuk dimanfaatkan secara produktif di berbagai sektor, mulai dari pemberdayaan UMKM, pengentasan kemiskinan, perbaikan rumah tidak layak huni, hingga penanganan kebencanaan. Untuk mengoptimalkan peran tersebut, Abdul Wachid mendorong penguatan BAZNAS melalui penyempurnaan regulasi, khususnya terkait kewenangan pengelolaan zakat secara nasional agar lebih terintegrasi dan berdampak luas. Menurut Abdul Wachid, penguatan kewenangan tersebut akan membuka peluang optimalisasi potensi zakat dari berbagai sumber, seperti TNI, Polri, aparatur sipil negara (ASN), DPR, kementerian, hingga sektor korporasi. “Potensi zakat secara nasional bisa mencapai Rp 300 triliun. Untuk Jawa Tengah sendiri, potensinya bisa jauh lebih besar dibandingkan pendapatan yang dihimpun saat ini,” ujarnya. Ia menambahkan, apabila penguatan regulasi tersebut terwujud, ke depan dapat dibangun kerja sama lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Keuangan, salah satunya melalui skema keringanan pajak bagi wajib pajak yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS. “Hal ini nantinya juga akan saya masukkan ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas),” kata Abdul Wachid.
BERITA23/01/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Salurkan 1.500 Paket Bantuan King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre untuk 12 Kabupaten di Jawa Tengah
BAZNAS RI Salurkan 1.500 Paket Bantuan King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre untuk 12 Kabupaten di Jawa Tengah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendistribusikan sebanyak 1.500 paket bantuan kebutuhan pokok hasil kerja sama dengan King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre (KSrelief) di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (22/1/2026). Seluruh bantuan tersebut diperuntukkan bagi mustahik serta korban bencana di 12 kabupaten di Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Pati, Jepara, Kudus, Demak, dan Pekalongan yang tengah dilanda banjir. Secara simbolis, bantuan diserahkan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, Bambang Soesetiyarto, S.Ip., disaksikan Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Dr. drs. KH. Ahmad Darodji, M.Si., Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, serta Wakil Ketua MPR-RI sekaligus Anggota DPR-RI Komisi VIII dari PKS Hidayat Nur Wahid. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., mengatakan berbagai program kebencanaan di tingkat pusat yang dijalankan melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) telah menginspirasi BAZNAS daerah untuk aktif saat terjadi bencana. BAZNAS RI telah melatih dan meletakkan dasar pembentukan BTB, sehingga saat ini hampir seluruh daerah telah memiliki BTB. “Apa yang telah dilakukan oleh BAZNAS ini telah mendapatkan penghargaan dan apresiasi dari berbagai pihak. Sejak memimpin BAZNAS, kami berkomitmen untuk menguatkan kelembagaan,” katanya. Meskipun saat itu sedang dilanda pandemi COVID-19, BAZNAS terus menguatkan kelembagaan, baik di tingkat pusat maupun dalam skala nasional. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, mengatakan BAZNAS menjadi mitra pemerintah dalam melayani kebutuhan masyarakat miskin. “BAZNAS Jawa Tengah selalu tampil di depan dengan inovasi melalui berbagai program yang dilaksanakan untuk mustahik,” ucapnya. "BAZNAS ini sudah sangat bermanfaat kepada masyarakat, tidak hanya persoalan masalah pengetasan kemiskinan, UMKM, tapi juga menyangkut bantuan bencana," kata Abdul Wachid. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Dr. drs. KH. Ahmad Darodji, M.Si., mengatakan Jawa Tengah memiliki 27 titik rawan bencana. Sebagai upaya mitigasi dan penanggulangan, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah telah membentuk BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). “Perubahan cuaca yang sering terjadi, bahkan ekstrem, mengharuskan kita untuk selalu siaga terhadap bencana. Alhamdulillah, seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah atau sebanyak 35 kabupaten/kota telah memiliki pasukan BTB,” katanya. Pembentukan pasukan BTB juga dilengkapi dengan berbagai peralatan kebencanaan, seperti mobil siaga, ambulans, tenda, peralatan dapur umum, dan perahu karet.
BERITA23/01/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Banjir Rob di Muara Gembong Bekasi
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Banjir Rob di Muara Gembong Bekasi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menyalurkan Paket Logistik Keluarga (PLK) kepada masyarakat terdampak banjir rob, salah satunya Pondok Pesantren Fastabiqul Khoirots di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (21/1/2026). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan mengatakan bantuan ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS RI dalam membantu masyarakat membutuhkan, termasuk pesantren Fastabiqul Khoirots yang terdampak banjir rob selama 10 hari. "Semoga bantuan yang diberikan ini menjadi berkah dan bermanfaat untuk masyarakat terdampak dan juga para santri," ucapnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (22/1/2026). Menurut Saidah, kondisi geografis yang berada dekat dengan kawasan pantai menyebabkan air laut pasang masuk ke wilayah pemukiman, termasuk lingkungan pesantren Fastabiqul Khoirots. Akibatnya, aktivitas belajar mengajar terganggu dan akses jalan menuju lokasi pun tertutup oleh genangan air, sehingga mobilitas santri dan pengurus menjadi sangat terbatas. Mendengar kabar tersebut, BAZNAS RI langsung turun ke lapangan, bergerak cepat menyalurkan bantuan berupa Paket Logistik Keluarga (PLK) yang berisi kebutuhan pokok berupa beras, minyak, ikan kaleng, kornet, gula pasir dan lainnya untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan para santri. “Melalui program bantuan kemanusiaan ini, BAZNAS RI berharap dapat meringankan beban masyarakat dan lembaga pendidikan keagamaan yang terdampak bencana, sekaligus memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi di tengah kondisi darurat,” ujar Saidah. Bantuan ini diterima langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Fastabiqul Khoirots, Ahmad Munawir. Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS RI atas kepedulian dan perhatian yang diberikan kepada pesantren yang tengah menghadapi dampak banjir rob. “Terima kasih BAZNAS RI, bantuan paket logistik ini sangat membantu memenuhi kebutuhan para santri di pesantren,” ujarnya.
BERITA22/01/2026 | Humas BAZNAS
Lewat BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Bangka Tengah Salurkan Bantuan Bencana Banjir Sumatra Rp283 Juta
Lewat BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Bangka Tengah Salurkan Bantuan Bencana Banjir Sumatra Rp283 Juta
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima bantuan kemanusiaan dari BAZNAS Kabupaten Bangka Tengah sebesar Rp283 juta untuk membantu korban bencan banjir di wilayah Sumatra, khususnya Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Aceh. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis di kantor BAZNAS RI, Jakarta, Rabu (21/1/2026). Hadir Deputi I BAZNAS RI, H. M. Arifin Purwakananta, S.I.Kom., M.IKom., CWC., CFRM., Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman, S.T., M.Pd. dan Ketua BAZNAS Kabupaten Bangka Tengah Hasyim Sya’roni. Deputi I BAZNAS RI, H. M. Arifin Purwakananta menyampaikan terima kasih atas kunjungan BAZNAS Kabupaten Bangka Tengah ke kantor BAZNAS RI dalam rangka menyalurkan bantuan kemanusiaan yang diamanahkan oleh masyarakat Kabupaten Bangka Tengah. BAZNAS memastikan bantuan kemanusiaan ini tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal kepada para penyintas banjir. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Tugas kami adalah menyalurkan amanah yang telah dipercayakan. Kami berdoa semoga setiap pihak yang menghimpun, mengumpulkan, dan menyalurkan bantuan ini dibalas oleh Allah dengan kebaikan, kesehatan, ketenangan jiwa, dan keberkahan hidup,” kata Arifin di Jakarat, Rabu (21/1/2026). Menurut Arifin, BAZNAS terus berupaya mengambil peran dalam penanggulangan bencana, baik pada masa tanggap darurat maupun pada fase pemulihan dan rekonstruksi. Untuk tanggap darurat, BAZNAS telah hadir mendirikan dapur umum, dapur air bersih, dan layanan kesehatan. Sementara pada fase pemulihan dan rekonstruksi, dibutuhkan dukungan yang jauh lebih besar untuk membantu pemerintah mempercepat proses pemulihan, khususnya untuk mendirikan hunian sementara dan hunian tetap termasuk mendirikan kembali fasilitas-fasilitas umum seperti sekolah dan tempat ibadah. “Kita belajar dari pengalaman masa lalu, seperti bencana besar di Aceh, dan kini kita kembali dihadapkan pada kondisi serupa di berbagai provinsi. Bahkan hari ini, banjir juga masih terjadi di Jakarta dan daerah lainnya. Kondisi ini tentu sangat berat bagi masyarakat,” ujarnya. Namun Arifin berharap, agar anak-anak tetap bisa bersekolah, meskipun dalam kondisi darurat, masjid dan fasilitas umum dapat kembali dibangun, serta kehidupan masyarakat dapat segera pulih, bahkan menjadi lebih baik dari sebelumnya. Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah memfasilitasi penyaluran bantuan kemanusiaan untuk para penyintas banjir ini. Menurutnya bantuan sebesar Rp283 juta ini merupakan hasil penggalangan dana dari masyarakat umum dan lembaga pendidikan di Kabupaten Bangka Tengah. “Alhamdulillah, yang pertama ingin kami sampaikan adalah rasa apresiasi yang setinggi-tingginya. Bantuan ini merupakan wujud ikhtiar masyarakat Bangka Tengah yang memiliki empati besar terhadap kondisi saudara-saudara kita di wilayah Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” kata dia Ketua BAZNAS Kabupaten Bangka Tengah Hasyim Sya’roni berharap bantuan ini dapat membawa manfaat, menjadi amal jariyah bagi para muzaki, serta memperkuat persaudaraan dan solidaritas kemanusiaan dengan membantu sesama yang membutuhkan. “Harapan kami, semoga saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat merasa terbantu dan merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Ini adalah bentuk perhatian dan solidaritas dari masyarakat Indonesia. Ketika saudara kita tertimpa musibah, kita semua ikut merasakan. Karena itu, kami terpanggil untuk ikut meringankan beban mereka, mengurangi kesulitan yang ada, dan membantu sesuai kemampuan. Insya Allah, ini menjadi nilai ibadah yang besar bagi kita semua,” ungkapnya.
BERITA22/01/2026 | Humas BAZNAS
Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Lumbung Pangan BAZNAS di Sulbar Sukses Panen Raya
Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Lumbung Pangan BAZNAS di Sulbar Sukses Panen Raya
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI sukses melaksanakan panen raya Program Lumbung Pangan di Desa Mapilli Barat, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Kamis (22/1/2026). Keberhasilan ini menjadi bukti pemanfaatan zakat dalam memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani mustahik. Panen raya tersebut merupakan bagian dari Lumbung Pangan Polewali Mandar yang menjadi titik ke-12 dari total 16 lokasi Program Lumbung Pangan Padi yang dikembangkan BAZNAS RI di berbagai daerah. Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan pelaksanaan panen raya tersebut. Menurutnya, capaian ini menjadi indikator bahwa program pemberdayaan zakat mampu memberikan hasil yang nyata bagi para penerima manfaat. “Alhamdulillah, kita dapat melaksanakan panen raya. Ini menunjukkan bahwa setiap ikhtiar yang kita lakukan membuahkan hasil,” kata Imdadun. Imdadun menjelaskan, Lumbung Pangan Polewali Mandar melibatkan 66 kepala keluarga petani dari kalangan mustahik binaan BAZNAS dengan luas lahan panen mencapai 60 hektare. Dari sisi hasil, lanjut Imdadun, program ini menunjukkan peningkatan signifikan. Potensi panen mencapai Rp42.000.000 per hektare, meningkat dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran Rp29.000.000 hingga Rp31.000.000 per hektare. "Peningkatan tersebut didukung pendampingan intensif untuk memperkuat kapasitas dan keterampilan petani," ujarnya. Lebih lanjut, Imdadun menegaskan, Program Lumbung Pangan tidak semata berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bersama dalam menyalurkan zakat melalui skema pemberdayaan, peningkatan kesejahteraan, dan penguatan ekonomi umat. “Harapannya, program ini benar-benar berbuah, menjadi sarana pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan umat, sekaligus alat pemerataan ekonomi. Inilah mandat undang-undang kepada BAZNAS,” ujar Imdadun. Imdadun juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar yang turut mendampingi pelaksanaan program. Menurutnya, keterlibatan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat. "Perlu diingat,BAZNAS merupakan mitra strategis pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat," ucapnya. Pada kesempatan tersebut, Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program Lumbung Pangan yang dinilainya selaras dengan arah pembangunan daerah serta kebijakan nasional di sektor ketahanan pangan. “Program ini sangat bermanfaat bagi petani, khususnya di Kecamatan Luyo,” katanya. Ia menuturkan, sektor pertanian merupakan penggerak utama perekonomian Polewali Mandar. Karena itu, kolaborasi dengan BAZNAS dinilai sebagai bentuk sinergi yang efektif, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah. “Pengelolaan zakat yang profesional terbukti mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya. Ke depan, Samsul Mahmud berharap, kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dan BAZNAS dapat terus diperluas, tidak hanya di sektor pertanian, tetapi juga pada bidang perkebunan dan peternakan yang turut menopang perekonomian daerah. Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Barat, Ahmad, S.E., menyampaikan, terima kasih kepada BAZNAS RI, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dan seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut. Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus berlanjut untuk memperluas manfaat Program Lumbung Pangan. “BAZNAS memiliki misi untuk mensejahterakan umat. Program Lumbung Pangan menjadi salah satu instrumen penting untuk mewujudkan hal tersebut,” ujarnya.
BERITA22/01/2026 | Humas BAZNAS
HUT ke-25, BAZNAS RI Luncurkan Cendekia Digital Akademi untuk Perkuat Pendidikan Digital Lewat Gim Edukasi
HUT ke-25, BAZNAS RI Luncurkan Cendekia Digital Akademi untuk Perkuat Pendidikan Digital Lewat Gim Edukasi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan program Cendekia Digital Akademi (CDA), sebagai terobosan penguatan pendidikan digital yang sejalan dengan program Asta Cita, melalui pengembangan gim edukasi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan gamifikasi untuk berbagai mata pelajaran serta literasi zakat. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan, M.Si, mengatakan, Cendekia Digital Academy merupakan ikhtiar BAZNAS dalam merespons perkembangan teknologi digital yang kian pesat, sekaligus mendorong inovasi pembelajaran yang relevan bagi generasi muda dengan memadukan unsur bermain dan belajar secara terarah. Rizaludin menilai, program Cendekia Digital Akademi sejalan dengan program Asta Cita Presiden Indonesia, khususnya dalam penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing melalui transformasi pendidikan dan pemanfaatan teknologi digital. "Cendekia Digital Academy Ini merupakan salah satu upaya BAZNAS untuk mengenalkan konsep smart play dan smart giving, yakni melalui kolaborasi gim edukasi bagi generasi peduli. Bagi BAZNAS, program ini penting karena kehadiran BAZNAS sejatinya untuk menumbuhkan kepedulian sosial," ujar Rizaludin saat memberikan sambutan secara daring dalam live Instagram BAZNAS Indonesia, Rabu (21/1/2026). "Cendekia Digital Akademi sangat relevan dan strategis di tengah laju transformasi digital yang semakin cepat, khususnya dalam dunia pendidikan. Pemanfaatan teknologi dinilai menjadi kunci untuk menjangkau generasi muda dengan metode pembelajaran yang lebih adaptif," kata Rizaludin. Ia juga menegaskan, peluncuran CDA bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-25 BAZNAS. Pada momentum tersebut, BAZNAS menegaskan kembali fokus penyaluran zakat di bidang pendidikan sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat. “BAZNAS memandang pendidikan sebagai investasi strategis dalam pengembangan masyarakat Indonesia,” kata Rizaludin. “Fokus utama BAZNAS tetap kepada fakir miskin, khususnya bagaimana kelompok yang tidak mampu dapat mengakses pendidikan melalui dana zakat. Tidak hanya membantu siswa agar dapat bersekolah, BAZNAS juga berupaya memberdayakan para guru dengan meningkatkan kapasitas dan kompetensinya melalui pendampingan. Inilah terobosan yang ingin terus kami dorong pada usia BAZNAS yang ke-25 ini," jelasnya. Sejalan dengan hal tersebut, Rizaludin menilai BAZNAS harus adaptif dan mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal. "Kehadiran Cendekia Digital Academy merupakan bagian dari upaya tersebut, sebagai wadah pengembangan kompetensi guru dalam literasi zakat, peningkatan kesadaran zakat, serta pembelajaran lainnya. Kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman SCB atas inisiatif dan ide luar biasa ini," ujar Rizaludin. "Dengan langkah-langkah ini, kami berharap nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan dapat terus tumbuh, melahirkan generasi yang cerdas, beriman, dan berjiwa peduli," lanjutnya. Sementara itu, Kepala Sekolah Cendekia BAZNAS, Ahmad Kamaluddin Afif, menjelaskan, CDA dikembangkan dengan pendekatan TPACK (Technological, Pedagogical, and Content Knowledge), yakni memadukan teknologi, pedagogi, dan penguasaan materi untuk menciptakan pembelajaran yang menarik melalui gim edukatif. Ia menambahkan, platform CDA di https://akademi.cendekiaedu.id akan menghadirkan berbagai mata pelajaran dengan fokus pada literasi zakat sebagai nilai utama, namun tetap relevan untuk seluruh bidang studi. Program ini tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga guru melalui pelatihan inovasi, pelatihan pembuatan gim edukatif, hingga penyelenggaraan kompetisi. “Dengan dukungan penuh dari BAZNAS, seluruh program ini dapat diakses secara gratis oleh masyarakat,” kata Ahmad Kamaluddin.
BERITA22/01/2026 | Humas BAZNAS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tasikmalaya.

Lihat Daftar Rekening →