WhatsApp Icon
Posko Siaga Mudik BAZNAS Republik Indonesia di Jl. Kadipaten - Ciawi Kabupaten Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya - Sahabat BAZNAS, buat kamu yang sedang dalam perjalanan mudik melintasi jalur selatan, Posko Siaga Mudik BAZNAS RI juga hadir di Kabupaten Tasikmalaya, lho!

Berlokasi strategis di Jl. Kadipaten, Pamoyanan (Depan Kolam Renang Ampera) posko kami siap menjadi tempat istirahat sementara yang representatif bagi para pemudik.

Fasilitas yang tersedia sangat lengkap :

  • Layanan Kesehatan: Cek kesehatan ringan, konsultasi, dan konsultasi kesehatan untuk pastikan kondisi prima.
  • Dapur Air: Seduhan teh, kopi, dan makanan ringan gratis untuk pulihkan energi.
  • Ruang Pijat Gratis: Hilangkan lelah dengan pijatan relaksasi dari terapis terampil.
  • Ruang Ramah Anak: Area bermain yang aman dan nyaman bagi buah hati tercinta agar tak bosan.
  • Bantuan Sepeda Motor & Layanan Ambulans: Tim kami siap siaga membantu jika ada kendala darurat.


Kami juga didukung penuh oleh Relawan BAZNAS dan instansi terkait untuk berikan layanan terbaik bagi sahabat.

Yuk, mampir sejenak di Posko Mudik BAZNAS! Utamakan keselamatan dalam berkendara, semoga sampai di tujuan dengan selamat dan penuh keberkahan.

17/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Peduli Pemudik, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya Sediakan Posko Mudik BAZNAS di Jalur Salawu

KABUPATEN TASIKMALAYA - Setiap tahunnya di bulan suci Ramadhan, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya kembali hadir menemani perjalanan para pejuang mudik. Lokasi strategis kami siap menyambut Anda yang melintasi jalur Salawu, Kabupaten Tasikmalaya.

Sahabat BAZNAS, ayo mampir ke posko mudik kami di :
Halaman Mesjid At-Taqwa Warung Peuteuy
(Jl. Garut-Tasikmalaya No. 81, Kp. Warung Peuteuy, Ds. Margalaksana, Kec. Salawu)

Nikmati berbagai fasilitas GRATIS diantaranya :

  • Ifthar (Buka puasa yang segar & nikmat)
  • Dapur Air (Kopi & Teh hangat penambah semangat)
  • Layanan Pijat (Biar badan nggak kaku saat menyetir)
  • Charger HP (Biar navigasi tetep nyala sampai tujuan)
  • Gerai Zakat & Sedekah (Tunaikan kewajiban sambil beristirahat)


Mari mudik dengan aman, nyaman, dan penuh berkah. Kami tunggu kedatangannya sahabat!

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya Laksanakan Prosesi Akad Zakat Fitrah dan Maal bersama BAZNAS

KABUPATEN TASIKMALAYA - Keteladanan nyata ditunjukkan oleh pimpinan daerah kita. Bertempat di Pendopo Lama, Bupati Tasikmalaya Bapak H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.A.P. melaksanakan akad zakat maal bersama Ketua BAZNAS Bapak H. Eddy Abdul Somadi.

Di saat bersamaan, Wakil Bupati Tasikmalaya juga menunaikan zakat fitrah dan maal di Kantor BAZNAS. Keduanya kompak mengapresiasi kinerja BAZNAS yang semakin amanah dan profesional dalam mengelola dana umat.

Dalam momen ini, Bapak Bupati mengingatkan seluruh jajaran pejabat, ASN, dan masyarakat untuk segera melaksanakan kewajiban kita sebagai muslim yaitu berzakat. Beliau menekankan bahwa zakat yang dikelola dengan tepat adalah kunci kesejahteraan warga Tasikmalaya.

Mari wujudkan Tasikmalaya yang lebih religius dan sejahtera melalui zakat! ????

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Peringatan Nuzulul Quran : Sinergi PEMDA dan BAZNAS Luncurkan Progam Insentif Se-Kabupaten Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya - Memperingati malam turunnya Al-Qur'an, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya menggelar rangkaian kegiatan penuh keberkahan. Momen ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap para penggerak syiar Islam di Tasikmalaya melalui peluncuran program insentif yang signifikan.

Rangkaian acara dimulai di Pendopo Baru Tasikmalaya pada Jumat, 6 Maret 2026. Dalam kesempatan ini, Ketua BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, Ir. Eddy Abdul Somadi, M.P., mendampingi Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., dalam prosesi Launching Program Insentif. Insentif ini didistribusikan khusus untuk para garda terdepan dakwah: AMS, Guru Ngaji, Guru Madrasah, hingga Pengurus Masjid se-Kabupaten Tasikmalaya.

Setelah berbuka puasa dan Salat Magrib berjamaah, agenda berlanjut ke Masjid Agung Baiturrohman untuk melaksanakan Salat Isya dan Tarawih. Puncak peringatan Nuzulul Qur'an 1447 H diisi dengan tausyiah inspiratif dari KH. Acep Thohir Fuad serta penyerahan simbolis bantuan sebagai wujud apresiasi bagi mereka yang mendedikasikan hidupnya untuk umat.

Program insentif bagi guru ngaji dan marbot masjid ini adalah cerminan dari dana ZIS yang Anda amanahkan. Dengan berzakat di BAZNAS, Anda turut serta menyejahterakan para penjaga cahaya Islam di pelosok Kabupaten Tasikmalaya.

07/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Konsistensi PT Meta Global Triasha Salurkan Ribuan Paket Zakat Maal Lewat BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya

TASIKMALAYA – PT Meta Global Triasha (Xsha) kembali mempertegas komitmen sosialnya dengan menyalurkan Zakat Maal secara konsisten menjelang Idul Fitri. Bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, perusahaan ritel ini mendistribusikan ribuan paket bantuan untuk meringankan beban masyarakat prasejahtera dan membahagiakan anak-anak yatim.

 

Tahun ini, Xsha menyalurkan bantuan dalam dua bentuk utama yang menyasar kebutuhan krusial masyarakat:

  • 1.500 Paket Baju Lebaran yang dikhususkan bagi anak-anak yatim dan piatu agar mereka dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh sukacita.
  • 2.050 Paket Sembako yang disebar untuk keluarga yang membutuhkan di berbagai titik wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

 

Mendorong Kolaborasi CSR

Penyaluran hari pertama yang berlangsung khidmat memperlihatkan antusiasme para mustahik. Manajemen Xsha menyatakan bahwa aksi nyata ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk kesadaran bahwa dalam setiap keuntungan perusahaan terdapat hak orang lain yang wajib ditunaikan.

"Kami berharap langkah konsisten ini mampu memotivasi lebih banyak perusahaan maupun program CSR lainnya untuk semakin giat menunaikan zakat melalui BAZNAS," tulis manajemen Xsha dalam keterangannya.

 

Penyaluran Tepat Sasaran

Sinergi antara Xsha dan BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya bertujuan untuk memastikan bantuan tersalurkan secara luas dan tepat sasaran. Dengan basis data dan manajemen profesional dari BAZNAS, jangkauan manfaat dari zakat perusahaan diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih signifikan bagi para penerimanya.

Melalui momentum ini, Xsha juga mengajak masyarakat umum dan para pelaku usaha untuk turut menguatkan ekosistem zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi guna membangun kesejahteraan bersama di Kabupaten Tasikmalaya.

04/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS

Berita Terbaru

Cegah Stunting, BAZNAS Beri Layanan Kesehatan untuk Balita dan Ibu Hamil di Sulteng
Cegah Stunting, BAZNAS Beri Layanan Kesehatan untuk Balita dan Ibu Hamil di Sulteng
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Parigi Moutong kembali menyelenggarakan layanan kesehatan terpadu bagi balita dan ibu hamil di Desa Uevolo. Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan Puskesmas dan pemerintah desa sebagai upaya rutin pemantauan kesehatan balita setiap bulan. Kegiatan diawali dengan pendaftaran, penimbangan, pengukuran antropometri, dan pencatatan oleh bidan RSB BAZNAS. Tim Puskesmas turut memberikan penyuluhan kesehatan bagi ibu hamil serta layanan Imunisasi Dasar Lengkap untuk balita. Untuk ibu hamil, kegiatan mencakup pemeriksaan ANC, pengukuran LILA, serta penyuluhan kelas ibu hamil oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., mengatakan program layanan kesehatan seperti ini menjadi bagian penting dari peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “BAZNAS ingin memastikan balita dan ibu hamil mendapatkan akses kesehatan yang baik dan berkelanjutan. Ini merupakan ikhtiar bersama untuk mencegah gizi kurang dan stunting sejak dini,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (15/11/2025). Saidah menegaskan, program layanan kesehatan tersebut memegang peran penting dalam upaya memutus mata rantai stunting. Ia menyampaikan, melalui kolaborasi antara BAZNAS, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan lahir generasi yang lebih sehat dan kuat. “Program layanan kesehatan seperti ini sangat penting untuk memutus mata rantai stunting. Dengan gotong royong antara BAZNAS, tenaga kesehatan, dan masyarakat, insya Allah kita dapat mewujudkan generasi yang lebih sehat dan kuat,” ucap Saidah. Saidah berharap kegiatan ini dapat terus diperluas di berbagai wilayah untuk memperkuat upaya pencegahan stunting. Menurutnya, kolaborasi antara BAZNAS, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci menciptakan generasi yang lebih sehat dan bebas dari gizi buruk. “Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesehatan balita dan ibu hamil di Sulawesi Tengah, sekaligus menjadi kontribusi positif zakat dalam pengentasan stunting,” kata Saidah.
BERITA15/11/2025 | Humas BAZNAS
Wujud Sinergi Pemimpin: Wakil Bupati dan Kapolres Tasikmalaya Serahkan Langsung Rumah Layak Huni BAZNAS
Wujud Sinergi Pemimpin: Wakil Bupati dan Kapolres Tasikmalaya Serahkan Langsung Rumah Layak Huni BAZNAS
KABUPATEN TASIKMALAYA – Kebahagiaan mendalam kini dirasakan oleh Bapak Sanusi, warga Kampung Sukatengah, Desa Serang, Kecamatan Salawu. Impiannya untuk memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman akhirnya terwujud setelah BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya merampungkan dan menyerahkan Bantuan Rumah Layak Huni (RLHB) pada Kamis (6/10/2025). Momen penyerahan bantuan ini menjadi sangat istimewa karena dihadiri dan diserahkan langsung oleh dua pimpinan daerah. Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al-Ayubi, S.Pd., hadir didampingi oleh Kepala Kepolisian Resor Tasikmalaya, AKBP Haris Dinzah, S.H., S.I.K., M.H. Kehadiran dan sinergi para pemimpin ini menegaskan kepedulian bersama terhadap kesejahteraan masyarakat. Program Rumah Layak Huni BAZNAS ini merupakan salah satu wujud nyata dari penyaluran dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dipercayakan umat. Tujuannya adalah untuk memastikan para mustahik (penerima manfaat) dapat tinggal di rumah yang tidak hanya aman dan sehat, tetapi juga bermartabat. BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya meyakini bahwa hunian yang layak adalah hak dasar bagi mustahik untuk dapat hidup lebih sejahtera dan beribadah dengan lebih tenang. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. "Terima kasih atas seluruh pihak yang terlibat, terutama para muzakki BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya. Kehadiran para pemimpin hari ini menjadi semangat luar biasa bagi kami untuk terus berkhidmat. Kebaikan Anda semua telah menjadi tempat bernaung yang nyaman bagi saudara kita," ujar perwakilan BAZNAS.
BERITA06/11/2025 | Humas BAZNAS
Perkuat Sinergi Kemanusiaan, BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Tasikmalaya Hadiri Apel Siaga Bencana Polres Tasikmalaya
Perkuat Sinergi Kemanusiaan, BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Tasikmalaya Hadiri Apel Siaga Bencana Polres Tasikmalaya
KABUPATEN TASIKMALAYA – BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), menunjukkan komitmen penuhnya dalam kesiapsiagaan penanganan bencana dengan berpartisipasi aktif dalam Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Siaga Polres Tasikmalaya Tahun 2025. Apel kesiapsiagaan ini digelar di lokasi strategis, Pos Siaga Tapal Kuda Salawu, pada Kamis (6/11/2025). Acara penting ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari. Apel tersebut mempertemukan seluruh pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana, termasuk jajaran Polres Tasikmalaya, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TAGANA, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), serta berbagai unsur relawan lainnya. Kehadiran BAZNAS Tanggap Bencana dalam gelar pasukan ini menegaskan komitmen lembaga amil zakat tersebut sebagai bagian integral dari sistem kesiapsiagaan bencana di daerah. Menurut BAZNAS, partisipasi ini adalah bukti nyata dari sinergi kuat yang telah terjalin antar lembaga. Kolaborasi ini sangat krusial untuk memastikan respons yang cepat, tepat, dan terkoordinasi saat terjadi musibah atau bencana alam di wilayah Tasikmalaya. BAZNAS juga menekankan bahwa dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dipercayakan oleh umat menjadi kekuatan utama di balik kesiapsiagaan ini. Dana tersebut dialokasikan untuk selalu siaga mendukung kebutuhan logistik dan berbagai keperluan mendesak bagi masyarakat yang terdampak bencana. Melalui sinergi bersama ini, BAZNAS bersama seluruh elemen terkait berharap dapat mewujudkan Kabupaten Tasikmalaya yang tangguh, sigap, dan peduli terhadap sesama.
BERITA06/11/2025 | Humas BAZNAS
Profesionalisme Diakui Asia! BAZNAS Kab. Tasikmalaya Sabet 'Achievement & Leadership Award 2025'
Profesionalisme Diakui Asia! BAZNAS Kab. Tasikmalaya Sabet 'Achievement & Leadership Award 2025'
BANDUNG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tasikmalaya kembali mengukir prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan bergengsi "Asia Achievement Professional & Leadership Award 2025". Penghargaan ini diterima dalam acara "Asia Awards Night 2025" yang berlangsung khidmat di Hotel Savoy Homann, Bandung, pada Jumat (31/10/2025). Acara penganugerahan yang diinisiasi oleh National Award Foundation bekerja sama dengan Mediatama Awards Management ini merupakan sebuah ajang prestisius. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi lembaga, institusi, serta para profesional yang dinilai telah terbukti aktif berkontribusi secara nyata dalam pembangunan Indonesia. Pencapaian ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya. Menurut pihak lembaga, penghargaan ini tidak akan terwujud tanpa kerja keras seluruh amil (pengurus zakat) dan amilat yang bertugas. Lebih dari itu, pencapaian ini dipandang sebagai buah dari kepercayaan tak terhingga yang diberikan oleh masyarakat, khususnya para muzaki (pembayar zakat) dan munfiq (pemberi infak), serta tidak lepas dari doa para mustahiq (penerima manfaat) yang selama ini dibantu. Dengan diraihnya penghargaan ini, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya berkomitmen untuk menjadikannya sebagai pemacu semangat. Lembaga ini bertekad untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kepemimpinan dalam mengelola amanah umat, agar dapat memberikan dampak yang lebih luas dan lebih baik di masa depan.
BERITA01/11/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS Tasikmalaya Ubah Rumah Rapuh Jadi Hunian Layak, Wujudkan Mimpi Keluarga Mustahik
BAZNAS Tasikmalaya Ubah Rumah Rapuh Jadi Hunian Layak, Wujudkan Mimpi Keluarga Mustahik
KABUPATEN TASIKMALAYA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tasikmalaya secara nyata terus mengubah kehidupan para mustahiq melalui Program Rumah Layak Huni (RLHB) Tahun 2025. Program ini menjadi jawaban atas fakta memprihatinkan di mana puluhan keluarga prasejahtera masih tinggal di hunian yang rapuh dan tidak aman. Ikhtiar ini didasari oleh data statistik yang mengkhawatirkan. Laporan BPS tahun 2024 menunjukkan bahwa sekitar 34,75% keluarga di Indonesia masih menghuni rumah yang tergolong tidak layak huni. Berangkat dari fakta tersebut, BAZNAS Tasikmalaya berupaya mengubah statistik ini, satu per satu keluarga, di wilayah mereka. Kebahagiaan kini terpancar jelas dari wajah para penerima manfaat program tahun ini, di antaranya Bapak Ula, Bapak Dede, Ibu Teti, dan Ibu Idah. Bagi mereka, bantuan ini lebih dari sekadar renovasi bangunan; ini adalah transformasi kehidupan. Rumah yang tadinya hanya bangunan rapuh, kini telah kokoh menjadi "tempat pulang yang layak"—sebuah tempat di mana keluarga dapat berlindung dengan aman, nyaman, dan yang terpenting, bermartabat. BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya menegaskan bahwa pencapaian ini tidak akan pernah terwujud tanpa kedermawanan dan kepercayaan penuh dari masyarakat. "Ini semua adalah wujud nyata dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki," ungkap perwakilan BAZNAS. "Kami sampaikan terima kasih tak terhingga. Berkat amanah yang dititipkan, kami bisa mengubah rumah yang rapuh menjadi tempat berlindung yang bermartabat bagi mereka." Meski telah banyak keluarga yang tertolong, BAZNAS mengingatkan bahwa perjalanan ini belum selesai. Masih banyak keluarga lain yang menantikan uluran tangan untuk bisa memiliki hunian yang layak. Lembaga ini pun mengajak masyarakat untuk melanjutkan misi kebaikan demi menghadirkan lebih banyak rumah nyaman bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA01/11/2025 | Humas BAZNAS
Hebat! Lewat Warung Rumahan, Tiga Ibu Tangguh di Tasikmalaya Buktikan Mampu Raup Omzet Fantastis dengan program Z-MART
Hebat! Lewat Warung Rumahan, Tiga Ibu Tangguh di Tasikmalaya Buktikan Mampu Raup Omzet Fantastis dengan program Z-MART
KABUPATEN TASIKMALAYA - Di tengah geliat ekonomi usaha mikro, tiga perempuan tangguh dari Tasikmalaya membuktikan bahwa warung sederhana bisa menjadi mesin pencetak omzet fantastis. Melalui program Saudagar Zmart, Bu Mamah, Bu Linda, dan Bu Dede, berhasil meraup pendapatan harian ratusan ribu rupiah bukan secara kebetulan, melainkan berkat strategi bisnis jitu yang mereka terapkan dengan disiplin. Kisah pertama datang dari Bu Mamah, Saudagar Zmart di Desa Sukaharja, Kecamatan Sariwangi. Di usia senjanya dan meski harus hidup sendiri, Bu Mamah membuktikan ketangguhannya dengan meraih omzet harian Rp500.000 hingga Rp700.000. Rahasianya terletak pada manajemen yang rapi. Bu Mamah memegang teguh prinsip bahwa "bisnis yang tidak dicatat akan rentan mengalami kemunduran." Karena itu, ia tekun belajar dan disiplin membuat laporan keuangan sederhana serta mengelola stok barang, membuktikan bahwa profesionalisme adalah kunci sukses bahkan di usia senja. Tak kalah inspiratif, di desa yang sama, Warung Zmart milik Bu Linda telah bertransformasi menjadi pusat ekonomi lokal. Dengan omzet harian Rp400.000 hingga Rp500.000, Bu Linda tidak hanya menjual kebutuhan pokok, tetapi juga melakukan diversifikasi cerdas. Ia memproduksi aneka penganan rumahan seperti sale pisang, keripik, dan donat. Lebih dari itu, Bu Linda aktif di Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk memasok sayuran segar. Model bisnisnya semakin berdampak berkat sistem konsinyasi (titip jual) dan pemberdayaan warga sebagai 'pasukan penjual' keliling, yang sukses membuka lapangan kerja baru. Sementara itu, di Kampung Citatah, Kecamatan Singaparna, Bu Dede menemukan celah pasar yang unik. Selain menjual kebutuhan harian, Bu Dede sukses mendongkrak omzetnya dengan diversifikasi produk sarapan pagi tradisional, yakni uras dan leupeut. Dibuat segar setiap hari, dagangannya menjadi buruan warga untuk sarapan. Strategi ini, ditambah penjualan makanan ringan, terbukti ampuh melambungkan omzet hariannya di angka Rp500.000 hingga Rp750.000, bahkan menembus Rp950.000 saat ramai. Kisah Bu Mamah, Bu Linda, dan Bu Dede adalah potret nyata bahwa dengan manajemen keuangan yang disiplin, inovasi produk yang kreatif, dan kejelian melihat peluang pasar, para perempuan Saudagar Zmart mampu mandiri secara ekonomi dan bahkan menjadi motor penggerak di komunitas mereka.
BERITA30/10/2025 | Humas BAZNAS
Semarak Hari Santri : BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya Salurkan Bantuan Pendidikan Santri untuk 507 Penerima Manfaat
Semarak Hari Santri : BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya Salurkan Bantuan Pendidikan Santri untuk 507 Penerima Manfaat
Manonjaya - Suasana khidmat dan meriah menyelimuti Lapangan Alun-alun Kecamatan Manonjaya pada Upacara Peringatan Hari Santri Tingkat Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (22/10/2025). BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya turut hadir dan mengambil peran nyata dalam perayaan ini dengan menyalurkan Bantuan Pendidikan Santri yang ditujukan kepada 507 santri penerima manfaat di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Upacara ini dipimpin langsung oleh Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, serta dihadiri oleh unsur Forkopimda, para Kepala SKPD, pimpinan pondok pesantren, dan tamu undangan lainnya. Dalam amanatnya, Bupati H. Cecep Nurul Yakin berpesan agar para santri tidak hanya menjadi penonton perubahan zaman, tetapi harus mampu tampil sebagai pelaku sejarah baru yang menebarkan nilai-nilai Islam Rahmatan lil ‘Alamin. Menjawab semangat dan harapan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya memberikan dukungan konkret melalui program bantuan pendidikan. Bantuan ini diserahkan secara simbolis di panggung utama sebagai wujud komitmen untuk mendukung para santri dalam menimba ilmu dan mempersiapkan diri menjadi "pelaku sejarah" di masa depan. Bantuan pendidikan untuk 507 santri ini merupakan realisasi dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dipercayakan oleh para muzaki (donatur) melalui BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya. Ini adalah bukti nyata dari #CahayaZakat yang melahirkan keajaiban, di mana kedermawanan para muzaki bersatu untuk memberdayakan para mustahik hebat. Semoga bantuan ini dapat menjadi pemantik semangat bagi para santri penerima manfaat untuk terus giat belajar, dan kelak menjadi generasi penerus yang berilmu, berakhlak mulia, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa, agama, dan Kabupaten Tasikmalaya. #BAZNAS #baznaskabtsm #tasikcerdas #HariSantri2025 #beasiswasantri #SantriHebat #CahayaZakat
BERITA22/10/2025 | Humas BAZNAS
Perkuat Ekonomi Umat, BAZNAS Kab. Tasikmalaya Gelar Bimtek Pengelolaan Program BAZNAS Microfinance Masjid 2025
Perkuat Ekonomi Umat, BAZNAS Kab. Tasikmalaya Gelar Bimtek Pengelolaan Program BAZNAS Microfinance Masjid 2025
Singaparna, 16 Oktober 2025 - Dalam rangka memperkuat kemandirian ekonomi umat berbasis masjid, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya telah sukses menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) Tahun 2025. Kegiatan strategis ini diikuti oleh 57 peserta yang merupakan perwakilan dari 30 Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) terpilih di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.Acara ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, ditandai dengan kehadiran dan sambutan dari Setda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bapak Drs. R. Amir Sudyana, M.M., yang mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya. Turut hadir pula Plt. Kepala Kankemenag Kabupaten Tasikmalaya, Bapak Dr. H. Asep Barhia, S.Ag., dan perwakilan MUI, Bapak Drs. KH. Ade Yuyun Sopiyudin, M.Si.Ketua BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, Ir. H. Eddy Abdul Somadi, M.P., bersama jajaran wakil pimpinan lainnya, mendampingi langsung seluruh rangkaian acara. Sesi pematerian mengenai teknis pengelolaan program BMM 2025 disampaikan secara mendalam oleh Kepala Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan, Bapak Yedi Budiana, S.Pd.Melalui bimtek ini, diharapkan para pengelola DKM dapat mengimplementasikan program BMM secara profesional, guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan jemaah di lingkungan masjid masing-masing.Layanan Muzaki :WhatsApp: +62 821 3035 6432Email: [email protected]#BAZNASKabtsm #BAZNASMicrofinanceMasjid #BMM2025 #BimtekBAZNAS #TasikSejahtera #KemenagTasikmalaya #PemkabTasikmalaya #MUITasikmalaya
BERITA16/10/2025 | Humas BAZNAS
Menguatkan Sinergi, Mengakselerasi Kebaikan: BAZNAS RI Dampingi BAZNAS Priangan Timur Genjot Potensi CSR
Menguatkan Sinergi, Mengakselerasi Kebaikan: BAZNAS RI Dampingi BAZNAS Priangan Timur Genjot Potensi CSR
Semangat kolaborasi untuk keumatan berkobar di Priangan Timur! Dalam sebuah langkah strategis untuk memperkuat sinergi dan mengakselerasi program kebaikan, keluarga besar BAZNAS se-wilayah Priangan Timur berkumpul dalam Pelatihan dan Pendampingan Strategis. Ini bukan sekadar pertemuan biasa. Forum berharga ini mempertemukan para amil terbaik dari BAZNAS Kota Tasikmalaya, Kab. Garut, Kab. Ciamis, Kab. Kuningan, Kota Banjar, dan Kab. Majalengka. Tujuannya satu: menyerap ilmu, strategi, dan pengalaman terdepan langsung dari BAZNAS Republik Indonesia (@baznasindonesia). Ilmu 'Daging' Langsung dari Pusat Hadir sebagai narasumber utama, Bapak Budi Setiawan (Kepala Divisi Pengumpulan CSR BAZNAS RI), yang membagikan wawasan mendalam mengenai 'seni' kolaborasi dengan dunia korporat di era modern. Sesi ini bukan hanya teori, tetapi membedah tuntas cara-cara efektif untuk membuka dan memaksimalkan potensi dana CSR. Paradigma diubah: CSR bukan lagi sekadar donasi karitatif, melainkan sebuah kemitraan strategis untuk menciptakan program sosial yang berkelanjutan, terukur, dan berdampak luas bagi mustahik. Strategi Adaptif, Mental Baja Pesan fundamental yang dibawa pulang oleh setiap amil adalah: Kunci keberhasilan kemitraan CSR terletak pada dua pilar utama: Strategi yang Adaptif dan Mental yang Kuat. BAZNAS tidak bisa lagi pasif menunggu. Para amil didorong untuk proaktif, kreatif dalam merancang program yang tidak hanya menjawab kebutuhan mustahik, tetapi juga selaras dengan visi dan nilai (values) perusahaan. Ini adalah tentang menciptakan win-win solution yang nyata. Dibutuhkan kegigihan, profesionalisme, dan sikap pantang menyerah untuk membangun kepercayaan korporat. Siap Menjadi Mitra Kebaikan Anda Dengan bekal berharga dan semangat yang baru, BAZNAS di seluruh Priangan Timur kini lebih siap untuk naik kelas—menjadi mitra strategis yang amanah dan terpercaya bagi perusahaan dalam menyalurkan kebaikan. Kami siap berkolaborasi untuk membangun dampak yang lebih besar! Layanan Muzaki & Kemitraan Korporat: Bagi para muzaki yang ingin menunaikan ZIS, atau mitra perusahaan yang ingin berkolaborasi dalam program CSR, jangan ragu hubungi kami: #baznaskabtsm #BAZNASRI #SinergiBAZNAS #PrianganTimur #CSR #KemitraanStrategis #AmilZakat #Zakat #Infak #Sedekah #KolaborasiKebaikan #Muzaki
BERITA10/10/2025 | Humas BAZNAS
Berbagi Kebahagiaan di Kampung Zakat: Lezatnya Daging Dam Haji untuk Mustahik Cigalontang
Berbagi Kebahagiaan di Kampung Zakat: Lezatnya Daging Dam Haji untuk Mustahik Cigalontang
Alhamdulillah, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya telah menerima dan menyalurkan amanah dari BAZNAS Republik Indonesia berupa 230 pack Daging Kambing DAM Haji yang dipersembahkan untuk para mustahik di Kabupaten Tasikmalaya. Penyaluran kali ini kami pusatkan di wilayah Kampung Zakat, yaitu Kampung Ngenol dan Kampung Kiarabongkok, Desa Puspamukti, Kecamatan Cigalontang. Setiap pack berisi 5 pcs daging siap saji dengan varian lezat seperti rendang, gulai, dan kari, yang bisa langsung dinikmati oleh para penerima manfaat. Program ini merupakan wujud nyata kepedulian para jemaah haji Indonesia yang menunaikan dam-nya melalui BAZNAS. Terima kasih kepada BAZNAS RI dan para jemaah haji yang telah mempercayakan amanahnya. Semoga hidangan ini membawa kelezatan dan kebahagiaan di tengah keluarga mereka. Senyum mereka adalah energi bagi kami untuk terus menyalurkan amanah. #baznaskabtsm #zakat #infak #sedekah #muzaki #mustahik #kurban #haji #KampungZakat #Tasikmalaya
BERITA02/10/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Dorong Optimalisasi Kantor Digital, Tingkatkan Transparansi dan Layanan Zakat Nasional
BAZNAS RI Dorong Optimalisasi Kantor Digital, Tingkatkan Transparansi dan Layanan Zakat Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terua memperkuat layanan zakat berbasis teknologi salah satunya melalui program Optimalisasi Kantor Digital. Upaya ini tidak hanya menghadirkan layanan yang lebih transparan dan modern, tetapi juga mendorong BAZNAS daerah untuk aktif memanfaatkan platform digital dalam penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., menyampaikan bahwa perkembangan Kantor Digital menunjukkan tren positif dengan peningkatan signifikan pada publikasi berita dan donasi. “Optimalisasi ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang bagaimana Kantor Digital dapat menjadi alat pelayanan yang merata, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan muzaki maupun mustahik di seluruh Indonesia,” jelas Prof. Nadra dalam acara Pengajian Selasa Pagi yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI melalui kanal Youtube BAZNAS TV, Selasa (23/9/2025). Prof. Nadra menegaskan pentingnya komitmen kolektif dalam memanfaatkan Kantor Digital sebagai instrumen utama transformasi. “Optimalisasi Kantor Digital adalah bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk menjadi lembaga zakat yang selevel dengan institusi modern. Bukan hanya pengguna teknologi, tetapi juga inovator yang menghadirkan pelayanan terbaik, amanah, dan inklusif bagi umat,” ujarnya. Sementara itu, Direktur Inovasi dan Teknologi Informasi BAZNAS RI, Achmad Setio Adinugroho, menambahkan bahwa versi terbaru Kantor Digital dilengkapi dengan fitur-fitur baru, mulai dari menu artikel, newsletter, hingga text-to-speech berbasis kecerdasan buatan (AI) yang memudahkan akses informasi zakat. Selain itu, sistem keamanan juga diperkuat untuk melindungi data dari potensi serangan siber. “Kantor Digital adalah wajah resmi BAZNAS daerah. Platform ini dibangun gratis, terintegrasi dengan SiMBA, dan dirancang agar penghimpunan zakat bisa lebih luas serta modern. Dengan memanfaatkan teknologi, kita bisa menembus batas konvensional dan menjangkau lebih banyak muzaki,” ungkapnya. Evaluasi semester pertama 2025 menunjukkan bahwa 78 BAZNAS daerah sudah berstatus aktif menggunakan Kantor Digital, sementara 80 daerah tergolong moderat. Hingga akhir tahun, jumlah Kantor Digital diperkirakan mencapai 400 unit, dengan lebih dari 22 ribu berita yang dipublikasikan. Hasil riset juga menunjukkan bahwa dampak Kantor Digital terhadap peningkatan penghimpunan zakat justru lebih besar di luar Jawa dibandingkan di Jawa, membuktikan potensi besar digitalisasi zakat di daerah. "Kantor Digital adalah kunci untuk meningkatkan penghimpunan, memperkuat kepercayaan, sekaligus memastikan zakat tersalurkan tepat sasaran. Mari kita bangun bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan umat,” pungkasnya. ------------- Informasi Pusdiklat 0822-2706-0666
BERITA24/09/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS Luncurkan Program Z-Auto di Kulonprogo, Bantu Mustahik Lebih Mandiri
BAZNAS Luncurkan Program Z-Auto di Kulonprogo, Bantu Mustahik Lebih Mandiri
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia kembali memperluas jangkauan program pemberdayaan ekonominya. Kali ini, BAZNAS meluncurkan program Z-Auto di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang menyasar sektor bengkel motor sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan sekaligus mendorong kemandirian mustahik. Peluncuran program Z-Auto tersebut diselenggaran di Kantor Kelurahan Wates, Kabupaten Kulonprogo, DIY, Rabu (24/9/2025). Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., Bupati Kulon Progo Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kulon Progo dr. Sri Budi Utami, M.Kes., Ketua BAZNAS DIY Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., beserta jajaran. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menegaskan bahwa Z-Auto merupakan langkah percepatan bagi para penerima manfaat. “Z-Auto ini adalah bagian dari upaya kita untuk melakukan akselerasi. Apa itu? Akselerasi supaya teman-teman mustahik ini bisa keluar dari zona mustahik menjadi zona muzaki. Istilah saya tadi moving out of mustahik, supaya akseleratif,” kata Saidah. Ia mengingatkan bahwa dana yang diterima mustahik bukan sekadar bantuan, tetapi amanah yang harus dikelola dengan serius. “Harus dikelola dengan kesucian, dengan kesungguhan. Saya berharap bapak ibu nanti bisa berkembang Z-Auto-nya. Kalau sekarang masih kecil, nanti bisa punya bengkel yang besar, itu namanya berkembang,” ujarnya. Saidah berharap, program Z-Auto ini dapat meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik, keterampilan di bidang otomotif, serta membuka lapangan pekerjaan baru sehingga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat. Sementara itu, Bupati Kulonprogo, Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., menyampaikan apresiasinya atas kehadiran program Z-Auto di wilayahnya. Menurutnya, program ini bisa menjadi jawaban bagi generasi muda yang ingin mengembangkan keterampilan sesuai minat mereka. “Saya berharap ini menjadi satu kesempatan yang dipercayakan kepada panjenengan, bisa membawa kemaslahatan bagi masyarakat dan keberkahan bagi kita semua. Ini adalah tepat untuk memberikan pembekalan sesuai dengan passion-nya," Ia menambahkan, kemandirian masyarakat menjadi sangat penting di tengah keterbatasan fiskal pemerintah daerah saat ini. Sejak diperkenalkan pada 2021, Z-Auto telah membantu 577 mustahik di 18 provinsi dan 77 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Berdasarkan catatan BAZNAS, rata-rata pendapatan peserta program meningkat hingga 42,4 persen dibandingkan sebelum mendapat bantuan. Untuk Kulonprogo, BAZNAS menyalurkan bantuan kepada 15 mustahik, masing-masing memperoleh modal usaha, ditambah dengan pendampingan intensif serta pelatihan mekanik agar usaha bengkel yang dirintis bisa berkelanjutan.
BERITA23/09/2025 | Humas BAZNAS
Jangkau Daerah 3T, BAZNAS Bantu Keluarga Rentan di Kabupaten Brebes
Jangkau Daerah 3T, BAZNAS Bantu Keluarga Rentan di Kabupaten Brebes
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menjangkau wilayah pedalaman atau wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) untuk menyalurkan bantuan biaya hidup dan paket logistik keluarga kepada masyarakat yang hidup dalam kondisi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Bantuan biaya hidup dalam bentuk uang tunai tersebut disalurkan kepada keluarga pra-sejahtera di empat desa, yakni Desa Limbangan Wetan, Limbangan Kulon, Gandasuli, dan Desa Pasar Batang. Adapun keluarga penerima manfaat mendapatkan bantuan, terdiri dari keluarga miskin ekstrem, keluarga dengan anak stunting, serta lansia yang hidup dalam keterbatasan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, program bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran BAZNAS dalam meringankan beban masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau. “BAZNAS berkomitmen untuk memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan, terutama masyarakat miskin ekstrem di pedalaman. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan harian pokok selama satu hingga tiga bulan ke depan,” ujar Saidah di Jakarta, Rabu (24/9/2025). Lebih lanjut, Saidah menegaskan bahwa program bantuan biaya hidup tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga untuk memberikan rasa kepedulian dan harapan bagi masyarakat penerima manfaat. “Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Brebes, khususnya keluarga rentan, sehingga mereka bisa menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik,” tambahnya. Saidah juga menekankan bahwa pendistribusian zakat di wilayah-wilayah pedalaman menjadi bukti nyata bahwa zakat dapat menjadi instrumen keadilan sosial. “Melalui pendistribusian zakat ini, kita ingin menunjukkan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban umat Islam, melainkan juga sarana membangun solidaritas dan pemerataan kesejahteraan di tengah masyarakat,” jelasnya. Masyarakat penerima manfaat pun menyambut dengan rasa syukur atas bantuan tersebut. Mereka mengaku sangat terbantu, karena dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dalam beberapa bulan ke depan. Dengan adanya program ini, BAZNAS terus memperkuat peran dalam upaya menekan angka kemiskinan ekstrem, sekaligus memastikan distribusi zakat menjangkau wilayah yang paling membutuhkan.
BERITA23/09/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Gerak Cepat Tangani Banjir Bandang di NTT, Dirikan Dapur Umum hingga Layanan Kesehatan
BAZNAS RI Gerak Cepat Tangani Banjir Bandang di NTT, Dirikan Dapur Umum hingga Layanan Kesehatan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bergerak cepat membantu masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan mendirikan dapur umum, membuka layanan kesehatan, serta menyalurkan bantuan kebutuhan pokok. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, mengatakan, BAZNAS bergerak cepat terjun langsung ke lapangan sejak awal bencana dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memastikan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi. "Kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi saat ini mencakup makanan siap saji, perlengkapan mandi, perlengkapan bayi, perlengkapan sekolah, serta fasilitas air bersih melalui pipanisasi dan MCK darurat," ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (23/9/2025). Saidah menyampaikan, sebagai langkah tanggap darurat, BAZNAS mendirikan dua dapur umum di Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo. Dapur umum di Dusun Sawu 1 menyiapkan 600 porsi makanan siap saji, sementara dapur umum di Dusun Sawu lainnya menyalurkan 200 porsi. Selain itu, Saidah mengatakan, BAZNAS membuka layanan kesehatan di Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo dan Dusun Pauleka, Desa Lokalaba, Kecamatan Mauponggo, NTT. "Hingga kini sebanyak 79 orang telah menerima pemeriksaan umum. Penyakit terbanyak yang ditemukan antara lain infeksi saluran pernapasan akut ada 40 kasus, hipertensi terdapat 17 kasus, dispepsia sebanyak 14 kasus, low back pain ada 12 kasus, dan myalgia terdapat 9 kasus," kata Saidah. Saidah menambahkan, selain mendirikan dapur umum dan layanan kesehatan, BAZNAS juga menyalurkan 30 paket perlengkapan bayi (baby kit) serta perlengkapan sekolah untuk anak-anak. Lebih lanjut, Saidah menyampaikan, upaya distribusi bantuan menghadapi sejumlah kendala, antara lain keterbatasan sinyal komunikasi, kerusakan jalan dan jembatan, serta keterbatasan stok barang bantuan. Saidah mengatakan, meski menghadapi hambatan, BAZNAS memastikan penyaluran bantuan terus dilakukan. Tim di lapangan terus bekerja menjangkau desa-desa yang masih terisolasi. “Kami mengutamakan kebutuhan mendesak warga, terutama makanan, perlengkapan bayi, dan layanan kesehatan,” ujar Saidah. Saidah juga mengajak masyarakat Indonesia untuk ikut membantu mempercepat penanganan bencana. “Bencana ini mengingatkan kita semua untuk saling peduli. BAZNAS mengajak masyarakat bergandengan tangan membantu saudara-saudara di Nagekeo, baik melalui doa maupun donasi terbaik, agar mereka dapat segera bangkit dari musibah,” ujarnya. Mari ulurkan tangan untuk meringankan beban mereka bersama BAZNAS, melalui melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan: BSI 900.005.5740 BCA 686.073.7777 a.n. Badan Amil Zakat Nasional Atau melalui: baznas.go.id/sedekahbencana
BERITA23/09/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Luncurkan Program Balai Ternak, Zmart, dan Ambulance Madani di Banyuwangi
BAZNAS RI Luncurkan Program Balai Ternak, Zmart, dan Ambulance Madani di Banyuwangi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menghadirkan inovasi pemberdayaan masyarakat dengan meluncurkan tiga program unggulan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Kegiatan berlangsung di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, Senin (22/09/2025). Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Bupati Kabupaten Banyuwangi Hj. Opuk Fiestiandani Azwar Anas, S.Pd., M.KP., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusan dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA, Kepala Unit Usaha Syariah PT PNM Tunas Haryanto, Managing Director PT Sumber Trijaya Lestari - Aksesmu Viendra Primadia l, Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Dr. H. Lukman Hakim, M.HI, beserta jajaran. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa program yang diluncurkan di Banyuwangi adalah wujud nyata kehadiran zakat yang dikelola secara profesional untuk menjawab kebutuhan masyarakat. “Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama meluncurkan Balai Ternak, Zmart, dan Ambulance Madani. Semua ini adalah bukti konkret bahwa zakat mampu memberikan manfaat nyata, meningkatkan kemandirian mustahik, bahkan insyaAllah menjadikan mereka suatu saat menjadi muzaki,” ungkap Kiai Noor. Lebih lanjut, Kiai Noor menekankan, Banyuwangi dipilih bukan tanpa alasan. Dengan wilayah yang luas dan potensi ekonomi rakyat yang besar, Banyuwangi dinilai strategis untuk mengembangkan program pemberdayaan. “Kami ingin Banyuwangi menjadi contoh bagaimana zakat bisa bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi umat, sekaligus menghadirkan layanan sosial kemanusiaan yang lebih mudah dijangkau,” tambahnya. “BAZNAS hadir untuk negeri. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, PT PNM, serta mitra lainnya, insyaAllah program-program ini membawa keberkahan, manfaat berkelanjutan, dan menjadikan Banyuwangi semakin maju serta masyarakatnya lebih sejahtera.” tutup Prof. Noor Achmad. Sementara itu, Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian dan dukungan BAZNAS RI bersama mitra kepada masyarakat Banyuwangi. “Banyuwangi ini kabupaten terluas di Jawa Timur, dengan segala tantangan pelayanan masyarakat yang kompleks. Kehadiran program Balai Ternak, Zmart, dan Ambulance Madani sangat berarti bagi kami. Ini adalah bukti nyata kolaborasi yang dapat mempercepat pengentasan kemiskinan dan mendorong ekonomi kerakyatan di Banyuwangi,” ucapnya. Harapan serupa disampaikan Kepala Unit Usaha Syariah PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Tunas Haryanto, yang menegaskan akan pentingnya sinergi antara lembaga untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Kolaborasi ini bukan sekadar penyaluran bantuan, melainkan ikhtiar bersama untuk meningkatkan kemandirian masyarakat. Ambulance Madani, misalnya, akan membantu memperluas akses layanan kesehatan bagi warga, sementara program Zmart dapat memperkuat daya saing warung mikro di era digital,” jelasnya. Peluncuran ini menghadirkan tiga program strategis BAZNAS RI untuk masyarakat Banyuwangi. Balai Ternak diperuntukkan bagi 20 peternak mustahik yang akan mendapatkan pendampingan intensif melalui pola pembibitan dan penggemukan, sehingga mereka bisa lebih mandiri secara ekonomi. Program Zmart diberikan kepada 50 pemilik warung kecil dengan dukungan renovasi, branding, permodalan, hingga digitalisasi rantai pasok agar lebih berdaya saing. Sementara itu, Ambulance Madani Gratis (AMBUMANIS) akan melayani masyarakat yang membutuhkan akses kesehatan darurat tanpa biaya, terutama di wilayah pelosok. Peluncuran program ini menandai babak baru sinergi antara BAZNAS RI, pemerintah daerah, dan mitra strategis. Dengan mengusung semangat “Zakat untuk Negeri”, kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat.
BERITA22/09/2025 | Humas BAZNAS
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, BAZNAS Luncurkan Beasiswa Cendekia BAZNAS Rusia Tahun 2025
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, BAZNAS Luncurkan Beasiswa Cendekia BAZNAS Rusia Tahun 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi meluncurkan Program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Rusia Tahun 2025 sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda Indonesia di luar negeri, menguatkan program Asta Cita Presiden RI dan Indonesia Emas 2045. Acara yang digelar secara daring pada Senin (22/9/2025) ini dihadiri Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Moskow, Prof. Dr. Khoirul Rosyadi, S.S., M.Si., Ph.D., serta Deputi II BAZNAS RI, Dr. HM. Imdadun Rahmat, M.Si. Turut hadir Duta Besar Rusia untuk Indonesia, H.E. Sergei Gennadievich Tolchenov, serta para penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS Rusia. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa beasiswa ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia, sekaligus memajukan umat. “Apa yang kita lakukan adalah dalam rangka untuk meningkatkan kualitas masyarakat kita Indonesia yang bertujuan untuk memajukan umat ke depan. Jadi jelas bahwa yang kita lakukan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat luas, bagi umat,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor menegaskan, BAZNAS berkomitmen menjaga keberlanjutan program ini agar terus berjalan di tahun-tahun mendatang. Kiai Noor mengungkapkan bahwa mahasiswa Indonesia di Rusia memiliki potensi besar yang perlu terus didukung. “Artinya ada keberlanjutan. Tadi kami sudah berdiskusi dengan Bu Saidah Sakwan bahwa ini tidak akan berhenti di sini, tapi akan terus, kita akan menggali lebih banyak lagi, karena ternyata anak-anak kita di Rusia ini hebat-hebat semua,” jelasnya. Lebih jauh, ia berharap mahasiswa maupun alumni penerima BCB Rusia dapat membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Rusia. Menurutnya, hal itu bisa menjadi sarana berkelanjutan untuk mendukung generasi penerima beasiswa berikutnya. “Jadi itu saya kira akan terus berlanjut, di samping kami juga akan terus memberikan beasiswa ini, tetapi juga lulusan-lulusan yang sudah bekerja dan sudah bisa memberikan zakat, infak, dan sedekah, bisa dimanfaatkan untuk mahasiswa di Rusia,” tambahnya. Sementara itu, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Moskow, Prof. Dr. Khoirul Rosyadi, menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 500–700 mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Rusia dalam berbagai disiplin ilmu. Tahun ini, sekitar 299 mahasiswa baru Indonesia akan berangkat ke Rusia untuk melanjutkan studi. Ia menerangkan bahwa mayoritas mahasiswa tersebut mendapatkan beasiswa dari Pusat Kebudayaan Rusia (PKR) yang mencakup biaya kuliah dan tunjangan bulanan. Namun, dukungan tersebut belum sepenuhnya mampu menutup kebutuhan hidup sehari-hari mahasiswa. “Karena itu, hadirnya Beasiswa BAZNAS mulai tahun kemarin dan tahun kedua ini saya kira menjadi harapan yang sangat membantu bagi mahasiswa-mahasiswa kita yang berada di Rusia. Beasiswa ini betul-betul memberikan optimisme bagi mahasiswa kita di Rusia untuk lebih fokus meningkatkan studinya,” ujarnya. Khoirul juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS atas kepeduliannya terhadap mahasiswa Indonesia di Rusia, seraya berharap jumlah penerima maupun nilai beasiswa dapat terus meningkat di tahun-tahun mendatang. Pada kesempatan yang sama, Deputi II BAZNAS RI, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., menambahkan program BCB Rusia bukan hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga memiliki tujuan strategis. Program ini, katanya, dirancang agar penerimanya kelak bisa keluar dari status mustahik dan menjadi muzaki, sekaligus memberi dampak sosial yang luas. “Program BCB Rusia merupakan salah satu program beasiswa BAZNAS yang bertujuan untuk mengeluarkan mustahik dari kemiskinan dan menjadi muzaki. Selain itu, nilai lebih dari BCB Rusia adalah bahwa para penerima itu kami yakini mereka adalah orang istimewa yang akan memiliki high social impact yang setelah mereka lulus akan membawa kemanfaatan bagi publik,” jelasnya.
BERITA22/09/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS Distribusikan Kaki Prostetik untuk Penyandang Disabilitas
BAZNAS Distribusikan Kaki Prostetik untuk Penyandang Disabilitas
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan kaki prostetik untuk penyandang disabilitas di Brebes, Jawa Tengah. Sebanyak 17 kaki prostetik dan empat tangan prostetik diberikan kepada masyarakat yang mengalami keterbatasan fisik. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA. mengatakan, pendistribusian alat bantu ini merupakan kepedulian BAZNAS terhadap mereka yang membutuhkan bantuan, serta untuk membantu mereka lebih mandiri dalam menjalani aktivitas setiap harinya. “Semoga pendistribusian alat bantu disabilitas ini dapat membantu mempermudah aktivitas sehari-hari bagi para penyandang disabilitas ini,” kata Saidah dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Senin (22/9/2025). Saidah mengatakan, bantuan ini merupakan bagian dari program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang menyasar kelompok rentan, masyarakat kurang mampu, termasuk penyandang disabilitas. Tujuannya untuk mengembalikan semangat hidup para penerima manfaat ini. Dalam pelaksanaan program ini, BAZNAS RI menggandeng BAZNAS Kabupaten Brebes dan Dinas Sosial Kabupaten Brebes dalam upaya menyalurkan bantuan kaki dan tangan prostetik kepada 21 orang penyandang disabilitas. “BAZNAS berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan bantuan serupa ke berbagai wilayah di Indonesia. BAZNAS juga memastikan penyaluran bantuan ini tepat sasaran. Mudah-mudahan berkah untuk para mustahik, dan juga bagi para muzaki yang sudah menyalurkan ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) melalui BAZNAS, ” ujar Saidah. Salah satu penerima manfaat kaki prostetik adalah Pak Ginanjar warga dari Desa Karangbale, Kecamatan Larangan. Pak Ginanjar harus kehilangan salah satu kakinya akibat kecelakaan motor yang dialami beberapa tahun silam. Sebagai kepala rumah tangga, keterbatasan fisik tidak membuatnya patah semangat. Dengan susah payah, pak Ginanjar kembali bangkit bermodalkan alat bantu berupa tongkat untuk membantunya beraktivitas. Ginanjar membuka sebuah tempat fotocopy dan menjual alat tulis untuk membantu perekonomian keluarganya. Setelah mendapatkan kaki prostetik ini, Ginanjar mengaku bersyukur karena memudahkannya dalam bekerja. Jujur saja kata dia, jika harus membeli kaki prostetik sendiri, ia merasa belum mampu. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan terima kasih kepada BAZNAS karena bisa mendapatkan bantuan kaki palsu ini. Saya tak bisa membayangkan karena harganya yang cukup mahal,” kata Ginanjar.
BERITA22/09/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS Bersama BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kerja Sama Program Perlindungan Pekerja Rentan
BAZNAS Bersama BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kerja Sama Program Perlindungan Pekerja Rentan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bersama BPJS Ketenagakerjaan kembali memperkuat sinergi dalam melindungi para pekerja rentan melalui kegiatan re-launching program perlindungan pekerja rentan. Sebagai langkah awal, BPJS Ketenagakerjaan dan BAZNAS menargetkan mampu melindungi sekitar 2 juta pekerja rentan yang juga berhak menerima zakat (mustahik). Jumlah tersebut merupakan 10 persen dari jumlah pekerja rentan yang belum memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yakni mencapai 27 juta pekerja. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Achmad Subianto, Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (19/9/2025). Hal Ini menjadi momentum penting untuk melanjutkan kerja sama yang telah terjalin sejak 2018. Turut hadir Deputi 1 BAZNAS RI, M. Arifin Purwakananta, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Eko Nugriyanto, beserta jajaran. Deputi 1 BAZNAS RI, M. Arifin Purwakananta, mengingatkan kembali tentang latar belakang program ini yang hadir dari keprihatinan terhadap jutaan pekerja rentan yang tidak memiliki jaminan sosial ketika mengalami sakit maupun kehilangan penghasilan. “Kami ingat sekali sejak 2018 BAZNAS bersama BPJS Ketenagakerjaan ingin membantu para pekerja yang kalau musim hujan tidak punya penghasilan, atau kalau sakit dan cedera sama sekali tidak terlindungi. Alhamdulillah kerja sama ini terus berjalan dan memberi manfaat nyata,” ujarnya. Lebih lanjut, Arifin menuturkan, pandemi Covid-19 semakin mempertegas urgensi perlindungan pekerja rentan, karena kelompok inilah yang paling terdampak dari sisi ekonomi maupun kesehatan. “Waktu itu kami bersama Satgas Covid-19 membantu pekerja yang siang malam berjibaku, meski saat itu kita belum tahu pandemi akan berlangsung berapa lama. Kini kita kembali pada masalah utama, jutaan pekerja rentan yang memang harus dilindungi,” jelasnya. Arifin juga menegaskan, upaya perlindungan tidak bisa hanya dilakukan oleh lembaga semata, melainkan perlu partisipasi luas dari masyarakat. “Jumlah pekerja rentan mencapai jutaan orang. Tidak semuanya bisa langsung kita bantu, tapi sebagian dari mereka pasti membutuhkan. Melalui zakat, infak, dan sedekah, kita bisa ikut melindungi mereka,” tuturnya. Sementara itu, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Eko Nugriyanto menjelaskan, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya menyasar pekerja formal, tetapi juga pekerja informal atau rentan yang jumlahnya sangat besar dan justru membutuhkan perhatian khusus. “Dari 144 juta angkatan kerja Indonesia, sekitar 60 juta adalah pekerja informal. Mereka ini justru yang paling rentan, karena penghasilannya kecil dan tidak cukup untuk membayar iuran mandiri,” katanya. Lebih lanjut, Eko memaparkan, manfaat program ini sudah nyata dirasakan oleh para peserta pekerja rentan, baik berupa santunan, biaya pengobatan, maupun beasiswa pendidikan bagi anak-anak mereka. “Hingga kini, dari sekitar 9,9 juta peserta pekerja bukan penerima upah, manfaat yang sudah diberikan mencapai lebih dari Rp1,3 triliun. Bahkan kami sudah memberikan beasiswa kepada lebih dari 1.800 anak pekerja rentan agar tetap bisa melanjutkan sekolah,” ungkap Eko. Eko turut menyampaikan harapannya agar sinergi dengan BAZNAS semakin meluas sehingga mampu melibatkan lebih banyak pihak. “Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dan semakin banyak lembaga, baik pemerintah daerah, lembaga zakat, maupun mitra filantropi, yang ikut berkontribusi. Dengan kebersamaan, kita bisa melindungi lebih banyak pekerja rentan di seluruh Indonesia,” pungkasnya.
BERITA22/09/2025 | Humas BAZNAS
BPKH Gandeng BAZNAS RI, Salurkan 6 Bantuan Program Kemaslahatan di Porbolinggo Jawa Timur
BPKH Gandeng BAZNAS RI, Salurkan 6 Bantuan Program Kemaslahatan di Porbolinggo Jawa Timur
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan enam bantuan Program Kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), berupa dua unit mobil layanan dakwah, tiga program penyediaan sarana dan prasarana, serta bibit bawang merah di Kota dan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Adapun penerima bantuan ialah Yayasan Al Hidayah Kepel dan Yayasan Al Aziziyah untuk program mobil layanan dakwah. Sedangkan tiga sarana-prasarana disalurkan ke Majelis Taklim Rotibul Haddad dan Maulid Simtudduror, Yayasan Miftahul Ulum Al Kholili, serta Ranting Desa NU Muneng. Untuk bidang pertanian, bibit bawang merah diberikan kepada Kelompok Tani Syawal Jaring Jaya. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan, penyaluran bantuan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara BAZNAS dan BPKH dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Menurutnya, kemitraan ini sekaligus menjadi implementasi amanat undang-undang untuk mengoptimalkan Dana Abadi Umat bagi kemaslahatan masyarakat. “Alhamdulillah, BAZNAS kembali dipercaya menjadi mitra BPKH dalam menyalurkan program kemaslahatan. Enam bantuan ini bukan hanya simbolis, tetapi bentuk kehadiran negara melalui BAZNAS dan BPKH untuk membantu masyarakat,” kata Kiai Noor dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (22/9/2025). Kiai Noor menambahkan, bantuan mobil layanan dakwah diharapkan dapat memperkuat syiar Islam di daerah, sementara sarana prasarana yang diberikan dapat mendukung aktivitas pesantren dan yayasan. Adapun penyediaan bibit bawang merah ditujukan untuk memperkuat sektor pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal. Lebih lanjut, Kiai Noor menegaskan, BAZNAS berkomitmen mengawal seluruh proses agar bantuan tepat sasaran. “Kami memastikan semua berjalan transparan, akuntabel, dan benar-benar dirasakan manfaatnya. Mobil dakwah, sarana prasarana, hingga bibit pertanian ini kami harap dijaga dan dimanfaatkan optimal sehingga membawa keberkahan bagi masyarakat luas,” ujarnya. Sebelumnya, penyerahan enam bantuan Program Kemaslahatan secara simbolis telah dilaksanakan di Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (28/8/2025). Sementara itu, Staf Ahli Evaluasi Kebijakan BPKH, Zulhendra, S.E., M.M., menjelaskan, enam bantuan tersebut bersumber dari hasil pengelolaan Dana Abadi Umat, dalam rangka mendukung program layanan pendidikan dan dakwah serta pemberdayaan ekonomi umat berbasis pertanian di Probolinggo, Jawa Timur. "Sesuai amanat undang-undang, BPKH tidak hanya mengelola dana haji, tetapi juga Dana Abadi Umat. Dana ini dikelola agar memberikan nilai manfaat, menghasilkan keuntungan, dan hasilnya disalurkan kembali kepada masyarakat," jelas Zulhendra. Zulhendra menegaskan, seluruh proses penyaluran dilakukan secara cermat melalui tahapan usulan, verifikasi, dan validasi oleh mitra, termasuk BAZNAS. "Dengan begitu, kami memastikan penerima bantuan benar-benar layak dan bantuan tepat sasaran," ujarnya. Zulhendra berharap, bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan dijaga dengan penuh tanggung jawab. “Ke depan, BPKH juga akan melakukan monitoring untuk memastikan pemanfaatannya sesuai tujuan. Karena pada dasarnya, dana yang kami kelola ini adalah dana umat. Maka sudah seharusnya dikembalikan lagi kepada umat melalui berbagai program kemaslahatan,” tambahnya. Pada kesempatan tersebut, Anggota Komisi VIII DPR RI, H. Syaiful Nuri, yang hadir dalam penyerahan bantuan secara simbolis, menyampaikan apresiasinya. Ia menilai, bantuan program kemaslahatan ini jadi bukti sinergi antara Pemerintah Indonesia melalui DPR RI, BPKH, dan BAZNAS. “Alhamdulillah, mitra kami di Komisi VIII, yakni BPKH telah menyerahkan enam bantuan program kemaslahatan. Terima kasih kepada BPKH dan BAZNAS. Semoga bermanfaat untuk umat, khususnya dakwah,” ujar Syaiful. Syaiful menegaskan, pihaknya (DPR RI) akan terus mengawal agar program kemaslahatan benar-benar berjalan dan tidak sekadar sosialisasi. “Yang terpenting amanah. Jangan disalahgunakan, manfaatkan sebaik-baiknya agar dirasakan masyarakat dan bisa terus berkembang,” ucapnya.
BERITA22/09/2025 | Humas BAZNAS
Tingkatkan Kepercayaan Publik, BAZNAS RI Optimalkan Penguatan Kelembagaan
Tingkatkan Kepercayaan Publik, BAZNAS RI Optimalkan Penguatan Kelembagaan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus mendorong penguatan kelembagaannya dengan cara meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS melalui penerapan sistem pengelolaan zakat yang profesional, transparan, akuntabel, dan menekankan prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI). Hal ini disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan dan Umum, Kol. CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani, dalam Rapat Kerja UPZ BAZNAS Tingkat Nasional dan UPZ Award 2025 yang digelar di Bogor selama tiga hari. “Untuk penguatan kelembagaan ada tiga poin penting yang menurut saya menjadi titik kritis kita, artinya yang paling perlu mendapatkan perhatian yaitu kepercayaan publik, optimalisasi kinerja lembaga, dan pencegahan fraud,” terang Chamdani. Pertama, kepercayaan publik. Menurutnya di tengah sistem zakat yang masih bersifat sukarela, kepercayaan muzakki dan stakeholder lainnya sangat penting terhadap keberlangsungan lembaga, oleh karenanya lembaga yang kuat memiliki hubungan yang kuat dengan naiknya kepercayaan publik terhadap lembaga zakat. Chamdani menjelaskan, dewasa ini cara masyarakat berkomunikasi dan mendapatkan informasi adalah melalui media sosial. Banyak masyarakat yang lebih percaya dengan informasi-informasi yang bertebaran di media sosial tanpa melakukan kroscek. “Sekarang masyarakat lebih banyak tertarik dengan hal-hal yang kontradiktif, daripada yang betul-betul didasarkan atas data dan fakta dan ini tentu saja sangat mempengaruhi penghimpunan,” jelas Chamdani. Misalnya saja ketika Pimpinan BAZNAS mendapatkan serangan hoaks tentang korupsi dana zakat sebesar Rp11,7 triliun. Padahal kasus korupsi tersebut terjadi di lembaga lain dan bukan BAZNAS, namun justru berhasil menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat bahkan beberapa influencer ikut termakan hoaks tersebut. “Jadi bapak ibu sekalian, mari kita jaga kepercayaan publik ini. Kalau UPZ barangkali di internal bagaimana memberikan kepercayaan pada para muzakki yang ada di lingkungan kita, tentu saja ini harus dilakukan dengan transparansi, sosialisasi dan sebagainya,” jelas Chamdani. Kedua, optimalisasi kinerja lembaga yang tentunya sangat bergantung pada SDM yang harus betul-betul kuat. Dalam artian kualifikasi output insan BAZNAS harus profesional, amanah, dan istiqomah (Promanis). Menurut Chamdani, profesional artinya insan UPZ BAZNAS menjalankan pekerjaanya dengan baik, terencana, tepat waktu, efisien, dan efektif. Sedangkan amanah, insan UPZ BAZNAS harus memiliki akhlak yang baik dans apat menjalankan kepercayaan muzakki dengan penuh dan tanggung jawab. “Dan istiqomah artinya insan UPZ BAZNAS haris menjalankan seluruh tugas dan tanggung jawabnya dengan konsisten, harus memiliki kesadaran dan kewajiban bahwa ini bukan pekerjaan sambilan tetapi harus sungguh-sungguh dijalankan dengan nilai-nilai integritas, tidak mudah tergoda dan tahan banting karena memang mengelola zakat tidak ringan,” jelas Chamdani. Ketiga, pencegahan Fraud atau penipuan. Sebagai lembaga pengelola keuangan publik, penyalahgunaan di lembaga zakat dapat terjadi. Karenanya, sistem kelembagaan yang kuat dapat meminimalisir segala bentuk fraud dalam pengelolaan zakat karena lembaga zakat yang kuat memiliki sistem yang sangat baik dalam mencegah penyalahgunaan.
BERITA22/09/2025 | Humas BAZNAS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tasikmalaya.

Lihat Daftar Rekening →