WhatsApp Icon
Perkuat Tata Kelola Zakat di Lingkungan Pendidik, 39 UPZ PC PGRI se-Kabupaten Tasikmalaya Resmi Dikukuhkan

TASIKMALAYA – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tasikmalaya bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tasikmalaya menggelar agenda Orientasi sekaligus Pengukuhan Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) PC PGRI. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (15/04) ini bertempat di Aula PGRI Kabupaten Tasikmalaya.

Sebanyak 117 peserta yang merupakan delegasi dari 39 UPZ Kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya hadir untuk mengikuti prosesi pengukuhan. Kehadiran para pengurus ini menandai komitmen besar sektor pendidikan dalam mendukung penguatan tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di daerah.

Prosesi Pelantikan dan Pembekalan Amil

Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, Bapak H. Dadan Bardan, M.Ag. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya peran UPZ di lingkungan profesi untuk menjadi perpanjangan tangan BAZNAS yang amanah.

Selain prosesi pelantikan, para pengurus baru juga mendapatkan pembekalan materi intensif mengenai:

  • Fiqih dan Kemuliaan Amil: Menanamkan nilai-nilai spiritual dan integritas sebagai pengelola dana umat.
  • Manajemen Pengelolaan Zakat: Strategi penghimpunan yang profesional, transparan, dan akuntabel.
  • Optimalisasi Potensi: Pemetaan potensi zakat di lingkungan pendidik dan tenaga kependidikan di tiap kecamatan.

Mendorong Dampak Sosial yang Lebih Luas

Sinergi antara PGRI dan BAZNAS ini diharapkan dapat mengakselerasi penghimpunan zakat di tingkat kecamatan. Dengan pengelolaan yang lebih terorganisir di bawah naungan PC PGRI, dana yang terhimpun nantinya akan dialokasikan melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial yang tepat sasaran.

"Langkah ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya kita bersama untuk memastikan bahwa potensi zakat dari kalangan pendidik dapat dikelola secara optimal guna memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat luas di Kabupaten Tasikmalaya," ujar pihak BAZNAS dalam sambutannya.

Melalui pengukuhan ini, 39 UPZ PC PGRI yang baru dilantik diharapkan segera memulai langkah strategis dalam mengedukasi serta menghimpun zakat di wilayahnya masing-masing, guna memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi umat.

25/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
PENYALURAN BEASISWA S1 BAZNAS TAHAP II T.A 2025/2026 DI STISA ASH-SHOFA MANONJAYA

MANONJAYA – BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya kembali menunjukkan komitmennya dalam dunia pendidikan dengan menyalurkan Beasiswa S1 Tahap II Tahun Ajaran 2025/2026. Acara penyaluran secara simbolis ini digelar di kampus STISA Ash-Shofa, Manonjaya, pada Rabu (22/04).

Program beasiswa ini merupakan langkah konkret BAZNAS dalam mendukung program unggulan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, yakni Satu Desa Satu Sarjana (SADESSA). Menariknya, jika program pemerintah daerah umumnya berfokus pada perguruan tinggi negeri, beasiswa dari BAZNAS ini hadir untuk melengkapi jangkauan tersebut.

Pemerataan Akses untuk Kampus Swasta dan Negeri

Ketua BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya menjelaskan bahwa beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa yang menempuh studi baik di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di wilayah Tasikmalaya. Langkah ini diambil agar akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah semakin merata dan tidak hanya terpusat pada satu klaster kampus saja.

Pada tahap kedua ini, tercatat sebanyak 108 mahasiswa yang berasal dari 16 perguruan tinggi di wilayah Kabupaten Tasikmalaya resmi menerima bantuan biaya pendidikan tersebut.

Sinergi Antarlembaga

Prosesi penyerahan bantuan ditandai dengan penyerahan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Jawa Barat, didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya. Turut hadir menyaksikan momen penting ini Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya serta perwakilan dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tasikmalaya.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini mempertegas adanya sinergi yang kuat antara lembaga zakat, pemerintah daerah, dan otoritas agama dalam membangun sumber daya manusia (SDM) di Tasikmalaya.

Dengan adanya beasiswa ini, diharapkan para mahasiswa dapat lebih fokus menyelesaikan studinya dan menjadi penggerak ekonomi serta sosial di tengah masyarakat setelah lulus nanti.

23/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Sinergi Pengelolaan ZIS: LAZNAS Agnia Care Perkuat Kolaborasi Strategis Bersama BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya

TASIKMALAYA – Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Agnia Care melakukan kunjungan strategis ke Kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tasikmalaya pada Kamis (16/04). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memperkuat sinergi antarlembaga pengelola zakat guna mengoptimalkan efektivitas program pemberdayaan masyarakat di wilayah Jawa Barat.

Pertemuan tingkat manajerial ini mengusung tema besar “Kolaborasi dan Sinergitas Program”. Fokus utama diskusi meliputi sinkronisasi data mustahik, standardisasi tata kelola dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), serta pengembangan inovasi program kemanusiaan yang lebih berdampak luas.

Optimalisasi Peran Lembaga Amil

Dalam kunjungan tersebut, kedua belah pihak membahas beberapa poin krusial untuk meminimalisir tumpang tindih penyaluran bantuan di lapangan. Beberapa poin strategis yang disepakati antara lain:

Sinkronisasi Program: Penyelarasan agenda pemberdayaan ekonomi dan sosial agar bantuan menjangkau sasaran yang tepat.

Pertukaran Informasi: Berbagi praktik terbaik (best practices) dalam manajemen penghimpunan dan pendistribusian dana umat secara profesional.

Inovasi Kemanusiaan: Penjajakan kolaborasi proyek jangka panjang yang bersifat berkelanjutan (sustainable).

Sinyal Positif Kolaborasi Daerah dan Nasional

Pihak BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya menyambut hangat inisiatif dari LAZNAS Agnia Care. Pertemuan ini dinilai sebagai langkah nyata dalam menjalankan amanat regulasi terkait integrasi pengelolaan zakat nasional yang terintegrasi antara lembaga milik pemerintah dan lembaga amil zakat skala nasional.

"Kolaborasi ini adalah kunci. Dengan sinergi yang kuat antara LAZNAS dan BAZNAS di tingkat daerah, kita dapat menciptakan ekosistem pengelolaan ZIS yang lebih transparan dan memberikan manfaat yang nyata bagi pengentasan kemiskinan, khususnya di Kabupaten Tasikmalaya," ungkap perwakilan manajemen dalam pertemuan tersebut.

Kunjungan ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai program bantuan yang lebih inovatif dan efisien. Melalui kerja sama ini, diharapkan akselerasi pendayagunaan zakat dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan, sekaligus meningkatkan kepercayaan muzakki terhadap lembaga amil zakat.

16/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Tingkatkan Transparansi, UPZ Sodonghilir Serahkan Laporan Pengelolaan Zakat Fitrah 1447 H ke BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya

TASIKMALAYA – Sebagai wujud akuntabilitas dan profesionalisme dalam pengelolaan dana umat, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Sodonghilir resmi menyerahkan Laporan Kegiatan Zakat Fitrah Tahun 1447 H / 2026 M kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tasikmalaya pada Senin (04/05).

Penyerahan dokumen laporan tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya dan diterima langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS. Langkah ini merupakan bagian dari prosedur rutin organisasi untuk memastikan seluruh dana zakat yang terhimpun dikelola secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Detail Laporan dan Tujuan Distribusi

Laporan yang diserahkan mencakup data komprehensif mengenai:

  • Penghimpunan: Total perolehan zakat fitrah dari seluruh desa di wilayah Kecamatan Sodonghilir.
  • Pendistribusian: Rekapitulasi penyaluran zakat kepada para mustahik (penerima zakat) yang terbagi dalam delapan asnaf.
  • Kepatuhan Syariah: Dokumentasi seluruh rangkaian kegiatan guna memastikan pengelolaan berjalan sesuai dengan kaidah hukum Islam dan regulasi pemerintah.

Pihak UPZ Sodonghilir menegaskan bahwa pelaporan ini sangat krusial untuk menjaga kepercayaan masyarakat (muzakki). Dengan adanya sinkronisasi data antara tingkat kecamatan dan kabupaten, BAZNAS dapat memetakan potensi zakat daerah secara lebih akurat untuk program pengentasan kemiskinan di masa mendatang.

"Kami mengapresiasi kedisiplinan UPZ Sodonghilir dalam menyampaikan laporan ini. Hal ini membuktikan bahwa tata kelola zakat di tingkat kecamatan semakin hari semakin baik dan akuntabel," ujar salah satu pimpinan BAZNAS Kab. Tasikmalaya saat menerima dokumen tersebut.

Apresiasi untuk Para Muzakki

Di akhir laporannya, UPZ Kecamatan Sodonghilir menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga masyarakat yang telah menunaikan kewajiban zakatnya melalui lembaga resmi. Partisipasi aktif warga menjadi kunci utama suksesnya program pemberdayaan umat di wilayah Sodonghilir.

15/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Posko Siaga Mudik BAZNAS Republik Indonesia di Jl. Kadipaten - Ciawi Kabupaten Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya - Sahabat BAZNAS, buat kamu yang sedang dalam perjalanan mudik melintasi jalur selatan, Posko Siaga Mudik BAZNAS RI juga hadir di Kabupaten Tasikmalaya, lho!

Berlokasi strategis di Jl. Kadipaten, Pamoyanan (Depan Kolam Renang Ampera) posko kami siap menjadi tempat istirahat sementara yang representatif bagi para pemudik.

Fasilitas yang tersedia sangat lengkap :

  • Layanan Kesehatan: Cek kesehatan ringan, konsultasi, dan konsultasi kesehatan untuk pastikan kondisi prima.
  • Dapur Air: Seduhan teh, kopi, dan makanan ringan gratis untuk pulihkan energi.
  • Ruang Pijat Gratis: Hilangkan lelah dengan pijatan relaksasi dari terapis terampil.
  • Ruang Ramah Anak: Area bermain yang aman dan nyaman bagi buah hati tercinta agar tak bosan.
  • Bantuan Sepeda Motor & Layanan Ambulans: Tim kami siap siaga membantu jika ada kendala darurat.


Kami juga didukung penuh oleh Relawan BAZNAS dan instansi terkait untuk berikan layanan terbaik bagi sahabat.

Yuk, mampir sejenak di Posko Mudik BAZNAS! Utamakan keselamatan dalam berkendara, semoga sampai di tujuan dengan selamat dan penuh keberkahan.

17/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS

Berita Terbaru

BAZNAS RI Raih Customer Service Champion 2025 dari Majalah SWA
BAZNAS RI Raih Customer Service Champion 2025 dari Majalah SWA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meraih penghargaan Customer Service Champion 2025 dari Majalah SWA. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya BAZNAS meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan hubungan dengan para muzaki dalam penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, mengatakan bahwa penghargaan ini menjadi bukti penguatan layanan yang selama ini dijalankan BAZNAS. Menurutnya, layanan yang baik merupakan kunci untuk menjaga kepercayaan muzaki. “Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan standar pelayanan. Layanan Muzaki bukan hanya kanal transaksi zakat, tetapi juga sarana membangun kedekatan dan memberikan pengalaman berzakat yang lebih baik bagi para muzaki,” ujar Rizaludin, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (17/11/2025). Ia menjelaskan, peningkatan kualitas engagement menjadi fokus utama dalam strategi pengumpulan BAZNAS. Langkah tersebut dilakukan melalui layanan yang responsif, edukatif, dan memanfaatkan teknologi untuk memudahkan muzaki melakukan konsultasi zakat maupun berdonasi secara lebih cepat dan nyaman. “Kami berupaya menghadirkan layanan yang mudah dijangkau dan informatif. Mulai dari konsultasi zakat, pendampingan program, hingga berbagai kanal digital yang mempermudah muzaki mengakses layanan BAZNAS,” ungkapnya. BAZNAS menilai bahwa penguatan hubungan dengan muzaki berkontribusi besar terhadap peningkatan kepercayaan publik. Selain itu, inovasi layanan juga dinilai berpengaruh pada efektivitas penghimpunan dana ZIS yang dikelola lembaga tersebut. Rizaludin menambahkan, BAZNAS akan terus memperluas kanal layanan dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia untuk memastikan muzaki mendapatkan pelayanan yang lebih profesional. “Ke depan, kami berkomitmen terus memperbaiki layanan agar muzaki semakin yakin bahwa dana mereka dikelola secara amanah dan tepat sasaran,” ujarnya. Penghargaan Customer Service Champion diberikan setiap tahun oleh SWA kepada lembaga atau perusahaan yang dinilai memiliki kualitas layanan pelanggan terbaik di bidangnya. Pencapaian ini menjadi salah satu bentuk pengakuan terhadap upaya perbaikan layanan publik yang dilakukan BAZNAS selama beberapa tahun terakhir.
BERITA17/11/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS dan PT Paragon Technology and Innovation Beri Pelatihan Menjahit Bagi Mustahik di Semarang
BAZNAS dan PT Paragon Technology and Innovation Beri Pelatihan Menjahit Bagi Mustahik di Semarang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bekerja sama dengan PT Paragon Technology and Innovation, dan BAZNAS Kabupaten Semarang menyelenggarakan Pelatihan Menjahit bagi Pemula di Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Muslimat NU Kabupaten Semarang, Rabu (13/11/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Paradaya Movement, hasil kolaborasi antara BAZNAS dan PT Paragon Technology and Innovation. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, M.A., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pendayagunaan dana zakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Visi BAZNAS adalah menjadi lembaga utama menyejahterakan umat. Maka yang harus kita sejahterakan hari ini adalah para peserta pelatihan vokasi, karena kesejahteraan mereka adalah bagian dari perjuangan BAZNAS,” ujar Saidah. Ia menambahkan, pelatihan menjahit ini tidak hanya membekali keterampilan teknis, tetapi juga pembinaan karakter dan etos kerja. “Yang membedakan pelatihan BAZNAS dengan yang lain adalah pembinaan attitude. Peserta tidak hanya dilatih menjahit, tapi juga dibentuk menjadi pribadi yang disiplin, berakhlak baik, dan bertanggung jawab. Zakat harus menjadi energi yang menumbuhkan semua pihak—peserta, perusahaan, dan masyarakat,” tegasnya. Pelatihan ini diikuti oleh 70 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Semarang, dan akan berlangsung selama 18 hari, mulai 3 hingga 22 November 2025. Seluruh peserta akan mendapatkan materi keterampilan menjahit dasar, uang saku, konsumsi, serta sertifikat pelatihan, dan berpeluang untuk bekerja di perusahaan garmen mitra yang beroperasi di Kabupaten Semarang. Ketua BAZNAS Kabupaten Semarang H. Khadik Faisol, S.Sos. menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam penyelenggaraan kegiatan ini. “Lima perusahaan garmen di Kabupaten Semarang telah berkomitmen untuk menyerap lulusan pelatihan ini. Kami mohon doa restunya agar pelatihan berjalan lancar dan seluruh peserta lulus dengan baik. Terima kasih kami sampaikan kepada PT Paragon yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS, semoga kerja sama ini terus berlanjut,” ungkap Khadik. Ketua PW Muslimat NU Jawa Tengah Prof. Dr. Hj. Ismawati Hafidz, M.Ag. juga mengapresiasi sinergi antara BAZNAS, Muslimat NU, dan PT Paragon dalam memberikan ruang bagi perempuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian. “Pelatihan ini membuka peluang ekonomi sekaligus melatih kemandirian. Kita ingin para peserta bukan hanya menjadi karyawan, tapi juga mampu berwirausaha dan menjadi tuan atas diri sendiri,” tuturnya. Sementara itu, Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H., melalui Asisten Kesra Asef Mulyana, S.T., M.M., menyampaikan bahwa program seperti ini sangat strategis bagi masyarakat. “Pelatihan menjahit ini bukan hanya memberikan keterampilan, tapi juga membuka peluang bagi peserta untuk mencapai kemandirian ekonomi. Kegiatan ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mengurangi kemiskinan di Kabupaten Semarang,” ujarnya. Kegiatan pelatihan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas kerja dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Semarang, serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat.
BERITA17/11/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS Hadirkan Layanan Kesehatan dan Dapur Umum untuk Korban Longsor di Cilacap dan Garut
BAZNAS Hadirkan Layanan Kesehatan dan Dapur Umum untuk Korban Longsor di Cilacap dan Garut
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bergerak cepat memberikan layanan kesehatan darurat dan membuka dapur umum di dua lokasi terdampak bencana tanah longsor di Kabupaten Cilacap dan Garut. Bencana melanda dua wilayah tersebut setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Cilacap dan Garut selama beberapa hari. Longsor di Cilacap menimpa rumah warga. Sementara di Garut longsoran besar menutup akses jalan dan merusak jembatan utama, menyebabkan aktivitas warga di dua desa terhenti dan kebutuhan logistik sulit dijangkau. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menjelaskan, sejak laporan pertama diterima, BAZNAS mengirim tim BTB untuk memberikan layanan kesehatan, membuka dapur umum, serta mendukung pemenuhan kebutuhan pokok warga yang terdampak. “BAZNAS langsung mendirikan dapur umum dan memberikan layanan kesehatan di dua titik bencana tersebut, sehingga warga dapat menerima bantuan makanan siap saji dan pemeriksaan kesehatan secara cepat,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (16/11/2025). Saidah mengatakan, di Cilacap tim BAZNAS membuka dapur air, memberikan layanan medis dasar, serta mendukung logistik kesehatan bagi tim SAR gabungan. Kegiatan ini membantu para penyintas yang membutuhkan pendampingan kesehatan setelah terpapar kondisi cuaca buruk dan situasi darurat berkepanjangan. “Di Garut, BAZNAS mendirikan dapur umum yang memasak ratusan porsi per hari untuk warga dan relawan, serta menyediakan dukungan kesehatan bagi masyarakat yang kesulitan mengakses layanan medis karena jalur utama terputus,” ucap Saidah. Saidah menuturkan bahwa layanan kesehatan lapangan juga diberikan kepada warga lansia, anak-anak, dan kelompok rentan lainnya yang membutuhkan pemeriksaan cepat. Langkah ini bertujuan mencegah munculnya penyakit akibat lingkungan lembap dan cuaca ekstrem. “Selain itu, BAZNAS juga memastikan penyediaan air bersih dan fasilitas kebersihan bagi warga, agar kondisi darurat ini tidak berkembang menjadi krisis kesehatan yang lebih besar,” kata Saidah. Saidah menekankan bahwa keberadaan dapur umum dan layanan kesehatan merupakan intervensi penting dalam masa tanggap darurat, terutama ketika akses logistik dan fasilitas kesehatan formal masih terhambat oleh kondisi lapangan. “Kami berharap sinergi antara BAZNAS, relawan, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjaga sehingga dukungan kemanusiaan dapat berjalan optimal. BAZNAS akan terus hadir mendampingi warga hingga situasi kembali aman dan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,” katanya.
BERITA16/11/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Kerahkan BTB Tangani Longsor di Cilacap
BAZNAS RI Kerahkan BTB Tangani Longsor di Cilacap
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengerahkan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk bergerak cepat menangani bencana tanah longsor di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Longsor yang dipicu hujan deras dan kondisi perbukitan yang kritis itu menimbun permukiman warga dan menyebabkan puluhan orang masih dinyatakan hilang. Adapun wilayah yang terdampak berada di Desa Cibeunying, Dusun Cibuyut dan Tarukahan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menyampaikan duka mendalam atas musibah tersebut. Ia menegaskan, BAZNAS memberikan perhatian besar dan akan terus mendampingi penanganan hingga masa tanggap darurat selesai. "Saat ini, prioritas utama adalah mendukung operasi SAR karena masih ada sekitar 21 warga yang belum ditemukan,” kata Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (16/11/2025). Saidah mengatakan, BTB sudah berada di lokasi sejak laporan diterima. Tim BTB langsung melakukan asesmen bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, POLRI, pemerintah daerah setempat, dan unsur relawan lainnya untuk memastikan penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terukur. “Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan BPBD, terkait kebutuhan mendesak dalam operasi pencarian dan pertolongan di masa golden time ini. Kami terus upayakan sampai seluruh korban ditemukan,” ujar Saidah. Pada tahap awal penanganan, lanjut Saidah, BTB fokus membantu membuka akses di titik-titik yang tertutup material longsor. Tim juga melakukan pemetaan potensi longsor susulan serta memastikan jalur evakuasi aman dilewati tim SAR maupun warga yang berada di sekitar lokasi. Menurutnya, upaya ini penting mengingat material tanah dan bebatuan yang turun tidak hanya menutup akses jalan desa, tetapi juga menghambat pergerakan alat berat serta tim pencari di lapangan. Kondisi tersebut membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian. “Potensi longsor lanjutan masih perlu diwaspadai karena kondisi tanah yang jenuh air,” ucapnya. Saidah menegaskan, BAZNAS akan terus berada di lokasi hingga masa tanggap darurat selesai ditetapkan oleh pemerintah daerah. Ia berharap, keberadaan tim BTB dapat membantu meringankan beban masyarakat dan memperkuat upaya penanganan. Ia menambahkan, setelah masa tanggap darurat berakhir, BAZNAS juga berkomitmen memberikan bantuan lanjutan bagi warga terdampak sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana. “Setelah proses pencarian korban selesai. BAZNAS siap menyalurkan bantuan lanjutan, mulai dari paket logistik, layanan kesehatan, hingga dukungan untuk memulihkan kehidupan ekonomi warga,” ujar Saidah. Lebih lanjut, Saidah juga mengapresiasi seluruh personel BTB dan unsur SAR lainnya yang terus berjibaku di lokasi bencana. Menurutnya, cuaca yang tidak menentu serta medan yang sulit menjadi tantangan tersendiri, namun seluruh tim tetap bekerja maksimal. “Hingga kini proses pencarian masih berlangsung. BAZNAS memastikan perkembangan penanganan akan diperbarui secara berkala. BAZNAS akan terus bersama warga Cilacap sampai situasi benar-benar aman,” tutur Saidah.
BERITA16/11/2025 | Humas BAZNAS
Cegah Stunting, BAZNAS Beri Layanan Kesehatan untuk Balita dan Ibu Hamil di Sulteng
Cegah Stunting, BAZNAS Beri Layanan Kesehatan untuk Balita dan Ibu Hamil di Sulteng
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Parigi Moutong kembali menyelenggarakan layanan kesehatan terpadu bagi balita dan ibu hamil di Desa Uevolo. Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan Puskesmas dan pemerintah desa sebagai upaya rutin pemantauan kesehatan balita setiap bulan. Kegiatan diawali dengan pendaftaran, penimbangan, pengukuran antropometri, dan pencatatan oleh bidan RSB BAZNAS. Tim Puskesmas turut memberikan penyuluhan kesehatan bagi ibu hamil serta layanan Imunisasi Dasar Lengkap untuk balita. Untuk ibu hamil, kegiatan mencakup pemeriksaan ANC, pengukuran LILA, serta penyuluhan kelas ibu hamil oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., mengatakan program layanan kesehatan seperti ini menjadi bagian penting dari peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “BAZNAS ingin memastikan balita dan ibu hamil mendapatkan akses kesehatan yang baik dan berkelanjutan. Ini merupakan ikhtiar bersama untuk mencegah gizi kurang dan stunting sejak dini,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (15/11/2025). Saidah menegaskan, program layanan kesehatan tersebut memegang peran penting dalam upaya memutus mata rantai stunting. Ia menyampaikan, melalui kolaborasi antara BAZNAS, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan lahir generasi yang lebih sehat dan kuat. “Program layanan kesehatan seperti ini sangat penting untuk memutus mata rantai stunting. Dengan gotong royong antara BAZNAS, tenaga kesehatan, dan masyarakat, insya Allah kita dapat mewujudkan generasi yang lebih sehat dan kuat,” ucap Saidah. Saidah berharap kegiatan ini dapat terus diperluas di berbagai wilayah untuk memperkuat upaya pencegahan stunting. Menurutnya, kolaborasi antara BAZNAS, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci menciptakan generasi yang lebih sehat dan bebas dari gizi buruk. “Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesehatan balita dan ibu hamil di Sulawesi Tengah, sekaligus menjadi kontribusi positif zakat dalam pengentasan stunting,” kata Saidah.
BERITA15/11/2025 | Humas BAZNAS
Wujud Sinergi Pemimpin: Wakil Bupati dan Kapolres Tasikmalaya Serahkan Langsung Rumah Layak Huni BAZNAS
Wujud Sinergi Pemimpin: Wakil Bupati dan Kapolres Tasikmalaya Serahkan Langsung Rumah Layak Huni BAZNAS
KABUPATEN TASIKMALAYA – Kebahagiaan mendalam kini dirasakan oleh Bapak Sanusi, warga Kampung Sukatengah, Desa Serang, Kecamatan Salawu. Impiannya untuk memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman akhirnya terwujud setelah BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya merampungkan dan menyerahkan Bantuan Rumah Layak Huni (RLHB) pada Kamis (6/10/2025). Momen penyerahan bantuan ini menjadi sangat istimewa karena dihadiri dan diserahkan langsung oleh dua pimpinan daerah. Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al-Ayubi, S.Pd., hadir didampingi oleh Kepala Kepolisian Resor Tasikmalaya, AKBP Haris Dinzah, S.H., S.I.K., M.H. Kehadiran dan sinergi para pemimpin ini menegaskan kepedulian bersama terhadap kesejahteraan masyarakat. Program Rumah Layak Huni BAZNAS ini merupakan salah satu wujud nyata dari penyaluran dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dipercayakan umat. Tujuannya adalah untuk memastikan para mustahik (penerima manfaat) dapat tinggal di rumah yang tidak hanya aman dan sehat, tetapi juga bermartabat. BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya meyakini bahwa hunian yang layak adalah hak dasar bagi mustahik untuk dapat hidup lebih sejahtera dan beribadah dengan lebih tenang. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. "Terima kasih atas seluruh pihak yang terlibat, terutama para muzakki BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya. Kehadiran para pemimpin hari ini menjadi semangat luar biasa bagi kami untuk terus berkhidmat. Kebaikan Anda semua telah menjadi tempat bernaung yang nyaman bagi saudara kita," ujar perwakilan BAZNAS.
BERITA06/11/2025 | Humas BAZNAS
Perkuat Sinergi Kemanusiaan, BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Tasikmalaya Hadiri Apel Siaga Bencana Polres Tasikmalaya
Perkuat Sinergi Kemanusiaan, BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Tasikmalaya Hadiri Apel Siaga Bencana Polres Tasikmalaya
KABUPATEN TASIKMALAYA – BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), menunjukkan komitmen penuhnya dalam kesiapsiagaan penanganan bencana dengan berpartisipasi aktif dalam Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Siaga Polres Tasikmalaya Tahun 2025. Apel kesiapsiagaan ini digelar di lokasi strategis, Pos Siaga Tapal Kuda Salawu, pada Kamis (6/11/2025). Acara penting ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari. Apel tersebut mempertemukan seluruh pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana, termasuk jajaran Polres Tasikmalaya, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TAGANA, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), serta berbagai unsur relawan lainnya. Kehadiran BAZNAS Tanggap Bencana dalam gelar pasukan ini menegaskan komitmen lembaga amil zakat tersebut sebagai bagian integral dari sistem kesiapsiagaan bencana di daerah. Menurut BAZNAS, partisipasi ini adalah bukti nyata dari sinergi kuat yang telah terjalin antar lembaga. Kolaborasi ini sangat krusial untuk memastikan respons yang cepat, tepat, dan terkoordinasi saat terjadi musibah atau bencana alam di wilayah Tasikmalaya. BAZNAS juga menekankan bahwa dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dipercayakan oleh umat menjadi kekuatan utama di balik kesiapsiagaan ini. Dana tersebut dialokasikan untuk selalu siaga mendukung kebutuhan logistik dan berbagai keperluan mendesak bagi masyarakat yang terdampak bencana. Melalui sinergi bersama ini, BAZNAS bersama seluruh elemen terkait berharap dapat mewujudkan Kabupaten Tasikmalaya yang tangguh, sigap, dan peduli terhadap sesama.
BERITA06/11/2025 | Humas BAZNAS
Profesionalisme Diakui Asia! BAZNAS Kab. Tasikmalaya Sabet 'Achievement & Leadership Award 2025'
Profesionalisme Diakui Asia! BAZNAS Kab. Tasikmalaya Sabet 'Achievement & Leadership Award 2025'
BANDUNG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tasikmalaya kembali mengukir prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan bergengsi "Asia Achievement Professional & Leadership Award 2025". Penghargaan ini diterima dalam acara "Asia Awards Night 2025" yang berlangsung khidmat di Hotel Savoy Homann, Bandung, pada Jumat (31/10/2025). Acara penganugerahan yang diinisiasi oleh National Award Foundation bekerja sama dengan Mediatama Awards Management ini merupakan sebuah ajang prestisius. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi lembaga, institusi, serta para profesional yang dinilai telah terbukti aktif berkontribusi secara nyata dalam pembangunan Indonesia. Pencapaian ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya. Menurut pihak lembaga, penghargaan ini tidak akan terwujud tanpa kerja keras seluruh amil (pengurus zakat) dan amilat yang bertugas. Lebih dari itu, pencapaian ini dipandang sebagai buah dari kepercayaan tak terhingga yang diberikan oleh masyarakat, khususnya para muzaki (pembayar zakat) dan munfiq (pemberi infak), serta tidak lepas dari doa para mustahiq (penerima manfaat) yang selama ini dibantu. Dengan diraihnya penghargaan ini, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya berkomitmen untuk menjadikannya sebagai pemacu semangat. Lembaga ini bertekad untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kepemimpinan dalam mengelola amanah umat, agar dapat memberikan dampak yang lebih luas dan lebih baik di masa depan.
BERITA01/11/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS Tasikmalaya Ubah Rumah Rapuh Jadi Hunian Layak, Wujudkan Mimpi Keluarga Mustahik
BAZNAS Tasikmalaya Ubah Rumah Rapuh Jadi Hunian Layak, Wujudkan Mimpi Keluarga Mustahik
KABUPATEN TASIKMALAYA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tasikmalaya secara nyata terus mengubah kehidupan para mustahiq melalui Program Rumah Layak Huni (RLHB) Tahun 2025. Program ini menjadi jawaban atas fakta memprihatinkan di mana puluhan keluarga prasejahtera masih tinggal di hunian yang rapuh dan tidak aman. Ikhtiar ini didasari oleh data statistik yang mengkhawatirkan. Laporan BPS tahun 2024 menunjukkan bahwa sekitar 34,75% keluarga di Indonesia masih menghuni rumah yang tergolong tidak layak huni. Berangkat dari fakta tersebut, BAZNAS Tasikmalaya berupaya mengubah statistik ini, satu per satu keluarga, di wilayah mereka. Kebahagiaan kini terpancar jelas dari wajah para penerima manfaat program tahun ini, di antaranya Bapak Ula, Bapak Dede, Ibu Teti, dan Ibu Idah. Bagi mereka, bantuan ini lebih dari sekadar renovasi bangunan; ini adalah transformasi kehidupan. Rumah yang tadinya hanya bangunan rapuh, kini telah kokoh menjadi "tempat pulang yang layak"—sebuah tempat di mana keluarga dapat berlindung dengan aman, nyaman, dan yang terpenting, bermartabat. BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya menegaskan bahwa pencapaian ini tidak akan pernah terwujud tanpa kedermawanan dan kepercayaan penuh dari masyarakat. "Ini semua adalah wujud nyata dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki," ungkap perwakilan BAZNAS. "Kami sampaikan terima kasih tak terhingga. Berkat amanah yang dititipkan, kami bisa mengubah rumah yang rapuh menjadi tempat berlindung yang bermartabat bagi mereka." Meski telah banyak keluarga yang tertolong, BAZNAS mengingatkan bahwa perjalanan ini belum selesai. Masih banyak keluarga lain yang menantikan uluran tangan untuk bisa memiliki hunian yang layak. Lembaga ini pun mengajak masyarakat untuk melanjutkan misi kebaikan demi menghadirkan lebih banyak rumah nyaman bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA01/11/2025 | Humas BAZNAS
Hebat! Lewat Warung Rumahan, Tiga Ibu Tangguh di Tasikmalaya Buktikan Mampu Raup Omzet Fantastis dengan program Z-MART
Hebat! Lewat Warung Rumahan, Tiga Ibu Tangguh di Tasikmalaya Buktikan Mampu Raup Omzet Fantastis dengan program Z-MART
KABUPATEN TASIKMALAYA - Di tengah geliat ekonomi usaha mikro, tiga perempuan tangguh dari Tasikmalaya membuktikan bahwa warung sederhana bisa menjadi mesin pencetak omzet fantastis. Melalui program Saudagar Zmart, Bu Mamah, Bu Linda, dan Bu Dede, berhasil meraup pendapatan harian ratusan ribu rupiah bukan secara kebetulan, melainkan berkat strategi bisnis jitu yang mereka terapkan dengan disiplin. Kisah pertama datang dari Bu Mamah, Saudagar Zmart di Desa Sukaharja, Kecamatan Sariwangi. Di usia senjanya dan meski harus hidup sendiri, Bu Mamah membuktikan ketangguhannya dengan meraih omzet harian Rp500.000 hingga Rp700.000. Rahasianya terletak pada manajemen yang rapi. Bu Mamah memegang teguh prinsip bahwa "bisnis yang tidak dicatat akan rentan mengalami kemunduran." Karena itu, ia tekun belajar dan disiplin membuat laporan keuangan sederhana serta mengelola stok barang, membuktikan bahwa profesionalisme adalah kunci sukses bahkan di usia senja. Tak kalah inspiratif, di desa yang sama, Warung Zmart milik Bu Linda telah bertransformasi menjadi pusat ekonomi lokal. Dengan omzet harian Rp400.000 hingga Rp500.000, Bu Linda tidak hanya menjual kebutuhan pokok, tetapi juga melakukan diversifikasi cerdas. Ia memproduksi aneka penganan rumahan seperti sale pisang, keripik, dan donat. Lebih dari itu, Bu Linda aktif di Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk memasok sayuran segar. Model bisnisnya semakin berdampak berkat sistem konsinyasi (titip jual) dan pemberdayaan warga sebagai 'pasukan penjual' keliling, yang sukses membuka lapangan kerja baru. Sementara itu, di Kampung Citatah, Kecamatan Singaparna, Bu Dede menemukan celah pasar yang unik. Selain menjual kebutuhan harian, Bu Dede sukses mendongkrak omzetnya dengan diversifikasi produk sarapan pagi tradisional, yakni uras dan leupeut. Dibuat segar setiap hari, dagangannya menjadi buruan warga untuk sarapan. Strategi ini, ditambah penjualan makanan ringan, terbukti ampuh melambungkan omzet hariannya di angka Rp500.000 hingga Rp750.000, bahkan menembus Rp950.000 saat ramai. Kisah Bu Mamah, Bu Linda, dan Bu Dede adalah potret nyata bahwa dengan manajemen keuangan yang disiplin, inovasi produk yang kreatif, dan kejelian melihat peluang pasar, para perempuan Saudagar Zmart mampu mandiri secara ekonomi dan bahkan menjadi motor penggerak di komunitas mereka.
BERITA30/10/2025 | Humas BAZNAS
Semarak Hari Santri : BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya Salurkan Bantuan Pendidikan Santri untuk 507 Penerima Manfaat
Semarak Hari Santri : BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya Salurkan Bantuan Pendidikan Santri untuk 507 Penerima Manfaat
Manonjaya - Suasana khidmat dan meriah menyelimuti Lapangan Alun-alun Kecamatan Manonjaya pada Upacara Peringatan Hari Santri Tingkat Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (22/10/2025). BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya turut hadir dan mengambil peran nyata dalam perayaan ini dengan menyalurkan Bantuan Pendidikan Santri yang ditujukan kepada 507 santri penerima manfaat di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Upacara ini dipimpin langsung oleh Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, serta dihadiri oleh unsur Forkopimda, para Kepala SKPD, pimpinan pondok pesantren, dan tamu undangan lainnya. Dalam amanatnya, Bupati H. Cecep Nurul Yakin berpesan agar para santri tidak hanya menjadi penonton perubahan zaman, tetapi harus mampu tampil sebagai pelaku sejarah baru yang menebarkan nilai-nilai Islam Rahmatan lil ‘Alamin. Menjawab semangat dan harapan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya memberikan dukungan konkret melalui program bantuan pendidikan. Bantuan ini diserahkan secara simbolis di panggung utama sebagai wujud komitmen untuk mendukung para santri dalam menimba ilmu dan mempersiapkan diri menjadi "pelaku sejarah" di masa depan. Bantuan pendidikan untuk 507 santri ini merupakan realisasi dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dipercayakan oleh para muzaki (donatur) melalui BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya. Ini adalah bukti nyata dari #CahayaZakat yang melahirkan keajaiban, di mana kedermawanan para muzaki bersatu untuk memberdayakan para mustahik hebat. Semoga bantuan ini dapat menjadi pemantik semangat bagi para santri penerima manfaat untuk terus giat belajar, dan kelak menjadi generasi penerus yang berilmu, berakhlak mulia, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa, agama, dan Kabupaten Tasikmalaya. #BAZNAS #baznaskabtsm #tasikcerdas #HariSantri2025 #beasiswasantri #SantriHebat #CahayaZakat
BERITA22/10/2025 | Humas BAZNAS
Perkuat Ekonomi Umat, BAZNAS Kab. Tasikmalaya Gelar Bimtek Pengelolaan Program BAZNAS Microfinance Masjid 2025
Perkuat Ekonomi Umat, BAZNAS Kab. Tasikmalaya Gelar Bimtek Pengelolaan Program BAZNAS Microfinance Masjid 2025
Singaparna, 16 Oktober 2025 - Dalam rangka memperkuat kemandirian ekonomi umat berbasis masjid, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya telah sukses menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) Tahun 2025. Kegiatan strategis ini diikuti oleh 57 peserta yang merupakan perwakilan dari 30 Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) terpilih di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.Acara ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, ditandai dengan kehadiran dan sambutan dari Setda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bapak Drs. R. Amir Sudyana, M.M., yang mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya. Turut hadir pula Plt. Kepala Kankemenag Kabupaten Tasikmalaya, Bapak Dr. H. Asep Barhia, S.Ag., dan perwakilan MUI, Bapak Drs. KH. Ade Yuyun Sopiyudin, M.Si.Ketua BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, Ir. H. Eddy Abdul Somadi, M.P., bersama jajaran wakil pimpinan lainnya, mendampingi langsung seluruh rangkaian acara. Sesi pematerian mengenai teknis pengelolaan program BMM 2025 disampaikan secara mendalam oleh Kepala Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan, Bapak Yedi Budiana, S.Pd.Melalui bimtek ini, diharapkan para pengelola DKM dapat mengimplementasikan program BMM secara profesional, guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan jemaah di lingkungan masjid masing-masing.Layanan Muzaki :WhatsApp: +62 821 3035 6432Email: [email protected]#BAZNASKabtsm #BAZNASMicrofinanceMasjid #BMM2025 #BimtekBAZNAS #TasikSejahtera #KemenagTasikmalaya #PemkabTasikmalaya #MUITasikmalaya
BERITA16/10/2025 | Humas BAZNAS
Menguatkan Sinergi, Mengakselerasi Kebaikan: BAZNAS RI Dampingi BAZNAS Priangan Timur Genjot Potensi CSR
Menguatkan Sinergi, Mengakselerasi Kebaikan: BAZNAS RI Dampingi BAZNAS Priangan Timur Genjot Potensi CSR
Semangat kolaborasi untuk keumatan berkobar di Priangan Timur! Dalam sebuah langkah strategis untuk memperkuat sinergi dan mengakselerasi program kebaikan, keluarga besar BAZNAS se-wilayah Priangan Timur berkumpul dalam Pelatihan dan Pendampingan Strategis. Ini bukan sekadar pertemuan biasa. Forum berharga ini mempertemukan para amil terbaik dari BAZNAS Kota Tasikmalaya, Kab. Garut, Kab. Ciamis, Kab. Kuningan, Kota Banjar, dan Kab. Majalengka. Tujuannya satu: menyerap ilmu, strategi, dan pengalaman terdepan langsung dari BAZNAS Republik Indonesia (@baznasindonesia). Ilmu 'Daging' Langsung dari Pusat Hadir sebagai narasumber utama, Bapak Budi Setiawan (Kepala Divisi Pengumpulan CSR BAZNAS RI), yang membagikan wawasan mendalam mengenai 'seni' kolaborasi dengan dunia korporat di era modern. Sesi ini bukan hanya teori, tetapi membedah tuntas cara-cara efektif untuk membuka dan memaksimalkan potensi dana CSR. Paradigma diubah: CSR bukan lagi sekadar donasi karitatif, melainkan sebuah kemitraan strategis untuk menciptakan program sosial yang berkelanjutan, terukur, dan berdampak luas bagi mustahik. Strategi Adaptif, Mental Baja Pesan fundamental yang dibawa pulang oleh setiap amil adalah: Kunci keberhasilan kemitraan CSR terletak pada dua pilar utama: Strategi yang Adaptif dan Mental yang Kuat. BAZNAS tidak bisa lagi pasif menunggu. Para amil didorong untuk proaktif, kreatif dalam merancang program yang tidak hanya menjawab kebutuhan mustahik, tetapi juga selaras dengan visi dan nilai (values) perusahaan. Ini adalah tentang menciptakan win-win solution yang nyata. Dibutuhkan kegigihan, profesionalisme, dan sikap pantang menyerah untuk membangun kepercayaan korporat. Siap Menjadi Mitra Kebaikan Anda Dengan bekal berharga dan semangat yang baru, BAZNAS di seluruh Priangan Timur kini lebih siap untuk naik kelas—menjadi mitra strategis yang amanah dan terpercaya bagi perusahaan dalam menyalurkan kebaikan. Kami siap berkolaborasi untuk membangun dampak yang lebih besar! Layanan Muzaki & Kemitraan Korporat: Bagi para muzaki yang ingin menunaikan ZIS, atau mitra perusahaan yang ingin berkolaborasi dalam program CSR, jangan ragu hubungi kami: #baznaskabtsm #BAZNASRI #SinergiBAZNAS #PrianganTimur #CSR #KemitraanStrategis #AmilZakat #Zakat #Infak #Sedekah #KolaborasiKebaikan #Muzaki
BERITA10/10/2025 | Humas BAZNAS
Berbagi Kebahagiaan di Kampung Zakat: Lezatnya Daging Dam Haji untuk Mustahik Cigalontang
Berbagi Kebahagiaan di Kampung Zakat: Lezatnya Daging Dam Haji untuk Mustahik Cigalontang
Alhamdulillah, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya telah menerima dan menyalurkan amanah dari BAZNAS Republik Indonesia berupa 230 pack Daging Kambing DAM Haji yang dipersembahkan untuk para mustahik di Kabupaten Tasikmalaya. Penyaluran kali ini kami pusatkan di wilayah Kampung Zakat, yaitu Kampung Ngenol dan Kampung Kiarabongkok, Desa Puspamukti, Kecamatan Cigalontang. Setiap pack berisi 5 pcs daging siap saji dengan varian lezat seperti rendang, gulai, dan kari, yang bisa langsung dinikmati oleh para penerima manfaat. Program ini merupakan wujud nyata kepedulian para jemaah haji Indonesia yang menunaikan dam-nya melalui BAZNAS. Terima kasih kepada BAZNAS RI dan para jemaah haji yang telah mempercayakan amanahnya. Semoga hidangan ini membawa kelezatan dan kebahagiaan di tengah keluarga mereka. Senyum mereka adalah energi bagi kami untuk terus menyalurkan amanah. #baznaskabtsm #zakat #infak #sedekah #muzaki #mustahik #kurban #haji #KampungZakat #Tasikmalaya
BERITA02/10/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Dorong Optimalisasi Kantor Digital, Tingkatkan Transparansi dan Layanan Zakat Nasional
BAZNAS RI Dorong Optimalisasi Kantor Digital, Tingkatkan Transparansi dan Layanan Zakat Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terua memperkuat layanan zakat berbasis teknologi salah satunya melalui program Optimalisasi Kantor Digital. Upaya ini tidak hanya menghadirkan layanan yang lebih transparan dan modern, tetapi juga mendorong BAZNAS daerah untuk aktif memanfaatkan platform digital dalam penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., menyampaikan bahwa perkembangan Kantor Digital menunjukkan tren positif dengan peningkatan signifikan pada publikasi berita dan donasi. “Optimalisasi ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang bagaimana Kantor Digital dapat menjadi alat pelayanan yang merata, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan muzaki maupun mustahik di seluruh Indonesia,” jelas Prof. Nadra dalam acara Pengajian Selasa Pagi yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI melalui kanal Youtube BAZNAS TV, Selasa (23/9/2025). Prof. Nadra menegaskan pentingnya komitmen kolektif dalam memanfaatkan Kantor Digital sebagai instrumen utama transformasi. “Optimalisasi Kantor Digital adalah bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk menjadi lembaga zakat yang selevel dengan institusi modern. Bukan hanya pengguna teknologi, tetapi juga inovator yang menghadirkan pelayanan terbaik, amanah, dan inklusif bagi umat,” ujarnya. Sementara itu, Direktur Inovasi dan Teknologi Informasi BAZNAS RI, Achmad Setio Adinugroho, menambahkan bahwa versi terbaru Kantor Digital dilengkapi dengan fitur-fitur baru, mulai dari menu artikel, newsletter, hingga text-to-speech berbasis kecerdasan buatan (AI) yang memudahkan akses informasi zakat. Selain itu, sistem keamanan juga diperkuat untuk melindungi data dari potensi serangan siber. “Kantor Digital adalah wajah resmi BAZNAS daerah. Platform ini dibangun gratis, terintegrasi dengan SiMBA, dan dirancang agar penghimpunan zakat bisa lebih luas serta modern. Dengan memanfaatkan teknologi, kita bisa menembus batas konvensional dan menjangkau lebih banyak muzaki,” ungkapnya. Evaluasi semester pertama 2025 menunjukkan bahwa 78 BAZNAS daerah sudah berstatus aktif menggunakan Kantor Digital, sementara 80 daerah tergolong moderat. Hingga akhir tahun, jumlah Kantor Digital diperkirakan mencapai 400 unit, dengan lebih dari 22 ribu berita yang dipublikasikan. Hasil riset juga menunjukkan bahwa dampak Kantor Digital terhadap peningkatan penghimpunan zakat justru lebih besar di luar Jawa dibandingkan di Jawa, membuktikan potensi besar digitalisasi zakat di daerah. "Kantor Digital adalah kunci untuk meningkatkan penghimpunan, memperkuat kepercayaan, sekaligus memastikan zakat tersalurkan tepat sasaran. Mari kita bangun bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan umat,” pungkasnya. ------------- Informasi Pusdiklat 0822-2706-0666
BERITA24/09/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS Luncurkan Program Z-Auto di Kulonprogo, Bantu Mustahik Lebih Mandiri
BAZNAS Luncurkan Program Z-Auto di Kulonprogo, Bantu Mustahik Lebih Mandiri
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia kembali memperluas jangkauan program pemberdayaan ekonominya. Kali ini, BAZNAS meluncurkan program Z-Auto di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang menyasar sektor bengkel motor sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan sekaligus mendorong kemandirian mustahik. Peluncuran program Z-Auto tersebut diselenggaran di Kantor Kelurahan Wates, Kabupaten Kulonprogo, DIY, Rabu (24/9/2025). Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., Bupati Kulon Progo Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kulon Progo dr. Sri Budi Utami, M.Kes., Ketua BAZNAS DIY Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., beserta jajaran. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menegaskan bahwa Z-Auto merupakan langkah percepatan bagi para penerima manfaat. “Z-Auto ini adalah bagian dari upaya kita untuk melakukan akselerasi. Apa itu? Akselerasi supaya teman-teman mustahik ini bisa keluar dari zona mustahik menjadi zona muzaki. Istilah saya tadi moving out of mustahik, supaya akseleratif,” kata Saidah. Ia mengingatkan bahwa dana yang diterima mustahik bukan sekadar bantuan, tetapi amanah yang harus dikelola dengan serius. “Harus dikelola dengan kesucian, dengan kesungguhan. Saya berharap bapak ibu nanti bisa berkembang Z-Auto-nya. Kalau sekarang masih kecil, nanti bisa punya bengkel yang besar, itu namanya berkembang,” ujarnya. Saidah berharap, program Z-Auto ini dapat meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik, keterampilan di bidang otomotif, serta membuka lapangan pekerjaan baru sehingga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat. Sementara itu, Bupati Kulonprogo, Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., menyampaikan apresiasinya atas kehadiran program Z-Auto di wilayahnya. Menurutnya, program ini bisa menjadi jawaban bagi generasi muda yang ingin mengembangkan keterampilan sesuai minat mereka. “Saya berharap ini menjadi satu kesempatan yang dipercayakan kepada panjenengan, bisa membawa kemaslahatan bagi masyarakat dan keberkahan bagi kita semua. Ini adalah tepat untuk memberikan pembekalan sesuai dengan passion-nya," Ia menambahkan, kemandirian masyarakat menjadi sangat penting di tengah keterbatasan fiskal pemerintah daerah saat ini. Sejak diperkenalkan pada 2021, Z-Auto telah membantu 577 mustahik di 18 provinsi dan 77 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Berdasarkan catatan BAZNAS, rata-rata pendapatan peserta program meningkat hingga 42,4 persen dibandingkan sebelum mendapat bantuan. Untuk Kulonprogo, BAZNAS menyalurkan bantuan kepada 15 mustahik, masing-masing memperoleh modal usaha, ditambah dengan pendampingan intensif serta pelatihan mekanik agar usaha bengkel yang dirintis bisa berkelanjutan.
BERITA23/09/2025 | Humas BAZNAS
Jangkau Daerah 3T, BAZNAS Bantu Keluarga Rentan di Kabupaten Brebes
Jangkau Daerah 3T, BAZNAS Bantu Keluarga Rentan di Kabupaten Brebes
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menjangkau wilayah pedalaman atau wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) untuk menyalurkan bantuan biaya hidup dan paket logistik keluarga kepada masyarakat yang hidup dalam kondisi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Bantuan biaya hidup dalam bentuk uang tunai tersebut disalurkan kepada keluarga pra-sejahtera di empat desa, yakni Desa Limbangan Wetan, Limbangan Kulon, Gandasuli, dan Desa Pasar Batang. Adapun keluarga penerima manfaat mendapatkan bantuan, terdiri dari keluarga miskin ekstrem, keluarga dengan anak stunting, serta lansia yang hidup dalam keterbatasan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, program bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran BAZNAS dalam meringankan beban masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau. “BAZNAS berkomitmen untuk memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan, terutama masyarakat miskin ekstrem di pedalaman. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan harian pokok selama satu hingga tiga bulan ke depan,” ujar Saidah di Jakarta, Rabu (24/9/2025). Lebih lanjut, Saidah menegaskan bahwa program bantuan biaya hidup tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga untuk memberikan rasa kepedulian dan harapan bagi masyarakat penerima manfaat. “Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Brebes, khususnya keluarga rentan, sehingga mereka bisa menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik,” tambahnya. Saidah juga menekankan bahwa pendistribusian zakat di wilayah-wilayah pedalaman menjadi bukti nyata bahwa zakat dapat menjadi instrumen keadilan sosial. “Melalui pendistribusian zakat ini, kita ingin menunjukkan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban umat Islam, melainkan juga sarana membangun solidaritas dan pemerataan kesejahteraan di tengah masyarakat,” jelasnya. Masyarakat penerima manfaat pun menyambut dengan rasa syukur atas bantuan tersebut. Mereka mengaku sangat terbantu, karena dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dalam beberapa bulan ke depan. Dengan adanya program ini, BAZNAS terus memperkuat peran dalam upaya menekan angka kemiskinan ekstrem, sekaligus memastikan distribusi zakat menjangkau wilayah yang paling membutuhkan.
BERITA23/09/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Gerak Cepat Tangani Banjir Bandang di NTT, Dirikan Dapur Umum hingga Layanan Kesehatan
BAZNAS RI Gerak Cepat Tangani Banjir Bandang di NTT, Dirikan Dapur Umum hingga Layanan Kesehatan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bergerak cepat membantu masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan mendirikan dapur umum, membuka layanan kesehatan, serta menyalurkan bantuan kebutuhan pokok. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, mengatakan, BAZNAS bergerak cepat terjun langsung ke lapangan sejak awal bencana dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memastikan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi. "Kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi saat ini mencakup makanan siap saji, perlengkapan mandi, perlengkapan bayi, perlengkapan sekolah, serta fasilitas air bersih melalui pipanisasi dan MCK darurat," ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (23/9/2025). Saidah menyampaikan, sebagai langkah tanggap darurat, BAZNAS mendirikan dua dapur umum di Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo. Dapur umum di Dusun Sawu 1 menyiapkan 600 porsi makanan siap saji, sementara dapur umum di Dusun Sawu lainnya menyalurkan 200 porsi. Selain itu, Saidah mengatakan, BAZNAS membuka layanan kesehatan di Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo dan Dusun Pauleka, Desa Lokalaba, Kecamatan Mauponggo, NTT. "Hingga kini sebanyak 79 orang telah menerima pemeriksaan umum. Penyakit terbanyak yang ditemukan antara lain infeksi saluran pernapasan akut ada 40 kasus, hipertensi terdapat 17 kasus, dispepsia sebanyak 14 kasus, low back pain ada 12 kasus, dan myalgia terdapat 9 kasus," kata Saidah. Saidah menambahkan, selain mendirikan dapur umum dan layanan kesehatan, BAZNAS juga menyalurkan 30 paket perlengkapan bayi (baby kit) serta perlengkapan sekolah untuk anak-anak. Lebih lanjut, Saidah menyampaikan, upaya distribusi bantuan menghadapi sejumlah kendala, antara lain keterbatasan sinyal komunikasi, kerusakan jalan dan jembatan, serta keterbatasan stok barang bantuan. Saidah mengatakan, meski menghadapi hambatan, BAZNAS memastikan penyaluran bantuan terus dilakukan. Tim di lapangan terus bekerja menjangkau desa-desa yang masih terisolasi. “Kami mengutamakan kebutuhan mendesak warga, terutama makanan, perlengkapan bayi, dan layanan kesehatan,” ujar Saidah. Saidah juga mengajak masyarakat Indonesia untuk ikut membantu mempercepat penanganan bencana. “Bencana ini mengingatkan kita semua untuk saling peduli. BAZNAS mengajak masyarakat bergandengan tangan membantu saudara-saudara di Nagekeo, baik melalui doa maupun donasi terbaik, agar mereka dapat segera bangkit dari musibah,” ujarnya. Mari ulurkan tangan untuk meringankan beban mereka bersama BAZNAS, melalui melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan: BSI 900.005.5740 BCA 686.073.7777 a.n. Badan Amil Zakat Nasional Atau melalui: baznas.go.id/sedekahbencana
BERITA23/09/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Luncurkan Program Balai Ternak, Zmart, dan Ambulance Madani di Banyuwangi
BAZNAS RI Luncurkan Program Balai Ternak, Zmart, dan Ambulance Madani di Banyuwangi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menghadirkan inovasi pemberdayaan masyarakat dengan meluncurkan tiga program unggulan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Kegiatan berlangsung di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, Senin (22/09/2025). Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Bupati Kabupaten Banyuwangi Hj. Opuk Fiestiandani Azwar Anas, S.Pd., M.KP., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusan dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA, Kepala Unit Usaha Syariah PT PNM Tunas Haryanto, Managing Director PT Sumber Trijaya Lestari - Aksesmu Viendra Primadia l, Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Dr. H. Lukman Hakim, M.HI, beserta jajaran. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa program yang diluncurkan di Banyuwangi adalah wujud nyata kehadiran zakat yang dikelola secara profesional untuk menjawab kebutuhan masyarakat. “Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama meluncurkan Balai Ternak, Zmart, dan Ambulance Madani. Semua ini adalah bukti konkret bahwa zakat mampu memberikan manfaat nyata, meningkatkan kemandirian mustahik, bahkan insyaAllah menjadikan mereka suatu saat menjadi muzaki,” ungkap Kiai Noor. Lebih lanjut, Kiai Noor menekankan, Banyuwangi dipilih bukan tanpa alasan. Dengan wilayah yang luas dan potensi ekonomi rakyat yang besar, Banyuwangi dinilai strategis untuk mengembangkan program pemberdayaan. “Kami ingin Banyuwangi menjadi contoh bagaimana zakat bisa bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi umat, sekaligus menghadirkan layanan sosial kemanusiaan yang lebih mudah dijangkau,” tambahnya. “BAZNAS hadir untuk negeri. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, PT PNM, serta mitra lainnya, insyaAllah program-program ini membawa keberkahan, manfaat berkelanjutan, dan menjadikan Banyuwangi semakin maju serta masyarakatnya lebih sejahtera.” tutup Prof. Noor Achmad. Sementara itu, Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian dan dukungan BAZNAS RI bersama mitra kepada masyarakat Banyuwangi. “Banyuwangi ini kabupaten terluas di Jawa Timur, dengan segala tantangan pelayanan masyarakat yang kompleks. Kehadiran program Balai Ternak, Zmart, dan Ambulance Madani sangat berarti bagi kami. Ini adalah bukti nyata kolaborasi yang dapat mempercepat pengentasan kemiskinan dan mendorong ekonomi kerakyatan di Banyuwangi,” ucapnya. Harapan serupa disampaikan Kepala Unit Usaha Syariah PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Tunas Haryanto, yang menegaskan akan pentingnya sinergi antara lembaga untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Kolaborasi ini bukan sekadar penyaluran bantuan, melainkan ikhtiar bersama untuk meningkatkan kemandirian masyarakat. Ambulance Madani, misalnya, akan membantu memperluas akses layanan kesehatan bagi warga, sementara program Zmart dapat memperkuat daya saing warung mikro di era digital,” jelasnya. Peluncuran ini menghadirkan tiga program strategis BAZNAS RI untuk masyarakat Banyuwangi. Balai Ternak diperuntukkan bagi 20 peternak mustahik yang akan mendapatkan pendampingan intensif melalui pola pembibitan dan penggemukan, sehingga mereka bisa lebih mandiri secara ekonomi. Program Zmart diberikan kepada 50 pemilik warung kecil dengan dukungan renovasi, branding, permodalan, hingga digitalisasi rantai pasok agar lebih berdaya saing. Sementara itu, Ambulance Madani Gratis (AMBUMANIS) akan melayani masyarakat yang membutuhkan akses kesehatan darurat tanpa biaya, terutama di wilayah pelosok. Peluncuran program ini menandai babak baru sinergi antara BAZNAS RI, pemerintah daerah, dan mitra strategis. Dengan mengusung semangat “Zakat untuk Negeri”, kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat.
BERITA22/09/2025 | Humas BAZNAS
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, BAZNAS Luncurkan Beasiswa Cendekia BAZNAS Rusia Tahun 2025
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, BAZNAS Luncurkan Beasiswa Cendekia BAZNAS Rusia Tahun 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi meluncurkan Program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Rusia Tahun 2025 sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda Indonesia di luar negeri, menguatkan program Asta Cita Presiden RI dan Indonesia Emas 2045. Acara yang digelar secara daring pada Senin (22/9/2025) ini dihadiri Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Moskow, Prof. Dr. Khoirul Rosyadi, S.S., M.Si., Ph.D., serta Deputi II BAZNAS RI, Dr. HM. Imdadun Rahmat, M.Si. Turut hadir Duta Besar Rusia untuk Indonesia, H.E. Sergei Gennadievich Tolchenov, serta para penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS Rusia. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa beasiswa ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia, sekaligus memajukan umat. “Apa yang kita lakukan adalah dalam rangka untuk meningkatkan kualitas masyarakat kita Indonesia yang bertujuan untuk memajukan umat ke depan. Jadi jelas bahwa yang kita lakukan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat luas, bagi umat,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor menegaskan, BAZNAS berkomitmen menjaga keberlanjutan program ini agar terus berjalan di tahun-tahun mendatang. Kiai Noor mengungkapkan bahwa mahasiswa Indonesia di Rusia memiliki potensi besar yang perlu terus didukung. “Artinya ada keberlanjutan. Tadi kami sudah berdiskusi dengan Bu Saidah Sakwan bahwa ini tidak akan berhenti di sini, tapi akan terus, kita akan menggali lebih banyak lagi, karena ternyata anak-anak kita di Rusia ini hebat-hebat semua,” jelasnya. Lebih jauh, ia berharap mahasiswa maupun alumni penerima BCB Rusia dapat membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Rusia. Menurutnya, hal itu bisa menjadi sarana berkelanjutan untuk mendukung generasi penerima beasiswa berikutnya. “Jadi itu saya kira akan terus berlanjut, di samping kami juga akan terus memberikan beasiswa ini, tetapi juga lulusan-lulusan yang sudah bekerja dan sudah bisa memberikan zakat, infak, dan sedekah, bisa dimanfaatkan untuk mahasiswa di Rusia,” tambahnya. Sementara itu, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Moskow, Prof. Dr. Khoirul Rosyadi, menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 500–700 mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Rusia dalam berbagai disiplin ilmu. Tahun ini, sekitar 299 mahasiswa baru Indonesia akan berangkat ke Rusia untuk melanjutkan studi. Ia menerangkan bahwa mayoritas mahasiswa tersebut mendapatkan beasiswa dari Pusat Kebudayaan Rusia (PKR) yang mencakup biaya kuliah dan tunjangan bulanan. Namun, dukungan tersebut belum sepenuhnya mampu menutup kebutuhan hidup sehari-hari mahasiswa. “Karena itu, hadirnya Beasiswa BAZNAS mulai tahun kemarin dan tahun kedua ini saya kira menjadi harapan yang sangat membantu bagi mahasiswa-mahasiswa kita yang berada di Rusia. Beasiswa ini betul-betul memberikan optimisme bagi mahasiswa kita di Rusia untuk lebih fokus meningkatkan studinya,” ujarnya. Khoirul juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS atas kepeduliannya terhadap mahasiswa Indonesia di Rusia, seraya berharap jumlah penerima maupun nilai beasiswa dapat terus meningkat di tahun-tahun mendatang. Pada kesempatan yang sama, Deputi II BAZNAS RI, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., menambahkan program BCB Rusia bukan hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga memiliki tujuan strategis. Program ini, katanya, dirancang agar penerimanya kelak bisa keluar dari status mustahik dan menjadi muzaki, sekaligus memberi dampak sosial yang luas. “Program BCB Rusia merupakan salah satu program beasiswa BAZNAS yang bertujuan untuk mengeluarkan mustahik dari kemiskinan dan menjadi muzaki. Selain itu, nilai lebih dari BCB Rusia adalah bahwa para penerima itu kami yakini mereka adalah orang istimewa yang akan memiliki high social impact yang setelah mereka lulus akan membawa kemanfaatan bagi publik,” jelasnya.
BERITA22/09/2025 | Humas BAZNAS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tasikmalaya.

Lihat Daftar Rekening →